Yusep Sudrajat, DanSektor 21 Citarum Harum di 'Botram' Jembatan Biru : Bebas Meliput, Asal ...

IMG 20190721 131849
destinasuaNews - Komandan Sektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat kembali menegaskan, sejatinya tak ada pembatasan bagi wartawan untuk meliput kegiatan Satgas Citarum. "Khususnya, di wilayah Sektor 21 dengan 18 subsektor yang tersebar di 3 Kabupaten/Kota (Cimahi, Kab. Bandung, Kab. Sumedang).
 
Penegasan ini kembali diungkap Dansektor 21 saat hadir di gelaran Botram (Ngobrol Tentram) antara Satgas Citarum dengan insan pegiat media yang meliput program Citarum Harum, di Jembatan Biru, Bojongsoang, Minggu (21/7/19). 
 
Gelaran Botram ini pun dihadiri Kapendam III Siliwangi, Kol Inf. Fx Sri Wellyanto, Dansektor 6 Kol. Inf
 Yudi Zanibar, Dansektor 7 Kol. Kav. Purwadi, serta puluhan wartawan dari berbagai media, seperti cetak, online, dan elektronik.
 
Menurut Yusep Sudrajat kegiatan silaturahmi sepertiq ini dapat digelar secara rutin. Tujuannya, dapat menjaga komunikasi, dan hubungan harmonis antara satgas dan insan pers
 "Ini demi keberhasilan program Citarum Harum, selaras pula dengan tujuan Perpres No 15 Tahun 2018".
 
Tersurat kata Yusep Sudrajat:"Tidak boleh ada yang merasa tidak enak dalam tugas peliputan. Percayalah, kami pastikan tidak ada yang ditutupi dan tidak ada kepentingan pribadi di dalam setiap kegiatan." 
 
Lebih lanjut, masih kata Yusep Sudrajat: "Siapa pun (wartawan) saja boleh meliput kegiatan Satgas Citarum Harum. Media boleh saja memberitakan secara kritis, dan kami tidak boleh melarang apalagi menghalangi. Karenanya,  bila menghalangi kerja wartawan itu  melanggar aturan. Tugas Wartawan itu dilindungi undang- undang pers," terangnya.
 
Sekedar Mengingatkan
 
"Hanya saja, saya mengingatkan kepada para jurnalis dalam menulis berita yang sifatnya kritis, diingatkan untuk melakukan konfirmasi kepada nara sumber yang terkait. Ini sebagai bentuk perimbangan berita," bebernya.
 
Lebij jauh menurut Yusep, "kami (Satgas Citarum Harum) bukan malaikat, tapi kami bukan berarti akan atau hanya melakukan pembiaran setiap pencemaran yang ada.
 
"Diakui, masih ada yang kotor, untuk itu kami masih terus bertugas. Kalau semua sudah bersih, buat apa kami masih ditugaskan sebagai Satgas Citarum Harum?" ungkapnya.
 
Seakan ingin memungkas, semua tuduhan  Kolonel Yusep, Siapapun boleh bergabung di semua subsektor khususnya sektor 21,tutupnuya.[hs]
 


emgz2

Artikel lain...

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

Mitra Kerja Hotel The Papandayan Ramaikan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

  destinasiaNews  -  The Papandayan Hotel melaksanakan rangkaian kegiatan di hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74, Sabtu, 17 Agustus 2019.   Kegiatan...

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

Kirab Kejuangan 45 Meriahkan Hari Veteran Nasional 2019 di Bandung

DestinasiaNews - Dalam rangka memperingati Hari Veteran Nasional ( Harvetnas ) Tahun 2019 kembali DPC LVRI Kota Bandung bersama Komunitas...

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

Rijal Asyari, R M Ponyo Jelaskan Duduk Perkara Viral Struk Berbau SARA: Mohon Maaf Atas Kealpaan …

destinasiaNews -  “Entah angin apa yang menimpa kami. Tiba-tiba hadir viral ini. Namun berkat pengertian semua pihak, disadari ini karena...

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

Nuansa 17 Agustusan ke- 74 di Alam Santosa, Gerakan Hejo: Merdeka dari Sampah

destinasiaNews - Gerakan Hejo (GH) berkolaborasi dengan BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar, kembali menggelar upacara HUT Ke-74 Republik Indonesia...

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

Gerakan Hejo & BOMA Jabar Gelar Upacara 17-an : Ironi, 74 Tahun Belum Merdeka dari Sampah !

destinasiaNews – Kembali kawasan Eko Wisata & Budaya Alam Santosa di Pasir Impun Kecamatan Cimenyan Kabupten Bandung Jawa Barat, pada...

Pengunjung

03917648
Hari ini
Kemarin
175
8655