Abah Landoeng, Percaya Gak Percaya– Hanya, Memindahkan Hujan!

bahlandoeng pgpDestinasiaNews – Sosok Abah Landoeng pria gaek kelahiran Bandung tahun 1926 (hitung saja berapa usianya? Red.), adalah kakek tangguh nan perkasa dan multi facet dalam kiprahnya. Tidak habis-habisnya, sisi lain tentang dirinya – belum tergali secara maksimal. Paling anyar, Ia ditemui (17/12/2016) sedang berada di antara para tamu pesta pernikahan di sebuah hotel ternama di kota Bandung. Pestanya, berlangsung di luar ruang ruangan. Apa gerangan yang Ia perankan pada kesempatan istimewa ini?

 

Sejatinya,destinasiaNews lebih dari lima kali menguntit keberadaan Abah Landoeng dalam kaitan helatan istimewa di hotel-hotel ternama di kota Kembang Bandung. Gerangannya, apaan atuh yang dikerjakan pensiunan guru SMPN 5 Bandung, yang pada usia 70-an pada tahun 1994 – 1997 bersepeda ke Mekkah setelah berkeliling Indonesia? “Hanya, memindahkan hujan. Ini juga membantu orang. Sifatnya, hanya sementara. Kehendak Tuhan maupun alam, tak sedikit pun Abah sentuh. Saingan Abah mah paling-paling prakiraan cuaca BMKG. Itu pun hanya sementara saja”, demikian kilahnya sambil tersenyum tentang hari-hari Abah dalam mengisi masa tuanya. Mengapa, Ia kerap nimbrung di pesta pernikahan maupun pertemuan lainnya yang berlangsung di luar ruang?

 

Percaya gak percaya menurut penilaian umum di jaman serba modern ini, inilah apa kata Abah Landoeng, ”Ada yang suka menyebut ini pekerjaan pawang hujan. Terserah saja, bedanya Abah menggunakan perhitungan agak lain-lah. Ada unsur fisika modern …,” urainya sambil memperlihatkan catatan khusus di secarik kertas, tertulis ada rumus-rumus semacam alogaritma atau matematika.

 

Paparan Abah Landoeng tentang “rumus memindahkan hujan” ini, Ia melihat pola perubahan musim, jenis awan, suhu udara, arah angin, dan aneka perimeter lainnya. Menuurtnya, tak beda jauh dengan yang dilakukan para pegiat prakiraan cuaca. “Kalau BMKG itu mah lembaga. Ini mah perorangan saja sama aki-aki peyot (ringkih – red) ”, sambil terkekeh-kekeh dengan nada penuh keterusterangan.

 

Air Mineral dan Puasa

Pembaca mungkin penasaran, apa saja yang dilakukan Abah Landoeng tatkala Ia beroperasi “memindahkan hujan” di TKP? “Cukup memercikkan air di botol air mineral. Selanjutnya, mengisap beberapa batang rokok di seputar area target,” kata Aang Ali dan Ayub dari Bagian Operasional Hotel Malaka di kota Bandung. “Puluhan kali Ia lakukan ini, dan selalu berhasil. Tamu kami pun puas,” tambah Aang Ali dengan gesture meyakinkan ke lawan bicaranya.

 

Darimana para tamu hotel di tempat bekerja Aang Ali dan Ayub tahu akan “jasa” pawang hujan ini ? “Rata-rata, tamu sendiri yang tahu. Bila acaranya di luar ruang (out door – red), banyak yang meminta kehadiran Abah Landoeng. Padahal mereka itu dari Jakarta dan luar Bandung,” jelas Aang Ali yang sudah mengenal Abah Landoeng lebih dari tiga tahun.

 

Kembali ke Abah Landoeng – Adakah perlakuan khusus lain darinya, di luar sekedar memercikkan air mineral di area target penundaan hujan? Sejauh pengamatan dan hasil berbincang dengannya, di berbagai kesempatan, “laku” puasa dan berbagai persyaratan yang bersifat spiritual lainnya, kerap dijalankan. “Selain berpuasa beberapa hari sebelum hari H, ada doa khusus. Intinya, tak bertentangan dengan agama kita. Hanya memohon sebentar ke Yang Maha Kuasa, menunda turunnya hujan di lokasi tertentu, itu saja,” terang Abah Landoeng disela-sela melakukan tugasnya pada pertemuan alumni SMP di sebuah hotel di kawasan Dago kota Bandung pada pertengahan tahun 2016.

