Destinasi Wisel Ala Centrum Million Balls

CMB1

destinasiaNews - Setelah sukses meracik destinasi wisata selfie (wisel) Rabbit Town. Satu lagi, Kagum Group menyulap bangunan heritage kolam renang Centrum peninggalan kolonial Belanda tahun 1920-an, menjadi destinasi wisata dengan atmosfer wisel, bernama Centrum Million Balls. Terletak di jantung kota Bandung tepatnya Jalan Belitung Nomor 10.

Pada awalnya bangunan heritage Centrum yang saat itu dikenal dengan kolam renang Tirtamerta atau Pemandian Centrum, pernah beroperasi menjadi Restoran The Centrum (11/11/2011), digunakan sebagai venue untuk Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE), Dining and Wedding. Interiornya bernuansa kapal pesiar kelas strar cruise, namun demikian renovasinya tanpa mengubah bentuk asli bangunannya, masih dalam manajemen Kagum Group, lalu kemudian bertransformasi menjadi wahana destinasi wisel Centrum Million Balls dan resmi di buka untuk umum sejak Kamis, 26/7/2018.

Opening Ceremony diawali dengan pemotongan nasi tumpeng dan gunting pita yang dilakukan oleh pemilik wahana Centrum Million Balls, Resti Stephanie Husada, disaksikan manajemen Kagum Group dan para tamu undangan lalu kemudian di lanjutkan dengan showing ke beberapa spot wahana selfie yang berada di lantai dua Wahana Centrum Million Balls. Pada acara tersebut dihadiri, Presdir Kagum Group Henri Husada, Creative Director Kagum Fashion, Resti Stephanie Husada dan jajaran manajemen Kagum Group serta tamu undangan lainnya.

CMB3

Kehadiran gadget berbasis android dan trend berpoto selfie di jaman now, inilah yang menjadikan dasar menangkap peluang bisnis wisel bagi sang kreator berparas cantik yang tak lain adalah putri kedua big boss Kagum Group, Resti Stephanie Husada yang akrab disapa Resti.

Menurut Resti, wahana wisel Centrum Million Balls ini merupakan yang kedua setelah beroprasinya Rabbit Town yang belokasi di Jalan Rancabentang 30 Ciumbuleuit Kota Bandung pada 23/2/2018 lalu. Memiliki 12 spot wisel, dirancang untuk keluarga dan dikhususkan bagi kaum muda milenia kekinian untuk ber-refreshing. Ikon utama Centrum Million Balls adalah kolam mandi bola super big pool, pertama dan terbesar di Indonesia. “Nah kalo Rabbit Town ikon utamanya adalah 88 tiang beton raksasa (love light)”, terang Resti saat ditemui destinasiaNews.com usai peresmian Centrum Million Balls.

Hal senada disampaikan Nabila Dwi Khoirunnisa, Marketing Komunikasi wahana Centrum Million Balls, sesuai dengan namanya The Big Pool Party Million Balls, kolam yang luasnya 560 meter persegi ini diisi satu juta bola plastik berwarna orange sebesar bola tenis, juga difasilitasi papan luncur berbahan plastik. Selain itu, tersedia kolam mandi bola bagi anak-anak berukuran 12 meter persegi namun bolanya lebih kecil dan warna warni, ujar Nabila sapaan akrab Nabila Dwi Khoirunnisa, saat ditemui para awak media disela-sela kesibukannya menerima tamu undangan.

CMB2

“Selain ber-selfie ria di kolam mandi bola, di wahana ini tersedia 10 spot unik lainnya untuk dijadikan latar ber-selfie ria antara lain : Secret Door, Avocado Shake, Boba Shop, Yellow Bubble Shower, Story of My Life, Butter Pocorn, French Fries, Disco Darling, Strawberry Cheese Cake dan Choko Sundae”, kata Nabila

Usai ber-selfie ria di beberapa spot, para pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman (mamin) ala cafe de Piri dengan harga terjangkau mulai Rp.26 ribu serta wisata belanja fashion dan buah tangan atau merchadise ala Centrum Million Balls, ujar Nabila

Tiket masuk ke wahana ini dipatok Rp. 80 ribu per orang untuk weekday dan Rp. 100 ribu per orang untuk weekend, buka setiap hari, Senin-Minggu, pukul 09:00 – 20:00 WIB. kata Nabila menambahkan

CMB

“Bagi para pengunjung tidak usah khawatir dengan barang bawaannya, untuk kenyamanan dan keamanannya, pihak manajemen Centrum Million Balls telah menyediakan ratusan locker dan kaos kaki (untuk masuk kolam mandi bola)bagi yang membutuhkannya dan tidak dipungut biaya lagi”, tegas Nabila.

