“Saksi Bisu” Pertempuran Waringin 1946

Pertempuran Waringin2

DestinasiaNews- Tak banyak diketahui, memang. Konon di satu titik tiang listri di Jalan Kelenténg, Bandung, kita masih dapat melihat sisa-sisa Battle of Waringin. Pertempuran di Waringin merupakan salah satu rangkaian heroik Palagan Bandung yang juga turut menentukan kemenangan Perjuangan Revolusi ’45 Republik Indonesia.

Beberapa bulan sebelum meletupnya peristiwa Bandung Lautan Api, para pejuang Bandung dari berbagai satuan seperti Polisi Tentara, TKR, Laskar Wanita (Laswi) dan juga pasukan republik lainnya tak henti “mengganggu” tentara sekutu dan juga pendomplengnya, NICA.

Pasukan Inggris yang diperkuat tentara asal India (Sikh), pasukan ini suka disebut Gurkha, dengan bantuan tank pula berhasil menerobos Ciroyom melalui Jalan Arjuna. Mereka merangsek ke Waringin, lokasi dimana pos Polisi Tentara berada di sekitar Kebon Jati. Mereka tidak tinggal dan melakukan perlawanan. Terjadilah pertempuran sengit yang dicatat dalam Sejarah Perjuangan Batalyon I Resimen VIII sebagai Peretempuran Waringin.

Pertempuran Waringin3

Unit-unit kecil dari batalyon itu tersebar dan menghadang gerak maju tentara sekutu di beberapa titik perlawanan di kawasan tersebut. Serbuan dari utara Jalan Kelenténg dihadang oleh sekelompok kecil dari Kompi I pimpinan Kopral Soma dibantu Laswi. Serbuan dari Pasar Andir dihadapi oleh Kompi III yang dipimpin Kapten Sukanda.

Aih, ada juga tentara sekutu yang merangsek ke Saritem, namun mendapat perlawanan dari 1 regu pimpinan Sersan Nandang dan Sersa Salikin. Sementara Laswi siaga di Gang Sukamanah. Pertempuran ini pun mencatat sejarah amarah Laswi sampai-sampai ada “Gurkha” sial yang terpenggal kepalanya oleh seorang anggota Laswi bernama Willy.

Pertempuran semakin merebak. Sebagian pasukan Kompi IV yang dipimpin Letnan Burhan dan Letnan Sujono lewat Jalan Industri bergerak sampai ke dekat Kali Citepus. Sementara Letnan Maripto bersama pasukannya yang bertahan di Ciroyom rupanya mampu menyerbu musuh dari belakang. Kegigihan pasukannya pun berhasil melumpuhkan tank.

Serangan balik para Pasukan Republik dari berbagai penjuru ini berhasil mendesak mundur tentara sekutu sampai terkepung di Waringin. Dalam kondisi terkepung tersebut tentara sekutu lalu dibantu serangan dari Angkatan Udara Inggris, Royal Air Force. Dengan bantuan serangan udara itu mereka bisa meloloskan diri, mundur sambil membawa korban-korbannya.

Berdasarkan catatan sejarah ini Dewan Harian Cabang Badan Penerus Kejuangan 45 (DHC BPPK45) Kota Bandung bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) dan juga Legiun Veteran RI (LVRI) Kota Bandung berencana mengabadikan peristiwa Pertempuran Waringin ini dengan membangun stilasi di kawasan itu, dengan titik stilasi di tiang listrik Jalan Kelenténg sebagai “saksi bisu” pertempuran tersebut.

“Kami juga akan mengajukan permohonan kepada PLN agar mengamankan tiang listrik yang bersejarah itu,” kata Ketua DHC BPPK45 Kota Bandung, Nana Suhana, SE.MM, ketika jumpa di kantor Legiun Veteran RI Kota Bandung, Jalan Aceh, Rabu (15/07/20). “Jangan sampai tiang listrik itu diganti oleh tiang beton,” lanjutnya. Memang, tiang listrik itu kini masih terlihat kokoh dan berfungsi meski sedikitnya ada 9 lubang yang diduga bekas peluru nyasar di Pertempura Waringin 74 tahun lalu.

“Selain di Jalan Kelenténg, masih ada lokasi yang juga memiliki catatan sejarah Palagan Bandung dan perlu dibangun stilasinya,” kata Nana. Sementara menunggu realisasi rencana tersebut, DHC BPPK45 Kota Bandung senantiasa melakukan sosialisasi pemeliharaan stilasi yang sudah ada dan tentang tiang listrik di Jalan Kelenténg tersebut akan dilakukan survey yang lebih akurat berkenaan dengan perannya senagai “saksi bisu” Battle of Waringin. (dt/ar)

Pertempuran Waringin4


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05664893
Hari ini
Kemarin
1814
3995