Ki Hujan yang Meneduhi Kota Bandung

kihujan bunderan

Catatan Adi Raksanagara, reporter dtn

DestinasiaNews - Yang saya sukai dari kota ini salah satunya adalah kehijauannya. Saya tumbuh di sebuah rumah yang tidak jauh dari Taman Cibeunying. Di masa kecil saya taman itu dihampari rumput hijau yang tebal dan diteduhi belasan pohon Ki Hujan di sekelilingnya. Ki Hujan atau Trembesi (Albizia merupakan pohon pohon besar dengan ketinggian bisa mencapai 20 meter dan kanopi daunnya bisa selebar tingginya.

20210825 083604

Pohon itu begitu tinggi dan batangnya besar, sedikitnya perlu 3 teman lagi untuk bisa melingkari batang Ki Hujan dengan lengan ketika itu. Di hamparan rumput itu bebaslah anak-anak bermain apa saja. Sekabola Itu pasti. Permainan lainnya juga aman dan nyaman di taman itu. Kalau tidak bermain, kita bisa mencari jamur yang bentuknya seperti di cerita Smurf itu. Jamurnya lalu ditumis.

Ada serunya. Taman Cibeunying di bagian selatan di tahun 60an suka digunakan untuk latihan “fying fox” tentara. Dulu sih suka disebut “Tentara Rinsil.” Tambang sebesar lengan dibentang menurun dari atas pohon Ki Hujan di sisi Jalan Taman Cibeunying Utara merendah ke batang pohon Ki Hujan di sisi Jalan Taman Cibeunying Selatan, menyebrang kali di tengah taman. Bentangan tambang itulah luncurannya. Tentaranya berpegangan ke selingkar tambang yang dibentuk angka 8. Latihan ini bisa jadi hiburan buat anak-anak, apa lagi jika ada tentara yang takut meluncur sampai terkencing-kencing. Tertawa kita melihatnya.

Ada kalanya para tentara itu lupa. Tambang peluncurnya tertinggal. Ini dia! Anak-anak di sekitar itu memang punya nyali juga untuk mencoba meluncur bergiliran seperti para tentara itu. Banyak yang bisa dengan gembira. Bahkan pernah juga disuruh pelatih untuk memberi contoh kepada tentara yang takut melakukannya. Anak-anak sih seneng aja melakukan hal itu. Lumayan berani, maklum mereka kebanyakan anak kolong, dan para bapak kolongnya juga tentara level perwira. Ada juga anaknya Kolonel Masturi, Bupati Bandung yang namanya diabadikan sebagai nama jalan di kawasan utara Bandung. Ya, para pelatih tentara itu juga mikir-mikir dulu kalau berbuat hal yang tidak menyenangkan kepada anak-anak kolong di situ.

Taman Cibeunying terbagi dua, dipisah oleh Jalan Ciliwung dan Jl Cihapit. Di tengahnya ada juga tegalan berbentuk segi tiga dengan 3 pohon Ki Hujan juga di situ, tepatnya di depan Bank NISP. Warga setempat menyebutnya “Bunderan” meski bentuknya tidak bundar. Di bunderan inilah banyak penjual jajanan seperti bajigur, rujak cuka, baso tahu, es sekoteng dan lain-lain. Di pengujung tahun 1960 bunderan ini jadi bertambah ramai dengan adanya pindahan pedagang loak dari ujung Jalan Pulo Laut. Setelah kepindahan pedagang loakan ini menjadikan bunderan semakin ramai dengan kehadiran tukang obat dan judi unyeng.

20210823 122457

Semua keramaian ini dibuat teduh dari terik matahari oleh rerimbun daun dari jejeran pohon Ki Hujan. Sekarang taman itu dihuni oleh pedagang tanaman hias di bagain utara dan pasar loak di bagian utara. Sekarang di paling utara ada taman dengan nama dikeren-keren, Cibeunying Park. Taman Cibeunying aja napa? Di taman itu dulu terdapat kubangan lumpur yang biasa dipakai berendam kerbau sesusai membajak sawah di sekitar gedung Telkom Jalan Japati sekarang.Tapi syudahlah, saya memang bukan mau cerita taman, tapi pohonnya itu yang juara.

