Nelayan Karawang Sambangi HNSI Jabar: Organisasi Nelayan, untuk Siapa?

DTN NELAYAN KERAWANG 1 CopydestinasiaNews – “Yang kami tahu bapaknya nelayan kata orang tua saya sejak dulu, ya HNSI. Sayang, di RN (Rukun Nelayan) kami, semua itu tak ada artinya sejak 2013 sampai sekarang. Kami ke sini, mengadukan banyak keluhan yang sudah bertahun-tahun…”, papar Sudi Adang Sudrajat (45) nelayan asal Pasir Putih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon Kab. Karawang. Hari itu (4/2/2017) Ia ditemani rekan sekampungnya Sukenda (49), Sahidin (34), dan Evi Zulkifli (54) yang akrab disapa Yopi (54), menyambangi Sekertariat DPD HNSI Jabar jalan Dago Pakar Barat No.9b Bandung.

Beruntung, para nelayan itu diterima oleh jajaran pengurus DPD HNSI Jabar mulai Ketua H. Nandang Permana, Sekertaris Chevy Epi Sutisna, Bendahara Agus Warsito, serta Wakil Ketua Bidang IT Sutisna. “Persoalan soliditas kepengurusan di Karawang, mungkin saja terjadi akibat historis yang belum tuntas. Ini tantangan saya dan jajaran untuk merapikannya”, jelas Nandang Permana.    

 Nelayan Kalimantan Barat

Uniknya, diantara rombongan ini terselip nelayan yang akrab disapa Yopi. Ia, ternyata menjabat sebagai Sekertaris DPC HNSI Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat – hubungannya dengan nelayan Kabupaten Karawang, apa?“Di sini hadir, semata tergerak mengantar saudara kita yang menjadi nelayan andon (pendatang-red.) asal Karawang di Kalimantan Barat. Nelayan ini meninggal di rumahnya di Ketapang Kalbar. Namun, urusannya menjadi rumit”, papar Yopi yang atas inisiatifnya mengantar jenazah nelayan atas nama Udin Samsudin (52) asal Jl. Cilempung RT 016 RW 005 Desa/Kel Pasir Jaya Cilamaya Kulon Kab. Karawang. Ia meninggal karena sakit pada Minggu, 29 Januari Pukul 01.00 di rumahnya di Kabupaten Ketapang, Kalbar.

DTN NELAYAN KERAWANG 2 CopyMelanjut inisiatif Yopi yang mengurus administrasi kematian, hingga  kepulangan almarhum Udin dari Ketapang Kalbar melalui pesawat udara,  dan mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada 30 Januari 2017. Selanjutnya jenazah diterima isterinya Iyoh Umaeroh dan keluarga besarnya di Kecamatan Cilamaya Kulon.

”Ironinya, kepedulian DPC HNSI Kab. Karawang atas musibah ini boleh dikata nihil. Masih beruntung pihak DKP Kabupaten Karawang membantu angkutan ambulan dari bandara ke Cilamaya Kulon”, kata Yopi yang diamini oleh rekan-rekan nelayan asal Pasir Jaya Kab. Karawang.

Menurut Sudi Adang, kehadiran mereka ke HNSI Jabar yang diterima jajaran pengurus DPP HNSI Jabar, selain melaporkan kondisi dan kiprah DPC HNSI Kab. Karawang yang selama ini tak berpihak kepada kepentingan nelayan, juga menyerahkan laporan ini secara tertulis. “Kami merasa plong, diterima di sini. Keinginan kami, para pengurus DPC HNSI semoga rukun-rukun saja. Yang di lapangan sangatlah butuh pengurus yang solid”.

