Sebanyak 99 Kélé Menandai Prosesi Pengutamaan Budaya di Festival Konservasi I

kele5

DestinasiaNews - Festival Konservasi yang pertama baru saja diselenggarakan di Situ Cisanti, Kilometer Nol Sungai Citarum bertepatan dengan Peringatan Hari Air Sedunia 22 Maret lalu. Festival ini merupakan wujud dukungan masyarakat kepada apa yang telah dan tengah diupayakan pemerintah dalam revitalisasi Sungai Citarum melalui program Citarum Harum. Festival dengan pengutamaan aspek budaya ini ternyata diapresiasi oleh berbagai komponen dan juga dari unsur pemerintahan.

Yang menarik, festival ini akan dilangsungkan rutin setiap tahun di berbagai lokasi yang terkait dengan ekosistem Citarum secara bergiliran. Dari Festival Konservasi I ini ada gaung untuk meningkatkan kepedulian dan kecintaan masyarakat terhadap konservasi yang menjaga keberlanjutan Sungai Citarum berdasarkan budaya kasundaan.

Salah satu segmen acara yang dilangsungkan di festival tersebut adalah prosesi pengucuran air yang berasal dari 99 séké (Sunda, mata air) di berbagai pelosok daerah bahkan terdapat juga air zam zam. Prosesi seperti ini ada juga yang menyebutnya dengan istilah “Kawin Cai.”

Kesemua air itu ditampung dalam sebuah wadah dari bambu yang disebut kélé. Ukuran kélé lebih kecil dari lodong.. Kélé hanya sepanjang satu buku bambu dengan diameter 5 – 10 sentimeter. Konon, kélé digunakan manusia di tatar Sunda jauh sebelum ditemukannya teknologi ember. Karena ukurannya yang kecil dan ringkas, kélé bisa dabawa oleh anak-anak mengambil air bersih dari pancuran untuk persediaan di rumah. Ada utas tali di ujung atas kélé sehingga dapat dibawa-bawa dengan cara dijinjing atau diselempangkan ke pundak.

Sebanyak 99 kélé yang baru-baru ini dipintonkan di Festival Konservasi I itu dibuat oleh komunitas lingkungan hidup yanga manamakan dirinya C.A.I (Cinta Alam Indonesia) dari kawasan Ledeng, utara Bandung. Tak ayal pula prosesi ini pun diikuti oleh perwakilan beberapa unsur yang hadir sambil meapresiasi keluhuran budaya yang masih terjaga. Meski dilakukan sesuai protokol kesehatan mengingat masih masa pandemi covid 19, antusias masyarakat yang hadir sangat responsif. Mereka menuangkan air dari kélé itu ka Situ Cisanti diiring rentak kendang penca. Doa dan harapan dari 99 séké mengalir ke hilir Sungai Citarum, sebagai perlambang penyatuan pandang kasundaan dalam keberlanjutan memulasara Sungai Citarum agar benar-benar bermanfaat bagi kehidupan manusia.

Dengan pengutamaan budaya kasundaan yang mendasari Festival Konservasi ini diharapkan agar Citarum jangan sampai “Ilang Dangiang.” Seperti yang terucap dari salah seorang pegiat lingkungan dari Tatar Sunda. dtn/ar.-

kele9kele2

kele4

kele6

 


emgz2

Artikel lain...

The Papandayan Rayakan Ulang Tahun Ke-31

The Papandayan Rayakan Ulang Tahun Ke-31

destinasiaNews – Hotel The Papandayan, Bandung akan merayakan hari jadinya yang ke-31 pada 30 April 2021. Selama sebulan penuh, The...

Jurnalis Bela Negara Siap Gelar Rakernas dan Deklarasi JBN

Jurnalis Bela Negara Siap Gelar Rakernas dan Deklarasi JBN

destinasiaNews - Jurnalis Bela Negara (JBN) rencananya di bulan Juni 2021 akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Deklarasi JBN...

Pemenang Pemilihan Puteri Remaja & Putri Cilik Jawa Barat 2021, Siapakah Mereka ?

Pemenang Pemilihan Puteri Remaja & Putri Cilik Jawa Barat 2021, Siapakah Mereka ?

destinasiaNews  – Puluhan peserta pada Pemilihan Puteri Remaja & Puteri Cilik Indonesia Tingkat Provinsi Jawa Barat 2021 yang berlangsung pada...

Wakil Bupati Kukuhkan FPSH HAM Kabupaten Sukabumi

Wakil Bupati Kukuhkan FPSH HAM Kabupaten Sukabumi

DestinasiaNews - Wakil Bupati Sukabumi Drs. H. Iyos Somantri M.Si kukuhkan pengurus dan snggota Forum Pelajar Sadar Hukum dan HAM...

Dari Eks Stasion Radio Malabar Gunung Puntang Terkait Perhutani ke-60, Sahrul Gunawan & Musisi Anji: Kembangkan Pariwisata Lebih fresh !

Dari Eks Stasion Radio Malabar Gunung Puntang Terkait Perhutani ke-60, Sahrul Gunawan &  Musisi Anji: Kembangkan Pariwisata Lebih fresh !

destinasiaNews  – Ada yang khas destiners, ini terjadi pada peringatan Perhutani ke-60 yang berlangsung pada Senin, 29 Maret 2021 di kawasan...

Pengunjung

06647849
Hari ini
Kemarin
3099
4178