Kol. Inf. Yusep Sudrajat, DanSektor 21 Citarum Harum, Pasang Incinerator Sampah di Al Falah, Nagreg

incenerator1destinasiaNews -  Kembali di Ponpes Al-Qur’an Al Falah 2 Nagreg di Jl. Raya Nagreg No. 35 Pamucatan Nagreg Kendan Kabupaten Bandung, ada hal yang tak biasa. Gerangannya, hari Rabu itu bertepatan perayaan Isra Miraj pada 3 April 2019,  Kol. Yusep Sudrajat selaku Dansektor 21 Program Citarum Harum, memenuhi janjinya.

 

Pada kunjungan pertama (28/3/2019) ia dan rombongan, berjanji akan memasang incinerator pemusnah sampah yang ramah lingkungan dan hemat enerji. Rupanya, hari itu, terbukti, “Satu atau dua minggu lagi alat pemusnah sampah yang kita idam-idamkan, semoga terwujud. Sekarang peletakan batu pertamanya,” sambut Yusep yang mengundang tepuk tangan antusias dari ratusan santri.

incenerator2Dalam sambutan lanjutannya Yusep mendedarkan spesifikasi alat pemusnah sampah ini. Daya kerjanya 1 ton (8 jam kerja) per hari melumat sampah organik dan non organik, katanya. Harapannya, secepatnya bisa menanggulangi bertumpuknya sampah di Ponpes ini. Apresiasi kepada perintis pencipta mesin ini pun, seperti Haji Ade dan rekan-rekannya yang hadir dalam acara ini, pun dikumandangkan. Termasuk apresiasi  kepada tokoh daerah setempat, Joko Purnomo dan Aep. Keduanya, sebagai pegiat lingkungan selain berprakarsa, juga terlibat dalam pengadaannya. “Mustahil tanpa keterlibatan para tokoh ini, peralatan yang kita idam-idamkan bisa terwujud”, sambutnya yang diamini adik kandung pimpinan Ponpes Al Falah KH Cecep Abdullah, yakni Ahmad Syukrillah Lc yang sehari-hari menangani bidang Sarana & Prasarana di Ponpes ini.

 

Selanjutnya Ahmad Syukrillah kepada destinasiaNews, mengungkapkan rasa lega dan terima kasih atas prakarsa pemasangan alat pemusnah sampah,  termasuk bantuan berupa material bahan bangunan paving blok untuk mempercantik sarana lapangan olahraga. “Paling akhir, di sini sudah hampir selama dua bulan sampah menumpuk. Besyukur kehadiran rombongan Pak Yusep, masalah ini bisa ditanggunglangi mulai beberapa minggu ke depan. Lainnya, para santri sekarang tak lagi becek-becekan, kalau berolahraga di lapangan, karena nanti dipaving.”

incenerator3

 

 

Cukup menarik pernyataan Ahmad Syukrillah, ini erat kaitannya dengan keberadaan TPPAS Legoknangka yang berlokasi di Blok Legoknangka, Desa Ciherang dan Desa Nagreg, Kecamatan Nagreg di Kabupaten Bandung. Sarana ini hanya kurang dari 5 Km dari Ponpes ini, dan dibangun sejak 2017. Semula ini diproyeksikan sebagai tempat pengolahan sampah terpadu di Bandung Raya, “Hingga kini pengoperasiannya, belum ada kepastian. Makanya, lebih baik dengan alat dari Pak Yusep dan rekan-rekan, Ponpes bisa mandiri mengolah sampah. Ini jauh lebih baik, juga sebagai media pendidikan lingkungan hidup bagi para santri. Jangka panjang, Sungai Citarum pun bisa benar-benar harum lagi, bebas dari sampah” jelas Ahmad Syukrillah yang diamini Haji Ade.

 

“Terpenting, dengan alat ini santri dan penghuni lainnya justru diberdayakan dalam hal pengolahan sampah. Mau bukti? Nantilah, setelah alat ini beroperasi, kita buktikan. Sampah yang selama ini selalu menjadi biang masalah, bisa saja nanti menjadi berkah,” pungkas Haji Ade dengan nada optimis. (HS/SF/dtn)   


emgz2

Artikel lain...

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

  destinasiaNews  -  The Papandayan Hotel melaksanakan rangkaian kegiatan di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu, 17 Agustus 2019.   Kegiatan...

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

DestinasiaNews - Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional ( Harvetnas ) Tahun 2019 kembali DPC LVRI Kota Bandung bersama Komunitas...

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

destinasiaNews -  “Entah angin apa yang menimpa kami. Tiba-tiba hadir viral ini. Namun berkat pengertian semua pihak, disadari ini karena...

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

destinasiaNews - Gerakan Hejo (GH) berkolaborasi dengan BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, kembali menggelar upacara HUT Ke-74 Republik Indonesia...

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

destinasiaNews – Kembali kawasan Eko Wisata & Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kecamatan Cimenyan Kabupten Bandung Jawa Barat, pada...

Pengunjung

03917669
Hari ini
Kemarin
196
8655