 

Kearifan Lokal & Anti Korupsi    

Merunut perbincangan khusus destinasiaNews  dengan Aang Ali dan Ayub, perihal pekerjaan khusus Abah Landoeng sebagai “pawang hujan”, ternyata sudah cukup lama dijadikan sebagai kajian ujian doktor (S-3) di Unpad Bandung. “Anda ini orang ketiga setelah yang dari Unpad itu, mengkaji untuk ujian S-3. Katanya, ini bagian dari kajian kearifan lokal adat-istiadat orang Sunda buhun”, kata keduanya.

 

Klarifikasi perihal “kajian pawang hujan” secara akademis, Abah Landoeng menjelaskan, ”Ya, benar. Calon doktor untuk kajian antropologi dan kebudayaan itu sudah lama mengikuti Abah. Abah, terangkan cara-caranya, semuanya. Kemampuan ini , sudah Abah miliki sejak jaman muda dahulu. Bedanya, dulu hanya Abah gunakan bila ada misi penyelamatan orang (SAR) dalam kebencanaan, khususnya”.

 

Diketahui, kiprah multi facet Abah Landoeng ini, selain kondang sebagai guru ilmu pasti di tingkat SMP dan SMA dengan ribuan muridnya, dalam event besar nasional namanya tercatat, di antaranya: Relawan pengumpul kendaraan untuk tamu negara pada KAA 1955 di Bandung; Relawan Tri Kora di Irian Barat dan Penumpasan PGRS Paraku di Kalimantan Utara pada era 1960-an;  Relawan Ganefo dan Asian Games 1962; serta tak terhitung sebagai relawan untuk bagian trauma healing di beberapa kebencanaan di Indonesia termasuk tsunami Aceh 2004 dan tsunami Pangandaran 2006.

 

Akivitas hariannya kini sejak tahun 2000-an bersama Gubernur Jabar Solihin  GP (1970 – 1974), aktif dalam organisasi DPKLTS (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda), salah satunya ingin menghijaukan Jawa Barat:”Demi menghindarkan bencana lingkungan di provinsi yang kini kerap didatangi silih berganti, mulai longsor, banjir, dan semacamnya. Penyebabnya, orang banyak abai terhadap pentingnya keseimbangan lingkungan”, urai Abah Landoeng yang sejak lama mendorong kiprah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di negeri ini.

 

Perihal “kemampuan menunda hujan”, kelak akan diturunkan kepada siapa? Menjawab pertanyaan ini, kakek yang menjadi salah satu icon KPK dan tak pernah lepas berbusana dengan pin “Berani Jujur itu Hebat”, sempat ada jeda sejenak, lalu bertutur dengan lembut:”Nah, mungkin generasi saat ini agak susah ya, menjalankan kemampuan ini? Padahal, siapa saja bisa. Syaratnya, bisa menjalankan rasa sayang pada kehidupan dengan benar, dan jujur tentunya…?!”.

 

Nah, pembaca budiman itulah sisi lain dari legenda hidup, pria gaek tangguh yang kerap hadir di berbagai event di kota Bandung dan Jakarta dengan cara yang khas. Bagi para aktivis lingkungan dan sosial-budaya di Bandung, Jakarta, dan Denpasar Bali, “jelmaan Oemar Bakri” dari penyanyi kondang balada Iwan Fals yang dahulu pada era 1970-an adalah muridnya – tanpa dinyana Ia punya kemampuan lain, atas rahmat dan ridhoanNya hanya memohon menunda hujan turun…

 

“Ini mah Abah lakukan hanya untuk membantu orang yang membutuhkan dan percaya saja, tentunya. Kalau tak percaya, ya lakukan saja kegiatannya di dalam ruangan…”, tutup Abah Landoeng usai Ia mengawal sebuah perhelatan di luar ruang. Selanjutnya, Ia dengan santai menggowes sepedanya menuju rumahnya di bilangan Jalan Libra – Turangga Bandung.

