PT Kahatex Dicor Dua Kali Saluran Limbahnya – Upaya Satgas Citarum Harum Sektor 21 Berdampakkah?

KAHATEX 1Destinasianews – Kamis, 28 Juni 2018 di lokasi saluran buangan limbah PT Kahatex yang berlokasi di Jalan Raya Rancaekek Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dicor utuk yang kedua kalinya. Saluran buangan limbah yang berukuran jumbo hampir 2 meteran diameter-nya, pertama dicor pada 25 Juni 2018. Prakarsa pengecorannya Satgas Citarum Harum Sektor 21.

 

Komandannya, Kol. Inf. Yusep Sudrajat. Bedanya, hari itu sang komandan Yusep Sudrajat berhalangan hadir. ”Ya, saya harus menghadiri sebuah pertemuan dinas di SUAD Jakarta. Saya delegasikan komando ke Kait Ujang Mulyana (Danramil Rancaekek – Kab. Sumedang)," ujarnya saat dihubungi via telepon.

 

KAHATEX 4Ujang Mulyana dalam Program Citarum Harum berperan sebagai DanSubSektor 21 untuk wilayah Sungai Citarik di Kab. Sumedang, ”Hari ini tuntas penutupan di Kahatex setelah dua kali dilakukan, berkat bantuan dari pegiat lingkungan dan masyarakat,” begitu ujarnya setelah lebih dari 4 jam hari itu bahu-membahu mengecor saluran buangan limbah dengam mengerahkan pasangan beronjong bersama pasukannya yang punya daya juang tinggi.

 

Operasi pengecoran pabrik bandel pembuang limbah selama puluhan tahun, mereka membawa masuk truk molen melalui pabrik tetangganya PT. Five Star Industries. Kapasitas truk beton molen, 8 meter kubik!

 

KAHATEX 2Kejadian pengecoran kali ini, pihak PT Kahatex tidak menghampirinya secara fisik di lapangan. Berbeda, pengecoran pertama sempat terjadi adu mulut dengan Kuasa Hukum pabrk ini. Yang terlihat pada hari itu, hanya beberapa pemuda setempat berseragam komunitas tertentu, namun tidak melakukan perlawanan sama sekali.

 

“Semua kondusif kali ini,” kata Kapten Ruswendi, Danramil Cimanggung.  

 

“Disinyalir masih ada lubang-lubang (saluran) limbah lain. Waktu itu bersama DanSektor 21 pernah melihatnya tuh di pojok sana. Belum lagi katanya di bawah jalan. Nantilah, kita patroli dan dilaporkan ke komandan,” tambah Ujang ketika ditanya – masih adakah saluran buangan limbah lain di pabrik ini?

 

Tahunan Cemari Lingkungan

 

KAHATEX 3Yang spesial saat Satgas Citarum Harum bersama puluhan pegiat penyelamat lingkungan, ada LSM PMPR (Pemuda Mandiri Peduli Rakyat), dan Komunitas Gemah Gesit dari wilayah seputar Jl. Moh Toha Kota Bandung. Nah, perwakilan Komunitas Gemah Gesit ini, angkat bicara. Yang bicara itu Cecep Setiyadi dan Nanong. Mereka berteman sejak lama, masing-masing pria dan wanita setengah baya:

 

”Saya dulu disungai-sungai di kota Bandung dan Kabupaten, masih bisa berenang pada tahun 70 atau 80-an. Sekarang mana bisa dilakukan oleh anak dan cucu kita?” begitu ujarnya dengan wajah nelangsa.

 

“Kami beberapa kali ikut upaya penertiban ini. Tujuannya, mendorong tindakan ke pabrik bandel ini, harus dilanjutkan. Jangan menyerah, ribuan masyarakat menanti hasil gerakan ini,” kata Cecep penuh harap – “Baru kali ini ada aparat berani bertindak, mengecor saluran buangan limbah…”

 

KAHATEX 5Sementara itu menurut Arief, Direktur Investigasi LSM PMPRI, penuntasan pengecoran hari ini karena terpotong liburan Pilkada Serentak (27 Juni 2018). “Baru hari ini bisa dituntaskan. Itu pun dengan catatan akan diteruskan ke lubang lain bila ditemukan saluran yang tersembunyi.”

 

Yusep Sudrajat masih melalui kontak telepon menyatakan, ”Demi Perpres No 15 Tahun 2018 yang intinya merevitalisai Sungai Citarum, tindakan ini merupakan upaya setelah, berbulan-bulan memberikan peringatan ke pemilik atau pengelola pabrik agar mengolah limbah secara benar. Faktanya, tak pernah mereka indahkan. Ini upaya terpaksa…”

 

Ketika Yusep ditanya, akankah memberi apresiasi terhadap pabrik yang sudah memperbaiki IPAL-nya? “Otomatis, hal itu kami lakukan dan disinergikan dengan dinas dan pihak terkait lainnya. Pabrik yang sudah ramah lingkungan dalam hal IPAL-nya, pasti diapresiasi. Dan sudah ada beberapa yang mengarah ke sana. Termasuk pabrik ini, bila IPAL-nya sudah benar difungsikan dengan sejumlah pembuktian berjangka panjang, mengapa tidak dibuka lagi?”

 

Terkait dengan kilah, bahwa pengecoran ini akan berdampak akan merumahkan ribuan karyawan serta men-down grade produknya dimata buyer dari berbagai negara?

 

“Nah, ini selalu kilah yang mereka sodorkan. Perusahaan yang sehat dan benar, sejak awal sudah memiliki perecanaan matang, termasuk yang ramah lingkungan. Ini sudah bertahun-tahun mereka lakukan. Ini saatnya kita harus bertanggung-jawab ke masyarakat dan lingkungan di masa depan. Bukan sebaliknya, demi keuntungan sesaat dengan mengorbankan ribuan bahkan jutaan orang dalam jangka panjang. Ini makna dari Perpres No 15 Tahun 2018, marilah kita sadari bersama.”

 

Terkait dampak dari pengecoran ini yang dilakukan terhadap puluhan pabrik bandel di seputar Bandung Raya dari ratusan pabrik lainnya? “Yakin dalam waktu dekat, mereka akan memperbaiki IPAL-nya. Beberapa sudah melakukannya, kita beri apresiasi. Dan yang belum, janganlah tenang-tenang saja, kami akan mendatanginya,” pungkas Yusep Sudrajat melalui ponselnya. (HS/IG)


emgz2

Artikel lain...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan...

Pengunjung

02528556
Hari ini
Kemarin
4112
7781