PJB & Gerakan Hejo – Sinergi, Tebar Cinta Lingkungan

IMG 20180217 WA0000
destinasiaNews – Sehari itu (16/2/2018) kegiatan Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo sejak pagi hingga malam seakan tiada jeda. “Seperti biasa, silih berganti tamu dengan berbagai kepentingan. Alhamdulillah semua hepi …,” urai  Deni ‘Ozenk’ Tudirahayu tangan kanannya yang sehari-hari ngepos di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung.
 
Paginya Eka menemani tamu khusus yang menginap di kediamannya, yakni Ulil Abshar Abdalla. “Paling esensial Bung Ulil selama menginap hingga kepulangannya ke Jakarta, ia mengagumi kawasan Alam Santosa. Konsep rehabilitasi lingkungan dan keterlibatan masyarakat adat se Jabar, diapresiasi olehnya,” ujar Eka beberapa saat sebelum memberi kata sambutan dalam riungan Paguyuban Jeep Bandung (PJB) di Alam Santosa yang luasnya sekitar 4,5 hektar.
IMG 20180217 000844
Kepentingan pengurus inti PJB berkumpul alias ngariung di Alam Santosa pada Jumat malam (16/2/2018), gerangan apa?”Malam ini kami sebut ‘camping bersama’. Salah satu tujuannya melakukan diklat re-generasi menghadapi penanganan event program ke depan,” papar Adjat Sudradjat, Ketua PJB 2017 – 2020.
 
“Besok (Sabtu) siang masih di Alam Santosa akan berkumpul puluhan anggota PJB dari pelosok Jabar dan beberapa dari luar Jawa. Jadi besok akan lebih seru, sambil konsolidasi,” lagi ujar Adjat yang menjelaskan kiprah organisasinya sejak 1998 terdaftar sekitar 600-an kendaraan jenis Jeep, dengan 100 anggota aktif –“Kegiatan kami tak sekedar touring melainkan sebagai ponggawa lingkungan dan terjun ke berbagai bhakti sosial termasuk dalam kebencanaan di berbagai daerah di Nusantara.”
 
Sinergitas  itu
 
Terpenting menurut Rudi ‘Rahayu’ Rambo, salah satu pengurus PJB kepada redaksi menerangkan:”Tadi kita lihat sendiri dalam paparannya Kang Eka Santosa dan pihak PJB menyatakan sapuk (sepakat) untuk mensinergikan kepedulian terhadap lingkungan di Jabar. Ini kami anggap penting.
 
Sementara bagi Eka Sendiri usai melakukan semacam kesepakatan antara PJB dengan Gerakan Hejo:”Ada sinergitas atau benang merah, ternyata. PJB tadi itu selama ini telah berkiprah nyata sebagai ponggawa lingkungan. Ini yang selaras dengan visi dan misi kita selama ini pada pemulihan lingkungan di Tatar Sunda.”
 
Cukup menarik dalam selipan petemuan langka ini Eka dimasukkan sebagai ‘anggota kehormatan’ PJB.”Baru tahu kami, Kang Eka selama ini memiliki dan merawat dengan baik kendaraan jenis 4 X 4 Austin produk 1957. Austin ini ternyata warisan dari sesepuh Jabar Mang Ihin atau kita kenal Solihin GP.”
 
Eka sendiri pada akhir pertemuan disela menyaksikan puluhan Jeep mengelilingi api angin di Alam Siantosa bagian atas (puncak) iseng-iseng sempat ditanya redaksi – Hubungan tamunya hari ini antara Ulil Abshar Abdalla dengan para penggila jeep ? “Ah, itu silahkan tafsirkan sendiri oleh Anda. Utama bagi kami di Alam Santosa, siapa pun boleh bergabung selama bersetuju ke pemulihan lingkungan. Buktinya, Bung Ulil dan rekan-rekan Bung Adjat sudah sapuk menebar  cinta lingkungan.” (HS)        
 
Add a comment

Maman Menjadi Bapak Asuh Penyanyi Jalanan

IMG 20180216 114556
 
destinasiaNews - Musisi dan penyanyi Jalanan yang tergabung dalam Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ), yang biasa mangkal di simpang atau pintu tol Padalarang Desa Margajaya Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) di sambangi Maman Sunjaya calon Wakil Bupati KBB, (16/02/2018)
 
Menurut Hans ketua KPJ KBB,
“Tidak semua musisi atau penyanyi jalanan itu pengamen, walaupun para pengamen itu musisi atau penyanyi jalanan".
 