“Tergerak atas inisiatif Pak Yopi dan rekan nelayan di Karawang, atas nama DPD HNSI Jabar, prihatin atas meninggalnya nelayan Udin Samsudin yang menurut kami tak seharusnya seperti ini”, tutup Nandang Permana yang hari itu memberikan bantuan dana untuk keluarga almarhum.”Sekaligus semua keluhan ini akan ditindaklanjuti pada minggu depan. Saya dan pengurus akan ke Karawang - membereskan kekisruhan yang sudah menahun”. (HS/SA/dtn)

DTN NELAYAN KERAWANG 3 Copy

Add a comment

Nandang Permana, Ketua DPD HNSI Jabar Terkait Perusakan Mapolsek Cisolok Sukabumi – “Dinginkan segera dengan Musyawarah …”

HNSI MAPOLSEK 1 CopydestinasiaNews – Peristiwa penyerangan sekitar 2000-an massa ke Kantor Polsek Cisolok Resor Sukabumi Jawa Barat, pada Jumat sore pukul 16.30 WIB (3/2/2017), yang diduga melibatkan pertentangan oknum nelayan dan polisi setempat, mengejutkan Nandang Permana, Ketua  DPD HNSI Jabar. Ia pada malam itu sekitar pukul 20.00  WIB (3/2/2017) dilapori Sekertaris DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Ujang SB. “Sangat mengejutkan, perihal benur lobster ini dua bulan lalu sempat dibahas hingga ke DPRD Kab. Sukabumi. Belum tuntas memang, semua pihak malah sedang menindaklanjutinya di lapangan. Sekarang ada letupan, dinginkan segera dengan musyawarah dan mufakat”.

Redaksi mengkonfirmasi muasal persoalan ini melalui Ujang SB dan Dede Ola, Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, keduanya menyesalkan peristiwa ini, karena merugikan banyak kalangan.”Sampai malam ini semua kalangan sedang berunding, mencari titik temu. Soal sweeping benur ini diduga melibatkan oknum polisi yang melakukan operasinya di luar kewajaran. Kebetulan, sekarang nelayan sedang mengalami masa paceklik hingga Maret 2017”.

HNSI MAPOLSEK 2 CopyTerkait hal ini Nandang Permana melalui Dede Ola dan jajarannya, meminta untuk segera membuat laporan tertulis asal-muasal terjadinya peristiwa ini:”Agar permasalahan ini tuntas. Bila penyelesaiannya setengah-setengah, tak mustahil bisa terulang”.

Dalam papran lanjutannya Nandang Permana akan membuat terobosan menuntaskan peristiwa ini dengan melibatkan pihak terkait di tingkat yang lebih tinggi seperti ke Polda Jabar, DPRD Jabar, Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, dan instansi terkait lainnya .”Yang lebih penting, semua pihak mulai tingkat terbawah di Kabupaten Sukabumi, mau menerapkan prinsip kearifan lokal secara konsekuen”, pungkasnya disela-sela melakukan evaluasi bersama jajarannya, setelah sehari sebelumnya  (2/2/2017) hadir di acara sosialisai pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Rancabuaya Kabupaten Garut . (HS/SA/dtn)  

Add a comment

Para Mantan Danyon XI/UPI, Hadiri Penutupan Diklatsarmil Menwa Yon XI/UPI di Pantai Sayang Heulang Garut

td1

DestinasiaNews - Kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran ini merupakan bentuk dan pembinaan untuk menyiapkan generasi muda sebagai pemimpin-pemimpin bangsa di masa depan agar mempunyai kepribadian yang kuat, bersemangat, pantang menyerah, disiplin, inovatif dan pekerja keras demi mendorong kemajuan serta keberhasilan pencapaian cita-cita bangsa.

Hal itu terungkap pada saat acara penutupan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran Resimen Mahasiswa Mahawarman Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia (Diklatsarmil Menwa Mahawarman Yon XI/UPI) Angkatan XLV Tahun Anggaran 2016/2017, yang berlangsung di Pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Kabupaten Garut, Minggu, 29 /1/2017.

