Tia Fitriani anggota DPRD Jawa Barat Gelar Reses III 2016 di Desa Tani Mulya Kab. Bandung Barat

DTN RESES 3 2016 1 CopyDestinasiaNews - Anggota DPRD Provinsi Jabar Dra Hj Tia Fitriani dari Fraksi NasDem menggelar Reses III tahun 2016 di Desa Tani Mulya di gedung serbaguna "SAHABAT" kantor Desa Tani Mulya Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat (10/12/2016)

 

Reses yang dimulai 8 – 16 Desember 2016 itu menghadirkan kurang lebih 250 warga masyarakat sekitar. Acara tersebut dihadiri para tokoh masyarakat dan pemuda, kepala desa, kader dan simpatisan partai Nasdem, diantaranya Kepala Desa Tani Mulya Lili Suhaeli Bahtiar, Ketua GEMURUH (Gerakan Massa Buruh) Jawa Barat, Yacob Anwar Lewi, Ketua Garda NasDem Bandung Barat, Mumu saepudin.

DTN RESES 3 2016 2 CopyAda yang beda pada reses kali ini, selain menampung aspirasi dari masyarakat tentang kewirausahaaan dan pentingnya ketahanan pangan beliau juga membawa rombongan OMABA (Ojeg Makanan Balita) dan memberikan pelatihan kilat demo masak membuat makanan kepada peserta reses yang hadir.

DTN RESES 3 2016 3 Copy“Hari ini ada demo masak langsung praktek dan dapat resepnya, ini adalah peluang kita semua untuk ibu ibu yang ingin berwirausaha, silahkan nanti bisa melihat bagaimana proses membuat makanan yang enak dan sehat, kenapa saya membawa rombongan OMABA, selain bisa membuat makanan bayi, saya ingin juga mengajak ibu ibu selain pandai memasak , tetapi juga mengembangkan untuk berwirausaha,” ungkap Tia  Fitriani.

DTN RESES 3 2016 4 CopyDalam kunjungan reses kali ini, Tia selain menampung aspirasi dari masyarakat, juga menyumbangkan masing-masing seperangakat kompor gas dan alat masak untuk kelompok usaha, juga memberikan bantuan kepada Posyandu Desa Tani Mulya.  “Semoga ini tak sekedar simbolis. Sebaliknya, kita harus memanfaatkan dan berusaha sesuai apa yang kita harapkan,”. Tia mengucapkan ini tatkala menyerahkan sumbangannya  yang diterima oleh Lili Suhaeli Bahtiar selaku Kepala Desa Tani Mulya. (SA/dtn)

DTN RESES 3 2016 5 Copy

Add a comment

Menwa Batalyon XI/UPI Ikuti Kompetisi Yudha Manunggal Chakti di Riau

YMC Riau

DestinasiaNews -  Komandan Resimen Mahasiswa Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia ( Menwa YON XI/UPI), Urai Ramadhani delegasikan 3 anggotanya yaitu Meggy, Rasiman, dan Fauzi, untuk turut serta dalam Pekan Integrasi Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia yang biasa dikenal dengan istilah YMC (Yudha Manunggal Chakti).

Kegiatan YMC ini digagas oleh Menwa Batalyon 041/ Indra Buana Universitas Riau, digelar di Universitas Riau Pekanbaru dan sekitarnya, pada tanggal 19-23 Desember 2016, memperebutkan Piala Pangdam I/Bukit Barisan

Seperti tahun sebelumnya, YMC kali ini pun terdiri dari beberapa bidang perlombaan, antara lain : lomba Menembak, HR (Halang Rintang), Napak Tilas dan juga Menulis Essay. Selain itu digelar juga Seminar Nasional yang menghadirkan Pangdam I Bukit Barisan dan Menristek Dikti.