Tak banyak wilayah Kota Bandung yang memiliki khas pohon-pohon besar seperti Ki Hujan ini. Pohon Ki Hujan ini dalam setahunnya mampu menyerap CO2 sebanyak 28,5 ton. Artinya, sekian puluh ton juga dalam setahun pohon ini menyediakan oksigen bagi manusia, selain dedaunnya yang membentuk kanopi selebar 20 meter meneduhi kita.

Sekarang ini saya sudah pindah rumah ke kawasan Antapani Lama. Rupanya di sini juga ada pohon Ki Hujan. Selama puluh tahun tinggal di sini baru satu pohon ini yang saya ketahui keberadaannya di Antapani. Letaknya di ujung gang di samping masjid Al Barokah, tak jauh dari tempat tinggal saya sekarang. Kondisinya memang menyedihkan. Ki Hujan yang satu ini tumbuh di hamparan beton dan terjepit di antara perumahan padat. Tidak seperti di dekat rumah saya dulu di seputar Taman Cibeunying itu, di bawah Ki Hujan terhampar rumput dan tegalan yang luas tempat anak-anak bermain.

Ki Hujan yang ada di Kota Bandung adalah hasil tanam para pemimpin Bandung terdahulu di jaman Kolonial Belanda pastinya. Bupatinya yang dulu juga dikenal sangat sadar lingkungan. Karena mereka jualah Bandung berhawa sejuk, penuh ruang terbuka hijau. Sekali mereka diangkat, tutungkusan lingkungan hidupnya masih bermanfaat sampai sekarang setelah puluh bahkan ratus tahun kemudian. Kala itu pimpinan kota memang orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan, kemauan dan harapan jauh ke depan. Bukan orang-orang rujukan parpol yang hanya bisa bekerja sebatas periode lima tahunan, seperti sekarang . Tentang yang itu mah menyedihkan, ya.dtn.-

kihujan saparua


emgz2

Artikel lain...

FK-TANI Siap Dukung dan Kawal Produksi Nasional Jagung via Sumedang, Target Mandiri Tahun 2025

FK-TANI Siap Dukung dan Kawal Produksi Nasional Jagung via Sumedang,  Target Mandiri Tahun 2025

destinasiaNews – Kunjungan rombongan pengurus DPP (Dewan Pimpnan Pusat) FK-TANI (Forum Komunikasi Tani & Nelayan Indonesia) untuk kesekian-kalinya, pada Rabu,...

Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat Temui Ceu Popong: Kami Harus Berguru …

Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat Temui Ceu Popong: Kami Harus Berguru …

destinasiaNews – Ketua DPRD Jawa Barat Brigjen TNI (Purn) Taufik Hidayat, S.H.,M.H., pada 4 Januari 2022 berkunjung ke kediaman mantan...

Dankodiklatad beserta Ketua Persit KCK PG Kodiklatad hadiri Ganesha The Wedding, Intimate Wedding Showcase

Dankodiklatad beserta Ketua Persit KCK PG Kodiklatad hadiri Ganesha The Wedding, Intimate Wedding Showcase

destinasiaNews - Toha Kodiklatad atau yang dikenal dengan Gedung Kologdam merupakan bangunan bersejarah berlokasi strategis dan memiliki daya tarik tersendiri,...

Akhirnya, BRI Pusat Tanggapi Tuntutan Nasabah BRI Bandung Kopo

Akhirnya, BRI Pusat Tanggapi Tuntutan Nasabah BRI Bandung Kopo

destinasiaNews - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk., akhirnya menanggapi tuntutan Nasabah BRI Bandung Kopo bernama Revki  A. Maraktiva yang...

PAW Kepengurusan di DHC BPK 45 Kota Bandung

PAW Kepengurusan di DHC BPK 45 Kota Bandung

DestinasiaNews - Dalam upaya meningkatkan peran dan tupoksi Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (BPK45) khususnya sosialisasi Jiwa Semangat Nasionalisme 45, Pengurus...

Pengunjung

08125622
Hari ini
Kemarin
461
5999