Giring Ganesha 'Bangga Menjadi Indonesia' - Jadi Orang Kaya, Bisa Menolong Orang

IMG 20171229 171131
destinasiaNews - Generasi muda hendaklah terus belajar, berpikir positif, bekerja keras, demi meraih sukses, dan kaya.
 
Paparan di atas diungkap Giring Ganesha, artis, politisi muda ,musisi, dan juga founder kincir.com. Tepatnya, dipaparkan kala digelar talk show interaktif bertajuk "Bangga menjadi Indonesia", di  Emerald Tower Bandung, Jumat (29/12/2017).
 
Kata Giring, untuk menjadi sukses dan kaya harus melalui proses, di damping fokus pada satu hal - agar kita bangga menjadi Indonesia !
 
"Sukses itu berkaitan dengan bagaimana cara berpikir, juga kerja keras. Namun cara berpikir pun, harus dari hal yang positif.  Jika itu dilakukan,  pastilah semu akan berjalan positif. Tentu, sertailah dengan doa, kerja keras, berpikir positif," papar Giring yang ditanggapi dengan penuh antusias oleh ratusan muda-mudi yang mencermatinya.
 
Lanjut Giring:"Kalau hal ini kita lakukan, so pasti  kesuksesan pun dapat diraih. Nah,  kita pun bisa kaya. Kaya itu berkah, kita bisa menolong orang lain yang kesusahan".
 
Masih di forum ini, Giring memberi pencerahan:"Karena itu bagi kaum muda, jangan sekedar ingin cepat sukses. Semua itu melalui proses. Sesuatu yang instan, terkadang membuat kita bahaya. Laluilah melalui proses dan kerja keras. Tugas kita, menjelaskan pada kaum muda, kalau mau sukses harus bekerja keras. Tanyakanlah pada orang lain,  pasti jawabannya karena kerja keras," jelasnya sambil menambahkan -"Inilah yang harus ditanamkan, cara berfikir logis. , Maka itu janganlah takut, demi meraih sukse. Jangan takut pula menjadi kaya".
 
Kaum Muda, Siap Mengikuti...
 
Sekedar info, talk show Interaktif yang membawakan aneka pencerahan ini, dihadiri ratusan kaum muda,  dan mahasiswa se Bandung  Raya. Nara sumber lain yang memotivasi hadirin, ada di antaranya Yasser M.S, founder Matahari Kecil Indonesia, dan Rahadian Dinar, entrepreneur muda, Co-founder Budaya Anti Narkotika Nasional (BUANA).Tak kurang yang bikin acara ini betah dicermati kalangan muda, ada  pembawa acara Kamal Nuryadin. Ia menghangatkan suasana dengan berbagai celetukan jaman generasi milenia - Loe mo kaya, jadilah orang sekaya mungkin, biar bisa menolong orang sebanyak-banyaknya. Asyik dan bangga kan jadi orang Indonesia ? [HS/dtn]
Add a comment

Deklarasi Gerpis - Warga Sunda Harus Hasilkan Karya Level Dunia    

IMG 20171228 WA0057
destinasiaNews -  Bertempat di Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat  di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (27/12/2017), dilangsungkan Deklarasi Gerpis (Gerakan Pilihan Sunda).  Deklarasi ini bertemakan ‘Membela Indonesia Melindungi Nusantara’, dengan menyatakan tiga butir pernyataan, dalam kemasan Pajajaran Anyar.
 
“Ini pun sebagai reinkarnasi perhimpunan perjuangan di tahun 1955. Juga sekaligus sebagai persemaian bagi generasi baru, demi memunculkan kepemimpinan baru di negeri kita. Landasannya, atas misi luhur kebangsaan, menjaga persatuan NKRI, UUD 1945, Pancasila dan wawasan nusantara,” kata inisiator Gerpis, Andri Perkasa Kantaprawira sambil menambahkan – “Ini pun sebagai peringatan Konferensi Meja Bundar Ke-68.”
IMG 20171228 WA0060
Hadir dalam deklarasi ini sejumlah tokoh lintas partai, lintas organisasi, dan lintas generasi, dari berbagai elemen masyarakat di Jawa Barat, di antaranya Tjetje Hidajat Padmadinata, Mohammad Jumhur Hidayat, Iwan Sulandjana, Tatang Zaenudin, Mulyadi, Dindin Maolani, Prof. Karim Suryadi, KH. Ayi Hambali, serta berbagai elemen lintas sektoral lintas generasi. 
 
