Capres yang Kembali ke UUD 1945 & Pesan Khusus ke Gubernur Jabar Terpilih - Terucap oleh Eka Santosa Saat Peringatan HUT RI ke-73

upacara1destinasiaNews  -  Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga Sekjen BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, dan Ketua Forum DAS Citarum, dalam peringatan HUT RI ke-73 yang dilakukan secara khas di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung (17/8/2018), kembali menyuarakan statemen kental bernuansa kebangsaan.

 

Seusai upacara HUT RI ke-73, Eka kepada para awak media menyuarakan rekomendasi spesifik tentang penyelamatan lingkungan, khususnya di Jawa Barat. Namun sebelumnya ada rekomendasi khusus yang ia tujukan kepada calon presiden RI peserta kontestasi Pilpres 2019, termasuk untuk para bakal calon legislatif 2019. ”Hendaknya siapa pun itu, memiliki komitmen dan tekad kuat untuk kembali ke UUD 1945 yang murni dan konsekuen sesuai cita-cita proklamasi 1945," ujar Eka yang juga sebagai Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat.

 

Khusus dalam  konteks menjelang pelantikan 17 September 2018, pasangan Gubernur Jabar Terpilih Ridwan Kamil – Uu Ruzhanul Ulum, Eka merekomendasikan berupa moratorium, antara lain: 1. Menjaga dan memelihara, serta mengembalikan fungsi hutan lindung yang saat ini, mayoritas telah mengalami kerusakan berat. 2. Tidak mengalih-fungsikan lahan subur dan produktif menjadi lahan industri dan perumahan, 3. Menjaga dan memelihara  sungai sebagai sumber kehidupan serta memfungsikan bantarannya, sebagai lahan konservasi demi mencegah erosi, sedimentasi, dan banjir, serta 4. Menjadikan kembali Jawa Barat sebagai lumbung pangan nasional.

 

“Ini perlu segera kita sampaikan ke para pihak terkait. Pada level inilah kebijakan penting ini, kiranya dapat mensejahterakan Indonesia dan Jawa Barat khususnya,” jelas Eka yang baru-baru ini masuk pada 14 anggota TOS (Tim Optimasi Sinkroninasi) Gubernur Jabar Terpilih bersama Erri Riyana Harjapamekas dan Chandra M Hamzah.

 

Urgensi Penyelamatan Lingkungan

upacara2Chandra Iskandar salah satu peserta upacara HUT Kemerdekaan RI ke-73 di Alam Santosa yang selama ini tergabung pada elemen Gerakan Hejo di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat, mengapresiasi inti rekomendasi dari Eka, “Yang paling menyolok mata di daerah saya kali ini, kami prihatin dengan penggalian pasir yang semena-mena dalam 5 tahun terakhir ini. Bukan hanya kerusakan lingkungan, melainkan sudah merasuk ke rusaknya sendi kehidupan masyarakat di sana. Ini harus ada kekuatan tertentu untuk mengembalikan keseimbangan alam dan kehidupan manusia di sana.”

 

Ditelisik lebih jauh, keprihatinan Chandra di daerahnya di antaranya di area penggalian pasir Kampung Cipapanti Desa Karangdan Kecamatan Padakembang Kab. Tasikmalaya. “Ini hanya berjarak sekitar 1 Km dari lereng Gunung Galunggung. Rata-rata kedalamnnya 30 meter dari lahan sawah penduduk, luasnya sekitar 35 hektar dari 70-an hektar yang ada. Selama ini reklamasinya, tidak sesuai AMDAL. Harus ada perubahan kebijakan dari tingkat Gubernur dan pemkab setempat.”

 

Sementara bagi Agus Warsito, Sekjen DPP Gerakan Hejo yang hadir dalam kegiatan upacara ini, menyambut baik rekomendasi kali ini. “Harapannya, Presiden dan para anggota legislatif, termasuk Gubernur Jabar Terpilih, mempertimbangkan dengan serius rekomendasi ini di lapangan. Khusus Jabar, sudah 3 tahun terakhir kami canangkan sebagai darurat lingkungan,” ujarnya yang diamini Rudi Rahayu alias Rudi Rambo, aktivis Gerakan Hejo dari Kota Bandung.

 

Pada pihak lain Jajang 'Sanaga', Ketua Harian BOMA Jabar dalam kaitan Pilpres 20119 menyetujui rekomendasi yang dikemukakan Eka Santosa. "Gonjang-ganjing model pemerintahan yang disinyalir di lapangan sudah melenceng dari ruh UUD 1945, segeralah diakhiri. Caranya, kembalilah kita ke UUD 1945 sesuai amanah founding father kita. Itu saja keinginan kami." (HS/SF/dtn)       


emgz2

Artikel lain...

GWJ Jabar, Sukses Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Margamekar Pangalengan Kab. Bandung

GWJ Jabar, Sukses Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Margamekar Pangalengan Kab. Bandung

destinasiaNews – Nyaris tanpa gembar-gembor sekumpulan relawan yang tergabung pada Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) Jawa Barat, menggelar kegiatan layanan Kesehatan...

Queen Percussion Indonesia Asal Jabar Ramaikan ‘2019 Taiwan Lantern Festival’ - Ridwan Kamil, Tergerakkah?

Queen Percussion Indonesia Asal Jabar Ramaikan ‘2019 Taiwan Lantern Festival’ - Ridwan Kamil, Tergerakkah?

destinasiaNews – Satu lagi anak bangsa asal Bandung, Jawa Barat, Joggie Natadisastra (35) yang karib disapa Ogie, mewakili bangsa mentas...

IMA Gelar 'Mining for Life' di Bandung, Eka Santosa: Jangan Korbankan Rakyat

IMA Gelar 'Mining for Life' di Bandung, Eka Santosa: Jangan Korbankan Rakyat

destinasiaNews - Lazimnya sektor pertambangan di Negara kita telah memberi banyak manfaat. Ini bagi kepentingan negara maupun masyarakat, tentunya.. Merunut...

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

Ini Ujar Emil & Pegiat Lingkungan Hidup Dalam Evaluasi 1 Tahun Citarum Harum

destinasiaNews – Bertempat di Graha Mangala Siliwangi, Kota Bandung, Selasa (15/1/2019) berlangsung rapat evaluasi 1 tahun program Citarum Harum. Hadir dalam kesempatan...

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun tentang Tanggungjawab

Ada Pesan Mendalam di Film Preman Pensiun  tentang Tanggungjawab

destinasiaNews - Pemain Preman Pensiun Serbu Bandung bersama Gubernur Jawabarat dan wakil Walikota Bandung nonton bareng, MNC Pictures menggelar Gala...

Pengunjung

02921563
Hari ini
Kemarin
1456
1261