Petualangan anak Rumah Bermain Jejak Kecil di Indo Wisata Permata

IWP JEJAK KECIL 1destinasianews - Rumah bermain jejak kecil yang beralamat di Jl Bukit Dago Utara I No. 13 kini berpetualang bersama anak anak yang lucu di Tempat Wisata Edukatif Indo Wisata Permata (IWP) untuk bermain sambil mengenal pembuatan berlian.

hadir dalam acara ini, Manajer Public Relations Indo Wisata Permata (IWP) Dian Permatasari, dan Koordinator Lapangan Rumah Bermain Jejak Kecil Mila Yulianti.

ini terungkap saat acara Field Trip ke Indo Wisata Permata bertajuk Twinkle in the Diamond, Selasa, (18/4/2017), di Indo Wisata Permata (IWP) di Citra Green Dago Blok N 1-10 Bandung.

“inti kegiatan di Indo Wisata Permata (IWP) yaitu, anak-anak dari Rumah Bermain Jejak Kecil akan mencari semacam berlian di tiga station,” kata Manajer Public Relations Indo Wisata Permata (IWP) Dian Permatasari, “Kemudian anak-anak akan menukarkan berlian tersebut ke gambar tokoh Paman Sam yang ada di karton dengan sebuah apel yang terbuat dari Playdough,” ungkapnya.

IWP JEJAK KECIL 5“Alat peraga bermain yang dipakai anak-anak sangat aman, karena menggunakan kertas, lem, gunting plastik,pisau plastik, talenan, keranjang, dan tanah,” kata Dian.

“Nantinya setelah bermain menempel kertas, anak-anak akan bermain menggali tanah di dalam keranjang untuk mencari semacam berlian yang terbuat dari Waterbeads,” pungkas Dian.

Sebagai Koordinator Lapangan Rumah Bermain Jejak Kecil Mila Yulianti mengatakan, Rumah Bermain Jejak Kecil berlokasi di jalan Bukit Dago Utara I No.13, “Kami merupakan kelompok bermain, jadi setiap harinya anak dan orang tua yang datang ke tempat kami berbeda-beda,” ungkap Mila.

Lebih lanjut Mila mengatakan, kegiatan di Rumah Bermain Jejak Kecil setiap minggu berbeda-beda, “Setiap bulannya berbeda tema juga,” kata Mila.

Mengenai kunjungan Rumah Bermain Jejak Kecil ke Indo Wisata Permata (IWP), Mila mengatakan, pihaknya membawa 25 anak beserta orang tuanya, “Seminggu ini selama empat hari yaitu, Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu, kita akan membawa anak-anak ke IWP,” kata Mila.

IWP JEJAK KECIL 2“Tanggapan orang tua sejauh ini sangat senang anaknya bermain di IWP, karena anak-anak mereka bisa bermain sambil belajar serta bersosialisasi,” kata Mila.

“Kami memilih IWP karena Rumah Bermain Jejak Kecil tahu IWP merupakan salah satu tempat wisata edukatif yang ada di kota Bandung,” tegas Mila.

Mengenai permainan yang dimainkan di IWP, Mila mengatakan, ada empat permainan yang dimainkan, “Diantaranya permainan eksplorasi, dan mengenal warna primer seperti biru, merah dan kuning,” ujar Mila.

“Selain itu ada permainan menggali tanah yang di dalamnya ada bebatuan warna-warni mirip Diamond,” kata Mila, “Ada juga permainan menggunting dan menempelkan kertas ke gambar Diamond, yang hasil karyanya bisa dibawa pulang oleh anak-anak,” ungkap Mila.

“Target yang kita inginkan dari kegiatan ini adalah, anak- anak usia 2 hingga 4 tahun mampu mengenal warna, dan yang penting mengenalkan pembuatan diamond kepada anak sambil bermain,” pungkas Mila.

Tentang Indo Wisata Permata

IWP JEJAK KECIL 4Konsep IWP adalah edukasi, dan diperuntukan untuk semua kalangan, target pengunjung IWP mulai dari anak kecil sampai dewasa, dan menengah bawah hingga menengah ke atas. Harga berlian di IWP bervariasi dan sesuai standarisasi dari Amerika, karena berlian di IWP menggunakan sertifikat dari Gemological Institute of America (GIA).