PanutanUrang  Sunda
 IMG 20171228 194042
Jumhur dalam paparannya  mengisahkan kiprah tokoh nasional Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja SH, LL.M, sebagai panutan kita. Utamanya kala mengingatkan soal UNCLOS (United Nations Convention On The Law Of The Sea) yang ditandatangani 117 negara, dan dua lembaga non negara pada 10 Desember 1982 di Montego Bay, Jamaika. Menurutnya, Mochtar telah semakin mempersatukan Indonesia melalui konsep Wawasan  Nusantara yang mendunia:”Ini kan dasarnya dari  Deklarasi Djuanda (13/12/1957 – red). Pak Djuanda itu juga orang Sunda, kan?”
 
Lainnya, Tjetje Hidajat Padmadinata hari itu mengupas tentang pentingnya orang Sunda merasa percaya diri. Dalam konteks situasi politik terkini, ia paparkan:”Janganlah terlalu percaya sama orang Jakarta,” ujarnya yang ditimpali hadirin dengan senyum dan tawa, malah.
 
Secara terpisah redaksi mengontak tokoh Jabar Eka Santosa, karena dalam pertemuan ini tidak tampak:”Sebenarnya, akan hadir hari itu namun mendadak ada tamu yang harus saya tangani. Tetapi saya kirim utusan dari Gerakan Hejo dan BOMA Jabar. Mereka ada yang hadiri di sana,” jawab Eka melalui telepon selaku Ketua Umum Gerakan Hejo dan Duta Sawala (Sekjen) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar.
 IMG 20170830 235019
Eka ditanya perihal tiga butir Deklarasi Gerpis yang berintikan; Wangsit Prabu Siliwangi sebagai sumber inspirasi untuk memunculkan kebangkitan Indonesia; menempatkan Ki Sunda sebagai Garda Terdepan menjaga pilar pesatuan dan ukhuwah NKRI; serta, ajakan ke warga RI khususnya ‘urang Sunda’, mendukung cita-cita dan strategi Gerpis di setiap front perjuangan politik, ekonommi, budaya, dan kebangsaan yang berdasarkan UUD 1945, Pancasila dan Wawasan Nusantara:”Deklarasi ini, menurut saya tinggal di praktikkan saja dengan konsisten di lapangan. Saatnya, siapa pun warga negera RI untuk bangkit dan melahirkan karya besar. Kalau bisa seperti Pak Mochtar dan Ir. H Djuanda itu, karyanya masuk ke level dunia” (HS/dtn)
 
 
 
Add a comment

Ketua KPU Jabar - Penyandang Disabilitas, Harus Nyaman Gunakan Hak Pilih

IMG 20171121 WA0115
destinasiaNews – Aksesibilitas non-fisik, bagaimana pun caranya harus diperjuangkan terus, tujuannya para penyandang disabilitas dapat memanfatkan hak pilihnya dengan baik. Walaupun aksesibilitas fisik sudah diperbaiki, pemenuhan aksesibilitas non-fisik masih terkendala.
 
Paparan ini dikemukakan Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat saat menyampaikan materi saat sosialisasi pilgub,  bagi keluarga besar Pertuni (Persatuan Tunanetra Indonesia) Jawa Barat di Hotel Alam Permai Jl. Setiabudi Bandung (23/12/2017). 
 
Menurut Yayat,  bila berkaca pada pilgub 2013, usahanya masih belum maksimal. “Untuk  2018 diharapkan dapat memenuhi aksesibilitas bagi semua pihak. Termasuk aksesibilitas non-fisik, seperti akses informasi pemilu, dan mendorong budaya masyarakat yang lebih terbuka, bila memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas."
 
Optimisme ini,  masih menurut Yayat direalisasikan melalui pembuatan brosur dan alat bantu templet - mencoblos di bilik suara.lainnya,  selalu berkomitmen memberi informasi seluas-luasnya, melalui cara yang mudah.
 
 “Tantangan ini harus dilakukan bersama-sama antara penyelengara pemilu dengan masyarakat, termasuk dengan penyandang disabilitas tuna netra,” imbuhnya seraya menegaskan perlunya meningkatkan kesadaran penyelenggara pemilu, mulai dari tingkat provinsi hingga KPPS, serta meningkatkan sensitivitas penyeleggara pemilu, dengan menyediakan TPS yang ramah bagi penyandang disabilitas. 
 
Diakui Yayat,  penyelenggara pemilu masih terkendala data penyandang disabilitas yang kurang akurat. “Namun, kami berupaya memetakan TPS seperti untuk tuna netra, tuna daksa, dan tuna rungu. Intinya, !kan dibuat TPS yang tidak menyulitkan penyandang disablitas."
 
Sebelumnya, Komisioner Jawa Barat Divisi SDM dan Humas menegaskan bahwa KPU Jabar menyediakan templet, buku saku, serta leaflet berhuruf braille. “Kami juga akan mendorong setiap TPS ramah terhadap penyandang disabilitas,” ungkapnya. 
 
