IUGC 2015 ITB, Meningkatkan Kualitas Profesi Dalam Menyikapi Efek Pemanasan Global

IUGC 2015 edit1

Destinasianews - Himpunan Mahasiswa Teknik Geofisika, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan Institut Teknologi Bandung (FTTM-ITB) kembali menggelar agenda dua tahunan yang ke-tiga sejak awal digelar Februari 2011 lalu bernama Indonesian Undergraduate Geophysics Competition (IUGC). Kompetisi akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 10-13 Februari 2015 bertempat di Aula Barat Kampus Ganesha Institut Teknologi Bandung, diikuti 12 universitas dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan sarana untuk meningkatkan kualitas keprofesian mahasiswa Teknik Geofisika di Indonesia.

Menurut kepala Departemen Acara IUGC 2015,  M. Egi Ginanjar, kompetisi ini mengusung tema “The Future of Applied Geophysics for Better Environment”, dibagi menjadi tiga kompetisi yaitu Geophysical Survey Design, Geophysical Processing Challange dan Cerdas Cermat Interpretasi.

Rangkaian acara IUGC 2015 diawali dengan Pre-Event (Lomba Poster, Mitigasi Bencana di Sesar lembang, Geophysical Roadshow) dan Opening, dilanjutkan dengan rangkaian acara utama yaitu Seminar dan Competition, dan diakhiri dengan Closing, kata Egi.

"Kompetisi ini merupakan uji kemampuan dan pemahaman konsep dasar, kemampuan tentang metode-metode geofisika, kemampuan pengolahan data dan kemampuan dalam interpretasi," papar Egi, saat jumpa pers di gedung rektorat Institut Teknologi Bandung, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (4/2/2015).

Seminar dengan tema: Implementasi Carbon Capture and Storage - Tantangan Masa Depan Indonesia, berlangsung 9 Februari 2015 pukul 9.00-14.00 di Aula Barat Kampus Ganesha Institut Teknologi Bandung, mengundang pembicara dari universitas maupun perusahaan di antaranya Dr. Haposan Napitupulu dari SKK Migas dan Prof. Wawan Gunawan sebagai Project Director Carbon Capture Storage di Lapangan Gundih. Peserta seminar dipatok Rp. 35ribu per orang.

Egi berharap, ajang dua tahunan IUGC yang pesertanya diikuti mahasiswa Geofisika di Indonesia. “Semoga saja pada kompetisi yang akan datang, dapat diikuti mahasiswa Geofisika dari perguruan tinggi se-Asean atau Asia sekalipun,” pungkas Egi. (HRS/SA/AR/dtn)


emgz2

Artikel lain...

Mari Nikmati, Suara Lembut Afgan - Manjakan Afganisme di Trans Studio Bandung

Mari Nikmati, Suara Lembut Afgan -  Manjakan Afganisme di Trans Studio Bandung

destinasiaNews - Wow deh, pastinya telinga kita sudah sangat familiar kala mendengar penyanyi muda berbakat dari Indonesia. Siapa lagi, kalau...

SBMPTN 2018 Akan Segera Digelar, Panlok 34 Bandung Siapkan 46.935 Kursi Peserta

SBMPTN 2018 Akan Segera Digelar, Panlok 34 Bandung Siapkan 46.935 Kursi Peserta

  destinasiaNews - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 akan segera digelar, Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung menyediakan...

Kogartap II/Bandung & The Lodge Maribaya Resmikan “Longsoran” Blok Gunung Masigit Desa Cibodas - Pulihkan Jalur Vital Pariwisata

Kogartap II/Bandung & The Lodge Maribaya Resmikan “Longsoran” Blok Gunung Masigit Desa Cibodas - Pulihkan Jalur Vital Pariwisata

destinasiaNews – “Bersyukur pada Kamis ini (19/4/2018) longsoran, tepatnya di blok Gunung Masigit, setelah lima bulan lalu kita garap bersama...

Atlet Disabilitas Gugat NPC Indonesia ke PN Bandung – Tak Sudi Bonus Prestasi Dipotong 25%

Atlet Disabilitas Gugat NPC Indonesia ke PN Bandung – Tak Sudi Bonus Prestasi Dipotong 25%

destinasiaNews – Babak baru perjuangan para atlet disabilitas yang tergabung pada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Jawa Barat. Kali ini,...

Sikapi Revolusi Industri 4.0, PMII Harus Cermat & Bijak Hadapi Era Digitalisasi, Kata Abdurahman Wahid

Sikapi Revolusi Industri 4.0, PMII Harus Cermat & Bijak Hadapi Era Digitalisasi, Kata Abdurahman Wahid

destinasiaNews - Sehubungan hari lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-58, yang perayaannya berlangsung di Gedung Sabuga Bandung, (17/4/2018) Abdurahman...

Pengunjung

01973790
Hari ini
Kemarin
1780
1997