Harga berlian di IWP terjangkau, karena IWP menyediakan juga berlian seharga satu jutaan dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai berlian, pengunjung dapat makan dan minum di Skylight Cafe Resto & Lounge yang berlokasi di IWP. (SA/Dtn)

IWP JEJAK KECIL 3

Add a comment

Aris, Kreator Miniatur & Odong-odong Bandros Butuh Perhatian: Pesanan Banyak, Akses Cekak

ARIS 1DestinasiaNews– Nama Aris Mujiyono (36) dalam kaitanmascot kepariwisataan bus Bandros (Bandung tour on the bus) di kota Kembang Bandung. Utamanya, sejak Walikota Ridwan Kamil manggung, sebentar pernah mencuat – lamanya, justru tenggelam! Ia yang hanya lulusan SMA, melanjut kuliah di Unikom hingga semester 3 tahun 2006 di prodi Desain Grafis, pada Desember 2016 – ditemukan sedang mendorong odong-odong miniatur Bandros berisikan para balita di kawasan pemukiman padat Cicadas Bandung.

  

Namanya pernah mencuat ke permukaan kala Ia memberanikan diri membuat miniatur imut-imut Bandros berdimensi  - panjang 18 cm, lebar 5 cm, tinggi 10 cm berbahan art paper 260 gram -  sekitar tahun 2014-an memberanikan mengontak pengelola bus Bandros.”Disodorkan miniaturnya mereka senang dan menjanjikan akan memfasilitasinya. Sayang hingga sekarang tak ada kabarnya?”, kata Aris kala ditemui sedang memberi oli ke ban odong-odong Bandros yang sedang di parkir di Cicadas. “Daripada menunggu tak ada juntrungannya, mending bikin odong-odong Bandros. Dorong saja kemana pun mau. Terkadang di Monju, atau keramaian lainnya”.

 

Berkisah, bila Aris memuat balita penumpangnya di sekitar Monju (Monumen Perjuangan - red), yang sibuk justru para orang tua – mereka mengabadikan anak-anaknya. Itu berlangsung di hari Minggu atau libur. “Kalau saya punya modal, bikin miniaturnya. Biar Bandros bisa dibawa pulang”, urainya yang sejak tak bisa meneruskan kuliahnya, lalu menikah dengan satu anak kini, tinggal bersama keluarga istri, membuka usaha desain sendiri, bekerja keluar- masuk di berbagai bidang, salah satunya interior:”Waktu bekerja menggarap interior bikin kitchen  set di sebuah apartment . Berharap untung, malah rugi alias jeblok dan kapok weh berpartner sama kawan …”.

 

Hilang Motor  

 

Perihal miniatur bus Bandros, pernah sekali tempo dipasarkan melalui situs perdagangan, alhasil karena tak ada dana cukup buat modal kerja plus penguasaan dagang melalui dunia internet tak sepenuhnya dikuasai, akhirnya putus di jalan . “Padahal yang memesan sudah banyak dari berbagai tempat di Indonesia. Tetapi, saya kan tak begitu paham soal cara dagang baru. Akses saya cekak”, begitu keluhnya.

 

Terpulang untuk penilaian sesaat, Aris ini punya potensi “rajin mengulik aneka miniatur”, namun kekurangannya akses permodalan, manajerial, dan kepercayaan diri masih harus dipompa.”Betul, seperti itu. Saya banyak yang meminta untuk mengembangkan miniatur dan odong-odong Bandros di beberapa mall, tetapi caranya, bagaimana? Takut, tertipu lagi”,  ujarnya lagi yang masih merasakan trauma –“ Waktu berpartner sama teman menggarap kitchen set, malah motor satu-satunya terjual, hilang …”.

