Makna MS untuk Verifikasi Faktual KPU bagi DPW Partai Berkarya Jabar – “Lega, Walau Jalan Masih Panjang”, Tutur Eka Santosa

Berkarya 2

destinasiaNews - “Dapat kami katakan, status DPW Partai Berkarya Jabar setelah kami lakukan verifikasi faktual, MS adanya. MS itu artinya Memenuhi Syarat,” papar Komisioner KPU Jabar, Agus Rustandi (31/12/2017) di Sekertariat DPW Partai Berkarya Jabar Jl. PHH Mustofa Komplek Surapati Core Blok K-7 Kota Bandung.

Bagi Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar dan jajarannya selaku tuan rumah, lolos atau diberi status MS dari tahapan verifikasi faktual KPU untuk partai besutan HMP (Hutomo Mandala Putra) atau Tommy Soeharto, dimaknai sebagai sesuatu yang sangat berharga.

”Ini kado terindah bagi partai kami. Ada 26 dari 27 DPD tingkat kota dan kabupaten se Jabar bisa ikut verifikasi faktual KPU, otomatis mulai hari ini mereka serentak, telah mengikuti pencuplikan nomor untuk proses yang sama di awal Januari 2018. Maknanya, partai ini bisa ikut pemilu 2019, diantaranya,” ujar Eka Santosa seusai proses verifikasi faktual di sekertariat partinya dilakukan rombongan KPU Jabar.

Tiga hal yang meloloskan Partai Berkarya Jabar beroleh status MS, menurut Komisioner KPU, didasarkan:”Pertama, penelaahan atas sejumlah SK dari DPP Partai Berkarya. Kedua, keberadaan gender dalam struktur kepengurusan. Terakhir, keabsahan domisili sekertariat partai. Semua persyaratan, telah dipenuhi,” terang Rustandi yang ditimpali dengan tepuk tangan dari para kader Partai Berkarya.

Sambutan Kader

Berkarya 1

Tak pelak berita status MS dari Sekertariat DPW Partai Berkarya Jabar dari KPU Jabar, pada sore hari itu, hanya beberapa jam menjelang pergantian tahun 2017 ke 2018, langsung merebak ke pelosok Jabar. “Bersyukur status ini didapat. Semoga ini pertanda baik bagi kita, bisa turut menegakkan demokrasi di negeri ini melalui kegiatan partai,” jelas Roni Priatna, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Pangandaran yang disampaikan melalui telepon ke sekertariat partai di Kompleks Surapati Core Kota Bandung.

Sementara itu beberapa kader partai dari DPD Partai Berkarya Kota Bandung, yang hadir di lokasi, padahal sebelumnya sempat berharap-harap cemas akan hasil verifikasi faktual oleh KPU.  Mendengar pernyataan Eka Santosa yang melegakan nasib partainya, seketika tampak bungah.

”Ini yang kami nantikan selama ini. Status MS artinya partai kami di Jabar, lolos. Berita ini bikin hati kami plong. Sadar, ke depannya masih ada tahapan lain” ujar salah satu kader dari DPD Partai Berkarya Kota Bandung yang punya sebutan khusus “Rudi Rambo”. (HS/dtn).       

Add a comment

Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar, Apresiasi Komisioner KPU Terkait Penundaan Verifikasi – Proses Jalan Terus …

IMG 20171230 WA0062
destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat ditemui di Sekertariat Partai Berkarya Jabar di Jl. PHH Mustofa Kompleks Surapati Core K-7 Kota Bandung, Sabtu, 30 Desember 2017, mengapresiasi KPU Jawa Barat terkait penundaan mendadak proses verifikasi faktual KPU yang hari itu tertunda. ”Besok (31/12/2017) proses ini akan dilanjutkan pukul 15.00 WIB”, ujarnya sambil mengungkapkan – “Kepada para kader Partai di Jawa Barat mohon tenang. Ikutilah arahan dari fungsionaris partai di tingkat DPD, DPC maupun ranting.”
 
Diketahui pada hari Sabtu (30/12/2017) menjelang pukul 15.00 WIB untuk kedua kalinya, sejumlah fungsionaris DPW Partai Berkarya Jabar telah bersiap-siap untuk menerima kedatangan rombongan KPU Jabar, menghadapai pelaksanaan verifikasi faktual. “Setelah saya pertanyakan langsung ke komisioner KPU Jabar. Diperoleh info verifikasi faktual dilanjutkan esok hari. Ini saya apresiasi.”
 
