Aksi Kamisan Bandung ke- 263 di Halaman Gedung Sate – Jangan Berangus Buku !

Aksi Kamisan

 

destinasiaNews – Ditengah rintik-rintik hujan gelaran rutin sepanjang tahun yang berlabel Aksi Kamisan ke-263 pada Kamis sore (24/1/2019) di halaman ‘depan’ (luar) Gedung Sate di Jalan Diponegoro Kota Bandung, bersuasana khas. Puluhan aktivis kemanusiaan melakukan gelaran membaca aneka buku.

Sementara peserta lainnya, membuat aksi menulis dengan batang kapur warna warni di aspal area halaman depan Gedung Sate.

“Mengapa kita harus takut dengan buku? Justru yang harus kita takutkan, kita semakin tumpul dan bebal karena tak mampu memahami pesan dari narasi yang ada di buku itu?” demikian celoteh dari seorang peserta Aksi Kamisan hari itu dengan suara cukup lantang.

Lainnya, ada yang peserta yang mengaku bernama Upil, ia menjelaskan: ”Semoga, kita makin bijak, tidak semata karena atas nama keamanan dan ketertiban umum, sejumlah buku diberangus tanpa alasan jelas.”

Kata Deni Rahman

Aksi yang oleh banyak orang kala itu ditafsir serba muram, dibumbui aksi alegoris - beberapa peserta membaca penuh penghayatan aneka buku, plus masing-masing tingkahnya. Lalu, semua pembaca buku ditutup matanya oleh seseorang dengan sebebat kain hitam:

“Nah, beginilah jadinya apa itu clearing house (lembaga pelarangan?) di negara kita sejak jaman 1960-an hingga sekarang masih bekerja? Melarang orang membaca buku, karena isinya tak sejalan dengan penguasa?” seru seorang peserta yang matanya terbebat kain hitam, sementara lembaran halaman buku masih ditangannya – tak bisa dibaca.

Belakangan Koordinator Aksi yang bernama Deni Rachman, sambil memberikan lembaran berisi keprihatinan atas maraknya aksi pemberangusan buku akhir-akhir ini, oleh kalangan tertentu:

“Semoga siapa pun melihat aksi kami, tergugah menghentikan aksi pemberangusan buku. Sudah bukan jamannya lagi, membungkam buah pikiran manusia, tanpa alasan jelas. Kecuali demi melanggengkan kekuasan?!”  

Sementara Dudi (45) seorang pejalan kaki yang hadir di Jalan Diponegoro pada Kamis sore, melihat aksi ini, memberikan dukungan:”Sangat lucu, masih ada pelarangan buku. Sementara, kecenderungan  sumber informasi secara digital, kini membanjiri siapa saja didunia ini.” (HS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

PT. Seng Do di Kawasan Kaha Group Solokan Jeruk ‘Tercyduk’ Olah Limbah Tanpa IPAL, Yusep Sudrajat: Besok Dicor!

PT. Seng Do di Kawasan Kaha Group Solokan Jeruk ‘Tercyduk’ Olah Limbah Tanpa IPAL, Yusep Sudrajat: Besok Dicor!

destinasiaNews – Akhirnya, PT. Seng Do yang beroperasi di Kawasan Kaha Grup, Jl. Raya Rancaekek – Majalaya, Kabupaten Bandung, pada...

DanSubSektor 5 – 21 Cikapundung, Dayeuhkolot Garap IPAL & Bantaran Sungai: Citarum Harum, Go Go Go

DanSubSektor 5 – 21 Cikapundung, Dayeuhkolot Garap IPAL & Bantaran Sungai: Citarum Harum, Go Go Go

destinasiaNews – Awal musim kemarau pada kwartal pertama 2019 merupakan ‘masa kerja khusus’ bagi ‘satuan’ DanSubSektor 5 – 21 Satgas...

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 8 , Garap Bantaran Sungai Ciranjeng Kab. Bandung

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 8 , Garap Bantaran Sungai Ciranjeng Kab. Bandung

destinasiaNews – Again and again, Pada Senin, 15 Juli 2019, ‘pasukan khusus’ yang tergabung pada Satgas Citarum Harum Sektor 21...

DanSektor 21 & 5 Terima KKN Tematik Citarum Harum dari Mahasiswa UPI Kampus Cibiru: Fokus, Tingkatkan Ekosistem

DanSektor 21 & 5 Terima KKN Tematik Citarum Harum dari Mahasiswa UPI Kampus Cibiru: Fokus, Tingkatkan Ekosistem

destinasiaNews -  DanSektor 21 & 5 masing-masing Kol. Inf. Yusep Sudrajat dan rekan sejawatnya Kol. Inf. Sumarno secara resmi membuka...

Kinerja Satgas Citarum Harum Sektor 21 - 10 Margaasih, Kab. Bandung: Tingkatkan Kualitas Ekosistem Warga

Kinerja Satgas Citarum Harum Sektor 21 - 10 Margaasih, Kab. Bandung: Tingkatkan Kualitas Ekosistem Warga

destinasiaNews – Ini untuk kesekian kalinya ‘satuan khusus’ yang bernama Satgas Citarum Harum Sektor 21 -10 Margaasih Kabupaten Bandung, tepatnya...

Pengunjung

03674854
Hari ini
Kemarin
1864
6213