May Day 2018, SBSI 1992 Jawa Barat Merayakan dengan Cara Beda – Gelar Seni Budaya dan Bakti Sosial                   

IMG 20180501 200324
destinasiaNews -  Boleh saja disebut ini perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional yang berbeda. Biasanya dirayakan setiap tanggal 1 Mei, dengan aksi turun ke jalan. “Hari ini mari kita hepi dan enjoy saja sekeluarga. Kemarin baru saja menggelar aksi sosial donor darah dan aksi sosial lainnya. Sekarang kita berlibur, lupakan sejenak rutinitas kerja di pabrik,” sambut Ajat Sudrajat Ketua SBSI (Serikat Buruh Sejahtera Indonesia) Jawa Barat 1992, di Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda, Jl. Peta No.209 Bandung (1/5/2018).
 
Dicermati lebih dalam pola peringatan May Day yang tak lazim ini, rupanya selaras dengan yang dilakukan Ketua Umum SBSI 1992 Sunarti di Gedung Dewan Pers Jakarta. Di Jakarta sana, pada waktu yang bersamaan, SBSI 1992 Pusat menggelar diskusi atau rekreasi.  IMG 20180501 200538  
“Bukan tidak peduli perjuangan dan perkembangan, tetapi kami hanya ingin ambil perbedaan,” tandas Sunarti menjawab kepenasaran para pengamat sosial dan perburuhan.
 
Perayaan & Tuntutan
 
Sekarang, mari kembali ke Gedung Padepokan Seni Mayang Sunda di Bandung, Ajat Sudrajat pada perayaan kali ini yang juga sebagai HUT ke-26 organisasinya, punya tema khusus - Buruh Ditengah-tengah Himpitan Persaingan Global - Dewasa dalam Bersikap Cermin kemandirian Berorganisasi.
 
“26 tahun itu bukanlah waktu yang sebentar.  Alhamdulillah selama ini konsistensi kami dan komitmen menyuarakan hak-hak buruh, termasuk memperjuangkan hari buruh ini sebagai hari libur nasional, ” papar Ajat Sudrajat yang disambut pekikan apresiasi dari ratusan anggotanya yang datang dari pelosok Jawa Barat.
IMG 20180501 200552 
Disadari dalam isi sambutannya, pilihan menggelar kegiatan sosial dan budaya, dianggap sebagai jalan terbaik. “Hari ini hari libur nasional,  buruh lebih baik menghabiskan waktu bersama keluarga. Kita hepi-hepi dan enjoy, tidak perlu berdemo,  berpanas-panasan, apalagi bikin rusuh, ” ujarnya.
 
Hadir dalam perayaan ini Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo,  Danden Intel Kodam III/Siliwangi Letkol Arh. Teguh Waluyo,  Sekum SBSI 1992 Asep Jamaluddin, dan Ketua SBSI’92 Kota Bandung,  Hermawan.
 
Uniknya, disela-sela acara budaya dan door prize yang banyak ditunggu ratusan keluarga buruh, SBSI 1992 mengungkapkan tuntutan demi perbaikan nasibnya. Terangkum tuntutan ini, ada enam butir.
 
1. Cabut system hubungan kerja kontrak atau out sourcing. 2 Cabut Perpres No. 20 Tahun 2018 Tentang Tenaga Kerja Asing. 3 Stop Union Busting (Pemberangusan Serikat). 4. Mendukung untuk segera menyeret seluruh pelaku korupsi, dan 5. Wujudkan pendidikan dan kesehatan gratis untuk rakyat. (HS)
 


emgz2

Artikel lain...

The Papandayan Turut Berpartisipasi Dalam Smiling West Java Great Sale & Bandung Great Sale 2020

The Papandayan Turut Berpartisipasi Dalam Smiling West Java Great Sale & Bandung Great Sale 2020

destinasianews - Dalam rangka pemulihan ekonomi bidang pariwisata di Jawa Barat, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan...

Susi Pudjiastuti - Gerakan Hejo, Setuju Perbaikan Lingkungan Kab. Pangandaran: Perusaknya, Tenggelamkan !

Susi Pudjiastuti - Gerakan Hejo, Setuju Perbaikan Lingkungan Kab. Pangandaran: Perusaknya, Tenggelamkan !

  destinasianews - Hari kedua pada  3 Juni 2020 rombongan DPP Gerakan Hejo dari Bandung yang melakukan kunjungan khusus ke Kabupaten...

Pembakar Aula Balegede Pasir ImpunTertangkap, BOMA Jabar Apresiasi Apresiasi Kinerja Polisi

Pembakar Aula Balegede Pasir ImpunTertangkap, BOMA Jabar Apresiasi Apresiasi Kinerja Polisi

destinasianews - Merebaknya informasi tentang tertangkapnya terduga pelaku pembakaran (9/6/2020) aula ikonik Jabar yang dikenal dengan nama (aula) Balegede yang...

Baliwood Land dan LIPI Jalin Kerjasama, Yuk Ikutan ‘Virtual’ Seminar Potensi Desa

Baliwood Land dan LIPI Jalin Kerjasama, Yuk Ikutan ‘Virtual’ Seminar Potensi Desa

destinasiaNews – Tatkala UU Desa disahkan pada tahun 2014, pemerintah secara konsisten memberikan perhatian besar atas pembangunan desa. Hal ini tampak...

Ganjar Pranowo Gubernur Jateng ‘Mendadak’ Diskusi dengan Eka Santosa BOMA Jabar di Bandung, Apa Agendanya ?

Ganjar Pranowo Gubernur Jateng ‘Mendadak’ Diskusi dengan Eka Santosa BOMA Jabar di Bandung, Apa Agendanya ?

destinasiaNews  – Entah apa dan siapa yang merancang, ternyata ada angin baik,Munculnya seakan tiba-tiba saja. Adalah, dua tokoh nasional Ganjar...

Pengunjung

05526095
Hari ini
Kemarin
2080
4935