 

Melalui media ini Aris berpesan dengan sedikit malu-malu – “Sok atuh bantu saya kembangkan miniatur untuk souvenir wisata di Bandung. Say amah siap bermitra sekarang, asal cincay …”, begitu pungkasnya. Ada hasrat? (HS/SA/dtn)

Add a comment

Indo Wisata Permata, Edu Wisata “All About Berlian” Bertaraf Dunia

IWP 1 CopyDestinasiaNews – Nah ini dia, Indo Wisata Permata (IWP) – sebuah upaya demi mengisi liburan akhir tahun bersama keluarga atau kerabat. Topiknya, membahas kekayaan Indonesia dalam konteks sumber daya alamnya - tidak pemah habis. Salah satu lokasi kekayaan alam yang ada di Indonesia di bidang pertambangan, berada di Kalimantan - Banjarmasin sebagai penghasil permata. 

 

Nah lagi, berminat melihat keelokan lokasi tambang dan kekayaan alamnya yang aduhai itu - tak usah jauh-jauh ke Banjarmasin Kalimantan. Kini, mari beranjak saja ke kawasan Komplek Citra Green Blok N. No. 1 – l0 di kawasan sejuk Bandung Utara. Lokasi ini dapat ditempuh hanya dengan menyusuri Jalan Dago – di sinilah lokasi IWP itu berada. Intinya, IWP menawarkan wisata edukasi bagi pecinta batu permata, khusus berlian.

 

Aduhainya pembaca, IWP mengusung konsep wisata edukasi dengan cara mengajak pengunjung melihat langsung proses pembuatan batu mulia menjadi berlian benilai tinggi. Berlian berkilap ini, bahannya dari Kalimantan, dijamin berkualitas terbaik yakni excellent. 

 

Terobosan dan nuansa baru yang belum penah ada di benua Asia, semoga memantik kita – kawasan sebagai pilihan utama berwisata di Kota Bandung. Penasaran, bagaimana melihat proses pembuatan berlian excelent itu? Praktiknya, pengunjung cukup membeli voucher senilai 50.000 rupiah. Voucher ini bisa ditukar dengan menikmati hidangan di skylight cafe, resto & lounge.Menarik kan?

IWP 2 CopyMenurut Manager Marketing IWP, Roy Anton Chandra, kala ditemui para pewarta Rabu, 21 Desember 2016 target omzet IWP per bulan mematok di angka Rp.3 miliar - “Namun fluktuasi harga berlian cukup lama yaitu sekitar 3 bulan, berbeda dengan emas yang perubahan harganya lebih cepat.”

Lebih lanjut Roy katakan perihal wisata “berlian” yang khas ini:“Prospek dunia berlian sangat menjanjikan, meskipun fluktuasi harganya tidak secepat emas.” Yang dimaksud kekayaan alam dan bahan tambang berprospek cerah di negara kita yang spesial ini, dan belum banyak digali dengan baik- “Sebaiknya, hadirlah di tempat kami. Kita bicarakan all about berlian Indonesia yang berkualitas unggul di dunia, sambil berwisata tentunya”, lanjut Roy sambil menunjukkan sejumlah fasilitas wisata seperti Cafe,’ Resto, Grill & Bar, serta Gallery Perhiasan.

 

Wisata Edukasi Berlian 

 

Indo Wisata Permata memperlihatkan proses pembuatan berlian pertama di Indonesia, berkonsep wisata edukasi bagi semua khalayak. Menawarkan terobosan dan nuansa baru yang belum pernah di perlihatkan di benua Asia. 

IWP 3 CopyIWP 4 CopyRasa penasaran dan keingintahuan yang mendalam membawa lndo Wisata Permata salah satu pilihan utama berwisata di Kota Bandung baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Indo Wisata Permata juga memperlihatkan proses-proses pembuatan diamond dari rough diamond (intan) yang masih belum berbentuk menjadi diamond. Gambar diatas menggambarkan bentuk rough diamond kemudian dipotong dengan mengggunakan laser dan setelah melalui proses auto blocking menghasllkan diamond dengan presisi yang sempurna. 

 

Gallery Perhiasan 

 

Mahakarya perhiasan ditampilkan di gallery lndo Wisata Permata, dengan bentuk yang berbeda menampilkan kemewahan dan keindahan bagi insan yang memandangnya. Harga yang bersaing dan jaminan kualitas adalah benefit yang diberikan IWP kepada customer. Galery lndo Wisata Permata juga menampilkan beragam gemstone yang unik serta Diamond bersertiflkat GIA (Gemological Institute of America). 