“Tentu saja keberadaan wahana wisel ini, menjadi aset destinasi wisata bagi Jawa Barat khususnya Kota Bandung, dan harapannya semoga menjadi salah satu tujuan destinasi wisel favorite yang wajib dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara”, pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment

Disbudpar Kota Bandung Berkolaborasi Dengan C59 Gelar Soft Launching Bandung Creative Belt

belt

destinasiaNews– Kota Bandung yang dinobatkan sebagai Kota Kreatif pada tahun 2015 lalu, oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization- UNESCO), merupakan salah satu daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia khususnya Jawa Barat yang memiliki magnit tersendiri bagi wisatawan lokal maupun mancanegera, selain hawanya sejuk dan panorama yang indah, Kota Bandung memiliki beberapa spot destinasi wisata menarik antara lain, wisata tematik Gedung Merdeka, fashion, kuliner, seni budaya, heritage, hiburan, industri sepatu Cibaduyut dan lainnya.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, dalam upaya mendongkrak dan mengembangkan destinasi pariwisata industri kreatif tematik, pihaknya berkolaborasi dengan PT Caladi Lima Sembilan (C 59) menggelar Soft Launching Bandung Creative Belt dan Produk Kreatif Cigadung, berlangsung di Aula Serbaguna C 59 Jalan Cigadung Raya Timur Bandung, Kamis, 28/6/2018.

Menurut pantauan destinasiaNews.com, acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung Tris Avianti, Owner C 59 Marius Widyarto (Wiwied), Camat Cibeunying Kaler, Drs. H. Maman Rohman, M.Si. dan para tamu undangan lainnya.

Kadisbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari, S.Sos., MA., mengatakan, usai diresmikannya Bandara Internasional Kertajati, Kota Bandung ini harus ada disversifikasi untuk produk-produk pariwisatanya karena ini nantinya akan banyak lagi kompetitor.

belt4

Hal ini harus segera diantisipasi dan mempromosikan paket-paket wisata yang bisa dijual kepada wisatawan lokal maupun mancanegara untuk tetap datang ke Kota Bandung. Selain itu juga diperbanyak Paket Wisata Inbound yang dijual oleh Travel atau Biro Perjalanan Wisata, bukan sebaliknya menjual outbound untuk mengajak warga Bandung pergi ke luar negri, kata Kenny sapaan akrab Kenny Dewi Kaniasari.

Salah satu upaya Disbudpar Kota Bandung meningkatkan inbound tourism dengan melakukan diversifikasi, yaitu penyusunan pola-pola wisata yang nantinya menjadi referensi bagi para Tour Operator yang tergabung di ASITA(Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies), kata Kenny

Tour Operator tidak hanya menjual paket “mainstream”, seperti, Museum KAA, Museum Geologi, Cihampelas atau Gedung Sate saja, melainkan ada tempat menarik yang belum diketahui wisatawan lokal maupun mancanegara seperti Kawasan Cigadung yang memiliki industri kaos C 59, rumah produksi Batik Hasan, Batik Komar, Galery Rosyid, Dago Golf dan lainnya. Untuk itu melalui program Bandung Creative Belt ini, institusinya terus bereksplorasi dan bekerjasama dengan para pengusaha yang sudah ada di daerah Cigadung, ujar Kenny

belt2

“Sebetulnya banyak perusahaan yang sudah tumbuh di Cigadung ini, seperti C 59 yang berdiri sejak tahun 1980-an. Namun selama ini mungkin belum terasa perhatian dan dukungan dari pemerintah. Nah saatnya sekarang kita dukung dijadikan satu, melalui ‘belt’ ini, untuk dipromosikan dan dikemas menjadi suatu paket wisata yang baru”, Jelas Kenny

“Program Disbudpar Kota Bandung selanjutnya, akan menggali potensi wisata Kota Bandung yang berada di kecamatan-kecamatan selain Kecamatan Cibeunying Kaler dan creative belt ini akan di kembangkan di 29 Kecamatan Kota Bandung, sehingga 30 Kecamatan di Kota Bandung akan memiliki destinasi wisata yang beragam,” tegasnya

