Berlibur ke Benteng Pendem Cilacap

bentengpendem1Destinasianews - Hari libur merupakan salah satu waktu yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang, selain untuk beristirahat juga dipakai untuk mengunjungi kawasan wisata. Salah satu tempat wisata yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara adalah Kawasan Wisata Benteng Pendem yang berada di Cilacap, Jawa Tengah. Benteng yang memiliki nama berbahasa Belanda "Kustbatterij op de Landtong te Cilacap" ini, merupakan benteng peninggalan Belanda di pesisir Pantai Teluk Penyu Cilacap yang dibangun pada tahun 1861.

bentengpendem3Dulunya, bangunan ini merupakan markas pertahanan tentara Hindia Belanda yang didirikan di area seluas 6,5 hektar secara bertahap selama 18 tahun (1861-1879).  Fungsinya untuk menahan serangan dari arah laut yang kini diberi nama Pantai Teluk Penyu. Hingga akhirnya tahun 1942 benteng tersebut dikuasai oleh Pasukan Jepang. Benteng Pendem yang sempat tertutup tanah pantai dan tidak terurus ini, ditemukan dan mulai digali Pemerintah Kabupaten Cilacap tahun 1986.

Untuk wisatawan yang ingin berkunjung ketempat ini cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 5000,-/orang. Selain sisa-sisa peninggalan sejarah di dalamnya pun dilengkapi  mainan anak seperti ayunan dan taman bermain. “Tempatnya bagus, walaupun ada beberapa yang sudah rapuh. Tapi di sini ada tempat untuk anak bermain, jadi anak saya bisa main ayunan juga di sini,” kata Riri salah satu wisatawan asal Bandung yang sedang berlibur.

Di Benteng Pendem terdapat beberapa ruangan yang dahulu difungsikan sebagai ruang penjara, ruang amunisi, ruang barak, ruang senjata dan masih banyak lagi. Selain itu terdapat juga beberapa baris lubang yang dahulunya berfungsi sebagai tempat membidik musuh yang berada di laut. “Tempatnya bagus, lumayan buat nambah ilmu dan sekalian liburan juga,” ungkap Aldi saat sedang melihat ruang barak.

Selesai mengelilingi Benteng Pendem, pengunjung bisa membeli aksesoris ataupun cindera mata khas Cilacap berupa kerajinan tangan berbahan hasil. Untuk anda yang senang dengan berwisata sejarah, kawasan ini bisa menjadi salah satu alternatif objek wisata untuk dikunjungi. (Ley/kont-dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

destinasiaNews - Hari ini 24 September 2018, adalah 58 tahun perayaan hari tani di negeri kita. Landasanya,  ini terhitung lahir...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Pengunjung

02550176
Hari ini
Kemarin
4655
5907