LKPP Lambat Merespon, KPPU Dorong LKPP Libatkan UKM Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Katalog

KPPU GS

destinasianews - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong terciptanya efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, salah satunya dalam pengadaan barang Pemerintah melalui Katalog Elektronik (e-Katalog).

Berdasarkan kajian KPPU terhadap e-Katalog, utamanya terkait partisipasi pelaku usaha dalam hal keiukusertaan pengadaan barang dan jasa melalui e-Katalog, ditemukan beberapa hal yang perlu dilakukan perbaikan demi semakin terwujudnya persaingan usaha yang sehat bagi semua pelaku usaha, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Hal tersebut disampaikan kepada awak media saat video conference KPPU Kanwil III Bandung melalui aplikasi zoom meeting, Sabtu, 12/9/2020.

Menurut Juru Bicara dan Komisioner KPPU, Guntur Saragih, pihaknya mengaku telah melayangkan dua surat saran pertimbangan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) pada 19 Maret 2020 dan 24 Juli 2020 lalu.

Namun dalam hal ini KPPU fokus kepada pasal 13 huruf “f” Peraturan LKPP No. 11 Tahun 2018 tentang Katalog Elektronik, karena pada klausul tersebut dinilai menghambat akses bagi pelaku UKM untuk menjadi penyedia dalam sistem e-katalog nasional dan daerah, terutama di daerah, tegas Guntur Saragih.

“Dalam perspektif persaingan usaha, persyaratan tersebut menjadi faktor yang menghambat pelaku usaha lain untuk masuk ke pasar (entry barrier), yakni UKM yang tersebar di berbagai daerah”, ungkapnya.

“Kami mendorong pemerintah daerah dengan persetujuan LKPP, menerbitkan e-katalog local, yang mengutamakan pelaku UKM di daerah sebagai penyedianya”, katanya.

“Selain itu, KPPU mendorong pemerintah daerah menerbitkan daftar barang/jasa yang pengadaannya wajib menggunakan e-katalog, sehingga untuk pengadaan barang lainnya, pemerintah daerah dapat menggunakan metode pengadaan lain seperti lelang/tender atau penunjukan langsung sesuai peraturan perundangan yang berlaku, yang pesertanya diprioritaskan untuk pelaku UKM daerah”, kata Guntur.

Menurut Guntur, jika UKM dilibatkan dalam penyediaan barang dan jasa e-katalog dapat mempermudah dalam produsen e-katalog nasional untuk produk tertentu dengan basis pengadaan di tiap daerah.

Guntur mengatakan, bahwa sampai saat ini LKPP belum merespon surat tersebut. Maka dari itu, pihaknya akan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur yang ada serta berharap bisa mendapatkan respons dari LKPP, pungkasnya. (HRS/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Mencari Pemimpin Berjiwa Entrepreneur, HIPMI Kabupaten Bandung Selenggarakan Sarasehan Kandidat Paslon

Mencari Pemimpin Berjiwa Entrepreneur, HIPMI Kabupaten Bandung Selenggarakan Sarasehan Kandidat Paslon

DestinasiaNews -Mendekati gelaran Pilkada serentak yang sebentar lagi akan dilaksanakan, Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) BPC Kabupaten Bandung, turut berpartisipasi meramaikan...

JBN Jalin Silaturahmi Bersama Kepala Penerangan Kodiklatad

JBN Jalin Silaturahmi Bersama Kepala Penerangan Kodiklatad

destinasianews - Dalam rangka menjalin silaturahmi dan sinergitas, Jurnalis Bela Negara (JBN) yang diwakili Jurnalis seputarjabar dan arcom menyambangi Kepala...

The Papandayan Tanamkan JSN-45 di Kalangan Mitra Kerja

The Papandayan Tanamkan JSN-45 di Kalangan Mitra Kerja

DestinasiaNews - Jiwa Semangat Nasionalsime ’45 (JSN ) senantiasa harus terus-menerus dikobarkan /dilestarikan kpd pewaris nilai perjuangan para pejuang jemerdekaan...

LKPP Lambat Merespon, KPPU Dorong LKPP Libatkan UKM Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Katalog

LKPP Lambat  Merespon, KPPU Dorong LKPP Libatkan UKM Dalam Pengadaan Barang Dan Jasa Melalui E-Katalog

destinasianews - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mendorong terciptanya efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, salah satunya dalam pengadaan...

The Papandayan Terima 2020 Trip Advisor Travelers Choice Awards

The Papandayan Terima 2020 Trip Advisor Travelers Choice Awards

destinasianews – The Papandayan terima penghargaan Travelers’ Choice Awards 2020 dari TripAdvisor yang diumumkan pada akhir Juli 2020. The Papandayan menempati...

Pengunjung

05828952
Hari ini
Kemarin
1808
3947