Hal senada disampaikan Tris Avianti, Kabid Ekonomi Kreatif Disbudpar Kota Bandung, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler merupakan prototype Bandung Creative Belt, yang nantinya akan dikembangkan di wilayah lainnya. “Alhamdulillah di Cigadung sudah kompak, yang utama ada komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan. Meskipun masih ada pekerjaan rumah ke depan. Bagaimana terus menggali potensi wisata yang ada di Cigadung untuk dijadikan data base dan disambungkan menjadi paket-paket wisata. Insya Alloh dalam satu tahun ke depan bisa selesai di 30 kecamatan yang terbagi dalam 15 ‘belt’, akan terus dikembangkan,” kata Tris.

belt3

“Kami optimis dengan kolaborasi ini, hal itu tidak terlepas dari dukungan dan kerjasama dengan para akademisi, pebisnis, pelaku, komunitas, pemerintah serta media. “Peran media sangat membantu untuk mewartakan, mempublikasikan, mempromosikan wisata industri kreatif dijadikan destinasi pawisata yang bisa mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara,” tegas Tris menambahkan

Owner C 59, Marius Widyarto yang akrab disapa Wiwied, mengapresiasi dan menyambut baik atas kolaborasi ini yaitu Soft Launching Bandung Creative Belt. Menurutnya Disbudpar Kota Bandung memiliki itikad baik, jelas Wiwied.

“Kami akan selalu mendukung mensukseskan kegiatan Bandung Creative Belt ini,” pungkasnya. (HRS/dtn)

Add a comment

Petualangan anak Rumah Bermain Jejak Kecil di Indo Wisata Permata

IWP JEJAK KECIL 1destinasianews - Rumah bermain jejak kecil yang beralamat di Jl Bukit Dago Utara I No. 13 kini berpetualang bersama anak anak yang lucu di Tempat Wisata Edukatif Indo Wisata Permata (IWP) untuk bermain sambil mengenal pembuatan berlian.

hadir dalam acara ini, Manajer Public Relations Indo Wisata Permata (IWP) Dian Permatasari, dan Koordinator Lapangan Rumah Bermain Jejak Kecil Mila Yulianti.

ini terungkap saat acara Field Trip ke Indo Wisata Permata bertajuk Twinkle in the Diamond, Selasa, (18/4/2017), di Indo Wisata Permata (IWP) di Citra Green Dago Blok N 1-10 Bandung.

“inti kegiatan di Indo Wisata Permata (IWP) yaitu, anak-anak dari Rumah Bermain Jejak Kecil akan mencari semacam berlian di tiga station,” kata Manajer Public Relations Indo Wisata Permata (IWP) Dian Permatasari, “Kemudian anak-anak akan menukarkan berlian tersebut ke gambar tokoh Paman Sam yang ada di karton dengan sebuah apel yang terbuat dari Playdough,” ungkapnya.

IWP JEJAK KECIL 5“Alat peraga bermain yang dipakai anak-anak sangat aman, karena menggunakan kertas, lem, gunting plastik,pisau plastik, talenan, keranjang, dan tanah,” kata Dian.

“Nantinya setelah bermain menempel kertas, anak-anak akan bermain menggali tanah di dalam keranjang untuk mencari semacam berlian yang terbuat dari Waterbeads,” pungkas Dian.

Sebagai Koordinator Lapangan Rumah Bermain Jejak Kecil Mila Yulianti mengatakan, Rumah Bermain Jejak Kecil berlokasi di jalan Bukit Dago Utara I No.13, “Kami merupakan kelompok bermain, jadi setiap harinya anak dan orang tua yang datang ke tempat kami berbeda-beda,” ungkap Mila.

Lebih lanjut Mila mengatakan, kegiatan di Rumah Bermain Jejak Kecil setiap minggu berbeda-beda, “Setiap bulannya berbeda tema juga,” kata Mila.

Mengenai kunjungan Rumah Bermain Jejak Kecil ke Indo Wisata Permata (IWP), Mila mengatakan, pihaknya membawa 25 anak beserta orang tuanya, “Seminggu ini selama empat hari yaitu, Selasa, Rabu, Sabtu, dan Minggu, kita akan membawa anak-anak ke IWP,” kata Mila.

IWP JEJAK KECIL 2“Tanggapan orang tua sejauh ini sangat senang anaknya bermain di IWP, karena anak-anak mereka bisa bermain sambil belajar serta bersosialisasi,” kata Mila.