YMC2

“Saya sangat bangga dengan semangat yang ditunjukkan oleh ketiga calon peserta YMC 2016 yang mewakili Menwa Batalyon XI/ UPI. Tentu saja besar harapan saya selaku pimpinan agar mereka dapat membawa pulang prestasi dari rumah orang (Riau). Namun tak hanya itu, tak lupa pula semoga kesehatan dan keselamatan selalu mengiringi hingga mereka kembali lagi ke kampus kita yang tercinta ini,” ujar Urai.

Menjelang kepergian ketiga orang perwakilan Menwa Batalyon XI/UPI ke Riau untuk mengikuti kompetisi YMC ini, banyak sekali persiapan yang dilakukan. Diantaranya menyiapkan alkap (alat kelengkapan), fisik dan mental, serta kesehatan tubuh yang paling utama.

Meggy, Wadan Menwa YON XI/UPI adalah salah satu peserta YMC mengatakan, kegiatan YMC ini merupakan pengalaman pertamanya. “Mohon doanya saja, tim Menwa YON XI/UPI menjadi yang terbaik dan kembali ke kampus UPI dengan selamat dan sehat” ujarnya.

Ucapan selamat pun mengalir dari Prof. Syahiddin (mantan Dirmawa UPI), yang saat itu sengaja berkunjung ke markas komando Menwa YON XI/UPI. "Selamat berkompetisi semoga dapat membawa harum Menwa Batalyon XI/UPI", katanya. (Azmi/dtn).

Add a comment

Diah Pitaloka & Aliansi Cipayung Plus – Mengecam Insiden KKR Sabuga

DTN REPDEM 1 CopyDestinasiaNews – Guliran geger pembubaran Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Selasa (6/12/2016) malam, rupanya belum menemukan “titik terang” penuntasannya. Tak habis-habisnya Ia dibicarakan mulai tokoh nasional, regional, termasuk, kalangan awam di media sosial, dan tatap muka antar warga. Paling anyar, Kamis (8/12/2016) diungkap oleh Diah Pitaloka, Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Angkringan Dago Jl. Ir. H Juanda Bandung – Ia merasa kecewa atas fenomena ini.

"Ini upaya menghalang-halangi ibadah sudah kelewatan. Bila kita menganggap hal ini wajar, kitalah yang kelewatan," papar Diah di hadapan puluhan pegiat media di Angkringan Dago di Kota Bandung. Menurutnya, tindakan ini merupakan pelanggaran konstitusi – “Negara menjamin setiap warga negara melakukan peribadatan sesuai keyakinan agamanya. Melarang orang lain menjalankan ibadah tidaklah mendasar. Tidak selaras dengan konstitusi negara kita”.

Lebih jauh, Diah Pitaloka yang sore itu didampingi puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Cipayung Plus (ACP) Kota Bandung, setelah mereka mengemukakan kecaman atas peristiwa ini ke Balaikota Bandung dan Gedung Sate, merasa heran dengan timbulnya peristiwa ini:”Dalam benak saya warga Bandung dan Jawa Barat amat terkenal oleh sikapnya yang ramah. Sekarang, mengapa timbul  seperti ini? “   

Masih di tempat yang sama, Theo Cosner Tambunan, Korwil lll PP Gerakan Mahasiswa Keristen Indonesia (GMKI), yang pada saat kejadian berada di Sabuga, sangat menyesalkan peranan pengaman dari pihak kepolisian:”Sepertinya, polisi kala itu tak bertindak tegas. Padahal panitia, nyata-nyata punya surat ijin. Lagian KKR di Sabuga sudah berlangsung bertahun-tahun. Makanya, kami tanda tanya soal peran pengayoman masyarakat ini.”

Diketahui ativitas ACP Kota Bandung pada hari itu yang terdiri selain komponen GMKI, juga ada Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), dalam konteks penetapan kota Bandung sebagai kota HAM oleh PBB sejak 2014:”Kami layangkan tadi sejak ke Balaikota hingga ke Gedung Sate dengan enam tuntutan. Kang Emil (Ridwan Kamil, Walikota Bandung) harus serius, tuntaskan ini. Juga Aher (Ahmad Heryawan, Gubernur Jabar), jangan anggap kecil peristiwa ini?!”, seru Theo yang diamini dengan penuh spirit oleh rekan-rekannya – “Malu kita dengan peristiwa ini, sudah mendunia intoleransinya. Serius, benahi kekisruhan ini,” tambah Ibnu Mahbub, Ketua PMII Cabang Kota Bandung.