 

Berhasrat Ingin berkenalan lebih jauh dengannya? Bila hadir di Bandung, di dekat daerah Turangga atau sekitar area TSM (Trans Studio Mall) Jl. Gatot Subroto Bandung  - Tahukah di mana rumah Abah Landoeng, kakek perkasa yang suka bersepeda itu? Tak pelak penduduk sekitar yang kita minta bantuannya, akan menuntun kita …menemukannya. Mudah, dan percayakah ? (HS/SF/dtn)   

Add a comment

Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Sangiang Kab. Bandung

AA SANGIANG 1 CopyDestinasiaNews Legislator Dra Hj Tia Fitriani Anggota DPRD Provinsi Jabar dari Fraksi NasDem menggelar Reses III tahun 2016 di titik terakhir yaitu Desa Sangiang di Aula kantor Desa Sangiang jalan. Cibodas - Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung , Jumat(16/12/2016)

 

Kegiatan Reses legislator Tia Fitriani yang dimulai 8 – 16 Desember 2016 itu berjalan cukup lancar dan selalu di sambut antusias warga serta selalu di hadiri kurang lebih 250 warga masyarakat di titik terakhir desa Sangiang sekalipun. Acara tersebut dihadiri Kepala Desa Sangiang yang di wakili oleh Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Enang Saepulrohman, Ketua Tim Pengerak PKK, Ai Solihat, para tokoh masyarakat dan pemuda, kader kesehatan POSYANDU, tim pengerak PKK, kader dan simpatisan partai NasDem.

AA SANGIANG 2 CopyPada reses di titik terakhir kali ini, kesehatan Tia Fitriani sedikit terganggu, ia mengalami serak di tenggorokannya namun ini tidak menghalangi semangat Tia Fitriani demi tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat dan menyampaikan paparanya mengenai pentingnya membangun ketahanan pangan, kewirausahaan, serta kesehatan  selain menampung aspirasi dari masyarakat tentang kewirausahaaan dan pentingnya ketahanan pangan  beliau juga membawa rombongan OMABA (Ojeg Makanan Balitai) dan memberikan pelatihan kilat demo masak membuat makanan sehat kepada peserta reses yang hadir.

 

Tia Fitrianai Memaparkan,”Pentingnya membangun ketahanan pangan serta kesehatan di mulai dari kita dan keluarga, maka saya sampaikan  program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat yang berupa pelatihan memproduksi makanan olahan sehat dan kemasan, dan ini bisa kita manfaatkan sebagai kesempatan untuk berwirausaha,  mari kita sama sama belajar membuat makanan sehat,membangun usaha sambil menyehatkan keluarga dan anak anak kita, karena dari keluargalah negara kita bisa kuat,” Ujarnya.

AA SANGIANG 3 CopySelain menyampaiakan dan menampung aspirasi dari masyarakat, Tia Fitriani juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas, alat masak, dan uang cast sebagai modal untuk kelompok usaha desa sangiang yang diterima oleh Ai Solihat selaku ketua tim pengerak PKK, selain itu jugamemberikan sumbangan kepada keluarga bapak encu warga desa Sangian yang terkena dampak angin puting beliung. (SA/dtn)

Add a comment

GEMPUR KBB Siap Diskusi dengan KPK

STAFDestinasiaNews - Gerakan Moral Peduli Rakyat (Gempur) Bandung Barat yang dipimpin Bambang Irawan telah bertemu dengan Bambang Suryadi (Beathor), Direktur Eksternal Staf Kepresidenan Deputi IV Bidang Komunikasi Politik. Pertemuan ini berlangsung pada Sabtu, 10 Desember 2016 di Karawang. “Suasana pertemuannya berlangsung secara terbuka dan mencerahkan,” papar Bambang Irawan. 

 

Isi pertemuan ini itu di antaranya, Beathor menyatakan siap membantu dan mengawal gerakan yang dilakukan Gempur dalam rangka penegakkan supermasi hukum di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. "Melengkapi pertemuan pertama ini, dalam waktu dekat akan dipertemukan dengan Saut Situmorang (Wakil Ketua KPK – red). Masih dengan topik penegakan Supermasi hukum," kata Bambang Irawan.