Lebih lanjut menurut Eka yang hari itu didampingi Aef Alamsyah, Bendahara DPW Partai Berkarya Jabar, ia memaklumi ada dinamika khusus bagi partainya yang relatif masih baru:”Menurut penjelasan komisioner KPU tadi, penundaan ini terkait dengan keberadaan perbaikan SIPOL (Sistem Informasi Politik) yang sampai hari ini, memang masih berlangsung. Ini saya maklumi, terpenting proses ke arah perbaikan terus berlangsung.”
 
Usai penjelasan di atas, Eka selaku politisi senior di Jabar dan nasional, kembali mengulas betapa pentingnya bagi setiap kader partai untuk selalu fatsun ke pada pimpinannya.
 
“Kuncinya, bila berpartai harus ulet, jujur, tahan banting, sabar, mampu mengendalikan emosi, serta konsisten,” pungkasnya yang mengutip ungkapan itu dari guru politiknya terdahulu. (HS/SA). 
Add a comment

Giring Ganesha 'Bangga Menjadi Indonesia' - Jadi Orang Kaya, Bisa Menolong Orang

IMG 20171229 171131
destinasiaNews - Generasi muda hendaklah terus belajar, berpikir positif, bekerja keras, demi meraih sukses, dan kaya.
 
Paparan di atas diungkap Giring Ganesha, artis, politisi muda ,musisi, dan juga founder kincir.com. Tepatnya, dipaparkan kala digelar talk show interaktif bertajuk "Bangga menjadi Indonesia", di  Emerald Tower Bandung, Jumat (29/12/2017).
 
Kata Giring, untuk menjadi sukses dan kaya harus melalui proses, di damping fokus pada satu hal - agar kita bangga menjadi Indonesia !
 
"Sukses itu berkaitan dengan bagaimana cara berpikir, juga kerja keras. Namun cara berpikir pun, harus dari hal yang positif.  Jika itu dilakukan,  pastilah semu akan berjalan positif. Tentu, sertailah dengan doa, kerja keras, berpikir positif," papar Giring yang ditanggapi dengan penuh antusias oleh ratusan muda-mudi yang mencermatinya.
 
Lanjut Giring:"Kalau hal ini kita lakukan, so pasti  kesuksesan pun dapat diraih. Nah,  kita pun bisa kaya. Kaya itu berkah, kita bisa menolong orang lain yang kesusahan".
 
Masih di forum ini, Giring memberi pencerahan:"Karena itu bagi kaum muda, jangan sekedar ingin cepat sukses. Semua itu melalui proses. Sesuatu yang instan, terkadang membuat kita bahaya. Laluilah melalui proses dan kerja keras. Tugas kita, menjelaskan pada kaum muda, kalau mau sukses harus bekerja keras. Tanyakanlah pada orang lain,  pasti jawabannya karena kerja keras," jelasnya sambil menambahkan -"Inilah yang harus ditanamkan, cara berfikir logis. , Maka itu janganlah takut, demi meraih sukse. Jangan takut pula menjadi kaya".
 
Kaum Muda, Siap Mengikuti...
 
Sekedar info, talk show Interaktif yang membawakan aneka pencerahan ini, dihadiri ratusan kaum muda,  dan mahasiswa se Bandung  Raya. Nara sumber lain yang memotivasi hadirin, ada di antaranya Yasser M.S, founder Matahari Kecil Indonesia, dan Rahadian Dinar, entrepreneur muda, Co-founder Budaya Anti Narkotika Nasional (BUANA).Tak kurang yang bikin acara ini betah dicermati kalangan muda, ada  pembawa acara Kamal Nuryadin. Ia menghangatkan suasana dengan berbagai celetukan jaman generasi milenia - Loe mo kaya, jadilah orang sekaya mungkin, biar bisa menolong orang sebanyak-banyaknya. Asyik dan bangga kan jadi orang Indonesia ? [HS/dtn]
Add a comment

Deklarasi Gerpis - Warga Sunda Harus Hasilkan Karya Level Dunia    

IMG 20171228 WA0057
destinasiaNews -  Bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat  di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017), dilangsungkan Deklarasi Gerpis (Gerakan Pilihan Sunda).  Deklarasi ini bertemakan ‘Membela Indonesia Melindungi Nusantara’, dengan menyatakan tiga butir pernyataan, dalam kemasan Pajajaran Anyar.
 
