“Gautama, Ayo Ikut Mencari Kapten Solihin!”

Ihin

DestinasiaNews - Nama Solihin Gautama Purwanegara di Indonesia lebih dikenal dengan nama Solihin GP, seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dengan pangkat terakhir Letnan Jendral. Setelah menjabat Gubernur Jabar periode 1970-1975, namanya semakin akrab di masyarakat dengan panggilan Mang Ihin.

Nama belakangnya memang mencirikan nama keluarga yang berasal dari Pasundan, dan ternyata memang dia kelahiranTasikmalaya, Jawa Barat 21 Juni 1926. Namun, nama tengahnya, Gautama, seperti tidak menggambarkan kesundaannya. Rupanya nama tengahnya itu punya kisah tersendiri.

Di masa Perjuangan Revolusi Solihin muda sudah berpangkat Kapten. Iya, Kapten Solhin. Dalam tugas penyamarannya sebagai tentara, Kapten Solihin menggunakan nama Gautama, mengaku bekerja sebagai juru tulis di Desa Tawang Banteng.

Suatu ketika Belanda mendapat laporan intelnya bahwa Kapten Solihin sedang berada di Gunung Galunggung. Mereka langsung mengirim satu peleton pasukannya dari Bandung untuk menangkap Kapten Solihin dengan penunjuk jalan Inlichtengen Dienst (ID) orang Indonesia. Yang tidak diketahui Belanda kala itu, “intel Belanda’ ini sebetulnya pro Republik yang hingga sekarang belum diketahui siapa namanya.

MANG IHIN 2

Maka terjadilah, ketika mereka menjumpai Kapten Solihin, “intel Belanda” itu langsung memerintah Kapten Solihin, “Gautama, ayo ikut kami mencari Kapten Solihin!”

Apa boleh buat, untuk menjaga penyamarannya Gautama dadakan itu menurut dan ikut dalam pencarian Belanda untuk menemukan dirinya sendiri. Jelas, sepanjang perjalanan Kapten Solihin merasa tegang, tapi untuk menghilangkan rasa tegangnya Gautama menganggap ini sebuah jalan-jalan saja. Pencarian ini tentu saja berakhir dengan nihil. Pencarian dihentikan setelah “Intel Belanda” itu mengatakan bahwa yang namanya Kapten Solihin itu suka berpindah-pindah tempat.

Pasukan Belanda pun kembali ke Bandung. Sebelum meninggalkan Gautama mereka menghadiahi segelas susu sebagai tanda terima kasih sudah mau bersama-sama mencari Kapten Solihin. Mengenang kejadian itu, kadang-kadang saya tersenyum sendiri karena geli,” kata Mang Ihin, seperti yang dikisahkannya di buku “The Trouble Shooter, 80 Tahun Solihin GP.”

Jadilah nama samaran itu sebagai nama tengah hingga kini karena keberkahan nama Gautama yang ketika itu menyelamatkan nyawanya.

Saat tulisan ini dibuat, Mang Ihin masih sehat walafiat dalam usia 93 tahun. Bahkan pada tanggal 10 September lalu Letjen TNI (Purn) Solihin Gautama Purwanegara berkenan hadir dalam perayaan memperingati 18 tahun Dewan Pemerhati Kehutanan & Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS) yang didirikannya. (ar/foto: dpklts/dtn).-


emgz2

Artikel lain...

Yana Mulyana Apresiasi Revitalisasi Gang Cikapundung RW 08 Kel. Braga Bandung sebagai DTW di Gelaran CSR WEGE

Yana Mulyana Apresiasi Revitalisasi Gang Cikapundung RW 08 Kel. Braga Bandung sebagai DTW di Gelaran CSR WEGE

  destinasiaNews  - Yana Mulyana Wakil Walikota Bandung mengapresiasi rintisan pembangunan atau revitalisasi Teras Braga di gelaran Corporate Social Responsibility...

Satgas Citarum Harum Sektor 21- 02 Giat Rutin di Sungai Citarik Dan Cikeruh

Satgas Citarum Harum Sektor 21- 02 Giat Rutin di Sungai Citarik Dan Cikeruh

destinasiaNews –Agenda kegiatan Anggota Satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 02 Cileunyi, Selasa (15/10/2019) tetap semangat bergiat melaksanakan tugas rutinnya...

Maliq & D'Essentials Tutup Rangkaian The Papandayan Jazz Fest 2019 dengan Sempurna

Maliq & D'Essentials Tutup Rangkaian The Papandayan Jazz Fest 2019 dengan Sempurna

destinasiaNews – Hari terakhir The Papandayan Jazz Fest 2019 memicu antusias para penikmat musik tanah air. Tidak hanya dari kota Bandung,...

Jurnalis Bela Negara Sambangi Pabrik Air Minum Viva Celebrity – Pelihara & Tingkatkan Kerjasama

Jurnalis Bela Negara Sambangi Pabrik Air Minum Viva Celebrity – Pelihara & Tingkatkan Kerjasama

destinasiaNews – Dise-sela jadwal harian yang cukup padat, rombongan yang tergabung dalam ‘perkumpulan’  Jurnalis Bela Negara (JBN), akhirnya  meluangkan waktu menyambangi...

MWA Unpad Lantik Rina Jadi Rektor, Atip Latipulhayat di PTUN Bandung - Tidak Sah, Batal Demi Hukum

MWA Unpad Lantik Rina Jadi Rektor, Atip Latipulhayat di PTUN Bandung - Tidak Sah, Batal Demi Hukum

destinasiaNews  – Suasana ruang sidang di PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) di Jl. Diponegoro No. 34 Kota Bandung, pada Selasa,...

Pengunjung

04221366
Hari ini
Kemarin
2680
5351