Panorama Alam Di Atas Awan Gunung Rakutak

rakutak3Destinasianews - Gunung Rakutak terletak di sebelah selatan Kota Bandung tepatnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, berjarak ± 45 km dari pusat Kota Bandung atau ± 20 km dari Majalaya. Gunung yang memiliki tinggi 1921 mdpl ini, mempunyai eksotisme tersendiri. “Engga lama kok naek Rakutak mah, paling 2 jam. Kalo nyantai yaa 3 sampai 4 jam sudah sampai puncak. Mending nanti liat aja sendiri gimana jalur menuju pendakiannya,” ujar Kang Rido salah satu anggota dari Himpala Rakutak ketika destinasianews menanyakan jalur pendakian. Untuk melakukan pendakian Gunung Rakutak ada 3 jalur. 2 diantaranya dari Desa Suka Rame, Kecamatan Pacet, dan jalur ketiga dari Majalaya. Sebelumnya setiap pendaki harus melakukan pendataan terlebih dahulu di sekretariat Himpala Rakutak.

Gunung ini memiliki 3 puncakan, yaitu Puncak 1, Puncak 2 dan Puncak 3 atau Puncak Utama. Untuk mendaki melalui Desa Suka Rame harus berjalan melewati perkebunan penduduk. Setelah melewati perkebunan pendaki harus melewati Eurih (rumput-rumput tinggi) yang berada di sisi jalur pendakian. Selanjutnya pendaki memasuki hutan yang cukup rimbun, namun jalur pendakian masih cukup jelas walaupun tanda-tanda jalur menuju puncak sangat minim. Pada jalur pendakian Gunung Rakutak sangat sulit ditemui tempat yang landai untuk beristirahat, hanya ada beberapa tempat landai di jalur pendakian karena jalur pendakian yang menanjak dimulai sejak pertama pendaki melakukan pendakian. Pendaki yg melewati jalur ini tidak akan melewati Puncak 1, karena setelah pos pertama pendaki langsung menuju Puncak 2. Untuk pendaki yang ingin mendirikan tenda bisa di Pos 1 yaitu Tegal Alun yang cukup menampung 4 sampai 5 tenda. Bisa juga mendirikan tenda di Puncak 2 atau Puncak 3, namun pendaki harus berhati-hati jika ingin mendirikan tenda di Puncak 2 atau 3 karena lokasinya yang lapang dan tidak ada pohon besar untuk menahan angin dan sisi kanan serta kirinya jurang.rakutak2

Dari Puncak Gunung Rakutak Anda akan dimanjakan oleh pemandangan indah yang diciptakan oleh Tuhan. Walaupun seringnya kabut turun di Puncak Gunung tidak menjadi penghalang untuk menikmati dan mensyukuri keindahan alam. Selain untuk menikmati alam setiap pendaki juga belajar untuk melestarikan alam, karena setiap pendaki yang ingin melakukan pendakian di sini diberi bibit pohon untuk ditanam di dalam hutan Gunung Rakutak.

“Ini, sekalian bawa bibit pohon ya, nanti tanam di dalam hutan. Ketika sudah melewati perkebunan dan setelah masuk hutan,” ujar kang Agus salah satu pengurus Himpala Rakutak kepada destinasianews sambil memberikan beberapa bibit pohon untuk ditanam. Kang Agus memang sengaja menanam bibit pohon di halaman rumahnya. Ia mengaku hal itu dilakukannya sebagai rasa syukur dan terimakasih kepada Tuhan, oleh karena itu ia ingin melestarikan alam dimana tempat ia tinggal. (Ley/kont-dtn)

 

Add a comment

Terpikat Pesona Pantai Pangandaran

Pangandaran1Destinasianews - Pangandaran adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini terletak di bagian paling selatan Kabupaten Pangandaran dan merupakan daerah wisata utama di Kabupaten Pangandaran. Pantai Pangandaran merupakan salah satu Destinasi yang berada di Indonesia yang sering kali dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun internasional. Pangandaran memiliki beberapa objek wisata andalannya antara lain pasir putihnya, hanya dengan menyewa perahu untuk menyebrang laut yang jaraknya tidak terlalu jauh. Dengan mengeluarkan kocek 10.000,-/org wisatawan sudah bisa menikmati indahnya pasir putih dan ada beberapa monyet yang berkeliaran dipasir putih itu yang berasal dari kawasan cagar alam.

Untuk melihat lebih banyak objek wisata yang dibentuk oleh alam, para wisatawan cukup menambah 25.000,-/org untuk menikmati enam tempat wisata lainnya yang berada di tengah dan bibir pasir putih Pangandaran diantaranya adalah Sumur Bandung, Gua Walet, Batu Duduk dan Gua Kelamin. “Gua kelamin ini unik, maaf – maaf ya, ini berbentuk seperti kelamin perempuan,” ujar pemilik perahu yang juga sebagai pemandu wisata. pangandaran3

Sedangkan batu duduk adalah batu yang terlihat seperti orang sedang duduk, dan konon batu itu jika didekati hanya terlihat datar dan tak ada batu yang berbentuk duduk. Ketika destinasianews membuktikannya, benar saja saat perahu menuju batu itu, tiba-tiba batu duduk itu menghilang dan hanya terlihat batu biasa yang datar. “Aneh, tapi saya penasaran kemana batu itu ilangnya,” ucap Reni salah satu wisatawan asal Bandung.

Selain enam objek wisata itu dan pasir putihnya, Pangandaran pun memiliki salah satu fenomena yang ditunggu-tunggu oleh para wisatawan, yaitu melihat matahari terbit yang hanya bisa dilihat dari pantai sebelah timur di Pangandaran. Banyak Wisatawan yang ingin mengabadikan moment tersebut, walaupun tempatnya sempit, namun para wisatawan tetap menunggu matahari itu terbit. Bagi anda yang menyukai keindahan Alam Indonesia, Pangandaran adalah salah satu tempat yang harus anda kunjungi karena eksotismenya yang sangat memanjakan mata. (Ley/kont-dtn)
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

Masyarakat Akuakultur Indonesia Helat International Confrence  Aquaculture Indonesia 2018 di Yogyakarta

destinasiaNews – Untuk kesekian kalinya Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI), kembali menggelar Konferensi Internasional ‘ICAI 2018 - International Conference of Aquaculture...

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

Pemilih Pada Pilkada Jabar 2018 Cenderung Rasional

destinasiaNews - Usai pesta demokrasi pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar) 27/6/2018 lalu, Tim Peneliti dari Pusat Studi Politik...

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

Crown Group Pasarkan Hunian Vertikal ke Indonesia

destinasiaNews – Sebuah perusahaan terkemuka dari Australia, yang memiliki se-gudang pengalaman dan penghargaan yaitu Crown Group Holdings (Crown Group), merupakan...

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

TUNA LOVERS at EMPAT DARA 2

destinasiaNews – Destiners, khususnya bagi yang tinggal di daerah Sukabumi – Jawa Barat, apalagi yang mengaku Tuna Lovers, sudahkah mencoba...

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

Bacaleg DPRD Provinsi & DPR RI Partai Berkarya,, Bebenah Diri Jelang Pileg 2019 – ‘Kuantitas Bacaleg Berlebih’

destinasiaNews – Berlokasi di Kawasn Ekowisata dan Budaya Alam Santosa tepatnya di Pasir Impun, Cimenyan Kabupaten Bandung, ngaring (berkumpul) sejumlah...

Pengunjung

02267927
Hari ini
Kemarin
3240
3544