Sidang PTUN Bandung, PLPR Palabuhanratu –  Alat Bukti & Tawaran Mediasi

 
IMG 20170907 WA0030destinasiaNews – Jalannya sidang PTUN Bandung dalam perkara No 80/G/2017PTUN-BDG pada 6 September 2017. Ini sidang ke-7 kalinya, masih berkutat di pembahasan alat bukti. Penggugat Romel TB yang dikuasakan pada Hanson R Sanger, S.H melawan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sukabumi selaku tergugat, dan Pemerintah Kab. Sukabumi selaku tergugat ll intervensi.
 
Ketua Majelis Hakim Rialam S.SH,MH dengan anggota Danan Priambada, S.H dalam sidang kali ini usai memeriksa tambahan alat bukti yang disodorkan para pihak.
 
”Saya tawarkan, bisa saja ada mediasi diluar sidang,” ujar Rialam dengan penjelasan umum – hasilnya, harus diketahui oleh majelis.
 
Menurut Rialam pula mediasi ini bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan kelak, dalam penentuan siapa yang menang atau kalah dalam perkara ini.
 
Lainnya, Hanson dalam persidangan ini untuk sidang berikutnya (13/9/2017) pukul 10.00 akan menghadirkan saksi. Disebut oleh Hanson saksi itu selain mantan Kadishub Kab. Sukabumi yang masih dipertanyakan Ketua  Majelis – “Bukankah itu yang kini sudah masuk pada para pihak tergugat?”
 
Namun, ajuan dua saksi lainnya, sepertinya diterima para pihak:”Mereka itu mantan Camat Kecamatan Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, dan mantan Lurah Kelurahan Palabuhanratu,” kata Hanson.
 
Usai jalannya sidang yang berlangsung sekitar 25 menit, Hanson sempat diklarifikasi perihal mediasi atas gugatannya atas tanah milik Romel seluas 600 M2 yang kini masuk pada “jual beli” tanah seluas 6.600 M2 oleh Pemkab Sukabumi cq Dinas Perhubungan setempat.
 
Menariknya, sepintas dalam ‘transaksi” lahan di pantai Karang Pamulang Palabuhanratu itu menurut versi Pemkab Sukabumi dinyatakan telah sah. Inilah salah satu obyek sengketa itu, menurut tergugat, telah sesuai Keputusan TUN Berita Acara Pelepasan Hak (23 September 2015) oleh Kep. Kantor Pertanahan Sukabumi No. 01/BAPH-32.02/IX/2015 dari Soerono Haryanto. Transaksinya untuk  lahan  ini senilai Rp. 7 M lebih.
 
“Seperti terdahulu, kami usahakan untuk memenangkan perkara ini,” kata Ade Suryaman, SH, MM Kabag Hukum dan HAM Sekda Kab. Sukabumi.
 
Dikawal Aparat?
 
Ade seperti biasa tampak kalem dan murah senyum kala ditanya, perkara ini sudah menjadi perhatian warga Kab. Sukabumi, serta instansi terkait di provinsi dan pusat, kini setelah dinyatakan “mangkrak” sejak 2015, minggu-minggu ini di lapangan ada proyek PLPR (Pelabuhan Laut Pengumpan Regional) yang kontroversial, para pekerja bekerja sore hingga malam hari seperti tidak ingin diketahui umum, dan malahan dikawal aparat Koramil, bagaimana ini?
 
“Oh, itu hanya teknis …,” jawab Ade sambil berjalan di lorong gedung PTUN Bandung.    
 
Menurut Dadan Ramdan, Direktur Eksekutif Walhi Jabar yang hari itu hadir di PTUN, memantau jalannya persidangan ini, serta persidangan kasus lingkungan hidup lainnya:”Majelis harus jeli dan bijak memutuskan kasus ini. Ada baiknya, segera lakukan PS (Peninjauan Setempat). Salah timbang, warga rugi selamanya.”
 
