Yusep Sudrajat Melalui Letda Saniyo: Periksa Saluran Limbah PT Hakatex, Tepis Pemberitaan Keliru

IMG 20191213 WA0015
destinasiaNews  --  Komandan Sektor 21 Satgas Citarum Harum Kol. Inf. Yusep Sudrajat mengutus Pasi Ops Sektor 21 Letda Saniyo, pada Kamis (12/12/2019) turun ke lapangan. Kegiatannya, ia melakukan  kroscek ke salah satu perusahaan tekstil di wilayah Subsektor 21-5 Cikapundung, PT Hakatex, Jalan Raya Moh Toha, Kabupaten Bandung, Kamis (12/12/19). Pasi Ops Sektor 21 hari itu juga, beserta jajaran Satgas Subsektor 21-5 Cikapundung, melakukan pemeriksaan ulang secara seksama di lapangan. Ini terkait munculnya pemberitaan, PT Hakatex membuang limbah ke saluran umum.
 
Hasilnya, setelah pemeriksaan secara seksama di lokasi, lalu meminta keterangan dari pihak perusahaan, Satgas Citarum Sektor 21 menyimpulkan:
 
“Pemberitaan yang menyebutkan air limbah dibuang melalui selokan tidaklah benar. Faktanya, aliran tersebut berasal dari selokan warga. Memang lokasinya melewati atau melintas di lingkungan pabrik,” papar Letda Saniyo sambil menekankan –“Tuduhan pembuangan limbah itu, tidaklah benar.”
 
Masih kata Saniyo selama di lokasi yang didampingi  Slamet Wiyono, Pimpinan Umum PT. Hakatex:
 
"Kita luruskan pemberitaan pemberitaan yang bersifat simpang siur. Kami dari Satgas serta elemen lain selalu berkomitmen untuk mengawasi, dan mengontrol setiap perusahaan (penghasil limbah cair) yang berada di wilayah DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, khususnya sektor 21."
 
Lebih jauh menurut Saniyo, selama menjalankan tugas, utamanya mengembalikan eko sistem DAS Citarum, Satgas Citarum Harum selalu terbuka bagi pihak manapun, tak terkecuali dengan media ataupun wartawan:
 
"Siapa pun wartawan ataupun LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat), silahkan masuk ke perusahaan yang ada di wilayah sektor 21. Tetapi, sebaiknya didampingi oleh Satgas Citarum Harum. Hal ini dilakukan, agar tidak terjadi salah persepsi."
 
"Mengapa harus didampingi? Karena, kita ini satu tim. Wartawan, LSM, Satgas, dan warga adalah satu tim. Bukankah, kita ini punya satu tujuan yang sama, agar Citarum harum terwujud. Dan sungai ini pun lestari kembali."
 
Tantangan
 
Menanggapi adanya pihak yang menyudutk)an kinerja Satgas Citarum, khususnya sektor 21, dirinya menganggap itu adalah hal yang wajar dan lumrah. Marilah kita selalu berfikir dari sisi positif saja.
 
"Kami selalu berpikir positif, apapun yang diberitakan sebagai koreksi untuk membuat kita lebih baik lagi dan waspada. Sekaligus ini tantangan, agar kita senantiasa bebuat benar," ujarnya.
 
Saluran Dahulu
 
Pada pihak lain, Slamet Wiyono menjelaskan bahwa saluran yang diberitakan oleh salah satu media online, sudah ada sebelum perusahaan berdiri. Diakuinya, kalau saluran itu hanya digunakan sebagai pembuangan drainase air hujan.
 
"Selokan itu sebenarnya hanya digunakan sebagai pembuangan drainase air hujan, kita bisa lihat ada pipa pipanya, dan bukan pipa pembuangan limbah," ujarnya sambil menunjukkan kondisi di lapangan.
 
Menurut Slamet Wiyono pula, semua limbah cair yang dihasilkan PT Hakatex selama ini kerap disalurkan melalui pipa yang menuju IPAL Komunal PT. MCAB. Dan sebelum dialirkan ke MCAB, terlebih dahulu mengolah (pre-treatment) limbah, sesuai ketentuan kadar limbah sebelum dibuang ke IPAL Komunal. Lokasi pre-treatment juga berada jauh dari sekitar selokan, berjarak sekitar 100 meter.
 
“Kecil kemungkinannya pihak pabrik membuang limbah melalui selokan tersebut,” tutup Slamet Wiyono sambil menunjuk sekali lagi ke saluran yang menurutnya ada sebelum pabrik ini berdiri.  (HS/dtn)
 


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05666810
Hari ini
Kemarin
3731
3995