Horseh, Bumi Pakarang Susuhunan Hadir di Kota Bandung: Unik, Senjata Tradisional Digelar Apik!

Museum keris 1destinasiaNews – Boleh dibilang, sesiapa orang awam yang pertama kali hadir di rumah pribadi, yang Sabtu, 23 November 2019 diresmikan menjadi ‘museum keris atawa senjata tradisional’ bernama Bumi Pakarang Susuhunan – dipastikan akan terkagum-kagum dan terpesona abiz!

 

Bayangkan ada 4000-an keris, kujang, dan pakarang (perkakas) warisan budaya Indonesia. Hebatnya, semua itu tertata apik nan menarik digelar di sekeliling ‘Museum unik’, yang dikelola di bawah naungan Yayasan Museum Galuh. Alamatnya berada di Jalan Pirus Galuh I No 5, Cisaranten Kulon, Arcamanik Kota Bandung.

 

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Dewi Kaniasari: “Ini destinasi tujuan wisata yang diprakarsai langsung oleh warga. Model seperti ini yang pertama kali ada di Kota Bandung,”sambutnya sambil memperkenalkan sosok pemerakarsa yakni R. H. Gun Gun Gurnadi Gumelar (61) –“Setahu saya beliau mengoleksinya sejak tahun 1970-an. Ini luar biasa, koleksinya penuh pesona”.

 

Gun Gun Pemilik museum Bumi Pakarang Sasuhunan, mengatakan, museum ini memang dirancang untuk menonjolkan berbagai macam pakarang khas sunda.

Museum keris 2"Di sini cuma pakarang saja, mulai dari berbagai jenis alat pertanian, berburu sampai untuk perang. Sebagain masih ada di museum saya di Ciamis, tapi untuk di Bandung ini yang paling banyak," paparnya di sela-sela peresmian ‘musium unik’ yang diramaikan oleh atraksi membuaat keris dan acara diskusi keris.

 

Pada pihak lain Tatang Sundara (27) warga Parakansaat Kota Bandung yang sengaja hadir di peresmian Bumi Pakarang Sasuhunan itu, merasa kagum atas ketekunan Gun Gun mengumpulkan warisan budaya non bendawi yang sudah diakui oleh World Heritage Organization – UNESCO:

 

“Ini wahana hebat untuk menguji karya adiluhung bangsa dengan kemajuan industri era 4.0, misalnya. Siapa tahu di museum ini kita akan mendapat sebuah pencerahan di banyak segi kehidupan manusia. Wajar kalau kita bilang – horseh dengan lantang…” (HS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Dansektor 22 Satgas Citarum Harum Terapkan Pola Penthaheix, Genjot Hijaukan Lahan Kritis Kawasan Bandung utara

Dansektor 22 Satgas Citarum Harum Terapkan Pola Penthaheix, Genjot Hijaukan Lahan Kritis Kawasan Bandung utara

destinasiaNews  – Kelompok Tani Hutan (KTH) Giri Senang selaku tuan rumah dalam konteks tindak lanjut Gerakan Nasional (GN) Pemulihan DAS (Daerah...

Upaya Cegah Pikun, Komunitas Handycrafts Bandung Gelar Workshop Kemikomi

Upaya Cegah Pikun, Komunitas Handycrafts Bandung Gelar Workshop Kemikomi

destinasiaNews - Kota Bandung tercatat sebagai salah satu dalam jaringan kota kreatif UNESCO Creative Cities Network. Dikukuhkan oleh Organisasi Pendidikan,...

UPI Akui Fasilitasnya Digunakan ‘Sunda Empire’, dan Membantah Ada Keterlibatan

UPI Akui Fasilitasnya Digunakan ‘Sunda Empire’, dan Membantah Ada Keterlibatan

destinasiaNews– Heboh pemberitaan Keraton Agung Sejagat di Purworejo yang sempat memanggungkan pasangan ‘Raja’ Toto Santosa dan ‘Ratu’ Fanni Aminadia, yang...

‘Duet’ Dansektor 22 Citarum Harum & Kadishut Prov Jabar, Tanami Lahan Kritis di Cimenyan KBU

‘Duet’ Dansektor 22 Citarum Harum & Kadishut Prov Jabar, Tanami Lahan Kritis di Cimenyan KBU

destinasiaNews– Melanjut maraknya kegiatan reboisasi lahan kritis di KBU (Kawasan Bandung Utara), sedikitnya 2.900 bibit tanaman keras, pada hari Sabtu...

Oded M Danial Kunjungi Komunitas Bandung Hydromarket: Swasembada Sayur & Tekan Stunting

Oded M Danial Kunjungi Komunitas Bandung Hydromarket: Swasembada Sayur & Tekan Stunting

destinasiaNews – Walikota Bandung Oded M Danial dakam kunjungannya ke Komunitas Bandung Hydromarket (KBH) di Sekertariatnya Jl. Pirus Galuh 3,...

Pengunjung

04776805
Hari ini
Kemarin
3447
3794