Imam Firdaus, DanSektor 16 ‘Tempel’ Kinerja Yusep Sudrajat – Terdekat, Cor IPAL Pabrik Pencemar Citarum !!!

IMG 20190801 WA0013

destinasiaNews - Fenomema ‘YS’s effect’ yang hampir setiap hari menghiasi media massa di negeri ini. Rupanya, menambah semakin gencar implementasi revitalisasi Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, di lapangan ! Terbukti pada 31 Juli 2019 telah memotivasi DanSektor 16, Kol. Inf. Imam Firdaus Budhiarto.
 
Hari itu Imam Firdaus ‘menempel’ ikut terjun langsung kepada rekan sejawatnya Kol. Inf. Yusep Sudrajat. Keduanya tampak kompak menyidak tiga IPAL pabrik besar di area Cibaligo, Kota Cimahi, Jabar. Masing-masing 3 pabrik itu,  PT. Dam Sinar Button Factory, PT. Mulia Lestari, dan PT. Dewa Suratex.
 
“Mari kita lihat apa yang terjadi di lapangan nanti. Rata-rata, pabrik ini pernah bermasalah dengan IPAL-nya setahun lalu. Hari ini kita cek lagi, kalau menyalahi komitmennya? Kita isolasi saja out let-nya sesuai kewenangan. Sebaliknya, bila mereka memenuhi komitmen, kita beri apresiasi tanpa mengurangi pengawasan,” papar Yusep Sudrajat sebelum melakukan sidak ke ketiga IPAL pabrik di kawasan Cibaligo, Kota Cimahi.
 
Singkat kisah, usai ketiga IPAL pabrik ini disambangi, Yusep Sudrajat memberi kesempatan kepada awak media mengelaborasi opini dan sikap rekannya DanSektor 16 sebagai bekal penindakan 34 pabrik di wilayahnya di Kabupaten Karawang, inilah cuplikannya:
 
Sekilas profil wilayah Anda di Kabupaten Karawang?
 
Luas wilayahnya di Sektor 16, tidak sampai 10 kilometer persegi. Permasalahan yang dialami paling krusial, persoalan sampah. Terasa, bak sampah domestik, terutama untuk sampah rumah tangga, masih dianggap kurang. Tidak kalah pentingnya,  keberadaan masalah limbah. Sedikitnya ada 34 industri (besar) di sana. Ini yang baru terdata dalam dua bulan ini. “Sesungguhnya, persoalan ekosistem yang tidak seimbang karena persoalan limbah, ini yang akan kami perangi…” (Dengan nada mulai bergetar)
 
Esensi 34 persusahaan ‘penghasil limbah’ itu apa bagi Anda?
 
Menurutnya, limbah itu (kecil atau besar) akan membunuh secara pelan tapi pasti !Dia itu (limbah) akan membunuh keluarga ataupun masyarakat yang berada di sekelilingnya. “Ke-34 industri yang sudah kami data itu, yang kecil, menengah maupun besar, harus ditertibkan seperti yang dilakukan di Sektor 21 ini tanpa pandang bulu”
 
Seberapa besar kekuatan untuk mengimplementasikan Perpres No. 15 Tahun 2018 di wilayah Anda ?
 
Pengakuannya, di Sektor 16 ada 100 orang. Komposisinya, mereka berasal dari TNI maupun dari masyarakat, semuanya dibagi 6 SubSektor. ”Terus terang saya sedih sekali memikirkan, penanganan limbah industri ini. Mereka ini (pemilik pabrik) tidak ubahnya seperti mengajak bermain kucing-kucingan. Saat kita patroli mereka tidak membuang limbah. Sebaliknya, saat kita tidak di lokasi atau tidak patroli, seenaknya mereka membuang limbah,” ujarnya dengan nada semakin meninggi sambil berucap – “Mohon bantuan morilnya, agar bisa merapihkan pabrik-pabrik disana.”
 
Manfaat praktis apa, yang bisa diterapkan di daerah Anda dari keterlibatan hari ini dengan DanSektor 21 melakukan sidak secara bersama-sama?
 