 

Dalam waktu dekat pihak Gempur akan bertemu kembali dengan Beathor di Pasantren Al Bagdadi Jalan Proklamasi Karawang,” salah satu guru spiritual Presiden Jokowi juga akan turut berdikusi dengan kami,” ungkap Bambang Irawan.  

 

Lanjut Bambang Irawan,”Gempur menilai,. "Target pemerintah dalam pembangunan yang utamanya menyejahterakan rakyat yang dicapai Bandung Barat ngambang. Kinerja dinas juga amburadul tidak satu komando dan Sekda harus benanggung jawab selaku pembina dinas," Ujarnya.(SA/dtn)

Add a comment

Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Sayati Kab. Bandung

SAYATI 1 CopyDestinasiaNewsKegiatan reses ke III tahun 2016  anggota DPRD Jawa Barat yang merupakan kewajiban anggota dewan secara konstitusional, untuk menyerap aspirasi maupun mensosialisasikan program pelaksanaan kegiatan pembangunan dan aktivitas DPRD, Dra Hj Tia Fitriani Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem menyambangi warga masyarakat Desa Sayati Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, mengadakan gelaran reses yang diselenggarakan  di Kantor RW 3 jl kopo sayati gg M. Basar No. I (14/12/2016).

Kurang lebih 250 warga masyarakat antusias mengikuti gelaran reses. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, tokoh agama , para ketua RT, karang taruna, tokoh agama, komunitas dulur saTIA, tim pengerak PKK, serta para  ibu kader Posyandu Kenanga 03 yang berada di Desa Sayati, serta kader dan simpatisan partai NasDem.

SAYATI 2 CopyTurut hadir juga diantaranya Kepala Desa Sayati, Sulaeman Iskandar, Ketua RW 03, Agus, serta rombongan Tim OMABA (Ojeg Makanan Balita), Maryani ,Gunawan, Tuti, dan Wastuti serta Pengurus DPC Partai NasDem Margahayu, Obay.

Pada kesempatan reses kali ini Tia Fitriani memaparkan fungsi dan tugas sebagai anggota dewan ,”Saya sangat senang dan semangat bisa datanga pada reses kali ini apa lagi kalo  memang ada yang meminta, tidak dimintapun saya datang untuk menyapa warga masyarakat  walaupun itu bukan pemilih saya, fungsi tugas anggota dewan yaitu membuat perda (peraturan daerah) atau undang undang yang tentunya berpihak kepada rakyat, membuat anggaran yang  tepat sasaran, serta fungsi control.

SAYATI 3 CopyLanjut Tia Fitriani,”saya berangkat kesini dari rasa kepedulian walaupun ibu bapak belum mengenal saya, kali ini  saya mengajak tim OMABA hadir di sini yaitu untuk mengenalkan bagimana mengolah makanan sehat, karena disekitar kita pada kenyataannya masih banyak anak- anak yang mempunyai giji buruk utamanya  balita, maka Tim OMABA yang berdomisili di Rw 11 Kelurahan Cisaranten Kidul Kecamatan Gedebage akan berbagi  ilmu bagaimana membuat dan mengolaha makanan sehat bagi balita dengan bahan baku murah dan terjangkau, saya ingin mengajak ibu - ibu belajar mengelola makanan sehat dan ini bisa juga sebagai peluang kita untuk membuka usaha kita bersama, selain kita sehat lingkungan juga terjaga, Ujarnya.

SAYATI 4 CopySelain menampung aspirasi dari masyarakat dan menyampaikan paparannya, Tia Fitrian juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan modal beruapa uang cash kepada Tim Penggerak PKK  Desa Sayati yang diterima langsung oleh Iim selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sayati RW. 03. (SA/dtn)

Add a comment

Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Mekarmanik Kab. Bandung

DTN MEKARMANIK 1 CopyDestinasiaNews – Kali ini Anggota DPRD Provinsi Jabar Dra Hj Tia Fitriani dari Fraksi NasDem menggelar Reses III tahun 2016 di GOR Kantor Desa Mekarmanik Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung (13/12/2016)

 

Reses itu menghadirkan kurang lebih 250 warga masyarakat sekitar. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, Kamtibmas , Babinsa ,Ketua MUI,  LKMD ,BPD, Tim pengerak PKK, serta para  ibu kader yang berada di Desa Mekarmanik, serta kader dan simpatisan partai NasDem. Tidak kalah penting diantaranya hadir juga Kepala Desa Mekarmanik Hj Ai Rohaeti, Anggota DPRD Kab. Bandung Nur Fitri Afriyani, Tim OMABA (Ojeg Makanan Balita) Enok.

