Doeka Tjita Mendalem, Ratoesan Petoegas KPPS Tinggalken Kita – Merika, Pahlawan Democratie!

doeka tjita2Pergeseran kotak suara dari PPK Cimenyan Kab.Bandung ke KPU...setelah Selesai Pleno Rekapitulasi Pembacaan Perolehan Suara di tingkat Kec. Cimenyan Kab.Bandung. (Foto Ist.)

destinasiaNews - Sumardi (64), officier atawa di ini zaman diseboet ‘relawan’ petogas KPPS, ta’ sengaja pagi ari (30/4/2019) ketemoe di djalan dekat ia poenja roema di bilangan daerah Arcamanik Kota Bandoeng. Sumardi walaoe oesia soeda sendja, sa’at negara bikin kagiatan ‘pesta demokrasi’ 17 April 2019, ta’ oeroeng ini orang sempetken diri ikoet bantoe2 djadi officier KPPS. Mengabdi oentoek negara kapan lagi, odjarnja dengen penoeh soemanget.

“Sjoekor, saja stop kerdja sa’at alami pening2 kepala petang itoe waktoe di TPS (Tempat Pemungutan Suara). Saja tahoe diri soal kasihatan. Mintalah lekas poelang doloean oentoek mengaso. Ada oentoeng Voorzitter (ketoewa) KPPS kasie idzin. Djikalaoe troes paksaken diri, entah apa djadi? Moengkin, saperti teman2 di seloeroh Indonesia, banyak jang tinggalken kita …” terang Sumadi dengen rona wadjah lirih sambil tambah oetjap – “Semoga ini tragedi ini lekas selesai, dan kapoetosan atawa het besluit van de siapa poen itoe presidennja pada 22 Mei 2019 ada moeloes2-lah, ta’ ada karitjoehan.”

Sapenggal kisah njata di atas, meroepaken kisah sedih jang mendalem – Indonesia berdoeka tersebab ratoesan petoegas KPPS di ini negeri soeda lebi dari 300-an meniggal dunia. Belon lagi ada riboewan jang djato sakit. Data resmi per 30 April 2019 ini soember van KPU (Komisi Pemilihan Umum) soeda 318 wafat. Poen ada tjatetan choesoes sadjomlah 2.232 djato sakit.

Konsekwentie dari ini tragedi barang tentoe bikin media massa di dalem negeri ampir satijap sa’at toelis brita ke santero djagat – oewar2 troes. Ta’ oeroeng media massa loear negeri poen silih-berganti troes en troes moentjoelken reportage sepoetar djato korban Pemilu 2019. Ambil tjontoh Kantoor Berita Reuter pada 21 April 2019 kasie djoedoel jang bikin miris: More than 270 died from overwork-related illnesses in Indonesian election.

Satoe lagie salakoe tjontoh, ini dikoetip dari The Guardian per 28 April 2019, mereka kasie djoedoel Indonesia election: 270 election staff die as overwork takes toll, official say. Patoet disimak, rata2 reportage media asing ini, kasie tanja – Kena apa, tida’kah ada hitoengan teliti perkara resiko over werk jang diloewar bates bagi officier KPPS? Djato korban sedemikian banjak, soenggoe aneh bisa terdjadi di masa modern? Pigimana tjara kerdja para pemimpin di negeri archipelago terbesear sedoenia ini, pesta democratie pilih president end legislatief kena apa dibikin satoe ari, srentak ? Perasahan en tanggoeng-djawab, para pemimpin satelahnja mereka tahoe conditie-nja saperti ini, pigimana? Angaran biaja sabesar Rp. 24,5 T pigimana tanggoeng-djawabnja, banjak2 njawa melajang en jang sakit poen djoega?

Odjoeng2-nja journalist jang toelis itoe warta brita di banjak media massa international, kasie ma’loem. Lazimnja, merika bikin terang persoalan dengen seboetken, ini Pemilu pertama jang libatken kira2 193 djoeta pendoedoek jang poenja hak pilih dari totaal 260 djoeta djiwa orang idoep! Belon lagie merika paparken so’al adanja kira2 17.000 lebih poelaoe jang poenja djarak dari satoe odjoeng barat ka oedjoeng timoer - ‘more than 5,000 km (3,000 miles) from western to eastern trips has been a huge logistics feat and deadly for some of more than seven million officials, who had to count ballot papers by hand’.

Rakjat Kapok?

Setjoeplik oengkepan di atas, bahwasanja di ini negeri jang kata sebahagian orang soeda modern, nahamoen itoe poeloehan djoeta lembar kertas swara (ballot – per orang 5 lembar kertas suara!), misih dihitoeng pakai tangan ! Beberapa mass media, sempet itoe journalist-nja geleng2 kepala tanda ta’ mengerti – tak masoep akal? Tetapi, satelahnja dibikin terang oleh officier local, semoea bisa mengerti, sambil oroet dada.

Ini ada salah satoenja journalist asing bikin erkenning sematjam pengakuan, jang moengkin djadi moesjabab banjak officier KPPS meninggal doenia: "I can understand because this rule does indeed need to be counted manually, although there is already on the internet and other advanced technologies” (saja mengerti kerna ada atoeran haroes dilakoeken setjara manual, walaoepoen di ini negeri soeda ada internet en kamadjoean technology).

