Melongkok Serlok Bantaran di Cikapundung

D7S 2163

DestinasiaNews – Di tengah hiruk-pikuk laju program Citarum Harum ada geliat di salah satu anak sungainya, yakni Sungai Cikapundung yang melintasi tengah Kota Bandung. Memang, Bibit-bibit kerusakan anak Sungai Citarum itu juga tak kalah mengkhawatirkan baik kuantitas maupun kualitas airnya.

Kondisi Sungai Cikapundung dewasa ini selain mengalami gangguan klasik dari sampah di beberapa titik, juga sumber airnya terancam hilang dan kerusakan ekosistemnya yang lain. Kondisi ini pun tak urung menimbulkan dampak berkelanjutan ke Sungai Citarum karena hilir sungai ini bermuara di Sungai Citarum.

Di balik kekhawatiran itu, rupanya masih bisa membangun harapan dengan keberadaan beberapa komunitas di bantaran sungainya yang juga masih eksis dalam kepedulian terhadap Sungai Cikapundung. Satu di antaranya adalah komunitas yang menamkan dirinya Serlok Bantaran, bisa dijumpai di bantaran Sungai Cikapundung sekitar Bukit Jarian, Kelurahan Hegarmanah, Kecamatan Cidadap.

D7S 2174

 

Sebelumnya komunitas ini bernama Gujubar dan berkegiatan dalam menjaga kebesihan Sungai Cikapundung di sekitar Bukit Jarian. Mereka biasa melakukan bersih-bersih sungai, memunguti sampah bersama warga sekitar dan juga mengedukasi masyarakat tentang lingkungan hidup serta sungai melalui kegiatan sekolah sungai.

“Kami merintis keberlanjutan Sungai Cikapundung sehingga kelestarian ekosistem, mata air, dan kekayaan alam lainnya dapat terjaga dengan baik,” kata Irsan salah seorang pegiat di Serlok Bantaran. Program berkelanjutan ini bertujuan untuk melanjutkan program yang sudah berhasil dijalankan menjadi skala yang lebih luas sehingga cakupan dampak positifnya semakin luas. “Mengembangkan program ini lebih menekankan kepada upaya konservasi berbasis pemberdayaan lingkungan, seperti konservasi mata air kota, edukasi kelestarian sungai, smart tourism, dan usaha produktif berbasis lingkungan. Kesadaran kolektif memang sudah muncul sejak dahulu, tetapi belum terkelola dengan baik,” lanjut Irsan.

Kini mereka tengah menata home base yang kelak akan dijadikan sentra kegiatan mereka dalam mengembangkan apa yang mereka sebut Urban Biodiversity – Sungai Cikapundung.Di lokasi yang juga dilirik oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, tengah dipersiapkan infra struktur yang akan menunjang keberlangsungan

“Nyatanya membersihkan sampah yang ada di sungai itu hanya merupakan salah satu upaya, bukan solusi,” tutur Aqli Syahbana, yang juga pegiat di Serlok Bantaran. Komunitasnya berprinsip pada tata kelola kepedulian lingkungan. “Kami ingin membangun contoh kepedulian masyarakat terhadap sungai di kota,” lanjutnya.

s14

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang juga mengapresiasi dan berkenan berkunjung serta membantu upaya penataan lokasi tersebut. Menurut “Kang” Yana, revitalisasi ini bukan hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan banyak manfaat bagi warga sekitar. “Oleh karenanya warga juga harus ikut terlibat memelihara kawasan ini,” kata Kang Yana.

Penataan bantaran sungai ini tidak hanya mengembangkan suasana sosial semata. Lebih dari itu, bisa menumbuhkan potensi ekonomi seiring berkembangnya kawasan tersebut menjadi, tempat rekreasi. Kota Bandung memang masih kekurangan dalam mengembangkan atraksi alam sebagai desinasi wisata.

“Yang pasti ini kita mau menjaga sumber mata air di perkotaan. Setelah itu pemanfaatannya memang kita upayakan ada ‘multiplayer effect' bagi masyarakat di sekitar sini. Entah itu secara sosial, potensi ekonomi maupun potensi wisata,” ucap Yana saat meninjau ke lokasi beberapa waktu lalu.

Kini di Serlok Bantaran semakin kerap dikunjungi masyarakat baik perorangan maupun berkelempok mulai dari murid SD, SMP, SMA sampai dengan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Bandung. Bahkan ibu-ibu yang tergabung organisasi PKK pun meminati kunjungan ke lokasi ini untuk menambah wawasan lingkungan hidup. Mereka ingin berbagi pengalaman dan wawasan tentang sungai dan lingkungannya, sekaligus menikmati suasana alami berkonsep Urban Biodiversity.

D7S 2913

 

Untuk bisa mencapai lokasi Serlok Bantaran ini kita bisa mengikuti jalur Jogging Track, masuk dari Gang Ehom, Jalan Siliwangi di samping Teras Cikapundung. Atau, bisa juga dari parkir kendaraan di Ranca Bentang, Ciumbuleut. (dtn/ar/serlok bantaran).-

#serlokbantaran #cikapundung #bantaran

sb1

D7S 2259

sb2

D7S 2461

D7S 2075


emgz2

Artikel lain...

Kemendagri Gelar Lomba Inovasi Daerah "New Normal Life

Kemendagri Gelar Lomba Inovasi  Daerah "New Normal Life

destinasiaNews - Kementerian Dalam Negeri akan menggelar lomba inovasi daerah dalam penyiapan dan rencana pelaksanaan tatanan normal baru produktif dan...

Kadislaikad : Profesionalisme Keterampilan dan Kemampuan Harus Ditingkatkan

Kadislaikad : Profesionalisme Keterampilan dan Kemampuan Harus Ditingkatkan

destinasiaNews - Peringati hari ulang tahun ke 3, Kepala Dinas Kelaikan Angkatan Darat (Kadislaikad) Brigjen TNI P. Gunung Sarasmoro mengatakan...

Di Akhir Ramadhan JBN Kembali Salurkan Paket Lebaran Untuk Wartawan dari Pengusaha Kuliner

Di Akhir Ramadhan JBN Kembali Salurkan Paket Lebaran Untuk Wartawan dari Pengusaha Kuliner

    destinasiaNews - Jurnalis Bela Negara (JBN) untuk yang keenam kalinya menyalurkan paket Lebaran untuk para Wartawan Bandung yang...

JBN Salurkan Sembako dari DR Yerry Yanuar Untuk Wartawan Terdampak Covid-19

JBN Salurkan Sembako dari DR Yerry Yanuar Untuk Wartawan Terdampak Covid-19

destinasiaNews - Jurnalis Bela Negara (JBN) di masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) kembali menyalurkan paket bahan pokok untuk para Wartawan...

Polda Jabar Peduli Pandemi Covid-9, Bagikan 1.200 Paket Sembako untuk Guru Ngaji

Polda Jabar Peduli Pandemi Covid-9, Bagikan 1.200 Paket Sembako untuk Guru Ngaji

    destinasiaNews – Berlokasi di Sekretariat tiga wadah kegiatan guru non formal atau guru ngaji yang tergabung pada FKDT...

Pengunjung

05358758
Hari ini
Kemarin
24
4360