Pertama di Bandung, Wisata Hammocks “Buaian” di Tahura Djuanda : Asoy, Serasa di Belantara Amazon

DTN HAMMOCK 1 Copy

DestinasiaNews –Gejolak wisata Bandung, memang never ending ! “Ada saja sensation yang bisa jadikan sesuatu yang baru di destination Bandung.Today we enjoy the hammocks which hang on between two trees. Ini kali pertama feeling like we are in Amazon jungle.Amazing…”, papar Abdullah Aziz bin Umar (32), wisatawan asal Melaka, Malaysia di obyek wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda di Bandung Utara.

Lainnya, sore itu (15/10/2016) di samping rombongan Abdullah Aziz yang tampak antusias mencoba menclok di hammocks, buaian ala belantara Amazon di Brazil Amerika Latin, di depan Warung Pinus Tahura Djuanda - bergiliran pada menjajal menclok sekitar 15 menitan lamanya. “Sekali naik nyobain,cuman 20 ribu rupiah. Aman koq, kan pakai tali pengaman. Lagian dibimbing anak-anak muda yang terampil”, kata Erwina (28), pengunjung Tahura asal Tangerang yang diiringi rekan-rekannya. “Buat foto selfi, bagus nih. Langsung up load. Rame nih komennya. Mereka mau pada ke sini minggu depan, malah …”.

PecintaLingkungan

DTN HAMMOCK 2 Copy

Ditelisik, siapa penggagas wisata hammock di Tahura ini yang berada di antara empat kedai fenomenal Warung Pinus, Armor Kopi, Balcony, dan Velaz ? Ternyata, kelompok kawula muda yang berangkat ingin menularkan wisata petualangan ala penduduk indigenous Brazil yang secara adati hidup di belantara Amazon sana. Mereka itu terdiri atas Zae, Ferry Hamsyah, Bambang, Uus, Dio, Jacko, Jack, Kalang, Alex, Aji, Ijal, Komo, Ilyas, Ajay, Idoy,dan Fanny tegas mengataan – Aku wanita pecinta hammocks, juga pecinta lingkungan ! 

Mereka ini sejatinya para penggagas wisata model baru yang telah memproklamirkan dirinya sebagai pecinta lingkungan abiz ! Muasalnya, dari berbagai perguruan tinggi seperti LPKIA, STSI, Universitas Widyatama, lalu merekrut pemuda setempat - Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. “Kami utamakan pemberdayaan muda-mudi daerah ini. Kami sendiri yang tergabung di Mapala setiap perguruan tinggi, jreng-jreng menggagaslah wisata model ini. Setelah 3 bulan animonya terus meningkat. Utamanya pada hari libur”, urai Zae yang tampak capetang menjelasan apa dan mengapa hammocks ini ada di Tahura Djuanda. 

DTN HAMMOCK 4 Copy

 

Perihal cinta lingkungan itu, katanya wisata hammocks ini:”Tak boleh melukai pohon sedikit pun. Yang buang sampah sembarangan kami ingatkan. Yang ingin tahu tentang jenis dan riwayat vegetasi Tahura, atau jadi guide ke obyek wisata lainnya kami jalankan. Semua okay saja”, tutup Fanny yang tampak sigap dan ramah melayani duyunan para pemakai hammocks yang sensasional itu. 

Nah, sedikit kisah tentang wisata buaian yang membuai di Tahura Djuanda Bandung, semoga bisa memperkaya pilihan destinasi kala liburan mendatang. “Sok kapan atuh mau dibuai sama hammocks, kapan dong ke Bandungnyah?”, begitu kata Bambang dan Dio yang kental berdialek Sunda – Bandung, sambil diangguki rekan-rekannya. “Aman koq, mau dibuai di batang pohon yang  paling  tinggi juga, ayo uji nyali di Tahura. Asoy geura serasa di hutan Amazon…”.

Terpulang, atas temuan wisata hammocks ini, ada pembaca ada yang berani sampai ke dekat pucuk pohon pinus  berumur puluhan tahun,  yang menjulang  tinggi itu. Are U dare ? Hayoh …? (HS/SA/dtn)

DTN HAMMOCK 3 Copy


emgz2

Artikel lain...

Horison Hotels Group Gelar GM's Conference, Menangkap Perubahan Pasar

Horison Hotels Group Gelar GM's Conference, Menangkap Perubahan Pasar

destinasiaNews - Sebuah pertemuan yang dihadiri para GM (General Manager) yang datang dari pelosok Nusantara di lingkungan Horison Hotel group...

IKA SPGN 1 Bandung Bantu Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah-sekolah

IKA SPGN 1 Bandung Bantu Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah-sekolah

DestinasiaNews - Sosialisasi Mitigasi Bencana sejak dini dipandang sangat perlu dilakukan di lingkungan sekolah, terutama Sekolah Dasar. Apa lagi akhir-akhir...

Wow, Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

Wow,  Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

destinasiaNews - Boleh dibilang kegiatan produktif ini nyaris tak banyak orang tahu, padahal ini merupakan 'giant step for Indonesian's development'....

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan...

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

destinasiaNews - Sejumlah peserta Musyawarah Nasional (Munas), Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) ke-2 di Hotel Grand Asrilia Bandung, pada Sabtu,...

Pengunjung

02669012
Hari ini
Kemarin
927
5032