Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa  

IMG 20180121 WA0107
destinasiaNews – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo yang secara fenomenal telah meluncurkan revitalisasi sungai Citarum di antaranya kala membagikan sejumlah pohon tarum, di Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung (3/12/2017), paling akhir dalam program lanjutannya berupa sosialisasi bersama sejumlah ulama di Aula Graha Tirta Jl. Lombok Kota Bandung, menghadirkan Eka Santosa.
 
“Mendadak tadi siang dihubungi Panglima melalui Pak Sobirin yang aktif di DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan & Lingkungan Tatar Sunda), hadir di acara ini,” begitu ujarnya seusai berbincang dengan Doni Monardo tentang sejumlah program, diantaranya – “Bagaimana mensinergikan pembenahan sungai Citarum yang kini punya predikat sebagai sungai terkotor di jagat raya. Secepatnya kita benahi bersama.”
 
Lebih lanjut Eka menuturkan dari hasil pertemuan mendadak yang ia apresiasi:“Komitmen saya rekan-rekan bukan sekedar mendukung. Malahan terdepan untuk merevitalisasi Citarum,” ujarnya yang kini berkiprah sebagai Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, dan Ketua Umum DPP Gerakan Hejo.   
 
Diketahui dalam acara sosialisasi ini selain pemaparan program Citarum Harum dari Doni Monardo, pada sore itu dilengkapi pemaparan dari Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. Ahmad Heryawan sendiri dalam pemaparannya mengakui sejumlah revitalisasi sungai Citarum telah kandas. “Ini dimulai dari Citarum Bergetar pada 2001, kemudian ICWRMIP ini yang bahasa Inggris, dan terakhir Citarum Bestari (2013 – 2018).”
 
Doni Monardo sendiri di hadapan para ulama berharap pendekatan religius dalam mengatasi parahnya sungai Citarum haruslah dikedepankan secara terintegrasi.”Tidak ada pihak yang ditinggalkan dalam program ini. Semua diakomodir secara terbuka. Citarum itu bukan milik siapa-siapa. Ini milik kita semua, untuk generasi mendatang,”ujarnya sambil mempertontonkan peragaan untuk sungai sepanjang 297 km dibutuhkan sekurangnya 125 juta pohon, terdiri atas 25 juta tanaman keras dan 100 juta tanaman perdu – “Setidaknya ini akan mengurangi banjir hingga tahun 2027.”
 
Ditanya langkah lanjut hasil pertemuan Eka dengan Doni Monardo:”Ya, saya berbincang dengan Pak Doni dalam suasana penuh keakraban. Beliau akan hadir ke Pasir Impun (Alam Santosa di Cimenyan Kab. Bandung - red). Melihat demplot penghutanan kembali lahan kritis di tempat saya. Nanti dipertemukan juga dengan elemen masyarakat F DAS Citarum dan Gerakan Hejo,” ujarnya dengan menambahkan keterangan –“Waktunya, nanti diaturlah….” (HS)      
 
 
Add a comment

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa  

IMG 20180119 193841
destinasiaNews – Aktivis pergerakan masyarakat Tatang Suratis, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Provinsi Jawa Barat, ditemui di kediamannya di Kompleks Perumahan Pinus Regency kota Bandung (16/1/2018), tampak sumringah. Pasalnya, ia yang baru saja melakukan konsolidasi ke beberapa daerah binaannya di tingkat kota dan kabupaten se Jabar:
 
“Saat ini bersama jajaran di organisasi, sedang giat-giatnya melakukan kajian untuk implementasi, membangun kemitraan LPM dengan pemerintah.”
 
Yang dimaksud Tatang tentang kemitraan dengan pemerintah, ini tak lepas dari fungsi LPM, terutama di kelurahan maupun desa. “Membangun desa, khusus pengawasan penggunaan dana desa dewasa ini merupakan tugas utama.”
 
Dalam anutannya, Permendesa Nomor 4 tahun 2017 mengubah Permendesa Nomor 22 tahun 2016 tentang Penetapan Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017 dalam ketentuan di Pasal 4, Pasal 9 dan penambahan satu ketentuan antara Pasal 17 dan Pasal 18 yaitu Pasal 17A.”Ini menyangkut priotitas penggunaan dana desa, pembangunan masyarakat desa, dan pembiayaan lintas bidang, di antaranya. Semuanya perlu dikawal dengan baik.”
 
