Kadarsah Suryadi, Rektor ITB 2014-2019 - Canangkan Entrepreneurial University

Balon Rektor ITBDestinasianews - "Pemimpin adalah manusia biasa yang mempunyai karya luar biasa," itu salah satu kutipan dari Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi, DEA. Kardarsah (52) pada 15 Desember 2014 terpilih sebagai rektor ITB (2014-2019 menggantikan Prof. Dr Akhmaloka. Penetapannya sebagai pimpinan baru ITB diputuskan melalui rapat pleno Majelis Wali Amanat ITB di Gedung BPI. Hari itu ia bersaing dengan dua kandidat lainnya, Prof. Dr.Ir. Indratmo Soekarno, MSc., dan Intan Ahmad, P.h.D.

Sebelumnya ia merupakan Guru Besar Fakultas Teknik Industri ITB. Pada tahun 2011-2014, ia menjabat Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (WRAM) ITB. Menurut pendapat kalangan pemerhati pemilihan rektor ITB, ini merupakan Rektor ITB yang terpilih lewat musyawarah mufakat.

 

Prestasi kepemimpinan Kadarsah sebagai WRAM, diantaranya melalui Lembaga Tahap Persiapan Bersama, ia telah menghasilkan mekanisme penanganan mahasiswa kasus TPB. Tonggak keberhasilannya, diantaranya menurunkan tingkat putus studi mahasiswa ITB pada tahun pertama.

 

Selain itu Kadarsah melalui Lembaga Kemahasiswaan (LK), telah menghasilkan sistem dan mekanisme seleksi calon penerima beasiswa bidik misi. Hal lain yang patut dicatat, dilakukannya implementasi "tracer study". Melalui ini semua program studi sarjana telah memperoleh banyak feedback dari alumni. Pun dari "tracer study" diperoleh aneka masukan berupa evaluasi kurikulum dan peningkatan kualitas pengajaran di ITB. Terobosan lainnya Kadarsah melalui Direktorat Pendidikan, Sekolah Pascasarjana, Lembaga Pengkajian Pendidikan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP4),serta unit teknis lainnya, banyak melakukan pembaharuan.

 

Kadarsah, Lebih Jauh

Kesarjanaan pertama Kadarsah diraih dari jurusan Teknik Industri ITB (1986), kemudian Ia lanjutkan ke Master Program of Technology Innovation Management di Departemen Teknologi Industri, Ecole Centrale Paris, Prancis. Setelahnya Ia tuntaskan studinya di tingkat doktor pada Universite d'Aix Marsaille-3, Prancis. Disini Ia memposisikan dirinya dengan spesialisasi penelitian pada bidang Computer Aided Decision Support System and Technology Innovation Management.

Kadarsah pun aktif di berbagai organisasi di luar ITB, al: Forum Wakil Rektor Bidang Akademik pada Majelis Rektor PTN Indonesia, Koordinator dari Regional Observatory on Information Society in Asia and Pacific UNESCO, Steering Commitee of AUN-USR & S (Asia University Network - University Social Responsibility and Sustainability), dan lainnya.

Tepatnya sejak 2012, Kadarsah menjadi visiting profesor pada bidang Decision Making and Knowledge Management di Ecole des Mines de Nantes - France. Pun beberapa penghargaan Ia peroleh diantaranya Mahasiswa Teladan ITB dan Mahasiswa Teladan Nasional, Satyalancana Dwidya Sistha, Satyalancana Karya Satya, dan Penghargaan Lencana Pengabdian 25 Tahun dari ITB. Selama karirnya di ITB, Ia telah menghasilkan kurang lebih 88 karya ilmiah, terdiri atas 8 jurnal internasional, 4 buku, 5 jurnal nasional, 38 makalah dalam prosiding internasional, dan 33 makalah dalam prosiding nasional.

 

ITB & Entrepreneurial University

Menarik disimak beberapa saat setelah Kadarsah terpilih menjadi Rektor ITB, kepada destinasianews.com ia paparkan visi dan misinya secara lugas:” ITB ke depan harus menjadi uiversitas penelitian kelas dunia. Sebagai pelopor dan garda terdepan untuk menjawab permasalahan lokal dan nasional. Ini demi peningkatan kesejahteraan dan daya saing bangsa”. Angan lainnya, harus ada peningkatan karya yang diakui dan dihormati secara internasional. “Lulusannya harus berdaya saing internasional, bermartabat, berjiwa kepeloporan, serta berintegritas”, begitu ujarnya.

 

Dalam hal peningkatan program studi, Ia pun menyatakan keinginan lembaganya harus terakreditasi secara internasional: “Dari tiga belas prodi menjadi tiga puluh lima prodi, termasuk peningkatan kelas internasional dari tiga kelas menjadi lima belas kelas. Ini hanya sebagian saja dari strategi dan peran akademik kami”, begitu ujarnya yang dalam paparan riwayat hidupnya selalu menempatan kutipan kata-kata penyemangat dari mantan Rektor ITB, Prof. Dr. Doddy Achdiat Tisna Amidjaja.

 

Tak kalah penting menurut Kadarsah, Ia canangkan peningkatan jumlah paten, prototype, dan karya kreatif; serta kerjasama dengan banyak pihak dalam hal penerapan hasil riset. “Semua ini demi menjawab permasalahan bangsa, serta re-orientasi fokus penelitian. Ini inti sari ITB sebagai Research University menuju Entrepreneur University”, begitu tutupnya yang percaya pencanangannya bisa tercapai berkat kerjasama dengan semua pihak terutama di almamaternya.(HS/SA/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

Ridwan Kamil & Uu Bubarkan TOS Jabar Juara, Erry Riyana Hardjapamekas - Libatkan Warga untuk Pengawasan

destinasiaNews - Tim Optimasi dan Sinkronisasi (TOS) Jabar Juara, yang dibentuk sejak 26 Juli 2018 sebagai akselerasi percepatan kerja Gubernur dan...

Pengunjung

02528586
Hari ini
Kemarin
4142
7781