Disbudpar Kota Bandung Berkolaborasi Dengan C59 Gelar Soft Launching Bandung Creative Belt

belt

destinasiaNews– Kota Bandung yang dinobatkan sebagai Kota Kreatif pada tahun 2015 lalu, oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization- UNESCO), merupakan salah satu daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia khususnya Jawa Barat yang memiliki magnit tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegera, selain hawanya sejuk dan panorama yang indah, Kota Bandung memiliki beberapa spot destinasi wisata menarik antara lain, wisata tematik Gedung Merdeka, fashion, kuliner, seni budaya, heritage, hiburan, industri sepatu Cibaduyut dan lainnya.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, dalam upaya mendongkrak dan mengembangkan destinasi pariwisata industri kreatif tematik, pihaknya berkolaborasi dengan PT Caladi Lima Sembilan (C 59) menggelar Soft Launching Bandung Creative Belt dan Produk Kreatif Cigadung, berlangsung di Aula Serbaguna C 59 Jalan Cigadung Raya Timur Bandung, Kamis, 28/6/2018.

Menurut pantauan destinasiaNews.com, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Tris Avianti, Owner C 59 Marius Widyarto (Wiwied), Camat Cibeunying Kaler, Drs. H. Maman Rohman, M.Si. dan para tamu undangan lainnya.

Kadisbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., mengatakan, usai diresmikannya Bandara Internasional Kertajati, Kota Bandung ini harus ada disversifikasi untuk produk-produk pariwisatanya karena ini nantinya akan banyak lagi kompetitor.

belt4

Hal ini harus segera diantisipasi dan mempromosikan paket-paket wisata yang bisa dijual kepada wisatawan lokal maupun mancanegara untuk tetap datang ke Kota Bandung. Selain itu juga diperbanyak Paket Wisata Inbound yang dijual oleh Travel atau Biro Perjalanan Wisata, bukan sebaliknya menjual outbound untuk mengajak warga Bandung pergi ke luar negri, kata Kenny sapaan akrab Kenny Dewi Kaniasari.

Salah satu upaya Disbudpar Kota Bandung meningkatkan inbound tourism dengan melakukan diversifikasi, yaitu penyusunan pola-pola wisata yang nantinya menjadi referensi bagi para Tour Operator yang tergabung di ASITA(Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies), kata Kenny

Tour Operator tidak hanya menjual paket “mainstream”, seperti, Museum KAA, Museum Geologi, Cihampelas atau Gedung Sate saja, melainkan ada tempat menarik yang belum diketahui wisatawan lokal maupun mancanegara seperti Kawasan Cigadung yang memiliki industri kaos C 59, rumah produksi Batik Hasan, Batik Komar, Galery Rosyid, Dago Golf dan lainnya. Untuk itu melalui program Bandung Creative Belt ini, institusinya terus bereksplorasi dan bekerjasama dengan para pengusaha yang sudah ada di daerah Cigadung, ujar Kenny

belt2

“Sebetulnya banyak perusahaan yang sudah tumbuh di Cigadung ini, seperti C 59 yang berdiri sejak tahun 1980-an. Namun selama ini mungkin belum terasa perhatian dan dukungan dari pemerintah. Nah saatnya sekarang kita dukung dijadikan satu, melalui ‘belt’ ini, untuk dipromosikan dan dikemas menjadi suatu paket wisata yang baru”, Jelas Kenny

“Program Disbudpar Kota Bandung selanjutnya, akan menggali potensi wisata Kota Bandung yang berada di kecamatan-kecamatan selain Kecamatan Cibeunying Kaler dan creative belt ini akan di kembangkan di 29 Kecamatan Kota Bandung, sehingga 30 Kecamatan di Kota Bandung akan memiliki destinasi wisata yang beragam,” tegasnya

Hal senada disampaikan Tris Avianti, Kabid Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler merupakan prototype Bandung Creative Belt, yang nantinya akan dikembangkan di wilayah lainnya. “Alhamdulillah di Cigadung sudah kompak, yang utama ada komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Meskipun masih ada pekerjaan rumah ke depan. Bagaimana terus menggali potensi wisata yang ada di Cigadung untuk dijadikan data base dan disambungkan menjadi paket-paket wisata. Insya Alloh dalam satu tahun ke depan bisa selesai di 30 kecamatan yang terbagi dalam 15 ‘belt’, akan terus dikembangkan,” kata Tris.

belt3

“Kami optimis dengan kolaborasi ini, hal itu tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama dengan para akademisi, pebisnis, pelaku, komunitas, pemerintah serta media. “Peran media sangat membantu untuk mewartakan, mempublikasikan, mempromosikan wisata industri kreatif dijadikan destinasi pawisata yang bisa mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara,” tegas Tris menambahkan

Owner C 59, Marius Widyarto yang akrab disapa Wiwied, mengapresiasi dan menyambut baik atas kolaborasi ini yaitu Soft Launching Bandung Creative Belt. Menurutnya Disbudpar Kota Bandung memiliki itikad baik, jelas Wiwied.

“Kami akan selalu mendukung mensukseskan kegiatan Bandung Creative Belt ini,” pungkasnya. (HRS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Subsektor 04-21 Lakukan Komsos Untuk Merubah Pola Hidup Warga

Subsektor 04-21 Lakukan Komsos Untuk Merubah Pola Hidup Warga

destinasiaNews - Untuk merubah pola hidup warga di sekitar bantaran sungai, prajurit satgas Citarum Harum selalu melakukan komsos kepada warga...

Satgas Citarum Subsektor 01-21 Selalu Himbau Warga Menjaga Kebersihan Lingkungan

Satgas Citarum Subsektor 01-21 Selalu Himbau Warga Menjaga Kebersihan Lingkungan

destinasiaNews - Satgas Citarum Harum Subsektor 01-21 Rancaekek dalam melaksanakan tugasnya, selain membersihkan aliran dan bantaran sungai dari sampah juga...

Kolonel Inf Yusef Sudrajat Bantu Tengahi Warga Dan Pabrik

Kolonel Inf Yusef Sudrajat Bantu Tengahi Warga Dan Pabrik

destinasiaNews - Permasalahan yang muncul dalam lingkungan masyarakat yang terdapat pabrik biasanya berupa limbah pabrik yang menimbulkan bau yang mengganggu...

Imam Prasojo Bitjaraken Toedingan Katjoerangan en Polemiek Quick Count Pemilu 2019

Imam Prasojo Bitjaraken Toedingan Katjoerangan en Polemiek Quick Count Pemilu 2019

  OPINI Oleh : Harri Safiari   destinasiaNews – Setoeroet artikelen jang dimoeat Kompas.com (22/4/2019) berdjoedoel: Imbauan Imam Prasodjo Terkait Tudingan...

Degap-degoep Oesai Pemilu 2019 – Bereboet Siapa Mahoe Djadi ‘Presiden’ RI

Degap-degoep Oesai Pemilu 2019 – Bereboet Siapa Mahoe Djadi ‘Presiden’ RI

destinasiaNews – Seoesai pesta democratie paling roemit sedoenia (17/4/2019), kapoetosan formaal menoeroet KPU baroe pada tarich 22 Mei 2019. Ternjata satelahnja,...

Pengunjung

03213905
Hari ini
Kemarin
2292
3958