Pada kesempatan itu Komandan Yonif 303 Raider Kostrad/SSM, Mayor Inf. Benny Wahyudi, memimpin langsung upacara penutupan Diklatsarmil Menwa Yon XI/UPI Angkatan XLV Tahun Anggaran 2016/2017. Diklatsarmil ini berlangsung selama 14 hari (16 sd. 29/1/2017), diikuti sebanyak 36 orang mahasiswa UPI yang berasal dari Kampus UPI Bumi Siliwangi dan Kampus UPI Daerah, yaitu dari Kampus UPI Cibiru, Kampus UPI Sumedang dan Kampus UPI Serang.

td2

Komandan Yonif 303 Raider Kostrad/SSM, Mayor Inf. Benny Wahyudi dalam amanatnya menyampaikan, melalui rangkaian Pendidikan dan Latihan Dasar ini, diantaranya bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa yang memiliki pengetahuan, sikap disiplin, fisik dan mental serta berwawasan kebangsaan agar mampu melaksanakan tugas Tri Dharma perguruan tinggi dan menanamkan dasar-dasar kepemimpinan dengan mengacu pada tujuan pendidikan nasional.

Demikian pula di lingkungan Resimen Mahasiswa, hal ini merupakan prioritas khusus karena melalui media inilah potensi personil ditumbuh kembangkan. Kader-kader resimen mahasiswa disiapkan sebagai suatu kekuatan potensial bagi dirinya, bangsa dan negara. Tentulah di dalam pelaksanaan resimen mahasiswa tidak dapat terlepas dari keberadaannya sebagai mahasiswa yaitu kekuatan potensial dalam menunjang pengembangan nasioanal. Untuk itulah perlu adanya suatu sistem pendidikannya dan pembinaan yang terintegerasi, ujar Benny, sapaan akrab Benny Wahyudi.

Besar harapan saya, pendidikan dan latihan dasar kemiliteran ini menjadi kegiatan yang dapat melahirkan pemuda-pemudi yang tangguh dan siap membela negara, kata Benny.

td5

“Saya selaku Komandan Yonif 303 merasa bangga dengan keteguhan dan kemauan para anggota menwa Batalyon XI/UPI untuk dibina dan diasah mental demi menjadi kader bela negara pada pendidikan ini. Saya berharap kepada orang tua agar terus mendukung kegiatan positif yang diikuti oleh putra-putrinya, karena mahasiswa yang mengikuti resimen mahasiswa merupakan mahasiswa yang memiliki keunggulan yang lebih diantara mahasiswa lainnya”, papar Benny

“Setiap jiwa yang dilahirkan telah tertanam dengan benih untuk mencapai keunggulan dalam hidup. Tetapi tidak akan tumbuh, seandainya tidak diiringi dengan keberanian. Tetap semangat dan terapkan jiwa juang yang tinggi demi menjadi individu yang lebih baik “ !, tegas Benny

“Selamat kepada anggota Menwa Batalyon XI/UPI yang telah mengikuti pendidikan sampai akhir dengan penuh semangat”, ucap Benny diakhir kata penyampaian amanatnya.

Usai penyampaian amanat, dilanajutkan dengan sambutan Rektor UPI yang diwakili oleh Dr. H. Umarjani, lalu kemudian sambutan dari Dewan Pembina Korps Menwa Yon XI/UPI, H. Huzaenal, S.T., “Be strong and never give up !, Tunjukkan pengabdian kalian itu bukan pengabdian semu !” ujar M. Huzainal, Danyon XI ke-7, dalam kata sambutannya.

td3

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemberian cindera mata sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada para pihak antara lain kepada : Bupati Kabupaten Garut yang diwakili Kesbangpol; Komandan Yonif 303 Raider Kostrad/SSM; Danramil Pameungpeuk Kabupaten Garut dan Camat Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Selain itu juga ada pemberian bantuan sosial berupa sejumlah pakaian laik pakai dan mie instan kepada nelayan di lingkungan RT.05/RW.07 Pantai Sayang Heulang Desa Mancagahar Kecamatan Pameungpeuk Kabupaten Garut, diserahkan oleh Drs. Endang Rahmat (Wadan Korps Yon XI/UPI) yang diterima langsung oleh Komar, Ketua RT. 05 Pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Adapun acara pamungkas, para tamu undangan disuguhkan dengan aktrasi penampilan para remaja menwa Yon XI/UPI angkatan XLV yaitu peragaan senam senjata dan simulasi taktik tempur beregu dengan skenario pembebasan sandera hingga penghancuran sarang musuh, yang disutradarai Kapten Inf. Zaenal Arifin selaku Danlat dari Yonif 303 Raider Kostrad/SSM pada Diklatsarmil ini. Gerak langkah manuver para remaja menwa Yon XI/UPI, diiringan letusan yang saling bersahutan, bak seperti sedang bertempur sungguhan, tentu saja hal ini mengundang decak kagum para hadirin yang menyaksikannya.

