Dansektor 21 Yusep Sudrajat Lakukan Study di Pangalengan Kab. Bandung: 2 Bulan Lagi Subsektor 18, Aktif

IMG 20190704 071556
destinasiaNews – “Dua bulan lagi Subsektor 18 aktif di Pangalengan, sejumlah study kami sedang kami lakukan. Seharian ini saya kembali kunjungi tokoh-tokoh kunci di wilayah ini. Tujuannya, memetakan permasalahan di Pangalengan yang khas dibanding daerah lainnya,” papar Kol. Inf. Yusep Sudrajat, Dansektor 21 Satgas Citarum Harum di wilayah ‘barunya’ Kecamatan Pangalengan Kab. Bandung, pada Selasa, 3 Juli 2019 di
 
Yusep Sudrajat mengatakan hal di atas ketika melakukan diskusi intensif bersama Dedi Kusramdani, Manajer Kebun Kertamanah PTPN 8 Pangalengan yang didampingi rekan kerjanya M. Holik N, Asisten Kepala Kertamanah PTPN 8 Pangalengan di sebuah ‘kedai kopi, dekat rumah ‘Pengabdi Setan’ di Kampung Kertamanah, Desa Margamukti, Pangalengan.
 
“Kami sambut gembira kedatangan Pak Yusep Sudrajat, sudah tahu kinerja beliau dalam menangani pabrik-pabrik bandel pembuang limbah ke sungai Citarum, sejak terbit Perpres No. 15 Tahun 2018. Nah, di Pangalengan ini ada permasalahan krusial sejak reformasi 1998, tepatnya perambahan alih fungsi lahan milik PTPN 8. Totalnya, 536 Ha, kini dikelola sedikitnya oleh 75 orang. Persoalan lingkungannya cukup pelik, salah satunya berkaitan dengan nasib sungai Cisangkuy yang bermuara ke Citarum,” jelas Dedi Kusramdani yang selama ini sudah membina kerjasama dengan Dansubsektor 18,  Serka Ajang.
 
Pahami Efek Limbah Ternak
 
Melanjut upaya Yusep Sudrajat memahami daerah Pangalengan sebagai area kepariwisataan, perkebunan, pertanian, serta peternakan, ia menemui pihak KPBS (Koperasi Peternakan Bandung Selatan). Katanya, ini dilakukan untuk memahami permasalahan limbah hewan dan di seputarnya. Info awal, KPBS ini kini punya sedikitnya 2.700 peterak sapi perah, jumlah sapinya sekitar 9.000 –an, sekitar 70%-nya berlokasi di Kecamatan Pangalengan.  
IMG 20190704 071611 
“Persoalan limbah kohe ‘kotoran hewan’ sedikitnya 7.000 ekor sapi dengan kohenya 25 Kg per hari per ekor, belum ditangani maksimal, kuat dugaan masih mencemari lingkungan. Bertahap, mari kita cari solusinya secara bersama-sama,” papar Yusep Sudrajat sesudah melakukan pertemuan dengan pihak KPBS yang diwakili H. Adang selaku Sekertaris KPBS.
 
“Kehadiran Pak Yusep Sudrajat semoga bisa memunculkan solusi baru persoalan penanganan limbah ternak, pun masalah pengadaan hijauan (pakan ternak) yang selalu jadi masalah utamanya pada musim kering ini, “ terang H. Adang yang selama bertemu dengan Yusep Sudrajat – “Banyak hal kami diskusikan, termasuk usulan pengembangan mesin separasi kotoran sapi yang bisa dilalahirkan dari para ahli di dalam negeri.” (HS/dtn)
 


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05664695
Hari ini
Kemarin
1616
3995