Rooftop, Urban Farming Mengasikkan

DSC07198

DestinasiaNews – Bandung. Rooftop. Begitulah istilah kata yang dikenal dewasa ini. Cara tatanén urban farming ini merupakan salah satu upaya merekayasa lahan tani di perkotaan yang- apa boleh buat- memang semakin sempit . Di Kota Bandung. langkah ini dimarakkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian melalui program unggulannya yang cinamai Buruan SAE. Seperti yang dikembangkan oleh sekelompok anggota Karang Taruna Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Mereka adalah Hendriana Pirmansyah, Yogi Firdaus, Restu Ginanjar, Shohan Rizky, Reyhan Engko, Reyhan Ibnu, Lukman dan Akbar.

Program tatanén di lokasi tersebut diawali tahun 2016 sebagai bagian dari program Bandung Berkebun waktu itu . Mereka mengembangkan cara tanam roof top dengan memanfaatkan atap kantor Kelurahan Sukawarna di Jalan Lemahneundeut Kota Bandung dan diperkenankan oleh lurahnya kala itu, Ajat Sudrajat. “Awalnya sih kami menanam sayuran seperti bawang daun dan sejensnya, “ tutur Hendri se bagai founder program Karang Taruna lokalan di kelurahan tersebut. Namun, seiring perkembangan waktu jenis tanaman yang dikembangkannya bertambah, disesuaikan dengan nilai jual hasil taninya dan juga kendala yang harus dihadapi kala itu berkenaan dengan harga jual yang rupanya sangat dipengaruhi pasar, sehingga sering kali nilai jual hasil panennya tidak seimbang dengan upaya yang harus dilakukan. Mulailah Hendri dan kawan-kawannya mengembangkan tanaman herbal, tanaman, obat serta buah-buahan. Kini di rooftop yang dikelolanya terdapat tanaman produktif seperti buah tin, anggur, stroberi, rosemari dan juga berjenis-jenis mint, sedikitnya terdapat 14 jenis mint yang tengah dikembangkannya. “Tanaman mint ini sedang banyak diminati masyarakat, ” ungkap Hendri. Rupanya Hendri dan kawan-kawan juga bisa menjadi teman diskusi tentang pengembangan urban farming di Kota Bandung. Bahkan tak jarang pula mereka melakukan sosialisasi dan edukasi ke sekolah-sekolah berkenaan dengan upaya menumbuhkan minat bercocok tanam di lahan perkotaan.

DSC07199

Di lokasi lahan rooftop mereka pun sering dikunjungi peminat urban farming dari berbagai daerah. Para pengunjungnya tidak saja mau membeli bibit tanaman atau hasil tani, tapi juga berdiskusi tentang pemeliharaan tanaman, termasuk kosultasi membuat sendiri pupuk dengan memanfaatkan limbah atau sampah domestik, selaras dengan upaya

a memilahsampah mulai dari rumah. Mengasyikkan. Dtn/ar.

hendri


emgz2

Artikel lain...

IKA UPI Salurkan Beasiswa Bagi 30 Mahasiswa UPI

IKA UPI Salurkan Beasiswa Bagi 30 Mahasiswa UPI

"Siapkan Program Beasiswa Berkelanjutan Cetak Sarjana Berdedikasi" destinasiaNews - Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Pendidikan Indonesia (IKA UPI) menyerahkan beasiswa...

BCC Berkolaborasi Dengan Kementrian BUMN Gelar “Digital Preneur” Bersama Puluhan Generasi Milenial

BCC Berkolaborasi Dengan Kementrian BUMN Gelar “Digital Preneur” Bersama Puluhan Generasi Milenial

destinasiaNews – Yayasan Bumi Cililin Channel (BCC) yang terbentuk dari komunitas para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di wilayah...

Kodam III/Siliwangi Gelar Acara "Tahun Baru 2023 Siliwangi Berhasil"

Kodam III/Siliwangi Gelar Acara "Tahun Baru 2023 Siliwangi Berhasil"

destinasiaNews - Menyambut tahun baru 2023 serta menutup tahun 2022, Kodam III/Slw menggelar acara yang bertemakan "Tahun Baru 2023 Siliwangi...

Trek Favorite Brigif Loop Manjakan Pegowes

Trek Favorite Brigif Loop Manjakan Pegowes

destinasiaNews - Brigif Loop merupakan salah satu rute gowes loop yang berada di Markas Brigif 15/Kujang II, Kota Cimahi. Ada...

Masjid Al-Jabbar, Maha Karya yang Ditunggu Masyarakat, Akhirnya Diresmikan

Masjid Al-Jabbar, Maha Karya yang Ditunggu Masyarakat, Akhirnya Diresmikan

destinasiaNews - Pangdam III/Slw Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P., menghadiri Acara Peresmian Masjid Raya Al - Jabbar yang biasa...

Pengunjung

09708637
Hari ini
Kemarin
3912
5095