td4

Bang Zaenal, sapaan akrab Kapten Inf. Zaenal Arifin, mengatakan, kegiatan Diklatsarmil menwa ini, merupakan pengalaman baru bagi dirinya. Saya salut akan fisik dan mental para siswa menwa ini, walaupun kaki sudah tertatih-tatih karena lecet, namun semangat juang mereka tetap membara, ingin menlanjutkan perjalannan long march yang berjarak 80 KM dari Mako Yonif 303 Raider Kostrad/SSM Cibuluh menuju pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Sebelumnya 36 orang kader-kader menwa Yon XI/UPI ini, mengikuti rangkaian kegiatan baik teori maupun praktek, digelar di Mako Yonif 303 Raider Kostrad/SSM, berlangsung selama 7 hari ( 16 sd. 22/1/2017), dibimbing oleh para pelatih dari Yonif 303 Raider Kostrad/SSM dan para pelatih dari Menwa YON XI/UPI. Setelah itu (23 sd. 29/1/2017) mereka melanjutkan materi survial dan long march yang disebut dengan Medan Operasi (MO), kata Bang Zeanal.

Waktu terus bergulir, hingga tiba saatnya bagi para siswa untuk melaksanakan long march atau biasa dikenal dengan perjalanan jauh. Kali ini long march yang berjarak 80 KM dari Mako Yonif 303 Raider Kostrad/SSM Cibuluh menuju pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Kabupaten Garut.  Dengan berbekal ransel tempur, senjata yang disandang, serta tali togel yang melingkar ditubuh para siswa, selama 4 hari 3 malam menyusuri hutan, gunung dan jalan raya, mereka lalui dengan penuh semangat. Sepanjang perjalanan tak henti-hentinya suara lantang para siswa menyerukan yel-yel pembangkit semangat. Saling merangkul, saling mendukung, saling melemparkan senyuman dan motivasi satu sama lain menjadi sumber kekuatan selama perjalanan jauh ini. Akhirnya sampai juga di finish long march, yaitu Pantai Sayang Heulang Pameungpeuk Kabupaten Garut.

Seluruh siswa tidak langsung beristirahat begitu saja. Hingga titik darah penghabisan, mereka melanjutkan latihan demonstrasi untuk menyambut orang-orang yang belum sempat mereka temui selama masa pendidikan ini.

td9

Tak hanya tawa, kadang kala ada saja isak tangis di tengah malam ketika lagi-lagi teringat akan senyuman dan belaian kasih sayang orang tua di kampung halaman. Ini merupakan proses pendewasaan diri. Bagaimana belajar menahan rasa rindu ditengah-tengah kegiatan padat yang sebelumnya belum pernah dirasakan sama sekali oleh setiap siswa.

“Goresan sejarah kembali terukir. Kita patut bersyukur dan bangga dengan apa yang telah kita perjuangkan dan raih. Namun, satu hal yang harus direnungkan oleh pribadi masing-masing; ‘Bagaimana menjaga faktor X ini agar tetap utuh?’ Tanamkan dari sekarang! Bukan komitmen abal-abal, melainkan komitmen yang hadir dengan keyakinan yang ikhlas berjalan dengan ruh-Nya, bukan pengabdian karena makhluk-Nya,” papar Urai Ramadhani, Komandan Menwa Batalyon XI/UPI.

Ketua Korps Menwa Batalyon XI/UPI, Dr. Enjang Mulyana, M.Si, mengatakan, “Perjuangan kalian bukan sampai saat ini saja, melainkan ini merupakan gerbang awal perjalanan kehidupan baru yang akan mengantarkan kalian menuju kesuksesan. Selamat untuk para siswa yang telah berjuang sampai akhir dengan penuh tekad yang kuat dan semangat yang membara” !

