Wasiat Abah Landoeng: ‘Sabelon Mati, Moentjoelken Presiden Pitoein Tanah Soenda’

Bah LandoengdestinasiaNews – Saperti biasa prija perkasa Abah Landoeng jang di ini taoen 2019 soeda poenja oesia 93 (lahir, 3 Djoeli 1926 di Bandoeng), sekali tempo pada awal boelan Februari bertemoe-moeka di kantoor DPKLTS Jl. Martadinata No. 189 A Bandoeng. Lazimnja, penoelis bitjara sana-sini alias praat hier en daar dengen ini tokoh. Termasoek kala itoe, bitjaraken situatie ini negeri jang kata orang sedang rajaken partij van de domocratie (pemilu) menoedjoe 17 April 2019.  

Harepan Abah Landoeng, terhoeboeng partij van de democtarie 2019 di ini negeri? Kala itu sempat tjoeri-tjoeri tanja, en ini djawabnya:

“Harepan itoe lantjar semoea. Atjap kali ini bangsa semendjak 1959 laksanaken pemilu, harepan montjoelken pemimpin baharoe. Semoga, ontoek ini kali poen begitoe. Penting. praktijk pemilu 2019 agar soepaja maslahat boewat kita semoea,” oedjarnja dengen penoeh rasa wibawa sambil tambahken kalimat – “Bila boleh Abah minta, sabelon tinggalken doenia ini, satelahnja moentjoelken presiden asal tanah Soenda. Pokoknja, kapan sadja presiden RI oerang Sunda itoe sewadjarnja ada. Abah tida’ menta matjem-matjemlah – presiden aseli oerang Soenda pitoein! .”

 Baca jugaAbah Landoeng, Tjatatan Sana-sini (1) HUT RI ke-71 Bersepeda dari Bandung ke Gunung Rinjani, NTB Lombok, Bersama Komunitas RAN

Tatkala didesak, siapa kira-kira orang Soenda jang potensieel djadi presiden RI? “Abah, belon bisa seboetken. Itoe banjak dari  de jongere generatie di Tanah Soenda. Apa soesah, pilih  dari 50 djoeta populatie djiwa en raga sakaligoes?!”

Selandjoetnja misih kata Abah Landoeng jang dalem riwajat idoepnja mengalami zaman Djepang atawa Dai Nippon, Belanda, perdjoangan kemerdekaan, hingga ini ari ikoet isi kemerdekaan moelai Ir. Soekarno presiden RI pertama sampaj presiden RI ke-7 Joko Widodo, setahoenja:

“Baroe Djenderal TNI (Purn) Umar Wirahadikusumah asal Sitoeradja Soemedang  (1924 – 2003) jang bisa dampingi Presiden Soeharto antara 1983 – 1988 selakoe Wakil Presiden. Laennya, mana?” katanja dengan roman moeka sedikit nelangsa.

Corroeptie & Tanem Pohon

Tatkala disinggoeng, apa hal laen jang bikin Abah Landoeng ketjewa sabelon helatan partij van democratie 2019 ini?

“Tiada lain tiada boekan, Abah soenggoe tidak pertjaja, sabelon pemilu ini misih ada corroeptie zaak atawa kasus corroeptie OTT KPK. Tabik Abah boewat KPK jang sanggoep bikin OTT menteri en pimpinan partai (partij leider) kena borgol. Semoga rakjat jang kini begitoe pragmatisch, bisa kombali sadar. Pada waktoenja kelak, tjoekoep tjoblos itoe barang, baik itoe mahoe tjoblos boewat presiden atawa wakil laennja,” kata Abah Landoeng sambil tambah oetjap –“Sememangnja, ada serangan fadjar, ambil itoe doewitnja laloe djangan tjoblos. Biar itoe tjaleg jang tida’ baleg mampoes semampoes-mampoesnja!”

Baca juga: Abah Landoeng, Percaya Gak Percaya– Hanya, Memindahkan Hujan!