“Kami memilih IWP karena Rumah Bermain Jejak Kecil tahu IWP merupakan salah satu tempat wisata edukatif yang ada di kota Bandung,” tegas Mila.

Mengenai permainan yang dimainkan di IWP, Mila mengatakan, ada empat permainan yang dimainkan, “Diantaranya permainan eksplorasi, dan mengenal warna primer seperti biru, merah dan kuning,” ujar Mila.

“Selain itu ada permainan menggali tanah yang di dalamnya ada bebatuan warna-warni mirip Diamond,” kata Mila, “Ada juga permainan menggunting dan menempelkan kertas ke gambar Diamond, yang hasil karyanya bisa dibawa pulang oleh anak-anak,” ungkap Mila.

“Target yang kita inginkan dari kegiatan ini adalah, anak- anak usia 2 hingga 4 tahun mampu mengenal warna, dan yang penting mengenalkan pembuatan diamond kepada anak sambil bermain,” pungkas Mila.

Tentang Indo Wisata Permata

IWP JEJAK KECIL 4Konsep IWP adalah edukasi, dan diperuntukan untuk semua kalangan, target pengunjung IWP mulai dari anak kecil sampai dewasa, dan menengah bawah hingga menengah ke atas. Harga berlian di IWP bervariasi dan sesuai standarisasi dari Amerika, karena berlian di IWP menggunakan sertifikat dari Gemological Institute of America (GIA).

Harga berlian di IWP terjangkau, karena IWP menyediakan juga berlian seharga satu jutaan dengan kualitas yang tetap terjaga. Selain mendapatkan pengetahuan mengenai berlian, pengunjung dapat makan dan minum di Skylight Cafe Resto & Lounge yang berlokasi di IWP. (SA/Dtn)

IWP JEJAK KECIL 3

Add a comment

Aris, Kreator Miniatur & Odong-odong Bandros Butuh Perhatian: Pesanan Banyak, Akses Cekak

ARIS 1DestinasiaNews– Nama Aris Mujiyono (36) dalam kaitanmascot kepariwisataan bus Bandros (Bandung tour on the bus) di kota Kembang Bandung. Utamanya, sejak Walikota Ridwan Kamil manggung, sebentar pernah mencuat – lamanya, justru tenggelam! Ia yang hanya lulusan SMA, melanjut kuliah di Unikom hingga semester 3 tahun 2006 di prodi Desain Grafis, pada Desember 2016 – ditemukan sedang mendorong odong-odong miniatur Bandros berisikan para balita di kawasan pemukiman padat Cicadas Bandung.

  

Namanya pernah mencuat ke permukaan kala Ia memberanikan diri membuat miniatur imut-imut Bandros berdimensi  - panjang 18 cm, lebar 5 cm, tinggi 10 cm berbahan art paper 260 gram -  sekitar tahun 2014-an memberanikan mengontak pengelola bus Bandros.”Disodorkan miniaturnya mereka senang dan menjanjikan akan memfasilitasinya. Sayang hingga sekarang tak ada kabarnya?”, kata Aris kala ditemui sedang memberi oli ke ban odong-odong Bandros yang sedang di parkir di Cicadas. “Daripada menunggu tak ada juntrungannya, mending bikin odong-odong Bandros. Dorong saja kemana pun mau. Terkadang di Monju, atau keramaian lainnya”.

 

Berkisah, bila Aris memuat balita penumpangnya di sekitar Monju (Monumen Perjuangan - red), yang sibuk justru para orang tua – mereka mengabadikan anak-anaknya. Itu berlangsung di hari Minggu atau libur. “Kalau saya punya modal, bikin miniaturnya. Biar Bandros bisa dibawa pulang”, urainya yang sejak tak bisa meneruskan kuliahnya, lalu menikah dengan satu anak kini, tinggal bersama keluarga istri, membuka usaha desain sendiri, bekerja keluar- masuk di berbagai bidang, salah satunya interior:”Waktu bekerja menggarap interior bikin kitchen  set di sebuah apartment . Berharap untung, malah rugi alias jeblok dan kapok weh berpartner sama kawan …”.