“Namun yang membedakan mereka adalah dari karyanya, para musisi jalanan itu berkarya ada melalui tulisan, sastra, maupun lagu, kalau pengamen hanya mengamen dan menjadikannya profesi,” ungkap Hans
IMG 20180216 114702 
“kami terorganisir dalam KPJ, terkoordinasi, dan karyanya diwadahi KPJ, anggota KPJ itu beretika, dan mematuhi aturan,” ucap Hans.
 
Masih kata Hans , "sungguh luar biasa, mungkin baru kali ini kami di kunjungi Calon Wakil Bupati Bandung Barat yaitu bapak Maman Sunjaya, suatu kehormatan tersendiri bagi kami yang ada dijalanan, semoga ini menjadi awal yang baik dalam silaturahmi kita, agar terjalin terus sampai kapanpun.
 
Sembari ngobrol santai bareng KPJ di tempat yang sama Maman pun mengatakan,"Sudah seharusnya Pemerintah KBB berterima kasih kepada teman teman Kelompok Penyanyi Jalanan , karena menghadirkan jalanan yang begitu penat menjadi gembira dan berseri, penuh dengan ekspresi seni serta budaya, ekspresi yang menandakan kerukunan warga kbb dan sekitarnya".
 
"Dan saya siap untuk menjadi bapak asuh dari Kelompok Penyanyi Jalanan yang ada di KBB" pungkas maman.
 
Maman pun berharap agar nantinya KBB menjadi bagian kabupaten yang berseni dan berbudaya bukan hanya skala lokal saja, bahkan bisa menjadi tujuan wisata seni dan budaya bertaraf Internasional.[red]
Add a comment

Pilkada Serentak 2018, Gubernur Jabar Lantik 7 PJS Bupati dan Wali Kota

Pjs BupWk 2018

destinasiaNews - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang akrab disapa Aher, melantik tujuh Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemrov Jabar) menjadi Pejabat Sementara (PJS) Bupati dan Wali Kota untuk tujuh daerah yang ditinggal cuti Bupati dan Wali Kota yang mengikuti perhelatan Pilkada Serentak 2018.

Pelantikan ketujuh PJS Bupati dan Wali Kota berlangsung di Aula Barat Gedung Sate, Rabu, 14/2/2018.

Para PJS Bupati dan Wali Kota itu antara lain, 1. Dr. H. Muhamad Solihin, M.Si., Asisten Daerah Bidang Administrasi Setda Pemprov Jabar, dilantik menjadi PJS Wali Kota Bandung; 2. R. Rudy Gandakusuma, SH. MH., Kepala Kesbangpol Jabar dilantik sebagai PJS Wali Kota Bekasi; 3. Ir. H. Sumarwan Hadisoemarto, Kepala BKD Jabar, dilantik menjadi PJS Bupati Sumedang; 4. Drs. H. Daddi Iskandar, MM., Kepala Biro Pelayanan Sosial Dasar Provinsi Jabar dilantik menjadi PJS Bupati Subang; 5. Ir. Deddi Mulyadi, Bakorwil 4 Provinsi Jabar, dilantik menjadi PJS Bupati Ciamis; 6. Ir. H. Koesmayadi Tatang Padmadinata, Asisten I Bidang Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Jabar, dilantik menjadi PJS Bupati Garut; 7. Dr. H. Dedi Taufikkurohman, M.Si., Kadishub. Jabar dilantik menjadi PJS Wali Kota Cirebon.

Ketujuh PJS Bupati dan Walikota tersebut akan memulai tugasnya pada tanggal 15/2/2018 hingga 23/6/2018, kecuali PJS Wali Kota Bekasi yang masa baktinya berakhir pada 10/3/2018.

Dalam kata sambutannya Aher mengatakan, acara pengukuhan ini merupakan amanat Kemendagri, untuk segera mengukuhkan PJS Bupati dan Wali Kota paling lambat 14/2/2018, karena ada tujuh daerah yang kepala dan Wakil Kepala daerahnya menyalonkan Pilkada Serentak 2018. Ketujuh daerah tersebut antara lain, Bandung, Bekasi, Ciamis, Cirebon, Garut, Subang dan Sumedang.

Untuk itu, supaya tidak terjadi kekosongan jabatan kepala daerah selama masa kampanye Pilkada Serentak 2018 dan pelayanan pemerintahan pun harus tetap berjalan, papar Aher.

“Pada semua pejabat provinsi, Saya menitipkan sejumlah tugas. Salah satunya memastikan netralitas pegawai negeri sipil (PNS) selama pilkada serentak berlangsung”

“Selain menjalankan kewenangan pemerintah, pelayanan publik, sebagaimana tugas yang dibebankan pada Bupati dan Wali Kota definitif, ada satu yang ditugaskan secara khusus, yaitu menjaga netralitas PNS supaya kualitas demokrasi lebih terjamin,” pungkas Aher
(HRS/dtn.)

