DanSektor 21 & 5 Terima KKN Tematik Citarum Harum dari Mahasiswa UPI Kampus Cibiru: Fokus, Tingkatkan Ekosistem

IMG 20190715 202552
destinasiaNews -  DanSektor 21 & 5 masing-masing Kol. Inf. Yusep Sudrajat dan rekan sejawatnya Kol. Inf. Sumarno secara resmi membuka dan menerima 302 mahasiswa UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Kampus di Cibiru sebagai peserta KKN Tematik Citarum Harum di wilayah Kabupaten Bandung selama 40 hari ke depan, sejak Senin, 15 Juli 2019. Penerimaann dan pembukaan KKN Tematik itu secara resmi itu berlangsung di Aula Kecamatan Solokan Jeruk, Kabupaten Bandung.
 
Dalam kesempatan ini kedua DanSektor atas nama DanSatgas Citarum Harum yakni Gubernur Jawa Barat mengapresiasi kepada Rektor UPI dan Ketua LP4M UPI Kampus di Cibiru atas dukungannya pada program Citarum Harum seperti tertuang dalam Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum.
 
Secara umum kedua DanSektor ini dihadapan para mahasiswa UPI peserta KKN, mengupas betapa pentingnya dalam berb agai tindakan, fokus meningkatkan ekosistem. Keduanya pun, sempat memaparkan secara gamblang dan terstruktur ihwal pentingnya penduduk di sekitar DAS Citarum, diberi penyadaran, betapa esensi ekosistem itu, ditingkatkan kualitasnya dalam berbagai segi.
 
“Melalui Program Citarum Harum, Satgas telah bekerja dengan berprinsip pada adanya satu komando. Ini melibatkan unsur pemerintah, dan TNI yang bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat,” jelas Sumarno.
 
Sementara itu menurut Yusep Sudrajat, kembali ia menyinggung betapa pada era 2017-an, bangsa Indonesia merasa dipermalukan perihal persepsi peradabannya di tingkat internasional:
 
”Masih ingat kala itu sungai Citarum yang panjangnya sekitar 297 km, dikenal sebagai sumber kehidupan bagi sedikitnya 35 juta penduduk jabar, dan 80% sebagai pemasok air baku bagi PDAM di Jakarta, pemasok 1.900 MW listrik bagi pulau Jawa dan Bali dari 3 Waduk (Saguling, Cirata, dan Jatiluhur), juga irigasi bagi 420.000 hektar. Yang membuat kita terpuruk, sungai ini dinobatkan sebagai salah satu the dirties river in the world..,” papar Yusep Sudrajat yang selanjutnya memaparkan kemajuan revitalisasi ala TNI dan rakyat –“Kita bahu-membahu menanam sedikitnya 6 juta batang pohon, da nada beberapa wilayah sungai Citarum yang kini sudah mulai normal bias direnangi oleh anak-anak.”
IMG 20190715 205441
Secara terpisah menurut Dirut Kampus UPI Cibiru, Asep Herry Hernawan, yang waktu itu berdampingan dengan Sekretaris Camat Solokan Jeruk Cucu Endang, dipastikan selama 40 hari mahasiswanya melakukan KKN di daerah yang termasuk area revitalisasi sungai Citarum:
 
“Semoga kedua-belah pihak akan memeproleh benefit yang relevan dengan missi dan visi dari Perpres No 15 Tahun 2018. Sebelumnya, mahasiswa kami sudah kami bekali tentang bagaimana melakukan pendekatan terhadap warga setempat. Setidaknya, dalam hal sikap bagaimana meningkatkan ekosistem dan penataan soal sampah, serta hidup sehat, itu sudah kami berikan. Tinggal, implementasinya di lapangan, yang akan dibimbing oleh bapak-bapak TNI yang sudah lebih jauh berpengalaman.”
 
Pemberdayaan Siswa SD & PAUD
 
Pada kesempatan lain, salah satu dosen Kampus UPI di Cibiru yakni Tuti Istianti merasa optimis ke 302 mahasiswanya dari Program Studi PGSD (Pendidikan Guru SD) dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), selama 40 hari ke depan dapat menyesuaikan diri dengan pola kerja warga setempat.
 
“Yakin, mahasiswa kami nanti bias memperlancar kegiatan kerja di Pos Yandu, atau Pos PAUD, maupun di beberapa SD yang ada di wilayah ini.”
 
Lainnya, salah satu representasi mahasiswa semester 6 peserta KKN kali ini, yang mengaku bernama Burhan Kurniansyah (20) kebetulan asal Soreang, sepertinya tampak tak sabar ingin mempraktikkan sejumlah ilmunya di lapangan:
 
“Kami sudah ada beberapa strategi khusus pendekatan bagaimana meningkatkan taraf hidup dengan bermitra bersama Pemerintahan Desa dan unsur lainnya. Kebetulan saya asal Soreang sini, tentu sedkikit hapal aspirasi dari warga setempat. Hal inilah yang akan kami berdayakan selama 40 hari ke depan,” pungkas Burhan yang diamini beberapa rekannya. (HS/dtn) 


emgz2

Artikel lain...

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

  destinasiaNews  -  The Papandayan Hotel melaksanakan rangkaian kegiatan di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu, 17 Agustus 2019.   Kegiatan...

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

DestinasiaNews - Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional ( Harvetnas ) Tahun 2019 kembali DPC LVRI Kota Bandung bersama Komunitas...

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

destinasiaNews -  “Entah angin apa yang menimpa kami. Tiba-tiba hadir viral ini. Namun berkat pengertian semua pihak, disadari ini karena...

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

destinasiaNews - Gerakan Hejo (GH) berkolaborasi dengan BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, kembali menggelar upacara HUT Ke-74 Republik Indonesia...

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

destinasiaNews – Kembali kawasan Eko Wisata & Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kecamatan Cimenyan Kabupten Bandung Jawa Barat, pada...

Pengunjung

03917607
Hari ini
Kemarin
134
8655