Hadir dalam acara ini Ketua DPD Pertuni Jawa Barat serta pengurus Pertuni Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. Panitia pun membagikan hadiah berupa kaos kepada peserta yang menjawab kuis seputar pemilu. (HS)
Add a comment

Enjang Mulyana Terpilih Kembali, Ketua IKA Menwa Mahawarman Yon XI UPI 2017 -2021: Siap Emban Amanah ...

Munas IKA Yon XI 2017

destinasiaNews- Gelaran Musyawarah dan Temu Kangen Ikatan Keluarga Alumni Menwa Mahawarwan Batalyon XI Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), di Mako Menwa Yon XI Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung (26/12/2017), berlangsung mulus dan sukses. “Ini harapan kita, prosesnya lancar jaya. Azasnya, musyawarah mufakat. Kang Enjang terpilih kembali secara aklamasi setelah empat tahun sebelumnya memimpin dengan baik,” papar Kang Huzaenal salah satu senior angkatan 1968 – “Periode kepemimpinan mendatang, justru akan kita back up, demi penyempurnaan.”

Bagi Enjang Mulyana, alumni Resimen Mahawarwan YON XI UPI angkatan 11/1981 (masuk), yang menamatkan program S-1 dari Jurusan PLS UPI, S-2 UGM dan S-3 UPI, dan kini berkarir sebagai Camat di Kecamatan Batu Nunggal Kota Bandung : ”Berterima kasih atas dukungan rekan-rekan. Satu saja keinginan saya. Bantulah di kepengurusan yang baru ini. Tujuannya, agar kita dapat membantu adik-adik Menwa aktif, lebih maksimal. Insya Alloh saya siap mengemban amanah ini,” ujarnya sebelum menerima ucapan selamat dari peserta Musyawarah & Temu Kangen yang dihadiri sekitar 50-an anggota dari pelosok Nusantara.

Bagi Asep Sukendar, peserta yang datang dari Magelang Jawa Tengah dan kini berkarir di Lembaga Pendidikan SMA Taruna Nusantara, terpilihnya kembali Enjang Mulyana merupakan sebuah keniscayaan : ”Pantauan saya walau dari jauh, kinerja organisasi ini sangat baik. Terpenting, jiwa korsa para alumni dan yang masih aktif, terus terpelihara. Ini memudahkan kami melakukan silaturahmi, walaupu bagi yang berada di pelosok negeri.”

Program Terdekat

Munas Y XI 2017c

Tantangan rutin bagi organisasi ini menurut Enjang, selain membina dan mengembangkan silaturahi antar anggotanya : ”Pun, sebagai penasihat atau pemberi solusi, utamanya pada program rutin Menwa organik, seperti pendidikan dan latihan dasar (diklatsar). Biasanya, satuan anggarannya cukup besar. Ini selalu kami carikan solusinya, di luar bantuan dari institusi UPI.”

Khusus untuk TA. 2017/2018 menurut Enjang ada 60 siswa baru yang akan mengikuti diklatsarmil menwa.”Yang menggembirakan tahun ini termasuk calon Menwa di kampus Cibiru, Sumedang, Serang, Purwakarta, dan Tasikmalaya. Animo mahasiswa untuk mengikuti diklatsarmil menwa rupanya semakin meningkat.”

Menurut peserta yang hadir, di antaranya Koesnendar, Dede S. Bahyan, Sukowo, Yoyo SN, dan Harisman, terpilihnya Enjang Mulyana, memunculkan angin segar, organisasi ini optimis akan berkembang lebih baik : ”Yang belum tercapai pada periode sebelumnya, tinggal kita genjot lagi.” Ujar Harisman yang hari itu tampak sibuk mengatur rekan-rekannya yang rata-rata sudah “meninggalkan dunia hitam” alias berambut uban.

Peran Alumni

Munas IKA Yon XI 2017 b

Di mata Komandan Batalyon XI Menwa UPI, Aris Rismansyah kehadiran para seniornya yakni alumni yang selama ini hanya ada di group-group WA misalnya, merupakan berkah tersendiri.”Kami menjadi kenal lebih dekat dengan para alumni yang besar perannya bagi organisasi ini. Terpilihnya Pak Enjang pun menggembirakan kami”

Di samping bermusyawarah pada hari itu para alumni Menwa ini, masih sempat menggelar acara silaturahmi dengan bernyanyi dan berjoget bersama:”Ini yang kami suka, membina kebersamaan,” seru Ahmad Taufik lulusan jurusan PLS – FIP IKIP Bandung tahun 1985, dan angkatan 11 Diklatsar Menwa Yon XI UPI yang kini berwrisasta di Baleendah Kab. Bandung.