Add a comment

Survey Indo Barometer – Rindu & 2DM Ketat Bersaing, Hasanah & Asyik di Papan Bawah

barometer 1destinasiaNews – Deru mesin partai termasuk geliat relawan maupun simpatisan dari 4 pasangan calon gubernur dan wakil gubenur Jawa Barat 2108, mulai dihidupkan. Setidaknya, bisa kita pantau dari gelaran dinamika survey Jawa Barat olahan Indo Barometer di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann Jl. Asia Afrika (13/2/2018).

 

“Jelang pencoblosan 27 Juni 2018, masih banyak waktu sekitar 4 bulan. Pada kurun ini, memungkinkan banyak perubahan,” papar Asep Saepudin, Peneliti Indo Barometer. Selanjutnya Asep menjelaskan rincian hasil penelitiannya di Provinsi Jawa Barat sejak 20 – 23 Januari 2018. Garapannya, melibatkan 800 responden dengan margin of error kurang lebih 3,46%, plus tingkat kepercayaan 95%.

 

”Metodologinya multistage random sample. Pengumpulan datanya, melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.”

 

Ditilik dari tingkat pengenalan calon tertinggi, kali ini untuk calon gubernur Jawa Barat diduduki Deddy Mizwar (97,1%), disusul Ridwan Kamil (88,8%). Sementara untuk calon wakil gubernur JawaBarat Dedi Mulyadi (67%), dan paling bontot Uu Ruzhanul Ulum (43,9%).

 

Nah, bila ditilik dari pengenalan calon terendah, kali ini diduduki TB. Hasanuddin (10,6%), Sudrajat (11,1%), Anton Chrliyan (15,5%), dan Ahmad Syaikhu (18,6%). “Perspsi responden relatif rendah untuk Sudrajat dan TB Hasanuddin, ini terjadi karena keduanya baru menjadi calon.”

 

Suka & Tidak serta Alasannya …

barometer 2Mengupas soal tingkat kesukaan, kali ini calon tertinggi digapai M Ridwan Kamil (89,3), disusul Deddy Mizwar (79,9%), Dedy Mulyadi (79,9%), lalu Uu Ruzhanul Ulum (70,7%). Sementara untuk tingkat kesukaan calon terendah diduduki oleh Anton Charliyan (29,8%), disusul TB. Hasanuddin (36,5%), lalu Sudrajat (37,1%), dan Ahmad Syaikhu (45%).

 

Yang menarik lainnya, ada telisik alasan publik suka terhadap para calon. Paparannya, publik suka pada M Ridwan Kamil (89,3%), karena pintar/cerdas (16,4%), tegas (13,1%), merakyat (9%). Sedangkan yang tidak suka (1,5%), dengan alasan sombong (27,2%), pembangunan tidak merata (18,2%), kurang tegas (9,1%).

 

Publik yang suka pada Deddy Mizwar (79,9%), alasannya karena artis (29,3%), berwibawa (10,3%), dan ramah (8,4%). Sedangkan yang tidak suka (6%), alsannya karena kinerjanya kurang bagus (38,3%), kurang tegas (12,8%), dan kurang berpengalaman (8,5%).

 

Lainnya publik yang suka pada Dedi Mulyadi (79,9%), alasannya karena merakyat (18,3%), Bupati Purwakarta (17,9%), serta pintar/cerdas (6,5%). Sedangkan yang tidak suka (3,5%), alasannya karena kurang berwibawa (15,7%), ambisius (15,7%), dan kurang tegas (10,5%).

 

Publik yang suka pada Uu Ruzhanul Ulum (70,7%), lasannya karena alim/taat beragama (28,6%), pintar/cerdas (8,1%), dan bupati Tasik (7,7%), Sedagkan yang tidak suka (2,6%), dengan alasan karena kurang berpengalaman (22,3%), kurang mampu memimpin (22,2%), serta kurang merakyat (11,1%).

 

Publik yang suka pada Anton Charliyan (29,8%), alasannya karena (32,4%), berwibawa (18,9%), kinerjanya kurang bagus (14,3%), dan kurang berpengalaman (14,3%).

 

Publik yang suka pada TB Hasanuddin (36,5%), alsannya karena tegas (32,3%), berwibawa (12,9%), dan merakyat (6,5%). Sedangkan yang tidak suka (18,8%), alasannya karena kurang merakyat (12,5%), kurang berpengalaman (6,3%), dan tidak suka orangnya (6,3%).