“Ini pun sebagai reinkarnasi perhimpunan perjuangan di tahun 1955. Juga sekaligus sebagai persemaian bagi generasi baru, demi memunculkan kepemimpinan baru di negeri kita. Landasannya, atas misi luhur kebangsaan, menjaga persatuan NKRI, UUD 1945, Pancasila dan wawasan nusantara,” kata inisiator Gerpis, Andri Perkasa Kantaprawira sambil menambahkan – “Ini pun sebagai peringatan Konferensi Meja Bundar Ke-68.”
IMG 20171228 WA0060
Hadir dalam deklarasi ini sejumlah tokoh lintas partai, lintas organisasi, dan lintas generasi, dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Barat, di antaranya Tjetje Hidajat Padmadinata, Mohammad Jumhur Hidayat, Iwan Sulandjana, Tatang Zaenudin, Mulyadi, Dindin Maolani, Prof. Karim Suryadi, KH. Ayi Hambali, serta berbagai elemen lintas sektoral lintas generasi. 
 
PanutanUrang  Sunda
 IMG 20171228 194042
Jumhur dalam paparannya  mengisahkan kiprah tokoh nasional Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja SH, LL.M, sebagai panutan kita. Utamanya kala mengingatkan soal UNCLOS (United Nations Convention On The Law Of The Sea) yang ditandatangani 117 negara, dan dua lembaga non negara pada 10 Desember 1982 di Montego Bay, Jamaika. Menurutnya, Mochtar telah semakin mempersatukan Indonesia melalui konsep Wawasan  Nusantara yang mendunia:”Ini kan dasarnya dari  Deklarasi Djuanda (13/12/1957 – red). Pak Djuanda itu juga orang Sunda, kan?”
 
Lainnya, Tjetje Hidajat Padmadinata hari itu mengupas tentang pentingnya orang Sunda merasa percaya diri. Dalam konteks situasi politik terkini, ia paparkan:”Janganlah terlalu percaya sama orang Jakarta,” ujarnya yang ditimpali hadirin dengan senyum dan tawa, malah.
 
Secara terpisah redaksi mengontak tokoh Jabar Eka Santosa, karena dalam pertemuan ini tidak tampak:”Sebenarnya, akan hadir hari itu namun mendadak ada tamu yang harus saya tangani. Tetapi saya kirim utusan dari Gerakan Hejo dan BOMA Jabar. Mereka ada yang hadiri di sana,” jawab Eka melalui telepon selaku Ketua Umum Gerakan Hejo dan Duta Sawala (Sekjen) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar.
 IMG 20170830 235019
Eka ditanya perihal tiga butir Deklarasi Gerpis yang berintikan; Wangsit Prabu Siliwangi sebagai sumber inspirasi untuk memunculkan kebangkitan Indonesia; menempatkan Ki Sunda sebagai Garda Terdepan menjaga pilar pesatuan dan ukhuwah NKRI; serta, ajakan ke warga RI khususnya ‘urang Sunda’, mendukung cita-cita dan strategi Gerpis di setiap front perjuangan politik, ekonommi, budaya, dan kebangsaan yang berdasarkan UUD 1945, Pancasila dan Wawasan Nusantara:”Deklarasi ini, menurut saya tinggal di praktikkan saja dengan konsisten di lapangan. Saatnya, siapa pun warga negera RI untuk bangkit dan melahirkan karya besar. Kalau bisa seperti Pak Mochtar dan Ir. H Djuanda itu, karyanya masuk ke level dunia” (HS/dtn)
 
 
 
Add a comment

Ketua KPU Jabar - Penyandang Disabilitas, Harus Nyaman Gunakan Hak Pilih

IMG 20171121 WA0115
destinasiaNews – Aksesibilitas non-fisik, bagaimana pun caranya harus diperjuangkan terus, tujuannya para penyandang disabilitas dapat memanfatkan hak pilihnya dengan baik. Walaupun aksesibilitas fisik sudah diperbaiki, pemenuhan aksesibilitas non-fisik masih terkendala.
 
