Di Bandung, Ada Apa?

bdg1destinasiaNews – Nah Destiners, jikalau ke Bandung, mau apa sih? Ya, ini hanya sekelumit cerita dari para pelancong yang kebetulan sedang berada di Kota Ini.

 

“Memindahkan jam dan tempat tidur! Biasanya ketika long weekend, kami sering ke Bandung. Katakanlah itu seperti berwisata, dimana anak-anak dan istri berkeliaran untuk shopping, sementara saya lebih memilih tinggal di dalam kamar hotel sambil melihat acara tv kabel dan tidur seharian untuk balas dendam. Bisa kalian bayangkan rutinitas pekerjaan yang membosankan di setiap harinya? Jadi, saya datang dari Ibukota Negara ke Ibukota Provinsi, hanya untuk tidur.” – JM (39), Eksekutif di Perusahaan Multinasional, Jakarta.

 

“Dagang atuh, Kang.” – AD (45), Pelaku UMKM, “Prospektif sih, kalau kata saya mah, bukan berarti juga di tempat asal saya nggak laku (dagangannya, -red). Intinya, kalo dagang pas hari libur pasti laris. Siapa saja pasti beli, dengan harga yang pantas. Emang sih, suka ada yang ngeluh juga membandingkan jualan saya di tempat sini dan di tempat sana (tempat non wisata, -red), katanya lebih murah di tempat sana. Ya saya mesti gimana atuh? Banyak pajak (retribusi, -red) yang mesti saya tanggung. Mengertilah...”

 

“Kata orang, ada istilahnya bekerja sambil berlibur. Atau, berlibur sambil bekerja? Saran saya, yang pasti lupakan konsep itu. Ujung-ujungnya anda akan tetap bekerja. Disatu sisi anda dituntut untuk fokus mengurusi masalah pekerjaan di perusahaan anda bekerja, tapi di sisi lain anda senang dengan anugerah iming-iming uang perjalanan yang akan dipakai untuk membeli oleh-oleh disini. Iya nggak?” – DK (37), Middle Management Perusahaan Swasta, Cirebon.

 

“Saya ini ibu rumah tangga. Nggak boleh, sedikit bersenang-senang dengan anak-anak memakai kartu debit suami saya?” – AR (32), Sukabumi.

 

“Kenapa harus Bandung? Kami, pertama kali bertemu dan menikah disini, di Mesjid Tertua Kota Bandung. Setelah menikah dan menetap di Bandung, setiap Ashar kami selalu disini, entah apa itu yang sedang kami alami. Sekarang saya di Cimahi, memang masih Bandung Raya. Tapi karena kebiasaan dari dulu, juga permintaan dari almarhum suami 3 tahun yang lalu, Insya Allah dijalani.” – MK (27), Guru Honorer, Cimahi.

 

“Saya, food lovers. Salut deh, banyak kreasi makanan di Bandung. Membuat mata makin manja. But, are they love you? (food, -red)” – PT, (22), Mahasiswi PTS, Bandung.

(SF/dtn/foto google.co.id)


emgz2

Artikel lain...

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

RUU Permusikan Batal Diolah DPR – Musisi Bandung, Suka Cita

 Para musisi bertemu dengan para anggota DPRI Fraksi PDIP. destinasiaNews – Kamis siang (14/2/2019) di Rumah Makan ‘legendaris’ Bu Eha yang...

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019 - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

Gerakan Hejo Warnai Citarum Expo 2019  - Kenalkan Inovasi Perangi Sampah

destinasiaNews – Bermula dari pertemuan antara Gerakan Hejo (GH), dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil selaku Komandan Satgas Citarum Harum pada...

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

Pengembang Memprediksi Masa Depan Yang Cerah Untuk Pasar Properti Australia

"Tingkat Suku Bunga, Pertumbuhan Lapangan Pekerjaan, Kekuatan Ekonomi Dan Pasokan Hunian Baru Yang Terbatas Akan Memastikan Keyakinan Para Pembeli Di...

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

101 Lampion menghiasi IMLEK & Cap Go Meh THE 1O1 Bogor Suryakancana

destinasiaNews - Tahun Baru Cina atau yang dikenal dengan imlek dan cap go meh selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk...

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

Kemeriahan Chinese New Year di Pago Restaurant

  destinasiaNews – Dalam menyambut Tahun Baru Imlek, The Papandayan kembali mengadakan Chinese New Year Dinner di Pago Restaurant yang dilangsungkan...

Pengunjung

02995822
Hari ini
Kemarin
812
3554