'Duo Putri Cendana Terkait Donny Kesuma, Titip 'Anak Gajah' ke Warga Garut

berkaryagrut3destinasiaNews -- Sedikit kilas balik, usai Tommy Soeharto duduk sebagai Ketua Umum Partai Berkarya sejak Maret 2018 di Solo, Jawa Tengah, satu demi satu putra-putri Cendana merintis bermain politik praktis, utamanya menjelang Pemilu 17 April 2019.

 

Salah satu di antaranya mari kita ikuti agenda kunjungan 'Duo Putri Cendana' ke wilayah Priangan Timur Jawa Barat. Tepatnya kunjungan mengarah ke Kabupaten Tasikmalaya (1/2/2019), dan hari kedua ke Kabupaten Garut (2/2/2019).

 

'Duo Putri Cendana' itu tak lain, Mbak Tutut Soeharto yang dikenal sebagai Hj. Siti Hardijanti Rukmana, dan adiknya Mbak Mamiek yakni Siti Hutami Adiningsih. Bisa ditebak, missi kunjungan ini sebagai salah satu upaya mendongkrak elektabilitas Partai Berkarya, bertarung di Pemilu 2019.

 

Menurut para pengamat politik, imbas kunjungan ini meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan warga yang disapanya. Diketahui Jawa Barat adalah salah satu kantong terkuat pendukung keluarga Soeharto di tingkat nasional.

 

"Tak jauh beda keduanya, kayak ayahnya Pak Harto, Presiden RI ke-2. Dulu kan, kerap turun ke bawah seperti dua putrinya ini" kata Ny. Mimin (54) warga asal Banyuresmi di Kabupaten Garut.

 

Ny. Mimin yang masuk kategori generasi senior, Jumat malam itu (1/2/2019) berada di rumah tokoh Kota Garut, Dikdik Darmika. Ditemui dirinya, ikut menyaksikan aneka gelaran seni tradisional di kediaman Dikdik.

 

Ramaikan 'Redo'

berkaryagarut1Pada kunjungan hari ke-2, Sabtu pagi (2/2/2019) 'Duo Putri Cendana' ini kembali tampil penuh gairah.Di sini mereka berdua melakukan dialog interaktif, menyapa ribuan warga Kota Garut di SOR (sarana olah raga) Ciateul, Kecamatan Tarogong Kidul.

 

Mereka ini hadir ke gelaran 'Redo' (Rencangan Donny) yang acara utamanya melakukan Jalan Sehat. Inisiatornya, selebriti nasional asal Garut Donny Kesuma. Di sini, kembali sejumlah tetabuhaan musik tradisional Sunda bergema menyambutnya.

 

'Duo Putri Cendana' sempat menarik perhatian warga Garut. Ini terjadi tatkala Mbak Tutut sepanggung bersama Caleg Partai Berkarya di Dapil XI untuk DPR RI yakni Donny Kesuma. Tepatnya, sebelum ia membagikan sejumlah hadiah sepeda motor, kulkas, dan barang berharga lainnya:

 

"Saya dan keluarga, alhamdulillah selama ini jagjag waringkas (sehat wal afiat). Ini berkat doa bapak dan ibu," katanya yang dilafalkan dengan dialek khas campuran bahasa Jawa. Diketahui, ujaran jagjag waringkas bagi warga beretnis Sunda pun, kini relatif jarang diungkapkan karena tergerus dominasi Bahasa Indonesia.

 

"Abdi oge alhamdulillah jagjag pisan Mbak Tutut," spontan beberapa peserta 'Redo' menyambutnya dengan penuh nada bungah.

 

Hal lain yang menghangatkan suasana di SOR Ciateul, Mbak Tutut dengan pesonanya mencairkan suasana. Ia mengapresiasi warga Garut yang masih mengingat dengan baik, indahnya era kepemimpinan Presiden Soeharto dan istrinya Ibu Tien Soeharto.

 

"Terima kasih masih banyak warga Garut yang mengingat Pak Harto," ujar Mbak Tutut yang disambut riuh rendah kala itu.

 

Titip Pesan

berkaryagarut4Tak menyia-nyiakan kesempatan, Mbak Tutut menitip pesan - bila ingin meningkatkan taraf hidup: "Seperti, jaman dulu itu, dengan pertumbuhan ekonomi, pertanian, nelayan, dan keamanan terjamin. Maukah kita alami lagi jaman itu lebih baik lagi?" ujarnya yang tersirat berupaya menempatkan Donny Kesuma agar duduk di parlemen Senayan.

 

Spontan, ajakan Mbak Tutut ini disambut tanda setuju dari ribuan peserta yang tiba di garis finish SOR Ciateul sekitar pukul 10.00 WIB, setelah menemph jalan sehat sepanjang 5 Km.

