Libur Lebaran di Teras Cikapundung, Mengarung Sungai dengan Perahu Baru

perahi1

DestinasiaNews - Musim libur Hari Raya Idulfitri 1440 H ini jumlah kunjungan ke Teras Cikapundung yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Bandung meningkat pesat. Mereka tidak hanya berasal Kota Bandung, tapi juga wisatawan dari luar kota atau warga yang tengah mudik ke Kota Bandung. Destinasi wisata ini memang merupakan salah satu ruang publik yang tidak dipungut bayaran untukmenikmatinya.

Di Teras Cikapundung tersedia beberapa spot yag bisa kita kunjungi seperti Kolam Terapi Ikan, Spot Foto, Air Mancur Bernyanyi dan tentu saja Sungai Cikapundung itu sendiri. Sungai itu kita bisa kita arungi dengan perahu karet atau Tubing dan River Board. Teras Cikapundung baru saja menambah fasilitas 3 perahu karet yang masih baru yang diperoleh dari program CSR Milagros Indonesia. Perahu karet tersebut biasa digunakan para aktivis kebersihan sungai yang terhimpun di Komunitas Cikapundung. Namun sejak libur Lebaran ini bisa kita gunakan dengan tarif tiket perorangan seharga 10 ribu untuk dewasa dan 5 ribu anak-anak.

“Di lokasi ini kita juga bisa mengenali alam dengan sederhana namun bermakna,” kata Wa Cadok, Ketua Komunitas Cikapundung yang sehari-hari menjalankan operasianal pelayanan dan pemeliharaan Teras Cikapundung (Teci). Di salah satu sudutnya terdapat sumur penampungan air yang berasal dari sumber air alami yang disebut Séké. “Ada tujuh séké yang airnya terus mengalir meski di musim kemarau,” lanjut Wa Cadok. Air yang berasal dari séké tersebut begitu jernih dan sejuk. Tidak sedikit orang yang mengetahui keberadaan air séké tersebut sengaja mengambilnya untuk hasiat tertentu atau untuk berwudu. Air itu disebut-sebut sebagai sisa-sisa sumber air danau Bandung Purba.

“Kami ingin mengajak masyarakat mengenal lingkungan hidup di lokasi ini, agar bisa ikut menjaga kebersihan dan kelestariannya,” tutur Wa Cadok. Yang tak kalah menarik dan banyak diminati pengunjunga adalah Terapi Ikan.

terspi ikan

 

Kita bisa duduk di sisi kolam sambil merendam kaki. Selama direndam itu kaki kita dikerubuti ikan-ikan kecil. Sentuhan mulut ikan-ikan itu dirasakan sebagai sensasi tersendiri. Kaki jadi bersih dan terasa memotivasi kelancaran peredaran darah di tubuh kita. Untuk merasakan sensasi tersebut kita cukup membayar tiket dengan harga sama dengan tarif sewa perahu. “Uang dari hasil sewa perahu dan juga terapi ikan itu kami gunakan untuk biaya operasional dan pemeliharaan Teci,” ujar Wa Cadok, memungkas bincangan. (ar/dtn).-


emgz2

Artikel lain...

Melongkok Serlok Bantaran di Cikapundung

Melongkok Serlok Bantaran di Cikapundung

DestinasiaNews – Di tengah hiruk-pikuk laju program Citarum Harum ada geliat di salah satu anak sungainya, yakni Sungai Cikapundung yang...

Gerakan Hejo & Dispora Jabar, Memotivasi Pemuda Lebih Peduli Terhadap Lingkungan Hidup

Gerakan Hejo & Dispora Jabar, Memotivasi Pemuda Lebih Peduli Terhadap Lingkungan Hidup

  destinasiaNews – Berlokasi di Hotel Sabda Alam Kabupaten Garut sejak 17 hingga 19 Februari 2020, Dinas Pemuda dan Olahraga...

RSKB Halmahera Siaga, Perkenakan Fasilitas DBC – Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

RSKB Halmahera Siaga, Perkenakan Fasilitas  DBC – Mengatasi Nyeri Punggung Bawah

destinasiaNews  -  Warta paling anyar, Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Halmahera Siaga melalui Klinik Utama Halmahera Medika, pada Sabtu (15/2/2020)...

Muhammad Farhan Anggota DPR RI Lakukan ‘Kundapil’ di Cijawura kota Bandung, Singgung Peran Posyandu & Zero Stunting

Muhammad Farhan Anggota DPR RI Lakukan ‘Kundapil’ di Cijawura kota Bandung, Singgung Peran Posyandu & Zero Stunting

destinasiaNews – Suka cita warga menyambut kehadiran Anggota DPR RI dari Partai NasDem Dapil Jabar l (Bandung-Cimahi) pada hari Minggu...

BLC Konsisten Berbagi Ilmu Dengan Menggelar Workshop Ecoprint

BLC Konsisten Berbagi Ilmu Dengan Menggelar Workshop Ecoprint

destinasiaNews – Komunitas penyuka seni kriya Bandung yang menamakan dirinya Business Ladies Club  ( BLC ), kembali menggelar Workshop Ecoprint...

Pengunjung

04899343
Hari ini
Kemarin
1022
5371