Battlefield Tour Menjoesoeri Djedjak Pertempoeran Waringin di Bandoeng

Battlefield1

DestinasiaNews - Pariwisata belakangan ini semakin diminati dengan ragam segmen tur yang ditawarkan. Namun dalam pengembangan segmen pariwisata minat khusus pengelolaanya masih terhitung langka. Salah satu segmen wisata minat ini adalah yang bekaitan dengan sejarah, lebih khusus lagi berkenaan dengan sejarah kejuangan bangsa yang memiliki nilai pewarisan semangat juang nilai-lai 45.

Battlefield Tour kali akan didelenggarakan Sabtu 21 November 2020 menyusuri jejak pertempuran di kawasan Waringin, Kota Bandung. Peristiwa Battle of Waringin ini merupakan salah satu dari rangkaian perang yang terjadi di Bandung antara tahun 1945 sampai dengan 1946 yang klimaksnya peristiwa Bandung Lautan Api.

Kala itu Tentara Sekutu menyerang Ciroyom dari arah Jalan Arjuna. Namun serangan Tentara Sekutu yang diperkuat Pasukan “Gurkha” (Sikh, India) itu mendapat perlawanan sengit dari pasukan kita yang belum memiliki tentara resmi, hanya kelompok-kelompok pemuda pejuang, cikal bakal Pasukan Siliwangi sekarang. Pertempuran meluas ke Jalan Kelenteng dan sekitarnya yang hingga kini masih bisa kita lihat saksi bisu pertempuran tersebut. Di lokasi itu masih nampak beberapa tiang listrik dari zaman itu yang terdapat beberapa lubang. Lubang-lubang tersebut diyakini sebagai bekas tembusan peluru nyasar yang diberondongkan tank dari utara Jalan Kelenteng.

Pertempuran di Kelenteng itu tak banyak diketahui oleh warga Kota Bandung, bahkan ada warga Jalan Kelenteng yang kini bersusia 72 tahun baru mengetahui bahwa di kawasan rumah tinggalnya telah terjadi pertempuran sengit antara tentara sekutu dengan para pemuda pejuang Bandung.

Tur seperti ini bisa disebut wisata minat khusus. Langka, memang,” kata Adi Raksanagara, pemerhati pariwisata lokal dan sejarah kejuangan. “Apa lagi dalam pelaksanaannya nanti para pesertanya dibekali juga dengan teknik fotografi dan contentpreneurship sehingga mereka dapat membuat foto yang akurat dengan narasi yang tepat pula,” lanjut Adi.

Battlefield2

Memang, dalam Sapta Pesona Pariwisata kita terdapat unsur yang langka juga dikembangkan di setiap destinasi yaitu “Kenangan.” Umumnya kenangan yang terdapat dari hasil wisata berupa souvenir baik berupa benda khas maupun kuliner khas. Para peminat Battlefield Tour tidak hanya mengabadikan wisata tapi juga pendokumentasian sejarah bernilai pengabadian Semangat 45. “Pesona kenangan ini yang didapat para pesertanya yang bisa berperan sebagai agen pengabadian nilai-nilai sejarah kejuangan 45. Dan ini adalah dasar dari jiwa semangat Bela Negara,” tutur Adi ketika dijumpai di gerai Sony, Plaza Satelit Dukomsel Jalan Ir. H. Djuanda, Bandung, awal November lalu.

Di tempat yang sama dijumpai juga Andri Mas, seorang Pegiat Sejarah, Heritage, Reenactors dan certified photographer. Dalam tur ini Andri Mas akan mendampingi peserta sebagai nara sumber yang berkenaan dengan teknik fotografi dalam segmen khusus pengabadian obyek yang bernilai sejarah dan heritage.

“Tur ini bukan semata-mata rekreatif,” kata Andri Mas, yang juga sebagai pendiri Gambar Doeloe. “Ini merupakan upaya peningkatan skill dan wawasan para pecinta fotografi untuk berkarya lebih bernilai,” lanjutnya. Sebagai peraih beberapa penghargaan fotografi, Mas Andri menyayangkan karena masih banyaknya penyuka fotografi tapi hasil karyanya tidak komunikatif. Kurang disertai aspek-aspek yang bernilai informatif bagi masyarakat luas.

Tidak sedikit karya-karya fotografi baik perorangan maupun lembaga di media, terutama media sosial, kurang dinikmati publik karena minimnya aspek penguat pada komunikasinya. Fotografer yang menguasai teknik dan memiliki wawasan pengetahuan tentang suatu obyek, hasilnya akan jauh lebih baik apresiasinya. “Ujung-ujungnya foto tanpa wawasan pengetahuan itu hasilnya hanya jadi sampah visual saja,” kata Andri. Selain itu, menurut Mas Andri, kita juga ingin menginformasikan kepada masyarakat Bandung khususnya, bahwa di lokasi tersebut terdapat “ruh” para pejuang yang sudah sewajibnya kita kenang.

Mengingat kita masih harus menyikapi kondisi kemungkinan penyebaran covid 19, penyelenggara membatasi peserta hanya 20 orang saja dan menerapkan perosedur kesehatan sesuai anjuran pemerintah. dtn.-

Battlefield3

Foto: dok Andri Mas


emgz2

Artikel lain...

Aksi Damai Jurnalis Bela Negara di Kantor bank bjb, Mengundang Perhatian Pengguna Jalan

Aksi Damai Jurnalis Bela Negara di Kantor bank bjb, Mengundang Perhatian Pengguna Jalan

  destinasianews – Sejumlah awak media yang tergabung dalam wadah Jurnalis Bela Negara (JBN) menggelar Aksi Damai di pelataran bank...

Lebih Dekat dengan Microgreen

Lebih Dekat dengan Microgreen

DestinasiaNews - Dari istilahnya yang masih asing tapi akrab, kita dapat dengan mudah mengartikan microgreen adalah sesuatu yang mungil dan...

Battlefield Tour Menjoesoeri Djedjak Pertempoeran Waringin di Bandoeng

Battlefield Tour Menjoesoeri Djedjak Pertempoeran Waringin di Bandoeng

DestinasiaNews - Pariwisata belakangan ini semakin diminati dengan ragam segmen tur yang ditawarkan. Namun dalam pengembangan segmen pariwisata minat khusus...

Dadang - Sahrul Gunawan Sapa Warga di Solokanjeruk

Dadang - Sahrul Gunawan Sapa Warga di Solokanjeruk

  destinasianews – Antusiasnya sambutan warga masyarskat, Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bandung  Nomor urut 3 Dadang Supriatna dan...

Sein Farm, Kembangkan Urban Farming Berkelanjutan di Kota Bandung

Sein Farm, Kembangkan Urban Farming Berkelanjutan di Kota Bandung

DestinasiaNews - Pemerintah Kota Bandung tengah menjalankan program Buruan Saé, sebuah program urban farming terintegrasi yang digalakkan Dinas Pangan dan...

Pengunjung

06054194
Hari ini
Kemarin
1277
4073