DTN REPDEM 2 Copy

 

Tanggung Jawab Aparat

Merunut  acara KKR di Gedung Sabuga, Jalan Tamansari, Bandung, Jawa Barat, Selasa (6/12/2016) malam, yang dihentikan oleh kelompok Pembela Ahlus Sunah (PAS)  - Pihaknya, Mohammad Roin, Ketua PAS menghentikan sesi kedua acara itu pada malam hari. Pada pihak lain, Panitia Nasional Kebaktian Kebangunan Rohani Natal 2016 menyatakan telah memenuhi semua  izin dan prosedur pelaksanaan ibadah.

Dalam klarifikasi yang sudah tersebar luas di berbagai media seja Rabu, (7/12/2016), Sekretariat Stephen Tong Evangelistic Ministries International (STEMI) menerangkan, panitia KKR telah menerima Surat Tanda Terima Pemberitahuan Nomor STTP/YANMIN/59/XI/2016/Dit Intelkam tentang kegiatan KKR pukul 18.30-22.00 WIB di Gedung Sabuga ITB dengan pembicara Pendeta Stephen Tong.

Secara terpisah Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar (1999 -2004) dan Ketua Komisi ll DPR RI (2004 – 2009) yang kini bergiat dalam aktivitas pembenahan lingkungan dengan mengusung Gerakan Hejo, menanggapi peristiwa di Sabuga (6/12/2016), menurutnya sangat memalukan dan mengecewakan:”Tanggung jawab aparat menuntaskan ini. Kita jangan terpancing oleh pembelokan hidup bernegara dan berbangsa. Kebhinekaan itu sudah final. Permasalahan lingungan hidup di Jabar sudah parah dan darurat, jangan dibebani lagi oleh soal ini.”  (HS/SA/dtn) 

Add a comment

Dialog Gerakan Hejo dengan Penyuluh Pertanian Hasilkan Kesepakatan

PENYULUH DTN 1 CopyDestinasiaNews – Untuk ke empat kalinya terjadi dialog intentsif antara Gerakan Hejo dengan para Penyuluh Pertanian Jawa Barat yang tergabung dalam Forum Komunikasi – Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (FK-THLBPB). Dialog ini berlangsung di Sekertariat Gerakan Hejo Jl. Pasir Impun Atas No 5A Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung (3/12/2016). 

“Banyak kesepakatan pada tahap awal ini muncul melalui dialog dengan FK-THLBPB. Diseminasi visi dan misi Gerakan Hejo ke masyarakat semoga makin mengakar ke pedesaan di Jabar,” jelas Ketua Umum DPP Gerakan Hejo, Eka Santosa  yang juga akan memperjuangan kejelasan status kepegawaian anggota FK-THLBPB terkait munculnya Undang-undang SP3K Nomor 16 tahun 2006. 

“Setelah terbit UU SPK3 Nomor 16 tahun 2006, penyuluh pertanian digolongkan jadi tiga. Penyuluh PNS, swasta, dan swadaya. Penyuluh THL TBPP tak jelas statusnya. Di Jabar saja ada 1.599 penyuluh pertanian dari 19.156 di tingkat nasional, semua kondisinya galau dan tak jelas,”, keluh Hikmat Fadilah, Wakil Ketua FK-THLBPB Jabar di sela-sela acara dialog ini. 