 

Hilang Motor  

 

Perihal miniatur bus Bandros, pernah sekali tempo dipasarkan melalui situs perdagangan, alhasil karena tak ada dana cukup buat modal kerja plus penguasaan dagang melalui dunia internet tak sepenuhnya dikuasai, akhirnya putus di jalan . “Padahal yang memesan sudah banyak dari berbagai tempat di Indonesia. Tetapi, saya kan tak begitu paham soal cara dagang baru. Akses saya cekak”, begitu keluhnya.

 

Terpulang untuk penilaian sesaat, Aris ini punya potensi “rajin mengulik aneka miniatur”, namun kekurangannya akses permodalan, manajerial, dan kepercayaan diri masih harus dipompa.”Betul, seperti itu. Saya banyak yang meminta untuk mengembangkan miniatur dan odong-odong Bandros di beberapa mall, tetapi caranya, bagaimana? Takut, tertipu lagi”,  ujarnya lagi yang masih merasakan trauma –“ Waktu berpartner sama teman menggarap kitchen set, malah motor satu-satunya terjual, hilang …”.

 

Melalui media ini Aris berpesan dengan sedikit malu-malu – “Sok atuh bantu saya kembangkan miniatur untuk souvenir wisata di Bandung. Say amah siap bermitra sekarang, asal cincay …”, begitu pungkasnya. Ada hasrat? (HS/SA/dtn)

Add a comment

Indo Wisata Permata, Edu Wisata “All About Berlian” Bertaraf Dunia

IWP 1 CopyDestinasiaNews – Nah ini dia, Indo Wisata Permata (IWP) – sebuah upaya demi mengisi liburan akhir tahun bersama keluarga atau kerabat. Topiknya, membahas kekayaan Indonesia dalam konteks sumber daya alamnya - tidak pemah habis. Salah satu lokasi kekayaan alam yang ada di Indonesia di bidang pertambangan, berada di Kalimantan - Banjarmasin sebagai penghasil permata. 

 

Nah lagi, berminat melihat keelokan lokasi tambang dan kekayaan alamnya yang aduhai itu - tak usah jauh-jauh ke Banjarmasin Kalimantan. Kini, mari beranjak saja ke kawasan Komplek Citra Green Blok N. No. 1 – l0 di kawasan sejuk Bandung Utara. Lokasi ini dapat ditempuh hanya dengan menyusuri Jalan Dago – di sinilah lokasi IWP itu berada. Intinya, IWP menawarkan wisata edukasi bagi pecinta batu permata, khusus berlian.

 

Aduhainya pembaca, IWP mengusung konsep wisata edukasi dengan cara mengajak pengunjung melihat langsung proses pembuatan batu mulia menjadi berlian benilai tinggi. Berlian berkilap ini, bahannya dari Kalimantan, dijamin berkualitas terbaik yakni excellent. 

 

Terobosan dan nuansa baru yang belum penah ada di benua Asia, semoga memantik kita – kawasan sebagai pilihan utama berwisata di Kota Bandung. Penasaran, bagaimana melihat proses pembuatan berlian excelent itu? Praktiknya, pengunjung cukup membeli voucher senilai 50.000 rupiah. Voucher ini bisa ditukar dengan menikmati hidangan di skylight cafe, resto & lounge.Menarik kan?

IWP 2 CopyMenurut Manager Marketing IWP, Roy Anton Chandra, kala ditemui para pewarta Rabu, 21 Desember 2016 target omzet IWP per bulan mematok di angka Rp.3 miliar - “Namun fluktuasi harga berlian cukup lama yaitu sekitar 3 bulan, berbeda dengan emas yang perubahan harganya lebih cepat.”

Lebih lanjut Roy katakan perihal wisata “berlian” yang khas ini:“Prospek dunia berlian sangat menjanjikan, meskipun fluktuasi harganya tidak secepat emas.” Yang dimaksud kekayaan alam dan bahan tambang berprospek cerah di negara kita yang spesial ini, dan belum banyak digali dengan baik- “Sebaiknya, hadirlah di tempat kami. Kita bicarakan all about berlian Indonesia yang berkualitas unggul di dunia, sambil berwisata tentunya”, lanjut Roy sambil menunjukkan sejumlah fasilitas wisata seperti Cafe,’ Resto, Grill & Bar, serta Gallery Perhiasan.

 

Wisata Edukasi Berlian 

 

Indo Wisata Permata memperlihatkan proses pembuatan berlian pertama di Indonesia, berkonsep wisata edukasi bagi semua khalayak. Menawarkan terobosan dan nuansa baru yang belum pernah di perlihatkan di benua Asia. 