“Kalau Yonif 303; “Setia Sampai Mati”, kalau Menwa YON XI; “Setia Sampai Alumni” ! guyon, Tju Suminar Ayu, Danyon XI ke-29.

td7

Pada upacara penutupan Diklarsarmil menwa Yon XI/UPI angkatan XLV T.A 2016/2017 di Pantai Sayang Heulang, Pameungpeuk, Kabupaten Garut ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Garut yang diwakili Kesbangpol Kabupaten Garut; Camat Pameungpeuk Kabupaten Garut, Danramil Pameungpeuk Kabupaten Garut, Kapolsek Pameungpeuk Kabupaten Garut, Kepala Desa Pameungpeuk Kabupaten Garut, Kepala Desa Mancagahar Kabupaten Garut, Ketua RT 05 /RW 07 Desa Mancagahar Kabupaten Garut, Pembina Menwa Batalyon XI/UPI, Dr. Cik Suabuana; Ketua Korps Menwa Batalyon XI/UPI, Dr. Enjang Mulayana, M.Si. para mantan Danyon, Danlat Yon XI/UPI ( Ir. Dadang J.; H. Huzaenal, S.T.; Dr. H. Umarjani; Drs. Kusnendar; Drs. Dadang SM.; Tju Suminar Ayu, S.Pd; Nursandha, S.Pd; Ilham Fauzi, S.Pd.) para alumni Yon XI/UPI, Komandan Belanegara Patriot, H. Sofyan; tokoh masyarakat, orang tua siswa Diklatsarmil angkatan XLV serta para tamu undangan lainnya.

Kini, baret ungu telah terpasang dengan gagah di atas kepala para penerus perjuangan ini. MENWA… BUKAN MAIN ! (‘Azmi/dtn).

td8

Add a comment

TRC Perlindungan Anak Korwil Jabar Kunjungi Cianjur – Apresiasi Kapolres & Pemda Tangani Masalah Anak

DTN TRC CIANJUR 1 CopyDestinasiaNews– Tim Reaksi Cepat (TRC) Perlindungan Anak (PA) Korwil Jabar dalam kunjungannya, pada Selasa 31 Januari 2017 di Kabupaten Cianjur mengapresiasi tindakan cepat Kapolres & Pemda Cianjur – khususnya, dalam hal penanganan permasalahan anak.”Selain kecepatan, penanganan masalah anak harus lebih seksama. Ini berbeda dengan penanganan orang dewasa, tentunya”, papar Diah Puspitasari, Ketua Korwil Jabar TRC Perlindungan Anak.

Diah di Kapolres Cianjur hari itu didampingi Wanti Astuti selaku Dewan Pembina TRC, serta Bimasena dari TRC Korda Cianjur. Dalam pertemuan yang bersifat anjang-sana, katanya ini melanjut kunjungan sebelumnya pada 18 Januari 2017 TRC PA ke Kapolda Jabar, Irjen Pol Anton Charlyan.

Dalam pertemuan lanjutan di Cianjur, Kapolres Cianjur AKBP Arief Budiman, didampingi Kasat Reskrim AKP Benny Cahyadi, SH, memberikan sambutan hangat ke rombongan TRC PA Korwil Jabar dan Korda Cianjur.

DTN TRC CIANJUR 2 Copy“Diakui penanganan kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah Cianjur, harus ditangani khusus dan intensif. Sarana dan prasarananya pun kami lengkapi secara bertahap”, papar Arief Budiman sambil menunjukkan sejumlah fasilitas dasar ruang ramah anak di Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak).

“Kami pun tindaklanjuti bekerjasama dengan Pemda Cianjur melalui P2TP2A, melibatkan pihak RSUD Sayang Cianjur”, tambah Benny Cahyadi yang menekankan bahwa pencegahan untuk terjadinya tindak pidana di lingkungan anak-anak dan wanita adalah hal penting. “Terima kasih Unit PPA kami dikunjungi mitra TRC PA Korwil Jabar dan Korda Cianjur”.