PENYULUH DTN 2 CopyDiketahui peran penyuluh pertanian ini di lapangan sangatlah strategis, sebagai pahlawan pangan. Dalam skala pembangunan nasional, Ia merupakan salah satu kunci dari mata rantai target kedaulatan pangan. Kiprahnya secara teknis , erat kaitannya dengan perbaikan dan pemeliharaan irigasi, pengadaan pupuk tepat waktu, benih unggul berkualitas, mekanisasi pertanian melalui pengadaan alat pertanian dan mesin pertanian, serta peningkatan kualitas, dan kuantitas produk pertanian nasional.

Sementara itu salah satu penyuluh pertanian asal Kabupaten Ciamis, dialog bersama Gerakan Hejo ini menimbulkan perpektif baru:”Kami merasa tercerahkan, apalagi Kang Eka akan memperjuangkan status kepegawaian kami. Katanya sih kami sebagai ASN (aparatur sipil negara – red.), tapi dalam praktiknya terutama kesejahteraan masih tak jelas malah misterius,” ungkap Rudi Anta yang diamini rekannya M. Khairul dari Kabupaten Indramayu, dan IIs Iskandar dari Kabupaten Ciamis. (HS/SA/dtn).

 

Add a comment

Sisingaan Sambut Kemenangan Kodam III/Siliwangi – Menyabet Juara 2 Ton Tangkas TNI AD

ARHANUD 1 CopyDestinasiaNews - Penyambutan kedatangan pasukan Lomba Ton Tangkas TNI AD disambut meriah oleh sisingaan di Markas Komando Yon Arhanudri 3 Jl. Menado No. 12 Bandung, Kamis (1/12/2016).

Kodam III/Siliwangi berhasil menyabet  Juara 2 Lomba Peleton Tangkas TNI Angkatan Darat Periode II TA 2016 yang diikuti 15 kodam TNI AD se Indonesia. Lomba tersebut diselenggarakan di Pusdikif TNI AD Cipatat, Jawa Barat.

Danyon Arhanudri-3/Kelelawar Kodam III/Siliwangi Letkol Arh Ardian di Yon Arh-3 mengatakan,“Alhamdulillah kita bisa Juara 2 di lomba Ton Tangkas, Kami berhasil menjadi juara 1 menembak senapan, juara 2 navigasi darat dan juara 2 How To Find The Figther,” tegasnya

ARHANUD 2 CopyArdian mengungkapkan, lomba tangkas TNI AD tersebut diselenggarakan setiap enam bulan sekali, untuk itu ia menghimbau kepada prajuritnya untuk tidak terlalu ber-euforia atas kemenangan ini. .

“Kita tidak akan berlama-lama larut dalam kemenangan ini. Kita harus terus berlatih, demi untuk menghadapi Ton Tangkas selanjutnya, ” ungkap Ardian yang optimis pada tahun mendatang akan menyabet kejuaraan lebih banyak lagi. (SA/dtn)

ARHANUD 3 Copy

 

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

Grand Opening Vesper Sky Bar & Lounge De Paviljoen

destinasiaNews - De Paviljoen Bandung by HIM akhirya menambah satu lagi fasilitas baru yang akan menjadi salah satu fasilitas unggulan...

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

Cabut Permen 39 LHK Biar Hutan Jawa Barat Lestari, Kata Eka Santosa

destinasiaNews – Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo, Jumat sore (20/10/2017) di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir...

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

Matrix Indonesia menggelar Hairdresser Idol Bandung 2017

  destinasiaNews - Bandung, 19 Oktober 2017 Industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan...

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

Toko Baru ACE Kembali Buka Di Kota Bandung

destinasiaNews.com - Perusahaan ritel yang bergerak dalam bidang perlengkapan rumah dan produk gaya hidup ACE secara resmi membuka toko terbarunya,...

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

Nonton Bareng Merah Putih Memanggil  Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air

destinasiaNews.com - Agenda kegiatan nonton bareng (Nobar) film "Merah Putih Memanggil" kali ini adalah jajaran Kodim Cimahi, jajaran Koramil Wilayah...

Pengunjung

01648085
Hari ini
Kemarin
1135
1318