Terpenting menurut Tatang lagi yang tak henti-hentinga menjelaskan bahwa pemberdayaan itu sebagai tiang pembangunan desa:”Harus diingat kesejahteraan masyarakat di tingkat pedesaan, harus menjadi prioritas. Desa kuat negara kuat, itu sedehananya,” pungkas Tatang yang dikukuhkan kepemimpinannya membiduki DPD LPM Jabar sejak
 
16 November 2017 melalui Musda lll di Cirebon –“Alhamdulillah, sejak itu untuk periode ke dua (2017 -2022, red) terpilih lagi secara aklamasi dari 27 kota/kabupaten.” (HS)
 
Add a comment

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta  

IMG 20180119 161137
destinasiaNews – Tak biasanya Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo dan Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum kala wawancara panjang di Radio Elshinta,  Jumat pagi  (19/1/2018), mengungkap kekecewaan mendalam: “Desakan kawan-kawan mengapa F DAS dan Gerakan Hejo tak dilibatkan dalam program bersih-bersih Citarum yang dikomandoi Pak Luhut B Pandjaitan (Menko Maritim), yang ini atas penunjukkan langsung Presiden?”
 
Menurut Eka Santosa yang sempat bertemu dengan Luhut B Panjaitan pada 15 Januari 2018 lalu di Jakarta disela-sela pembicaraan di luar urusan Citarum: “Mengetahui peran F DAS Citarum dan Gerakan Hejo, malah mengundang langsung rapat ke Gedung Sate pada 16 Januari 2018,” ujarnya yang sejak semula memang mengapresiasi langkah terakhir penanganan Citarum oleh Presiden Jokowi.
 
Dalam wawancara kali ini secra tegas Eka ungkapkan, ke- 12 Bupati dan Walikota yang daerahnya dilintasi sungai Citarum plus pimpinan provinsi dan para birokrat, selama ini hanya sibuk masing-masing secara parsial:”Kalau bisa rakyat bias amah jangan ikut-ikutan di proyek Citarum,” tandas Eka yang tegas dalam perhitungan lembaganya – “Dalam 12 tahun terakhir sungai ini sudah digelontorkan dana sekitar Rp. 12 T dari APBD, APBN, dan pinjaman luar negeri. Semua tak ada hasilnya.”
 
Citarum Nu Aing !
 
Ketika pewawancara di Radio Elshinta menyinggung, reaksi Eka tak dilibatkan dalam pembenahan Citarum kali ini;”Biarkan saja, hanya menyayangkan. Bila pendekatannya hanya teknis dan berdasarkan anggaran, tanpa pendekatan budaya lokal utanya, biasanya akan kandas.”
 
Lebih jauh menurut Eka yang dimaksud “kandas” bagi pembenahan Citarum, tak lain:”Oleh orang birokrat Citarum itu seperti miliknya. Makanya banyak pihak yang akhirnya mencibir, apa pun proyeknya. Utamanya, karena mereka menganggap Citarum mah nu aing, tetapi dalam pengertian salah.”
 
Yang dimaksud Citarum Nu Aing dalam pengertian benar:”Tirulah seperti bobotoh Persib – Persib Nu Aing. Akibatnya, kecintaan pada Persib pun habis-habisan. Tiketnnya dibeli berapa pun. Persib main di mana pun dikejar.”
 
Dihubungi secara terpisah melaluui telepon seluler, Eka seusai wawancara ini yang menurut staf Radio Elshinta amat diminati banyak pendengarnya:”Terpenting apa yang sedang digarap oleh Pangdam lll Siliwangi dan Pak Luhut B Pandjaitan, itu langkah yang bagus. Teruskan saja,” imbuh Eka yang dua hari lalu baru saja menerima cawagub Anton Charliyan di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa di Pasir Impun, Kabupaten Bandung – “Kita satukan visi demi perbaikan lingkungan di Jabar, bagi siapa pun pasangan gubernur Jabar 2018 – 20123. (HS)  
 
 
Add a comment

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

IMG 20180118 120314
destinasiaNews – “Lho koq tidak diundang Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. Besok Kang Eka datang saja ikut rapat di Gedung Sate,” kata Eka Santosa, Ketua FDAS Citarum sambil menirukan suara Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, yang ia temui di Jakarta (15/1/2018) sehari sebelumnya.
 
