Gerakan Hejo DPD Kab. Garut - Hijaukan & Kembangkan Desa “Wisata” Sukamurni

GH GARUT 3 CopyDestinasiaNews – Wow, ada temuan baru! Boleh dikata, demikianlah kira-kira alkisahnya. Tersebab begitu keras upaya Ketua DPD Gerakan Hejo Kabupaten Garut,Ratno Sastromiharjo yang kerap disapa Wa Ratno:”Menghijaukan wilayah Garut itu obsesi kami. Ini selaras dengan keinginan sesepuh kami Mang Ihin (Solihin GP) dan Mang Eka Santosa. Keduanya, punya niatan besar menghijaukan Jawa Barat!” – itulah pangkal, kenapa memulai menanam 4.000 pohon keras di Desa Sukamurni Kecamatan Cilawu Kabupatn Garut.

Kerja bareng penghijauan itu digarap dengan pola Rakgantang (Gerakan gandrung tatangkalan) ala Mang Ihin kala menjabat Gubernur Jabar era 1970 – 1974, sekarang oleh Wa Ratno saparakanca dilakukan lagi pada pergantian tahun 2016 ke 2017:”Tak semata menghijaukan. Kalau bisa menjadikan desa ini jadi Desa Wisata unggulan. Hebatnya, ada 4 curug (air terjun) di sini. Dipoles sedikit, pasti jadilah …,” timpalnya dengan penuh semangat.

GH GARUT 2 CopyKala ditelisik, mengapa Ia dan saparakanca-nya di Gerakan Hejo Kab. Garut begitu bersemangat menghijaukan lagi area ini? “Hanya pemberdayaan masyarakat berbasis budaya dan sadar lingkungan yang punya prospek. Lainnya, agak diragukan?!”begitu kilahnya dengan nada penuh optimis, dalam wawancara jarak jauh Bandung – Garut (6/1/2017).    

Guyub & Air Terjun

Faktanya, di Desa Sukamurni ini ada empat curug, dengan ketinggian antara 10 hingga 20 meter. Airnya tampak jernih, nuansa panoramanya variatif.”Yakin, semua punya nilai jual, khususnya buat wisatawan pecinta lingkungan atau wisata alam dan minat khusus”, papar Wa Ratno yang juga dikenal sebagai pegiat lingkungan yang punyakamonesan tersembunyi selaku “komposer” lagu-lagu balada alam.

Lebih lanjut menurut “komposer” dan pelantun lagu balada alam ini, Desa Sukamurni yang berlokasi di kaki Gunung Cikuray, katanya punya potensi unggulan untuk kegiatan hikingcamping,  dan bersepeda gunung (mountain bike).

“Belum lagi keramah-tamahan warga setempat sangatlah khas, mereka guyub. Sifat gotong royong, masih kental. Ini akan terus dipelihara dan dikembangkan”, paparnya sambil menunjukkan beberapa foto “obyek wisata baru” yang memang tampak aduhai, termasuk dokumentasi gotong-royong warga setempat – membuat akses ke desa ini.  

GH GARUT 4 CopyPotensi lainnya yang disibak Wa Ratno tentang konfigurasi Desa Sukamurni - Terbilang dekat dari Garut Kota, dan Tasikmalaya. “Dari Garut Kota, tak kurang setengah jam. Dari Tasikmalaya sekitar satu jam saja dengan roda empat atau dua. Dekat, kan?”.

Redaksi secara terpisah mengklarifikasi soal “temuan” ini ke Mang Eka Santosa di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung (7/1/2017):”Langkah Wa Ratno dan jajarannya di Kabupaten Garut dalam bingkai Gerakan Hejo, dimata kami selalu fenomenal. Ini patut jadi contoh untuk pegiat Gerakan Hejo di wilayah lain”.

“Saatnya kita tak usah banyak wacana dan bicara. Upaya menanam pohon, lakukan saja di merata tempat. Krisis lingkungan, jangan dijawab seminar dan lokakarya,” sebut Mang Eka Santosa yang sejak November 2015 lalu bersama Mang Ihin sontak membuat statemen mengejutkan bagi banyak pemimpin di Jabar.

Mau tahu, statemen apa yang bikin banyak pemimpin di Jabar gundah gulana dan bermuka merah?! Terbukti sepanjang tahun 2016 terjadi bencana (longsor, banjir, dan kekeringan – red.) silih berganti – korban jiwa dan harta amat banyak.

Tepatnya, setahun sebelumnya oleh Mang Ihin dan Mang Eka, diprediksi tahun 2016 seharusnya ditetapkan Jabar Darurat Lingkungan! Penyebabnya, aneka bencana besar itu terjadi karena banyak pemimpin di Jabar, amat abai terhadap pntingnya menjaga keseimbangan alam – “Malah kerap kongkalikong dengan para perusak lingkungan”, pungkas Mang Eka yang tak lupa mengapresiasi upaya Wa Ratno dansaparakanca di Kab. Garut. “Wa Ratno, memang wow …”. (HS/SA/dtn)


emgz2

Artikel lain...

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

 Para musisi bertemu dengan para anggota DPRI Fraksi PDIP. destinasiaNews – Kamis siang (14/2/2019) di Rumah Makan ‘legendaris’ Bu Eha yang...

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019 - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019  - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

destinasiaNews – Bermula dari pertemuan antara Gerakan Hejo (GH), dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Citarum Harum pada...

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

"Tingkat Suku Bunga, Pertumbuhan Lapangan Pekerjaan, Kekuatan Ekonomi Dan Pasokan Hunian Baru Yang Terbatas Akan Memastikan Keyakinan Para Pembeli Di...

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

destinasiaNews - Tahun Baru Cina atau yang dikenal dengan imlek dan cap go meh selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk...

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

  destinasiaNews – Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, The Papandayan kembali mengadakan Chinese New Year Dinner di Pago Restaurant yang dilangsungkan...

Pengunjung

02995893
Hari ini
Kemarin
883
3554