IWP 5 CopyIWP 6 CopyManajer Public Relations IWP Dian Permatasari mengatakan, anak sekolah dan wisatawan yang berkunjung ke Indo Wisata Permata (IWP) akan mendapatkan ilmu tambahan tentang berlian, karena pengunjung IWP ketika masuk akan disodorkan pengetahuan tentang kekayaan alam Indonesia.

“Pengunjung yang datang akan melihat langsung bagaimana proses pembuatan berlian hingga memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Dian, “Selain itu, pengunjung dapat melihat proses pengerjaan sebuah berlian menjadi anting, cincin, kalung,” ujarnya.

“Pengunjung ketika memasuki area wisata berlian IWP dapat membeli voucher seharga Rp.50 ribu, dan voucher tersebut dapat ditukar dengan makanan atau minuman di Skylight cafe yang berlokasi di IWP,” kata Dian, “Bahkan voucher dapat juga digunakan untuk potongan harga saat membeli berlian,” pungkasnya.

Skylight Cafe Resto Grill & Bar 

IWP 7 CopyIWP 8 CopySkylight, satu tempat yang menyajikan sekaligus 3 konsep bersantap makanan ala Cafe,’ Resto dan Grill & Bar. Skylight menyajikan berbagai makanan dan minuman terbaik tercipta dari tangan-tangan handal chef berpengalaman serta pelavan yang santun. Nikmatnya hidangan juga menyatu dengan udara dago yang asri dan sejuk 

IWP 9 CopyNikmati dan temukan pengalaman yang tidak terlupakan menikmati .sajian makanan dan minuman istimewa Skylight dengan sajian Western, Indonesian, Pizza & Pasta dan premium coffee yang diolah dari' mesin pembuat coffee terbaik, serta racikan makanan minuman Iainnya dari chef dan barista Skylight. Skylight Juga Menyediakan meeting Room, tempat untuk acara Gathering, Birthday Party atau Private Party hingga untuk kumpul keluarga dan arisan. (SH/dtn)

Add a comment

Toean Andri En Luki - Djoewal Kaset Baheula di Taman Cilaki Bandung

kj1

Destinasianews - Sabelon di ini djaman jang kini banjak tawarken matjem-matjem productie audio setjara digital, paling anjar ada CD (Compact Disc) en MP3 en, sematjemnja. Ada sesoeatu di era sekitar 1970 – 2000, orang kata itoe zaman pita kaset. Ini productie, sempat bikin goeloeng tiker peroesahaan LP (Long Play) atawa PH (Piringan Hitam), ataoe diseboet djoega plaat.

 

Maoe tahoe sabenernja, itoe hatsil temoean siapa orang kaset itoe? Tak lain, oleh penemoenja dikasi nama Kaset Compact, Persisnja oleh AEG pada taoen 1935 di Germany. Sa’at itu nama ini productie Tonbangerat. Singket tjerita menjadi populair nama in productie diseboet sadja sebagai Magnetophon (pita kaset) atawa di ini negeri poenja nama choesoes pita magnetic – kaset, faham?!

kj2

kj3Lebih jaoeh poela sesoeai sedjarah temoean Fritz Pfieumr di atas. Jang bikin ini productie masjhoer tak lain en tak boekan ada nama beken lain, ja’ni BASF. Merek BASF begitoe masjhoer, sahingga kita-kita orang suka seboet tak jaoeh-jaoeh dari kaset BASF oentoek Eropa, atawa Sony oentoek jang impor dari negeri Japan.

 

Soedahlah bikin tjape sahadja apa ma’na en maksoed ini artikelen? Penoelis sabenernja, tjoeman mahoe kenalken ini kakak-beradik di oejoeng seboeah Taman Cilaki Bandoeng pada boelan Djoeli 2015 – berdjoewalan! Dalam ati, kenapa merika ari-ari di ini zaman, misih oeroes-oroes barang “rongsok” – djoewal beli !.