DTN MEKARMANIK 2 CopyTidak seperti hari yang lain, kali ini kedatangan Tia Fitriani secara tergesa gesa dengan mengendarai motor ojeg dikarenakan kendala macet dimana mana, “Saya datang ke Desa Mekarmanik merasa bangga bisa berjumpa ibu ibu walaupun dengan perjuangan harus memakai ojeg karena di mana mana macet  dan demi agar sampai lokasi reses tepat waktu dan bersilaturahmi dengan ibu bapak sekalian,” ucap Tia Fitriani

 

Selain menampung aspirasi dari masyarakat tentang kewirausahaaan dan pentingnya ketahanan pangan, juga kesehatan makanan balita  beliau juga membawa rombongan OMABA (Ojeg Makanan Balita) dan memberikan pelatihan kilat memasak membuat makanan kepada peserta reses yang hadir yang di pandu oleh ibu Enok Omaba.

DTN MEKARMANIK 3 CopySambil memandu Tim OMABA enok juga mengungkapkan,” Mudah mudahan dengan adanya pelatihan memasak sehat ini, anak balita di Desa Mekarmanik tidak ada lagi yang giji buruk, dan apa saja kegiatan OMABA silahkan ibu ibu klik di internet di situ sangat lengkap, OMABA membanatu untuk memberikan membuat makanan balita sehat, agar tidak ada lagi giji buruk bagi balita.”

 

Selanjutnya Nur Fitri Afriyani mengatakan, “mudah mudahan ini reses bermanfaat  untuk ibu - ibu semuanya , selain menyampaikan aspirasi, kita juga bisa praktek langsung bagaimana membuat makanan sehat bagi balita.”

DTN MEKARMANIK 5 CopyKepala Desa Mekarmanik Ai Rohaeti memaparkan,” Reses Anggota Dewan ini adalah sebagai ajang kita  bersilaturahmi mudah - mudahan semuanya di beri kelancaran, ini yang ke 3 kalinya ibu Tia Fitriani datang di tempat ini, biasanya untuk ketemu anggota dewan itu sangat sulit, namun kita semua bersyukur begitu mudahnya bertemu dengan ibu Tia Fitriani dan bersilaturahmi, selain itu, ilmu juga yang kita dapatkan semoga bermanfaat untuk kita semua.”

 

“Ada program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat  yang berupa pelatihan memproduksi makanan olahan sehat  dan kemasan , dan ini bisa kita nantinya  berwirausaha,  mari kita sama sama belajar membuat makanan sehat, membangun usaha sambil menyehatkan anak anak kita, kita sehatkan keluarga dan anak anak kita, karena dari keluargalah negara kita bisa kuat,” Ujar Tia Fitriani

DTN MEKARMANIK 4 CopyTia Fitriani selain menampung aspirasi dari masyarakat, juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan modal beruapa uang cash kepada Tim Penggerak PKK Desa Mekarmanik yang diterima langsung oleh Ani Herdiani selaku Ketua Tim Penggerak PKK Desa Mekarmanik. (SA/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

destinasiaNews - De Paviljoen Bandung by HIM akhirya menambah satu lagi fasilitas baru yang akan menjadi salah satu fasilitas unggulan...

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo, Jumat sore (20/10/2017) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir...

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

  destinasiaNews - Bandung, 19 Oktober 2017 Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan...

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

destinasiaNews.com - Perusahaan ritel yang bergerak dalam bidang perlengkapan rumah dan produk gaya hidup ACE secara resmi membuka toko terbarunya,...

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil  Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah...

Pengunjung

01648158
Hari ini
Kemarin
1208
1318