PARAKLITA SCM 2018, Drama Kolosal Bocah Muthahhari ‘Detektif Lautan’- Tebar Cinta Lingkungan

IMG 20180211 173731
destinasiaNews -  Muftiah Yulismi, Ketua Komite Sekolah SCM (Sekolah Cerdas Muthahhari), yang berduet dengan Pelaksana Kegiatan SCM, Rizki Hamdani, kala menggelar (9/2/2018) ujaran apa dan mengapa drama kolosal bocah asuhannya dalam konteks “PARAKLITA SCM 2018” di Koffie Tidji, Jalan Citarum No 30 Bandung:”Judul Detektif Lautan sebagai thema utama. Tujuannya memperkenalkan upaya kuriositi pentingnya keseimbangan alam. Mengapa lautan jadi kotor, apa dan siapa penyebabnya, lalu bagaimana mengatasinya?” papar Muftiah yang tampak aktif mengasuh putra-putrinya selaku representasi orang tua di SCM – “Drama ini sudah ke enam kalinya dipentaskan, tiap tahun selalu ber beda thema. Saat ini drama ke tujuh kalinya, sekarang melibatkan sedikitnya 190 siswa dan 60 pengelola lainnya”.
 
Alhasil drama kolosal yang melibatkan banyak pihak ini dipentaskan pada Minggu, 11 Februari 2018 di Gedung Sunan Ambu, Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) di Jalan Buahbatu Bandung. “Saya apresiasi kegiatan ini. Kalau bisa mah judulnya mengapa tidak detektif walungan. Soalnya, nasib sungai-sungai kita di Jawa Barat ini sudah parah terpolusi sejak lama,” saran aktivis lingkungan Rukadi yang sengaja didatangkan dua hari sebelum “Detektif Lautan” ini digelar di Sunan Ambu ISBI.
 
Merespon saran Rukadi “duet” Muftiah dan Rizki dengan cair menerimanya. Keduanya dengan tangkas dan logis, silih berganti menerangkan - seluruh muara dari aliran sungai atau walungan ini, semuanya ke laut juga. “Terpenting, kita mewadahi rasa keingintahuan anak, mengapa lautan kita pun menjadi kotor. Tokh, awal-awalnya karena sungai kita pun tak dipelihara dengan baik,” terang “duet” Muftiah dan Rizki.
 
Nah, kabar terakhir kala berita ini disajikan pertunjukan “Detektif Lautan” di Sunan Ambu ISBI dipenuhi berbagai kalangan. “Dua kali pertunjukan hari ini (11/2/2018), pagi dan sore dipenuhi banyak penonton,” ujar saah satu guru di SCM kepada redaksi. Rupanya, tak sia-sia staf guru dan orang tua siswa di sekolah ini menebarkan cinta lingkungan dengan pendekatan drama kolosal. (HS) 
 


emgz2

Artikel lain...

Wow, Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

Wow,  Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

destinasiaNews - Boleh dibilang kegiatan produktif ini nyaris tak banyak orang tahu, padahal ini merupakan 'giant step for Indonesian's development'....

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan...

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

destinasiaNews - Sejumlah peserta Musyawarah Nasional (Munas), Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) ke-2 di Hotel Grand Asrilia Bandung, pada Sabtu,...

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku Hoax

LAKSI Dukung Kapolri - Tegakkan Hukum Bagi Pelaku  Hoax

destinasiaNews - Terkait pemeriksaan terhadap Ketua Dewan Kehormatan PAN, M Amien Rais. Dalam hal ini sebagai saksi, pada kasus dugaan...

Pengunjung

02654311
Hari ini
Kemarin
1399
4849