 

Publik yang suka pada Sudrajat (37,1%), alasannya karena tegas (63,7%), berwibawa (9,1%), dan disiplin (6,1%). Sedanhkan yang tidak suka (16,9%), alasannya karena kurang dikenal (26,6%), kurng merakyat (13,3%), dan kurang tegas (6,7%).

 

Publik yang suka pada Ahmad Syaikhu (45%), alasannya karena pintar/cerdas (22,4%), berwibawa (13,4%), dan ramah (13,4%). Sedangkan yang tidak suka (10%), alasannya karena kurang merakyat (26,7%), kurang dikenal (26,7%), dan kurang tegas (6,7%).

 

Deru itu

 

Hasil survey ini pun mengangkat deru Pilkada Jabar 2018 tahap awal, telisiknya ke elektabilitas, popularitas. Hasilnya, masih menempatkan posisi urutan utama diraih M Ridwal Kamil, disusul Deddy Mizwar, TB Hasanuddin, dan Sudrajat.

 

“Posisi ini pun masih sementara. Waktu untuk terjadi perubahan, masih panjang,” kata Asep sambil merespon pertanyaan beberapa pewarta – Bila timbul tsunami politik bagaimana? “Oh, itu tentu sangat memungkinkan bisa berubah. Jabar ini unik sebagai barometer nasional, penuh kejutan dan kerap memunculkan anomali politik.” (HS)

Add a comment

Nomor Satu Petanda Semangat Kemenangan EMAS

IMG 20180213 132618
destinasiaNews - Perhelatan agenda pengundian nomor urut pasangan calon bupati/wakil bupati di Pilkada serentak 2018, yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung Barat, Selasa (13/2/2018) di Villa Istana Bunga, Parongpong.
 
Sekitar ribuan simpatisan masing masing paslon yang terdiri dari berbagai partai politik, relawan , maupun Organisasai Masyarakat (ormas) pendukung.
 
Dalam acara tersebut hadir Ribuan simpatisan masing masing paslon yang terdiri dari berbagai partai politik, relawan, maupun ormas pendukung untuk melihat paslonnya mendapat nomor urut sekaligus melakukan deklarasi Pilkada damai yang dipimpin oleh Kapolres Cimahi, Dandim 0619 Kabupaten Bandung, dan KPU Kabupaten Bandung Barat.
 
Sejak pukul 09.00 WIB suasana sekitar lokasi telah dipadati oleh para simpatisan maupun organisasi masyarakat, dan juga partai pengusung. Dari pantauan media kegiatan pengundian nomor urut yang dilakukan kurang lebih pukul 11.00 WIB. Menghasilkan ketetapan nomor peserta paslon pilkada KBB yaitu paslon Elin-Maman Sunjaya mendapat nomor Satu, Doddy Imron Cholid Nomor Dua, dan Aa Umbara-Hengky Kurniawan nomor urut tiga
 
Sebagai organisasi masyarakat pengusung paslon EMAS, Banteng Muda Indonesia (BMI) Bandung Barat ,yang di komandani oleh Fajar Taufik mengatakan kegembiraannya, "Dengan mendapatkan nomor urut satu, kami gembira walau Perjuanagn belum selesai, semoga ini suatu bertanda semangat kemenangan paslon Elin Maman pada pilkada juni 2018 nanti", ujarnya.
 
"Dengan mendapatkan nomor urut satu artinya bagi kami adalah satu untuk semua rakyat bandung barat..semua untuk satu.." seru Fajar Taufik. [Bn]
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

Maman Cawabup KBB no 1, Bersilaturahmi Dengan Para Ustadz

destinasiaNews - Dalam mempererat silaturahmi dengan kalangan ustadz dan ulama, calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor 1 yang...

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (2): Kang Emil Belum Menengok

DestinasiaNews - Nah, perkiraan pertanyaan “iseng” lainnya masih ala Diego ke Ujang Safaat, Ketua RW setempat Ujang Safaat yang sehari-hari...

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

Ihwal Blekok Bandung (1): Kang Emil Belum Menengok

destinasiaNews – Terinsipirasi serial film travelling yang mendunia bertajuk Don’t Tell My Mother (Ulah bebeja ka Indung kuring). Film ini...

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

RTH Kota Bandung Intentensif Dibahas Eka Santosa & Oded di Pasir Impun - Benahi, Tata Ruang !

destinasiaNews -  Oded M Danial, Wakil Walikota Bandung disela-sela cuti sehubungan pencalonan Pilwalkot  pada Pilwalkot 2018 - 2023 yang berpasangan...

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

destinasiaNews - Sudah dua pekan berlalu Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) paket Paslon EMAS (Elin - Maman) blusukan,...

Pengunjung

01844852
Hari ini
Kemarin
120
1453