IWP 3 CopyIWP 4 CopyRasa penasaran dan keingintahuan yang mendalam membawa lndo Wisata Permata salah satu pilihan utama berwisata di Kota Bandung baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Indo Wisata Permata juga memperlihatkan proses-proses pembuatan diamond dari rough diamond (intan) yang masih belum berbentuk menjadi diamond. Gambar diatas menggambarkan bentuk rough diamond kemudian dipotong dengan mengggunakan laser dan setelah melalui proses auto blocking menghasllkan diamond dengan presisi yang sempurna. 

 

Gallery Perhiasan 

 

Mahakarya perhiasan ditampilkan di gallery lndo Wisata Permata, dengan bentuk yang berbeda menampilkan kemewahan dan keindahan bagi insan yang memandangnya. Harga yang bersaing dan jaminan kualitas adalah benefit yang diberikan IWP kepada customer. Galery lndo Wisata Permata juga menampilkan beragam gemstone yang unik serta Diamond bersertiflkat GIA (Gemological Institute of America). 

IWP 5 CopyIWP 6 CopyManajer Public Relations IWP Dian Permatasari mengatakan, anak sekolah dan wisatawan yang berkunjung ke Indo Wisata Permata (IWP) akan mendapatkan ilmu tambahan tentang berlian, karena pengunjung IWP ketika masuk akan disodorkan pengetahuan tentang kekayaan alam Indonesia.

“Pengunjung yang datang akan melihat langsung bagaimana proses pembuatan berlian hingga memiliki nilai jual yang tinggi,” kata Dian, “Selain itu, pengunjung dapat melihat proses pengerjaan sebuah berlian menjadi anting, cincin, kalung,” ujarnya.

“Pengunjung ketika memasuki area wisata berlian IWP dapat membeli voucher seharga Rp.50 ribu, dan voucher tersebut dapat ditukar dengan makanan atau minuman di Skylight cafe yang berlokasi di IWP,” kata Dian, “Bahkan voucher dapat juga digunakan untuk potongan harga saat membeli berlian,” pungkasnya.

Skylight Cafe Resto Grill & Bar 

IWP 7 CopyIWP 8 CopySkylight, satu tempat yang menyajikan sekaligus 3 konsep bersantap makanan ala Cafe,’ Resto dan Grill & Bar. Skylight menyajikan berbagai makanan dan minuman terbaik tercipta dari tangan-tangan handal chef berpengalaman serta pelavan yang santun. Nikmatnya hidangan juga menyatu dengan udara dago yang asri dan sejuk 

IWP 9 CopyNikmati dan temukan pengalaman yang tidak terlupakan menikmati .sajian makanan dan minuman istimewa Skylight dengan sajian Western, Indonesian, Pizza & Pasta dan premium coffee yang diolah dari' mesin pembuat coffee terbaik, serta racikan makanan minuman Iainnya dari chef dan barista Skylight. Skylight Juga Menyediakan meeting Room, tempat untuk acara Gathering, Birthday Party atau Private Party hingga untuk kumpul keluarga dan arisan. (SH/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

Puluhan Artis Bandung Save Lombok – From Bandung With Love

destinasiaNews -Elemen warga yang tergabung pada “Musisi Bandung”, berencana membikin dompet khusus terkait bencana gempa bumi yang melanda Lombok pada...

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat Tegaskan KONI Jabar untuk Kembali pada Konstitusi

Destinasianews – Forum Penyelamat Olahraga (FPOR) Jawa Barat gelar konferensi pers di Kawasan Ekowisata Alam Santosa, Pasir Impun, Kabupaten Bandung,...

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit - Ini Pertimbangannya …

Lagi, Pemilik Grand Asia Afrika Residence ‘Keukeuh’ Menolak Pailit  - Ini Pertimbangannya …

destinasiaNews – Kabar teranyar dari kesepakatan di antara konsumen Grand Asia Afrika Residence(GAAR) Bandung yang tergabung dalam wadah Paguyuban Konsumen...

Semarak Clients Gathering Jakarta Bersama ibis Bandung Trans Studio

Semarak Clients Gathering Jakarta Bersama ibis Bandung Trans Studio

destinasiaNews– Dalam upaya memberikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para kliennya, ibis Bandung Trans Studio, menggelar acara Clients Gathering...

Pengunjung

02335702
Hari ini
Kemarin
207
3196