Jetrada BPNB Jabar 2017, Menelaah Tradisi dan Ekspresi Budaya Masyarakat Lampung (Bagian 2)

Jetrada 2017 2 DSC 0529Destinasianews – Sejumlah perempuan muda tengah menari di depan Lamban Dalom Rumah Adat Kebandaran Marga Balak Lampung Pesisir, Bandar Lampung, Jumat (5/5/2017). Di pagi yang cerah itu mereka menampilkan Tari Siger Pengunten untuk menyambut rombongan Jejak Tradisi Daerah Balai Pelestarian Nilai Budaya Jawa Barat (Jetrada BPNB Jabar) 2017 yang berkunjung ke Masyarakat Negeri Olok Gading, Kecamatan Teluk Betung Barat.

 

Apa yang dilakukan di sana? Ya, tentu saja hendak Mengenal Tradisi dan Ekspresi Budaya Masyarakat Lampung dari banyak aspek.

 

Mewakili tokoh atau sepuh adat, rombongan diterima secara adat oleh Saibatin Penyimbang Adat Negeri Olok Gading H Zainudin Hasan bergelar Karya Bangsa Ratu dan Johan Purpa Syahputa bergelar Pangeran Jaya Negara. Acara penyambutan dan ramah tamah digelar di Lamban Dalom. Tak lama memang acara itu berlangsung. Namun penyambutan dan penerimaan dari tuan rumah begitu hangat dan penuh kekeluargaan.

 

Selanjutnya, para peserta melakukan kajian atau meneliti sesuai dengan fokus telaah kelompok masing-masing. Peserta siswa nampak demikian antusias menggali informasi seperti melakukan wawancara dan tanya jawab. Dalam proses itu, masing-masing kelompok dipandu narasumber masyarakat adat setempat. Salah satunya Diandra Natakembahang—adoq batin budaya marga, yang memaparkan perihal arsitektur Lamban Dalom.

 

Menurut dia, rumah adat Lampung atau lamban secara umum berbentuk panggung dengan bagian ruangan tertentu yang punya sebutan dan fungsi masing-masing. Diandra memaparkan, tipikal rumah adat lampung pada dasarnya diklasifikasikan berdasarkan hierarki seseorang di dalam adat, yaitu kediaman dari kepala adat Saibatin dan Penyimbang atau kediaman warga dan masyarakat adat lainnya.

 

Lamban Dalom yang dikunjungi rombongan peserta adalah bangunan tradisional yang dibuat Ibrahim Gelar Pemuka ketika dia mendirikan Kampung Negeri. Bangunan terbuat dari kayu dengan siger besar di atasnya. Dalam proses penggalian data di lapangan, nampak peserta di setiap kelompok aktif dan antusias.

 

Seperti halnya Feriyanto, Siswa SMAN 1 Kasui, Lampung. Meski dia penduduk Lampung, tetapi berkunjung ke Lamban Dalom Rumah Adat Kebandaran Marga Balak Lampung Pesisir, Bandar Lampung, baru kali pertama saat Jetrada ini.

 

Jetrada 2017 2 DSC 0582Dia pun memberi kesan. “Dapat kesempatan ikut Jetrada tentu senang ya. Banyak hal yang kami tahu seperti sejarah rumah adat Lamban Dalom dan mengenal arstekturnya. Selain itu saya dapat bertemu banyak teman dari berbagai daerah,” kata Feriyanto, anggota kelompok 7 yang khusus mengkaji Sistem Teknologi Tradisional dengan fokus telaah pada arsitektur Lamban Dalom.

 

Selain kajian Sistem Teknologi Tradisional, ada pula kelompok yang mengkaji perihal Sistem Kemasyarakatan atau Organisasi Sosial dengan fokus telah sistem kepemimpinan, Religi dan Sistem Kepercayaan dengan fokus telaah upacara penobatan penyimbang adat, Kesenian dengan fokus telaah Tari Bedana, dan Sistem Pengetahuan dengan fokus telaah pengobatan tradisional.

 

Kemudian, ada juga kelompok yang meneliti Religi dan Sistem Kepercayaan dengan fokus telaah upacara kehamilan, kelahiran, khitan, perkawinan dan kematian. Kajian lainnya adalah kesenian dengan fokus telaah Tari Siger Penguten.

 

Kajian dan telaah budaya di Rumah Adat Kebandaran Marga Balak Lampung Pesisir berakhir hingga siang hari. Di akhir kegiatan sejumlah peserta bahkan berkesempatan turut menampilkan Tari Bedana—tarian adat Lampung yang menjadi fokus telaah salah satu kelompok peserta siswa. Kajian selanjutnya dilakukan di Museum Negeri Provinsi Lampung “Ruwa Jurai”. (IA/dtn)*


emgz2

Artikel lain...

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

50 Pasang Penyanyi Jalanan Nikah Masal di KODIKLAT TNI AD

destinasiaNews, Acara pernikahan  masal sebanyak 50 pasangan pengantin yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) Kota Bandung melakukan akad nikah...

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

M Ridwan & H Muhammad Harris,Pastikan Maju di Jalur Independen ke Pilbup Bogor 2018

  destinasiaNews - Tokoh Pemuda Bogor, M Ridwan kala diajukan pertanyaan mendasar -Sudah mantapkah Anda maju melalui jalur independen di...

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

Eka Santosa, Politisi Senior - Malu Kalau Pengurus Partai “Oon”

    destinasiaNews- Senior Eka Santosa yang sejak Juni 2017 didaulat sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, saat Halal Bil Halal &...

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Di Menit Terakhir Yossy Irianto Coba Kesempatan Perahu Demokrat Untuk Maju Pilwalkot Bandung

Destinasianews – Yossy Irianto Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Bandung datang di menit terakhir untuk menyerahkan berkas pendaftaran penjaringan bakal calon...

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Ruli Hidayat Daftar Jadi Walikota Bandung

Destinasianews.com – Ruli Hidayat, Cicit dari pahlawan nasional, H.O.S Tjokroaminoto resmi mengembalikan berkas persyaratan sebagai kandidat bakal calon Walikota Bandung...

Pengunjung

01520099
Hari ini
Kemarin
924
1626