Kata Neng Rina, Sehat Teh Mahal

rina11Destinasianews - "Dulu mah, Bandung gak kayak gini. Tiap Sabtu, Minggu, pasti macet geura lah... Eh, hari biasa juga macet wae, ding !" Celoteh kesal Rina di hampir setiap pagi, sambil menunggu angkutan umum yang membawanya kerja. "Angkot juga sekarang pada susah, A. Dulu mah saya keluar rumah terus nyetop angkot, langsung pergi. Sekarang mah malah ngetem dulu. Saya bisa telat atuuh.. Padahal dari rumah teh, jam setengah enam." Tambah gerutunya sambil mengirim sms pada rekan kerja perihal keterlambatannya.

Sehari-hari, Rina Rizki Utami (25), atau panggilan akrabnya Neng, bekerja di Instalasi Gizi sebuah Rumah Sakit Kota Bandung sebagai Pelaksana Gizi. "Kerjanya yaa, kitu. Salah satunya, memenuhi kebutuhan gizi untuk pasien yang sedang menjalani rawat inap. Pasiennya macem-macem, dari bayi sampe lansia. Kebutuhan gizi setiap pasien juga berbeda, tergantung dari jenis penyakit yang sedang diidapnya." Jelas Rina ketika sudah sampai di tempat kerjanya. "Jenis makanan (diit) disini umumnyamulai dari Diit Biasa, Diit Rendah Garam, Diit Rendah Lemak, Diit Diabetes Melitus, Diit Rendah Protein, Diit Rendah Serat, Diit Vegetarian, Bubur Saring, Makanan Cair, dan lainnya." Tambahnya lagi sambil mempersiapkan peralatan makan pada pasien.

Sebelum melayani kebutuhan gizi pasien, Neng, mengecek dulu status pasien pada perawat ruangan. Mulai dari siapa saja yang akan dioperasi hari ini, perubahan diit pada pasien, atau pasien baru dan pulang. "Yaa, kita juga (pelaksana gizi) gak boleh sembarangan kasih makan. Kita diberitahu Perawat, Dokter yang menangani pasien atau Ahli Gizi untuk kebutuhan makan pasien disini (di RS, red). Ya, misal, kalo pasien penderita ginjal kita kasih Diit Rendah Protein (RP)." Tukasnya sambil menyesuaikan diit dan identitas pasien.

Untuk pemenuhan kebutuhan gizi pasien dari Instalasi Gizidi Rumah Sakit ini, setiap harinya pasien dilayani dengan Makan Pagi, Siang dan Sore, serta Makan Ringan (Snack) Siang dan Sore. Banyak suka dan duka yang dijalani Neng sebagai Pelaksana Gizi. "Sukanya, ya banyak. Terlebih yang kita layani adalah pasien yang berharap lekas sembuh dan kembali beraktivitas. Memberi suasana nyaman dan kehangatan seperti keluarga juga bisa memotivasi pasien untuk lekas sembuh. Dukanya, kalo kita dapet kabar salah satu pasien yang kita layani itu plus (meninggal, red), kita juga sedih. Apa ada yang kurang dari pemenuhan kebutuhan gizinya atau faktor apa ? Ya, memang orang yang menderita suatu penyakit dalam hal makan pasti susah makan. Berbeda dengan orang yang sehat, pasti makannya lahap." Tutur Neng, sambil rehat sejenak. rina3

"Sakit teh mahal. Dari pola makan juga berpengaruh lhoo.. Makanya, selalu berhati-hati mengkonsumsi makanan. Mau makan dimana saja, perhatikan kandungan juga daya serap gizinya ke tubuh kita. Jangan takut untuk konsultasi dengan Ahli Gizi atau Dokter Spesialis Gizi soal pemenuhan kebutuhan dan asupan nutrisi gizi. Sayangi tubuh kita, apalagi organ dalemnya. Itu yang mahal." Pesan Neng Rina yang juga sebagai Juara Harapan II Lomba Dangdut dalam menyambut HUT RS dia bekerja pada bulan November 2014, sekaligus ia mengakhiri shift paginya.

Menyanyi adalah hobi sekaligus menghantarkan Neng Rina ke berbagai perlombaan. Menang atau kalah, tidak jadi soal baginya. Yang penting ia mengeskpresikan salah satu bakat dan melepas penat dari rutinitas sehari-harinya. Tak sungkan juga, ketika ada rekan kerja yang mau hajatan, Neng diminta untuk tampil seadanya menghibur tuan rumah dan tetamu yang hadir. Bahkan grup band Manikmaya, salah satu Band Indie asal Kota Kembang, menggaet Neng Rina untuk duet bersama di salah satu cafe Kota Bandung. (SF/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Horison Hotels Group Gelar GM's Conference, Menangkap Perubahan Pasar

Horison Hotels Group Gelar GM's Conference, Menangkap Perubahan Pasar

destinasiaNews - Sebuah pertemuan yang dihadiri para GM (General Manager) yang datang dari pelosok Nusantara di lingkungan Horison Hotel group...

IKA SPGN 1 Bandung Bantu Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah-sekolah

IKA SPGN 1 Bandung Bantu Sosialisasikan Mitigasi Bencana ke Sekolah-sekolah

DestinasiaNews - Sosialisasi Mitigasi Bencana sejak dini dipandang sangat perlu dilakukan di lingkungan sekolah, terutama Sekolah Dasar. Apa lagi akhir-akhir...

Wow, Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

Wow,  Rektor Unpad & Produsen Aquatec Petik Hasil Maksimal Panen Budidaya Kerapu di Pangandaran

destinasiaNews - Boleh dibilang kegiatan produktif ini nyaris tak banyak orang tahu, padahal ini merupakan 'giant step for Indonesian's development'....

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

Jadi Juri Unjuk Kabisa Wanoja Jajaka Budaya Jabar, Eka Santosa - Kembangkan Budaya Kita

destinasiaNews - Boleh dikata ini penampilan tokoh Jabar Eka Santosa yang sedikit tak 'lazim' akhir-akhir ini? Gerangannya kali ini penuh dengan...

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

Gerai GORO DAYUNG di Bandung Munculkan Antusiasme Peserta Munas ISMI ke-2

destinasiaNews - Sejumlah peserta Musyawarah Nasional (Munas), Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) ke-2 di Hotel Grand Asrilia Bandung, pada Sabtu,...

Pengunjung

02669041
Hari ini
Kemarin
956
5032