DTN TRC CIANJUR 3 CopyMasih pada hari yang sama TRC PA Korwil Jabar dan rombongan melanjut kunjungan ke RSUD Sayang Cianjur. Di sini rombongan diterima oleh Direktur Pelayanan dr. Dindin, serta berakhir kunjungannya di Kantor Wakil Bupati Cianjur yang diterima langsung oleh Herman Suherman.

“Bersyukur tadi fasilitas di RSUD Cianjur  sudah cukup baik untuk menangani korban kekerasan terhadap anak dan perempuan di daerah ini. Saya apresiasi upaya ini.  Yakin, ini bisa menjadi percontohan di Jawa Barat”, pungkas Diah yang sesampainya di Bandung akan menggalakkan anjang-sana sejenis ke kota maupun kabupaten lain di Jawa Barat. (HS/SA/dtn)

Add a comment

Solihin GP Terkait OTT Pungli DPMPTSP – “Masih Ada di Bandung ?”

DTN OTT 1 CopydestinasiaNews – Merebaknya kasus OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang dilakukan Tim Saber Pungli di Kantor Dinas Penananman Modal dan Pelayanan terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung pada Jumat (27/01/2017), mengagetkan tokoh Jabar Solihin GP (91). Mang Ihin demikian nama akrabnya yang pernah menjadi Gubernur Jabar era 1970 – 1974, serta Sekertaris Pengendalian dan Operasi Pembangunan (Sekdalopbang) pada era Orde Baru, ditemui di rumahnya di Cisitu Indah Bandung (29/1/2017).

”Masih ada di Bandung seperti ini? Prihatin sekali. Jadi ingat jaman di Sekdalopbang. Hukum berat semua penyeleweng Bimas waktu itu. Koruptor sekarang, itu tak sayang sama rakyat. Pemimpin yangclean and capable itu makin jauh saja…”.

Mang Ihin dalam perbincangan santai di rumahnya itu, kala itu ditemani Eka Santosa Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, dan salah satu putra lelakinya “Mamay” Satria Kamal, serta Shahadat Akbar dari Gerakan Hejo. “Siapa dan berapa jumlah uang yang mereka ambil, dari biaya apa?”, tanya Mang Ihin kepada ketiga lawan bicaranya.

Serta merta masing-masing lawan bicara Mang Ihin menjelaskan seperti yang sudah tersebar di berbagai mass media.”Waduh, hampir satu milyar rupiah untuk setiap minggu, dana liar perijinan terkumpul. Makin sakitlah, rakyat …”, mengomentari paparan kronologi kejadian hingga jumlah tangkapan OTT kala itu.

Siapa dan Mengapa  

DTN OTT 3 CopyMenurut Kapolrestabes Bandung, Jawa Barat, Kombes Pol Hendro Pandowo yang didampingi personel Tim Saber Pungli, kala menggelar press release barang bukti hasil OTT di Aula Mapolrestabes Bandung (28/1/2017) -  Uang p 364.900.000,- ,$34.000,-, £ 120, buku tabungan atas nama DRW dengan saldo akhir Rp. 500,105.069.00, 1 unit mobil merek Toyota Kijang Innova D 1060 DI .

Lainnya, ada 11 orang yang diamankan,  6 di antaranya dijadikan tersangka. Inisialnya AS (Kabid), WK, MPH,  NS dan DD, juga Kepala Dinas DPMPTSP yakni DRW . Lima lainnya, masih berstatus saksi. 

“Makin sedih lagi setelah saya tahu siapa Kepala Dinas DPMPTSP. Itu kan putranya mantan Walikota Bandung Ateng Wahyudi”, seru Mang Ihin menyesalkan para pemimpin di Jabar yang tak sayang ke rakyatnya –“Juga, jelas mereka rata-rata tak sadar lingkungan. Buktinya sagala ruksak lingkungan di Jabar. Tingali bae (lihatlah) hutan, gunung, sungai, danau, semua ruksak. Tak ada yang bisa kita banggakan”.