Menurutnya, ada satu hal yang significant dilihatnya saat pelaksanaan sidak di sektor 21 ini. “Di sini punya tolak ukur atau indikator yang lebih pasti. Itu ada ikan koi yang hidup di out let atau bak pembuangan terakhirnya. Kita bisa melihat langsung, dan tidak perlu alat ataupun yang lainnya. Syaratnya bak itu diisi ikan koi. Kita tahu ikan koi ini, kalau bisa hidup, maka amanlah untuk lingkungan. Kita tahu pula, ikan koi ini sangat rentan. Ia takkan bisa hidup normal, di air limbah yang tidak diolah secara benar. lima menit saja, dia akan mati !”
 
Kalau boleh tahu, apa yang telah Anda lakukan di sana?
 
Menurutnya, selaku DanSektor 16, sudah sampai berbusa-busa menyampaikan penjelasan seputar dampak membuang limbah pabrik secara sembarangan (tanpa diolah IPAL). “Ibaratnya, saya sudah berbusa-busa menyampaikan pesan ini, namun mereka masih menganggap sepele. Ke depan, akan saya wujudkan aksinya. Harus ada dampak psikologis bagi pabrik-pabrik itu. Saya akan isolir (cor, out let-nya), kalau tidak begitu, kita ini dianggap sepele oleh mereka  – tidak ada apa-apanya?!”
 
Rencana aksi terdekat di Sektor 16 ?
 
Kembali menurutnya, pegangannya adalah amanah Perpres No. 15 Tahun 2018. “Ini tantangan bagi saya. Saya pertaruhkan semuanya, termasuk jabatan kolonel saya. Saya ber-komitmen dengan semua sektor. Khusus di Sektor 16, dalam waktu kurang dari satu minggu, sudah harus ada yang dicor dan itu tanggung jawab saya! Karenanya, sudah tidak bisa lagi untuk diberikan toleransi", tutupnya dengan rona wajah geram, bak memendam sesuatu yang selama ini kerap tertahan. (Harri Safiari/ dtn)
 


emgz2

Artikel lain...

Kopi Kelenteng & 'Nyoba Suara Vol 9', Jelang Tutup 2019 - Hadirkan D'Cinnamons Dkk

Kopi Kelenteng & 'Nyoba Suara Vol 9', Jelang Tutup 2019 - Hadirkan  D'Cinnamons Dkk

destinasiaNews -- Lagi, aneka musisi indie yang digelar rutin setiap bulan di Cafe Kopi Kelenteng Jl. kelenteng No. 26 Bandung,...

FPSH HAM Akan Bertemu dengan Presiden Jokowi di Gedung Merdeka Bandung

FPSH HAM Akan Bertemu dengan Presiden Jokowi di Gedung Merdeka Bandung

DestinasiaNews - Forum Pelajar Sadar Hukum dan Hak Asasi Manusia (FPSH HAM) Jawa Barat akan difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat...

Australia Connect Persembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” di Pulau Jawa

Australia Connect Persembahkan “Dan Sultan – Live and in Concert” di Pulau Jawa

destinasiaNews - Lagi, musisi Australia pemegang penghargaan, Dan Sultan, akan mempersembahkan beberapa pertunjukan terbaiknya di Indonesia. Rencananya, ia akan tampil...

Hejo Tekno Tuntaskan ‘Label’ SNI dari BSN-BPPT - ‘Stungta’, Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan, Dinanti Kiprahnya …

Hejo Tekno Tuntaskan ‘Label’ SNI dari BSN-BPPT - ‘Stungta’, Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan, Dinanti Kiprahnya …

destinasiaNews– Hampir bersamaan menjelang program pengenalan alat pengolah sampah berbasis thermal ramah lingkungan ‘Stungta’, yang digelar oleh Dinas lingkungan Hidup...

Hejo Tekno Mantapkan ‘Stungta’ - Solusi Jitu Pemusnah Sampah di ‘Hulu’ Jabar & Nusantara

Hejo Tekno Mantapkan ‘Stungta’ - Solusi Jitu Pemusnah Sampah di ‘Hulu’ Jabar & Nusantara

destinasiaNews - Jalur panjang memecahkan problema sampah yang tak tuntas sejak Indonesia merdeka tiga per empat abad lalu, utamanya dari...

Pengunjung

04505635
Hari ini
Kemarin
492
7362