 

Ternyata pembaca budiman, masih ada satu lagi titip pesan Mbak Tutut yang disambut gempita peserta 'Redo'. Ini tak kalah hebohnya, tatkala Mbak Tutut menyebut tokoh Caleg Donny Kesuma dengan sapaan khas:

 

"Tolong ya, ini anak gajah supaya di ...(tanpa menyebut harus diapakan, dan tanpa menyebut lembaga partai apa pun)," ujarnya yang tentu memunculkan reaksi bernuansa lucu dan riuh.

 

Fenomena ini memunculkan hal yang humanis, pasalnya yang disebut 'anak gajah' itu tak lain Donny Kesuma yang berpostur langka - tinggi besar!

 

"Biar anak gajahnya kami pelihara, dikasih rumput gajah setiap hari !" seloroh banyak peserta 'Redo' yang sejak awal mengincar door prize sepeda motor, TV, dan kulkas.

 

'Fotografer' Donny Kesuma

berkaryagarut5Ada lagi yang cukup unik, semenjak pagi selama kegiatan 'Redo' berlangsung, Donny Kesuma selalu riang-gembira diajak selfie oleh para peserta di berbagai sudut. Yang tampak kocak, Donny terkadang merebut HP peserta 'Redo' yang mendekat ke wajahnya untuk ber-selfie-ria:

 

"Sudahlah, biar ibu-ibu saja yang saya foto dengan HP ini," katanya sambil bertingkah dirinyalah fotografernya. Barang tentu, spontan ibu-ibu dan kaum milenial yang ingin berfoto bersamanya, melakutan protes keras, tentu dengan penuh canda-tawa.

 

Pada kesempatan yang sama, Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya yang sempat didaulat memberi kata sambutan sebelum kegiatan 'Redo', mengungkapkan apresiasi atas besarnya animo warga Garut:

 

"Ini cara yang baik mengajak masyarakat dengan penuh kesederhanaan, meningkatkan taraf hidup kita. Olah raga jalan santai dan sehat, relatif murah namun efeknya sangat baik lahir bathin," papar Eka yang diamini Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Garut, H Endang Rushendar.

 

Katarak & Santunan

berkaryagarut2Siangnya usai menghadiri kegiatan 'Redo' yang menyedot ribuan pengunjung, 'Duo Putri Cendana' menutup kegiatan dengan melakukan bakti sosial, operasi katarak dan santunan bagi kalangan warga layak bantu.

 

"Hari ini ada 200-an peserta operasi katarak. Ini kami lakukan sejak lama sedikitnya di 15 provinsi di Indonesia. Sekalian kami santuni pula ke warga yang membutuhkan," itu cuplikan kata sambutan Mbak Tutut kala mewujudkan kerjasama antara Yayasan Dharmais, Perdami, dan Rumah Sakit Annisa Queen di Jalan Sudirman Kota Garut. (HS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

DanSektor 21 Yusep Sudrajat Sosialisasikan Citarum Harum di Sekolah Al Ma’soem : Mari, Perangi Pencemaran Sungai

DanSektor 21 Yusep Sudrajat Sosialisasikan Citarum Harum di Sekolah Al Ma’soem : Mari, Perangi Pencemaran Sungai

  destinasiaNews – DanSektor 21 Kol. Inf. Yusep Sudrajat untuk kesekian kali kembali mensosialisasikan visi dan misi Perpres No 15...

KaMiSaMa & Stungta Dibahas di Rapat Forum Kota Intan 'Garut' : Setuju, Musnahkan Sampah !

KaMiSaMa & Stungta Dibahas di Rapat Forum Kota Intan 'Garut' : Setuju, Musnahkan Sampah !

  destinasiaNews -- Ketua DPD Gerakan Hejo Kabupaten Garut Ratno Sastromiharjo yang akrab disapa Wa Ratno, ia didampingi rekannya Hadian...

Widiada, Terkait Penembakan oleh Anak Bupati Majalengka - 'Hukum Pidana Tidak Mengenal Damai

Widiada, Terkait Penembakan oleh Anak Bupati Majalengka - 'Hukum Pidana Tidak Mengenal Damai

  destinasiaNews -- Satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka, telah menetapkan Irfan Nur Alam putra Bupati Majalengka Karna Sobahi, sebagai...

Satgas Citarum Sektor 21-15 dan Peserta KKN UNISBA Pelatihan Recycle Sampah Jadi Barang Ekonomis

Satgas Citarum Sektor 21-15 dan Peserta KKN UNISBA Pelatihan Recycle Sampah Jadi Barang Ekonomis

    destinasiaNews – Kolaborasi antara satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 13 Cimahi Selatan dengan para mahasiswa peserta Kuliah...

Satgas Citarum Sektor 21-15 dan Peserta KKN UNISBA Pelatihan Recycle Sampah Jadi Barang Ekonomis (2)

Satgas Citarum Sektor 21-15 dan Peserta KKN UNISBA Pelatihan Recycle Sampah Jadi Barang Ekonomis (2)

    destinasiaNews – Kolaborasi antara satgas Citarum Harum Sektor 21 Subsektor 13 Cimahi Selatan dengan para mahasiswa peserta Kuliah...

Pengunjung

04382301
Hari ini
Kemarin
478
4054