 

kj4“Toean ta’ boleh bitjara sembarangan ja?!”, demikian odjar Luki, pendjoewal kaset barang langka itoe sembari dia poenja mata agak melotot di siang ari bolong itoe. “Toen moesti tahoe, misih banjak orang mahoe beli en bikin mandja koeping merika berkat soewara kaset jang lebih merdoe. Sekaligoes, moengkin merika rindoe, ingin kombali ke zaman baheula”, terang Luki jang ari itoe sedang ta’ bersama Andri, dia poeja kakak.

 

Harga atawa prizj ini kaset, rata-rata sepoetar Rp. 10 riboe per boewah, conditie tentu bekas pakai, nahamoen misih bisa keluarken soewara merdoe via walkman Sony, misalnja. “Toean mahoe beli kaset, atawa tjoeman tanja en lihat meloeloe?”, begitoe Luki adjoeken oetjapan oentoek penoelis. Manakala, kombali penoelis, tanjaken – Musik apakah sahadja jang Anda djoewal?

 

Serta merta Luki jang serba tahoe apa en siapa joega kaset mana sahadja jang soeka diintjar kolektor. Landjoetnja, Ia beri tahoe kita setjara detail mana-mana kaset, jang bisa bikin kita poenja rasa ati kombali riang gembira ke djaman baheula. “Misih, diam atawa ta’ maoe beli ini kaset?”, begitu Luki ingetken penoelis jang tjoeman kerdja banjak-banjak tanja daripada soeka beli sesoeatoe. Reactie penoelis jang terkadang ta’ tahoe maloe ini – Hmmm…(sambil terasa moeka merah!).

Intinja, penoelis seonggoe-soenggoe termangoe, di ini zaman misih ada kaset jang soeda ta’ diperboet productie-nja oleh Disc Tara atawa Aquarius jang sempat djadi radja kaset Indonesia. Sekarang, hampir produktie audio soeda majoritie pakai digital!

 

Alhatsil, zaman kaset soeda hilang, nahamoen di Taman Cilaki Bandoeng, ada djedjak jang bisa kita koendjoengi oentork nostalgic disana. Kawan-kawan Luki en Andri, poenja sikap boedi pekerti amat santoen :”Toen, mahoe minoem apa. Air soesoe atawa coffie hitam? Sekedar kongkow-kongkow bersama Luki en Andri, sembari mentjari penjanji atwa artis idaman pada zaman tjelana tjoetbray atawa ramboet gadis kala misih disasak tinggi-tinggi, koenjoengilah merika setiap ari kecuali Minggu. Taman Cilaki Bandung, sa’at ini penoeh oleh penjoealan barang bekas lain. Toen misih poenja kolektie kaset heubeul di roemah, kasih djoewal kepada Luki en Andri, silahkan. (Hs/dtn - reposting)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin & Eka Santosa, Kuda hitam Pilgub Jabar – Blusukan …

Mayjen (Purn) Tatang Zaenudin & Eka Santosa, Kuda hitam Pilgub Jabar – Blusukan …

destinasianews  - Jreng-jreng, mungkin demikian laporan ini dibuka. Pasalnya, tanpa ba bi bu, dua tokoh pasangan Pilgub Jabar 2018 yang...

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

DestinasiaNews.com, Bandung Barat – Pertarungan politik merebut kursi Bandung Barat satu semakin menggeliat, Kali ini organisasi  DPC Taruna Merah Putih...

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

destinasiaNews – Menyongsong pengingatan hari pohon se dunia, kembali “Manusia Pohon” Aiptu Nunuh  dan kapolsek Ibun Iptu Asep Dedi menghijaukan...

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

destinasiaNews – Katakanlah ini ‘goup’ atau resminya DPD Gerakan Hejo Kabupaten Garut, seakan-akan ‘gak ada abiznya’ – Terus menghijaukan tatar...

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

destinasiaNews – Ujung dari acara kunjungan Dedy Mizwar Wakil Gubernur Jabar ke Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun...

Pengunjung

01699231
Hari ini
Kemarin
428
1592