APSSI Jabar Sosialisasikan Tata Niaga Singkong – Petani Kab. Sukabumi Butuh Koperasi

IMG 20171108 WA0071
destinasiaNews –Menindaklanjuti kunjungan sebelumnya (26/10/2017) oleh pengurus APSSI (Asosiasi Petani Singkong Seluruh Indonesia) Wilayah Jawa Barat ke para petani singkong di sekitar Jampang Kulon dan Jampang Tengah Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (7/10/2017) ke lokasi yang sama dilakukan kunjungan dengan fokus:”Meningkatkan harga komoditas singkong yang masih terpuruk. Harus ada solusi segera di lapangan. Ekstrim, akhir-akhir ini harganya pernah jatuh ke angka Rp. 175 per Kg. Langkah daruratnya, kami tampung untuk awal ini Rp. 500 per Kg (di atas truk), dengan berbagai insentif” papar Baskoro, Sekjen APSSI Wilayah Jabar.
 
Baskoro mengungkapkan hal di atas disela-sela “blusukan” ke para petani dan pengepul singkong di beberapa titik di Jampang Kulon Kabupaten Sukabumi. Tawaran jangka panjang yang disosialisasikan Baskoro yang ditemani pengurus APSSI Wilayah Jabar, Agus Warsito, di antaranya kepastian pembayaran, asuransi dan kredit usaha, pengadaan bibit yang dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas sekitar 6 kali lipat dari yang ada saat ini, termasuk pendirian koperasi serta pabrik untuk jangka menengah dan panjang.
 
“Untuk koperasi, petani banyak yang tertarik. Juga, mendirikan pabrik pengolahan singkong. Maksudnya, agar tercapai efisiensi dan peningkatan harga jual. Tidak seperti sekarang, hanya dari satu stock pile di Jampang Kulon ini sehari 10 truk (@ 12 ton) harus diangkut ke Lampung dan daerah lain. Ini kan butuh BBM, tata niaga pun kacau” papar Agus yang pada hari itu sudah memperoleh sejumlah kesepakatan dengan para petani singkong di daerah binaannya.   
 
Diketahui, mahfumnya harga keekonomian komoditas singkong yang bisa menguntungkan petani, sedikitnya Rp. 1.200/ Kg. “Benar bila berprinsip pada patokan fair trade, sekitar Rp. 1.500 –an per Kg itu. Impor pun oleh pemerintah harus dikendalikan dengan ketat, jangan jor-joran,” jelas Baskoro yang menambahkan –“Ini baru tahap awal kami, lambat laun dipastikan akan ke sana arahnya. Dambaan kami petani yang sejahtera, bukan hanya pabrik dan pengusaha tertentu.” (HS/SA)    
 


emgz2

Artikel lain...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan...

Pengunjung

02528530
Hari ini
Kemarin
4086
7781