Menariknya, usai perbincangan mendadak dengan Mang Ihin setelah sebelumnya membahas topik berbeda bersama praktisi lingkungan DPKLTS (Dewan Pemerhati dan Lingkungan Tatar Sunda) Supardiono Sobirin, Eka Santosa memberikan apresiasi tinggi atas atensi Mang Ihin untuk peristiwa ter-update: “Itulah tajamnya Mang Ihin. Tak putus-putusnya untuk personal seusianya, peduli terhadap nasib rakyatnya. Ini patut kita contoh”.

Lebih jauh menurut Eka Santosa, terjadinya OTT yang Ia sebut sebagai penggeladahan di dinas yang mengurus puluhan perijinan, mengingatkan atas nasib dirinya beberapa hari lalu mengurus pengajuan HO atas kantornya di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung.”Permohonan HO kantor Diskimrum Jabar dan BPMPT (Badan Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu) Jabar, yang dilakukan murni dari bawah selama berbulan-bulan, mentok hingga kini. Jadi curiga saya?!”.

Hanya Spanduk Marak

Melengkapi reportase ini, redaksi satu hari setelah kejadian (28/1/2017) sempat mengamati situasi kantor yang mendadak jadi pusat perhatian warga. ”Wah, Anda ketinggalan, waktu kejadian Jumat hingga Sabtu pagi, di sini penuh sama polisi. Sekarang malah ramai, oleh spanduk anti pungli. Aneh, buat apa banyak pasang spanduk? Padahal pungli jalan terus di dalamnya”, kata Firman (43) juru parkir di sepanjang Jl. Cianjur, kota Bandung.

DTN OTT 2 CopyMenurut Ade (41) yang berprofesi sebagai penjual makanan, juga sebagai rekan Firman, ramalan bakal terjadinya penggeledahan ini sudah dirasakan sebelumnya:”Beberapa minggu sebelumnya, banyak orang tak dikenal yang nongkrong-nongkrong. Mereka berbaur seperti pemohon ijin. Terkadang bersatu dengan biro jasa, ya calo. Mereka ini aneh kerjanya, tahu-tahu waktu penggeledahan mereka pada muncul”.    

Menutup reportase ini, secanggih apa pun kata Mang Ihin dalam mengatasi pungli sebagai penyakit bangsa ini:”Urang kudu jujur ka diri sorangan jeung ka warga– Kita harus jujur kepada diri sendiri dan juga ke warga sekitar. Sistem on line, kalau manusia-nya brengsek, tak menjamin pungli dan korupsi hilang. Buktinya di Bandung dan Jabar masih ada?!”. (HS/SA/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

Pemimpin Dari Birokrat Untuk Bandung Barat Masih Ideal

DestinasiaNews.com, Bandung Barat – Pertarungan politik merebut kursi Bandung Barat satu semakin menggeliat, Kali ini organisasi  DPC Taruna Merah Putih...

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

Manusia Pohon Aiptu Nunuh & Kapolsek Ibun Asep Dedi – Kembali, Tanam 2.500 Pohon

destinasiaNews – Menyongsong pengingatan hari pohon se dunia, kembali “Manusia Pohon” Aiptu Nunuh  dan kapolsek Ibun Iptu Asep Dedi menghijaukan...

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

Gerakan Hejo Garut & ‘Barudak’ XTC,  Plus Angin Metal Head, Tanam 1000 Pohon -  Biar, Air Terkendali …

destinasiaNews – Katakanlah ini ‘goup’ atau resminya DPD Gerakan Hejo Kabupaten Garut, seakan-akan ‘gak ada abiznya’ – Terus menghijaukan tatar...

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

Demiz Ditanya Wakilnya, Kala Berkunjung ke Partai Berkarya Jabar: Akan Diselesaikan Secara Adat

destinasiaNews – Ujung dari acara kunjungan Dedy Mizwar Wakil Gubernur Jabar ke Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun...

Obsatar Sinaga: Dedy Mizwar Kunjungi Partai Berkarya Jabar, Ada Apa?

Obsatar Sinaga: Dedy Mizwar Kunjungi Partai Berkarya Jabar, Ada Apa?

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat, terkait rencana kehadiran Wakil Gubernur Jawa Barat Dedy Mizwar ke...

Pengunjung

01692879
Hari ini
Kemarin
1112
1496