Muhammad Farhan Anggota DPR RI Lakukan ‘Kundapil’ di Cijawura kota Bandung, Singgung Peran Posyandu & Zero Stunting

1 Parhan

destinasiaNews – Suka cita warga menyambut kehadiran Anggota DPR RI dari Partai NasDem Dapil Jabar l (Bandung-Cimahi) pada hari Minggu (9/2/2020), Muhammad Farhan dalam konteks ‘Kundapil’ - Kunjungan Daerah Pemilihan, tepatnya di RW 03 Kelurahan Cijawura Kecamatan Buahbatu Kota Bandung, tetap terasa hingga batas akhir rombongan meninggalkan Cijawura. 

“Harapannya, Kang Farhan tak hadir ke tempat kami saat ini saja. Lebih kerap juga, bagus kan?” kata Bu Entis (52) penduduk Cijawura yang tahu persisi mantan presenter di stasiun TV nasioanl dan kini berkiprah di DPR RI – “Hari ini bawa fogging sama nyumbang sound system segala, biar nyamuk demam berdarah hilang. Memang sih, tiap musim hujan selalu ada korban.”

Pada Minggu pagi itu Farhan hadir Bersama tim fogging. “Ini untuk PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) karena di RW 03 ini sudah terjadi dua kasus Demam Berdarah,” ujarnya dengan menambahkan - “Biarlah kader Nasdem bersama warga lainnya, memulai pencegahan merebaknya DBD.”

Kritisi Pencegahan DBD

Farhan kala ditanya para pewarta mengapa pemerintah setempat, harus menunggu minimal 3 korban Demam Berdarah, baru diadakan fogging? Menurutnya, spontan ia melontarkan semacam wacana ke para pembuat kebijakan:

”Coba kita kaji secara logika, khususnya tentang apa itu makna konsep pencegahan dalam konteks penyakit Demam Berdarah? Sepertinya, fogging hanya dilakukan setelah jatuh korban di suatu daerah?” urainya dengan gestur penuh tanda heran.

Selanjutnya, ia seakan menjawab pertanyaannya sendiri, kemungkinan ini untuk efesiensi. “Sebaiknya, untuk hal ini jangan ada unsur untung rugi, melainkan tepat guna atau tepat sasaran. Yang lebih penting lagi, justru pola hidup sehat dan bersih, itu yang harus lebih digalakkan,” imbuhnya sambil memberi keterangan tambahan –“Makanya, kami bawa sumbangan sound system, biar warga rajin senam.”

Dialog Bersama Warga Cijawura  

Menyinggung isi dialog dengan penduduk Cijawura,  Farhan mensyukuri pemahaman warga tentang fenomena stunting (gizi kronis) sudah mulai dikenal, termasuk cara mencegahnya di daerah ini. Menurutnya, rata-rata di negara kita masih sekitar diidap sekitar 35 anak dari 1.000 kelahiran:”Semoga di tahun 2030, dicapai zero stunting di negara kita.”

“Makanya, fungsi Posyandu di negara kita ini amatlah perlu. Mereka ini salah satu ujung tombak dalam hal peningkatan taraf hidup kesehatan,“ tuturnya yang sehari-hari di DPR RI di Komisi I berurusan dengan masalah luar negeri, komunikasi dan informatika, serta intelejen. (HS/HRS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

Niscaya, Makan Ikan Bikin Tubuh Makin Tahan dari Serangan Corona, ini Rahasianya

OPINI   destinasiaNews-- Saat ini pandemi Covid-19 sedang melanda dunia, hampir semua negara terkonfirmasi menderita infeksi virus yang memakan korban...

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Proyek Hunian Terbaru Crown Group, Bidik Pasar Indonesia

Untuk kali pertama, Crown Group meluncurkan proyek terbarunya di Indonesia lebih awal dibandingkan negara lainnya. destinasianews -  Pertama dalam sejarah...

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

Hurubatu Grill Garden Kembali Dibuka dengan Konsep Baru "Grill and Prost"

destinasianews – Sudah hampir enam bulan lamanya Hurubatu Grill Garden – The Papandayan Hotel terpaksa tutup mengikuti anjuran pemerintah sejak merebaknya...

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

Kepala Bakesbangpol Kota Bandung: Optimalisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Pada Generasi Muda

destinasianews - Acara Ngopi Bareng JBN (Jurnalis Bela Negara) Rabu, 5 Agustus 2020 di Sheraton Bandung Hotel & Tower jalan...

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

Wakaf Salman ITB Targetkan Donasi GARUDA 750 Paket Smartphone Se-Bandung Raya

   destinasianews - Wakaf Salman berkolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) Salman ITB, dan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bandung...

Pengunjung

05666815
Hari ini
Kemarin
3736
3995