Lagi, misih kata Abah Landoeng jang di kantoor DPKLTS ampir setijap ari lakoeken koempoelan bersama collega’s jang djadi petjinta lingkoengan idoep, atawa anti corroeptie, en soeka lakoeken actie tolong-menolong saperti bentjana alam (natuur ramp), dan actie spontaan loehoer boedi laennja, dirinja titip pesan penting oentoek sagenap warga Indonesia:

“Saoempama ada oemoer pandjang apalagi tahoe poenja oemoer pendek, tanemlah bibit pepohonan en aneka jenis tetaneman laennja di tanah-tanah kosong. Ini maksoed agar soepaja, kelak anak tjoetjoe kita bisa lepas dari akibat natuur ramp (bentjana alam) baek itoe longsor, atawa bandjir en kakoerangan air, kebakaran, gempa boemi, dan laen-laennya. Djangan biarken tanah soeboer djadi padang sahara di negeri tropisch land ini.”

Roepanja wahai para pembaca boediman, sekilas pertemoean dengen Abah Landoeng tjoekoep sekian doeloe. Rentjana ke hadapan, bila ada tempo bertemoe lagi dengennja jang masjhoer diseboet legendarische idoep dari Kota Kembang Bandung, bisalah kita bintjang-bintjang dengan topik atawa onderwerpen jang serba baharoe laennja.  Achiroel kata tot ziens – sampaj djoempa (HS/DD/dtn)  

    

 Baca juga: Mie & Nasi Goreng Legendaris Bu Sani - Landoeng

#tempodoeloe #abahlandoeng #legendbandung


emgz2

Artikel lain...

DanSubSektor 9 - 21 Ciparay Citarum Harum, Sungai Cirasea, Ciparay Kembali Dibersihkan

DanSubSektor 9 - 21 Ciparay Citarum Harum, Sungai Cirasea, Ciparay Kembali Dibersihkan

destinasiaNews – Kembali dari wilayah anak sungai Citarum yakni Cirasea di Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung, ada geliat program Citarum Harum....

Ini Dia Progres Normalisasi Sungai Citepus oleh Satgas Citarum Harum SubSektor 06 – 21 Per 22 Juli 2019

Ini Dia Progres Normalisasi Sungai Citepus oleh Satgas Citarum Harum SubSektor 06 – 21 Per 22 Juli 2019

destinasiaNews – Lagi dan lagi, target harian normalisasi sungai Citepus, Dayeuhkolot Kabupaten Bandung sepanjang 200 meter tercapai. Ini digarap dengan...

Pelda Cece S, DanSubSektor 9 – 21 di Ciparay: Jagalah Kehormatan Sungai Cirasea

Pelda Cece S, DanSubSektor 9 – 21 di Ciparay: Jagalah Kehormatan Sungai Cirasea

destinasiaNews – Simple namun mengena, mungkin itulah kata yang tepat dari ujaran DanSubSektor 9 – 21, Pelda Cece S yang...

Yusep Sudrajat, DanSektor 21 Citarum Harum di 'Botram' Jembatan Biru : Bebas Meliput, Asal ...

Yusep Sudrajat, DanSektor 21 Citarum Harum di 'Botram' Jembatan Biru : Bebas Meliput, Asal ...

destinasuaNews - Komandan Sektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat kembali menegaskan, sejatinya tak ada pembatasan bagi wartawan untuk meliput kegiatan...

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 11 Lagadar: Bersihkan Sampah & Rumput Anak Kali Cimahi

Satgas Citarum Harum Sektor 21 – 11 Lagadar: Bersihkan Sampah & Rumput Anak Kali Cimahi

destinasiaNews – “Prioritas kami hari ini, bagaimana sesegera mungkin membersihakn sampah dan rumput liar yang akan mengganggu jalannya air di...

Pengunjung

03722415
Hari ini
Kemarin
1356
5766