Masih menurut Dadan yang juga mengkritisi aspek penentuan Geo Park Ciletuh di Kab. Sukabumi yang menurutnya, masih banyak menyisakan permasalahan lingkungan hidup, namun tak banyak diekpose kalangan media utama: “Biar jelas, ini bukan sekedar sengketa tanah 600 M. Bila warga dikalahkan, PLPR yang rancu mereklamasi pantai milik rakyat (public space), diduga keras ini sarat pat-gulipat oknum pejabat dengan pengusaha,” sambil menambahkan dengan gesture geram -. “Kami tak anti pembangunan, namun kepentingan rakyat, harus jadi pertimbangan utama, bukan sebaliknya! Di Palabuhanratu masih ada pantai lain yang cocok untuk PLPR. Curiga saya, kenapa ngotot di pantai Karang Pamulang?!”  
 
Quiz Keprihatinan PLPR
 
Pantauan redaksi atas jalannya sidang di PTUN, rupanya berimbas pada berubahnya gaya protes atas pembangunan PLPR. Sebelum dan selama reklamasi pantai, berbagai elemen warga, selalu turun ke lapangan,  maupun ke pusat-pusat kebijakan setempat. Kini muncul quiz melalui media sosial, yang melibatkan warga secara massif.
 
”Ramai sekarang, makin banyak orang Palabuhanratu yang peduli. Mereka jadi menegrti, dan tak setuju PLPR diteruskan. Sadar warga, akan arti pentingnya memelihara kelestarian pantai Karang Pamulang”, papar Bayu Risnandar, aktivis anti PLPR yang sejak awal mengkritisi perencanaan, hingga kini.
 
“Untuk 6.600 M2 yang kini sebagian besar pantainya direklamasi, sudah keluar uang diduga Rp. 7 M lebih, lalu ditambah Rp. 15 M untuk pembangunannya. Mereka sekarang bikin pemecah ombak malam-malam, anehnya dikawal seperti tentara, kenapa ya?” tambah Bayu yanguntuk proyek PLPR sebsar Rp 296 M dari APBN.
 
Bayu pun tak menutup rasa herannya, atas maneuver Pemkab Sukabumi:“Bukan, malah mengkaji mengapa semakin kuat penentangan warga, ini mah malah sepertingahajakeun. Duh…?!
 
Sementara para pegiat lingkungan di kota Bandung lainnya seperti Dendy, Mahasiswa Unpad semester 4 asal kota Sukabumi yang mengenal karakter bersahabat pantai Karang Pamulang, menyikapi jalannya sidang di PTUN Bandung:”Semoga majelis hakim bisa menguak lebih jauh, di belakang kasus ini ada perusakan lingkungan yang dahsyat bila perusak lingkungan dimenangkan,” paparnya melalui telepon, sambil menambahkan:”Saya dukung Pak Hansen siapa pun itu tak saya kenal. Upayanya yang gigih membongkar kebenaran di kasus sengketa lahan ini, patut diapresiasi.” (HS/SA) 
 


emgz2

Artikel lain...

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’ - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

Duet Eka Santosa & Mugi Sudjana Apresiasi ‘Iwan Bule’  - Penjabat Gubernur Jabar yang Amanah

destinasiaNews  – Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, yang juga Sekertaris Jenderal (Duta Sawala) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat)...

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri Paslon Emas No 1 Kepada Relawan Pemenangan Dan Masyarakat

destinasiaNews - Dalam perjalanan gerakan pemenangan EMAS No.1 begitu di hadapkan pada posisi dinamika politik terutama selama gerakan pemenangan di...

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

Partai Berkarya Jabar Sambut Baik Hijrah Tititk Soehato – Ini Kata ‘Duet’ Eka   

DestinasiaNews.com – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat ditemui di Sekretariat Bappilu Partai Berkarya Jabar Jl. Soekano Hatta...

Final, Partai Berkarya di Pilgub Jabar 2018 Mendukung Pasangan Rindu

Final, Partai Berkarya di Pilgub Jabar 2018 Mendukung Pasangan Rindu

destinasiaNews - Belum apa-apa sudah ada pernyataan kejutan dari politisi senior Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat:”Ini ibarat...

YELLO Hotel Paskal Bandung Gelar “Happiness is Ramadan” bersama Anak Yatim Piatu

YELLO Hotel Paskal Bandung Gelar “Happiness is Ramadan” bersama Anak Yatim Piatu

destinasiaNews -   Dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 1439 H, YELLO Hotel Paskal Bandung adakan kegiatan “Happiness is Ramadan” bersama anak...

Pengunjung

02163086
Hari ini
Kemarin
1726
3385