Kampung Wisata Burung Blekok – Inspirasi Tari & Niat Pengembangan (3)

Diam-diam Kota Bandung, punya secuil lahan yang sejak 1970-an dihinggapi ribuan burung kuntul sawah atau blekok juga kuntul kerbau. Lokasinya terpencil di selatan kota, dekat area Km 147 jalan tol Purbaleunyi, hanya beberapa ratus meter dari Stadion Bandung Lautan Api yang megah itu. Anehnya, atraksi alami yang sangat menarik ini, nasibnya serba tak jelas …

blekok1Destinasianews – Masih menyoal spot “kampung wisata burung blekok” di Rancabayawak Cisaranten Kidul Gedebage Kota Bandung, yang “diterbengkalaikan” selama ini, ternyata punya kejutan lain. Salah satunya, di mata Iwenk, lulusan Universitas Pendidikan Indonesia 1999, ia menjadi inspirator mengulik karya tariannya. “Karyanya bernama Tari Blekok, gerakannya meniru gemulai burung Ardeola speciosa. Hampir sama dengan Tari Merak yang marak hingga kini saat meramaikan perayaan di tatar Sunda”, urai Ujang Syafaat, yang kini kebagian “wasiat” dari Ayahnya untuk mengurus ratusan burung ini.

blekok2“Sayang, tarian ini justru dipentaskan pertama kali di Bali sana sekitar 2012-an, kalau di sini belum tuh”, tambah Ujang yang menginginkan karya seni temannya ini bisa dipentaskan secara rutin di daerahnya.

Berbicara soal niat pengembangan daerah ini sebagai kampung wisata, menurut Ujang selain realisasi janji Pak DR (Dada Rosada, Walikota Bandung   2004 - 2014) pada 2011 lalu, berupa perluasan area dan relokasi penduduk setempat, juga pengembangan daerah sekitarnya. “Idealnya lahan kosong (persawahan – red.) di Kelurahan Rancanumpang dan Rancabalong yang berbatasan langsung dengan hunian burung ini ditata juga untuk daerah tujuan wisata ini”, jelas Ujang sambil menunjuk lahan kosong bersebelahannya.

Alasan utama kelurahan di tetangganya perlu dikembangkan: ”Kalau pengunjung lihat langsung ke area rumpun bambu yang dipenuhi burung, sensasinya tak begitu terasa. Lain halnya, kalau dari daerah tetangga, pengunjung bisa melakukan pengamatan burung dengan seksama”, lagi jelas Ujang sambil memberi pakan untuk bebek-bebeknya yang berjalan guyat-geyot lucu. blekok3

Alhasil, bila sekali kita ke area “peliharaan Ujang Syafaat dan Imas Suryati, adiknya”, langsung menusuk tulang sumsum kita – tergambar dan tercium jelas suasana pedesaan tanah Parahyangan era 1960-an. Hebatnya, lokasi ini hanya sepelemparan batu dari Jl. Soekarno Hatta di bagian utara yang sudah bernuansa metropolis. Sedangkan masih sepelemparan batu pula di bagian selatannya, jalan tol km 147 (Purbaleunyi!).  

Tunggu apa lagi, segeralah bergegas ke sana, mau sesi pagi atau sore? Soal sensasi jangan dicari-cari. Datanglah dengan tidak membuat kegaduhan di sana. Makhluk lucu burung ini, sungguh sensitif, namun akan bersahabat dengan kita manakala – kita tak bikin gaduh! Satu hal harus diingat, burung ini punya kandungan “magis” cukup tinggi.

“Baru saja dua bulan lalu ada yang diam-diam ambil burung ini. Seminggu kemudian anak seusia SMP ini datang mengembalikan burung blekok tangkapannya diantar orang tuanya. Katanya sih, sejak burung ini ada di rumahnya di daerah Kiara Condong, anak ini selalu tidur mengigau, bahkan maunya berjalan-jalan, padahal dini hari …”, kata Tatang, tetangga Ujang Syafaat dengan wajah datar. Nah, loh jangan main-main sama Blekok?! (HS/SA/dtn)

 

Baca juga: Kampung Wisata Burung Blekok – Perlu Kita Tengok ! (1)

                Kampung Wisata Burung Blekok – Muasal Burung dan Kandungan Magis (2) 

                Kampung Wisata Burung Blekok – Yang Peduli dan yang ‘Rungkad’ (4) 

                Kampung Wisata Burung Blekok – Progres Pengembangannya, Mentok! (5 - Habis)


emgz2

Artikel lain...

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

destinasiaNews - Dalam mempererat silaturahmi dengan kalangan ustadz dan ulama, calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor 1 yang...

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

DestinasiaNews - Nah, perkiraan pertanyaan “iseng” lainnya masih ala Diego ke Ujang Safaat, Ketua RW setempat Ujang Safaat yang sehari-hari...

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

destinasiaNews – Terinsipirasi serial film travelling yang mendunia bertajuk Don’t Tell My Mother (Ulah bebeja ka Indung kuring). Film ini...

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

destinasiaNews -  Oded M Danial, Wakil Walikota Bandung disela-sela cuti sehubungan pencalonan Pilwalkot  pada Pilwalkot 2018 - 2023 yang berpasangan...

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

destinasiaNews - Sudah dua pekan berlalu Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) paket Paslon EMAS (Elin - Maman) blusukan,...

Pengunjung

01844891
Hari ini
Kemarin
159
1453