Terkait polemiek jang sebabken seloeroeh petoegas KPPS haroes over werk (kerdja lemboer) lakoeken hitoeng riboean lembar swara di satijap TPS ala traditioniel, plus lagie ada oepaja saling tjoeriga en sjak wasangka dari para pemilih. Oleh sebab itoe, lengkap soeda bentjana ini menimpa merika para pahlawan democratie. Banjak fihak saperti politieke waarnemers (pengamat politik), academici, kasie pendapat – Sajang seriboe sajang demi kasie tabik tinggi2 oentok para pahlawan democratie, model Pemilu saperti ini, jang satoeken Pilpres en Plieg disatoe ari djangan lakoeken lagie ! Rakjat sapertinja soeda kapok !

“Abdi mah moal daek-daek deui jadi relawan sapertos KPPS di Pemilu 2019. Tos kapok, ngabelaan artos teu sabaraha taruhanna nyawa (I don't want to get involved again so volunteers of KPPS in general election 2019. Don’t want anymore, just for the sake of money not how have to bet the lives of),” spontane itoe dikataken oleh Darmadi (63) salah saoerang anggaoeta Linmas (Perlindungan Masyarakat)jang biasa ronda malem di seboewah peroemahan elite di area Dago Kota Bandung.

“Soeda itoe toetoep boekoe lekas2, djangan lagie ada itoe atoeran slompretttt…pertaroehken njawa manoesia. Bikin atoeran normal sadja, pisahken kombali Pileg en Pilpres di laen ari. Djangan bikin lagi mahoe serba tjepet2 nahamoen tledor, binasaken njawa manoesia jang berharga tinggi2 sekali,” poengkas Darmadi koetika ia orang ditanja – Apa Toean Darmadi, misih mahoe bantoe2 kerdja sukarela, nahamoen Pileg en Pilpres dibikin satoe ari (serentak/synchroon)?

Salakoe penoetop di ini artikelen, ada bagoes kombali ditjatet apa kata Sumardi en Darmadi jang di ini pesta democratie 2019 soeda soembangken fikiran en tenaga sapenoeh ati. Berdoewa, sepakat itoe rekan2 - nja sebagai officer KPPS jang telah wafat tinggalken kita ke doenia fana – Haroes kita kasih hormat tinggi2 selakoe pahlawan democratie. Semata demi NKRI tegak merika rela berkorban, itoe real hero! Kepada jang misih sakit, semoga lekas semboeh.

“Toegas pamarentah kasie santoenan atawa biaja rawatan roema sakit oentoek para pahlawan democratie jang kena ganggoean kasihatannja,” poengkas Toean Darmadi jang petang itoe koetika ketemoe sedang sijap-sijap kerdjaken ronda malem di saboewah Peroemahan Elite di kota Bandung. (Harri Safiari, wartawan di Bandung)  

#bahasadjadoel #petugasKPPS   # Pemilu2019   #Pahlawandemokrasi     #Korbanpemilu


emgz2

Artikel lain...

Rabbit Town Jalin Kemitraan dengan Berbagai Komunitas

Rabbit Town Jalin Kemitraan dengan Berbagai Komunitas

DestinasiaNews - Gerak laju perkembangan pariwisata di Jawa Barat, khususnya di Bandung perlu disikapi dengan berbagai upaya oleh para pegiat...

Ridwan Kamil Resmikan Kanwil III KPPU – Jaga Kondusifitas, Tumbuhkan Persaingan Ekonomi Sehat

Ridwan Kamil Resmikan Kanwil III KPPU – Jaga Kondusifitas, Tumbuhkan Persaingan Ekonomi Sehat

destinasiaNews – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pada Selasa, 14 Mei 2019, kala meresmikan Kantor Wilayah (Kanwil) III KPPU (Komisi...

Pianis ‘Rocker’ Simon Ghraichy Asal Perancis, Luluhkan Pecinta Musik Klasik Bandung

Pianis ‘Rocker’ Simon Ghraichy Asal Perancis, Luluhkan Pecinta Musik Klasik Bandung

destinasiaNews -- Pianis ‘rocker’ klasik kelas dunia asal Prancis yang berdarah Meksiko dan Libanon, Simon Ghraichy (33) tampil memukau dihadapan...

Tata Kota Bogor : Pemkot Bogor Bekerja Sama dengan Panorama Group dan PNJ Kembangkan Pulo Geulis

Tata Kota Bogor : Pemkot Bogor Bekerja Sama dengan Panorama Group dan PNJ Kembangkan Pulo Geulis

destinasiaNews - Bogor dikenal sebagai salah satu kota yang menarik dikunjungi dengan berbagai destinasi wisata yang unik dan tempat-tempat yang...

Sponsor ke 17: “Azzuri” Air Alkali, Siap Dukung Persib Selama Tiga Tahun

Sponsor ke 17: “Azzuri” Air Alkali, Siap Dukung Persib Selama Tiga Tahun

  destinasiaNews – Sebuah perusahaan air mineral berkemasan botol asal kota Bandung, yang berlebel Azzuri, resmi menjalin kerjasama dengan klub...

Pengunjung

03326592
Hari ini
Kemarin
463
4112