Bagi Eka sendiri permasalahan sungai Citarum yang berpredikat sebagai salah satu sungai terkotor sedunia, dan dalam 12 tahun terakhir,  telah menghabiskan sekitar Rp. 30 T dengan tidak ada kemajuan nyata di lapangan:”Sejak Desember 2017 katanya, pembersihan sungai ini, melibatkan unsur TNI dan Pemprov Jabar. Sayangnya, mengapa unsur-unsur masyarakat yang peduli pada  Citarum tak dilibatkan, termasuk F DAS Citarum,” papar Eka yang juga berkiprah sebagai Ketua Umum Gerakan Hejo.
 
Secara terpisah redaksi mengontak salah satu anggota senior TKPSDA (Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air) Wilayah Sungai Citarum, Moh Husen mengomentari ketidakterlibatan akhir-akhir ini dalam pembersihan sungai Citarum:”Ini yang aneh bagi kami semua. Banyak yang tidak dilibatkan dari program yang terakhir ini dipimpin Pangdam lll Siliwangi. Ada apa ini Pemprov Jabar ?” (HS) 
 
Add a comment

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

IMG 20180117 194513
destinasiaNews -- Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, serta Sekjen BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar ditemui di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa (17/1/2018), terkait maraknya perhatian pada nasib sungai Citarum (297 km) sebagai salah satu sungai terkotor sedunia, kembali angkat bicara. 
 
"Lakukan langkah terpadu. Pidanakan tuh perusak lingkungan! Pabrik-pabrik besar di sana, saya tahu buang limbah, IPAl-nya bodong. Mereka dibeking orang kuat, katanya. Mentok kalau mereka tak dibabat!," begitu ujarnya disela-sela hari itu ia menerima kehadiran calon wakil gubernur Jawa Barat Anton Charliyan di Alam Santosa.
 
Menyinggung kehadiran Anton yang cukup mencengangkan di hadapan representasi elemen masyarakat di Alam Santosa:"Beliau itu punya kedalaman di bidang penyelamatan eksistensi masyarakat adat, lingkungan, seni dan budaya, serta ketahanan pangan  dan ekonomi kerakyatan. Ini selaras dengan visi dan misi gerakan kami."
 
Sementara Anton sendiri,  yang datang sore itu sebagai kunjungan rintisan, sebelum nantinya hadir bersama pasangannya calon gubernur Jabar, TB Hasanudin ke Alam Santosa, tampak percaya diri.
 
"Saya dapat amanat untuk hadir di sini. Untuk penyelamatan lingkungan, salah satunya nasib sungai Citarum harus segera kita perbaiki," tuturnya sambil menyebutkan Sang Pemberi Amanah itu tak lain sesepuh Jabar Solihin GP - Kata Mang Ihin (Solihin GP), harus berkunjung ke Kang Eka Santosa yang sudah lama saya kenal."
 
Serap  Aspirasi
 
Cukup menarik dalam kesempatan ini Anton sempat berdialog akrab dengan elemen warga Jabar dari F DAS Citarum, Gerakan Hejo, dan BOMA Jabar. Masing-masing perwakilan mempertanyakan program menurut visinya masing-masing. 
 
"Sangat bermanfaat di pertemuan ini, saya menyerap aspirasi. Idenya sangat bagus untuk membangun Jabar," paparnya sambil menyelipkan beberapa kali gaya humor ala warga Sunda. Tak pelak selama dialog ini banyak memunculkan cadaan ala warga Sunda. 
 
"Ini calon gubernur yang kami mau, tak bikin tegang jadinya. Soal yang serius dibahas dengan ringan dan cerdas," celetuk Ayang, perwakilan pengurus Gerakan Hejo dari Kab. Tasikmalaya. (HS).
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa  

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa   

destinasiaNews – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo yang secara fenomenal telah meluncurkan revitalisasi sungai Citarum di antaranya kala...

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa  

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa   

destinasiaNews – Aktivis pergerakan masyarakat Tatang Suratis, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Provinsi Jawa Barat, ditemui...

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta  

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta   

destinasiaNews – Tak biasanya Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo dan Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum kala...

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

destinasiaNews – “Lho koq tidak diundang Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. Besok Kang Eka datang saja ikut rapat di...

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

destinasiaNews -- Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, serta Sekjen...

Pengunjung

01797266
Hari ini
Kemarin
284
1366