Paparan ini dikemukakan Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat saat menyampaikan materi saat sosialisasi pilgub,  bagi keluarga besar Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Jawa Barat di Hotel Alam Permai Jl. Setiabudi Bandung (23/12/2017). 
 
Menurut Yayat,  bila berkaca pada pilgub 2013, usahanya masih belum maksimal. “Untuk  2018 diharapkan dapat memenuhi aksesibilitas bagi semua pihak. Termasuk aksesibilitas non-fisik, seperti akses informasi pemilu, dan mendorong budaya masyarakat yang lebih terbuka, bila memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas."
 
Optimisme ini,  masih menurut Yayat direalisasikan melalui pembuatan brosur dan alat bantu templet - mencoblos di bilik suara.lainnya,  selalu berkomitmen memberi informasi seluas-luasnya, melalui cara yang mudah.
 
 “Tantangan ini harus dilakukan bersama-sama antara penyelengara pemilu dengan masyarakat, termasuk dengan penyandang disabilitas tuna netra,” imbuhnya seraya menegaskan perlunya meningkatkan kesadaran penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat provinsi hingga KPPS, serta meningkatkan sensitivitas penyeleggara pemilu, dengan menyediakan TPS yang ramah bagi penyandang disabilitas. 
 
Diakui Yayat,  penyelenggara pemilu masih terkendala data penyandang disabilitas yang kurang akurat. “Namun, kami berupaya memetakan TPS seperti untuk tuna netra, tuna daksa, dan tuna rungu. Intinya, !kan dibuat TPS yang tidak menyulitkan penyandang disablitas."
 
Sebelumnya, Komisioner Jawa Barat Divisi SDM dan Humas menegaskan bahwa KPU Jabar menyediakan templet, buku saku, serta leaflet berhuruf braille. “Kami juga akan mendorong setiap TPS ramah terhadap penyandang disabilitas,” ungkapnya. 
 
Hadir dalam acara ini Ketua DPD Pertuni Jawa Barat serta pengurus Pertuni Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Panitia pun membagikan hadiah berupa kaos kepada peserta yang menjawab kuis seputar pemilu. (HS)
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Mari Nikmati, Suara Lembut Afgan - Manjakan Afganisme di Trans Studio Bandung

Mari Nikmati, Suara Lembut Afgan -  Manjakan Afganisme di Trans Studio Bandung

destinasiaNews - Wow deh, pastinya telinga kita sudah sangat familiar kala mendengar penyanyi muda berbakat dari Indonesia. Siapa lagi, kalau...

SBMPTN 2018 Akan Segera Digelar, Panlok 34 Bandung Siapkan 46.935 Kursi Peserta

SBMPTN 2018 Akan Segera Digelar, Panlok 34 Bandung Siapkan 46.935 Kursi Peserta

  destinasiaNews - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 akan segera digelar, Panitia Lokal (Panlok) 34 Bandung menyediakan...

Kogartap II/Bandung & The Lodge Maribaya Resmikan “Longsoran” Blok Gunung Masigit Desa Cibodas - Pulihkan Jalur Vital Pariwisata

Kogartap II/Bandung & The Lodge Maribaya Resmikan “Longsoran” Blok Gunung Masigit Desa Cibodas - Pulihkan Jalur Vital Pariwisata

destinasiaNews – “Bersyukur pada Kamis ini (19/4/2018) longsoran, tepatnya di blok Gunung Masigit, setelah lima bulan lalu kita garap bersama...

Atlet Disabilitas Gugat NPC Indonesia ke PN Bandung – Tak Sudi Bonus Prestasi Dipotong 25%

Atlet Disabilitas Gugat NPC Indonesia ke PN Bandung – Tak Sudi Bonus Prestasi Dipotong 25%

destinasiaNews – Babak baru perjuangan para atlet disabilitas yang tergabung pada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Jawa Barat. Kali ini,...

Sikapi Revolusi Industri 4.0, PMII Harus Cermat & Bijak Hadapi Era Digitalisasi, Kata Abdurahman Wahid

Sikapi Revolusi Industri 4.0, PMII Harus Cermat & Bijak Hadapi Era Digitalisasi, Kata Abdurahman Wahid

destinasiaNews - Sehubungan hari lahir Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-58, yang perayaannya berlangsung di Gedung Sabuga Bandung, (17/4/2018) Abdurahman...

Pengunjung

01973740
Hari ini
Kemarin
1730
1997