Diketahui Resimen Mahasiswa Mahawarman YON XI ini sejak berdiri tahun 1967, telah memiliki ribuan alumni yang tersebar di pelosok Nusantara. Sebagian besar alumninya berkair di berbagai bidang mulai dari lembaga kependidikan, militer, maupun swasta.

Sementara itu Popo Sumpena, alumni Resimen Mahawarwan Yon XI UPI yang kini berdomisili di Kota Serang  Provinsi Banten, kebetulan tidak sempat hadir.  Ke meja panitia ia sempat mengabarkan : ”Mendengar terpilih kembali Kang Enjang, saya dukung sepenuhnya.”  Yang penting kita selalu bersilaturahmi. (HS/HRS/dtn)

Add a comment

Bawaslu Nyatakan Partai Berkarya Lolos Verifikasi Faktual – Kader Tetaplah Fokus, Kata Eka Santosa

IMG 20171223 234940
destinasiaNews – Dengan mengucap syukur para kader Partai Berkarya se Indonesia pada Jumat siang 23 Desember 2017, meluapkan kegembiraan di berbagai lini masa. Pantauan redaksi  di salah satu group WA, terungkap:“Kami jadi makin fokus merawat dan mengembangkan Partai Berkarya. Ambillah hikmahnya dari peringatan Komisi Pemilihan Uumum (KPU). Diakui, kita sempat tersendat minggu lalu (15/12/2017). Sekarang, justru makin cinta dan habis-habisan membina partai ini. Seharusnya, begitu kan Bro?,” itu cuplikannya, kata Roni Supriatna, Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Pangandaran.
 
Munculnya berita di berbagai lini massa pada Sabtu, 23 Desember 2017,  Partai Berkarya melaju ke tahap verifikasi faktual usai pemenuhan syarat, perbaikan verifikasi administrasi, hal ini direspon positip oleh kadernya. Secara khusus, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat, Eka Santosa:”Ini tahap pendewasan bagi kami. Melalui kesempatan ini, tetaplah fokus menghadapi tahapan selanjutnya. Masih panjang jalan kita …”
 
Senada dengan Eka Santosa, dihubungi secara terpisah beberapa jam usai pengumuman Bawaslu RI:”Tetaplah kita sebagai kader, bekerja lebih serius membangun partai ini. Hindarkanlah berpolemik yang secara internal hanya akan mmbuang enerji”, papar Robin Goeltom Sekertaris DPW Partai Berkarya Jawa Barat.
 
Mediasi Bawaslu
 
Diketahui partai yang menempatkan Tommy Soeharto sebagai Ketua Dewan Pembina ini diumumkan tak lolos verifikasi administrasi oleh KPU (15/12/2017). Seminggu kemudian mengajukan gugatan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hasilnya, permohonan Partai Berkarya dikabulkan, usai m melewati proses mediasi.
 
Dalam pemberitaan, anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar telah melakukan mediasi untuk Partai Berkarya dan KPU pada Jumat (22/12/2017). Mediasi yang dilakukan Bawaslu untuk gugatan Partai Berkarya, menurutnya mengacu pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. 
 
Menurut Fritz seperti yang banyak dilansir media massa, Partai Berkarya diberi waktu 2 x 24 jam untuk memperbaiki beberapa kekurangan, berupa kesalahan sinkronisasi data di pusat dan daerah terkait, dengan persyaratan administrasi.
 
 
Minggu Lalu itu …
 
Seperti pengumuman pada Jumat lalu (15/12/2017), KPU menyatakan 12 partai politik lolos tahap verifikasi administrasi. Mereka berhak mengikuti seleksi administrasi. Tercantum, dua parpol dinyatakan tidak lolos ke tahap verifikasi administrasi, Partai Berkarya dan Partai Garuda.
 
Adapun 12 partai yang dinyatakan lolos ke tahap verifikasi faktual, sebelumnya: Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Demokrat, Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Partai Golkar) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem (NasDem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (HS/dtn)
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis & Tokoh Masyarakat, Diskusikan Masa Depan Bangsa Bersama Ketua DPW Partai Berkarya Jabar

Aktivis & Tokoh Masyarakat, Diskusikan Masa Depan Bangsa Bersama Ketua DPW Partai Berkarya Jabar

destinasiaNews – Berlokasi di kediaman Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jawa Barat, berlangsung pertemuan khusus. Pertemuan ini terjadi antara...

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

Bersatu, Demi Sungai Citarum Jernih – Jurnalis Peduli Citarum Harum Merintis Berbadan Hukum

destinasiaNews –Bertempat di Sekertariat “lokasi nongkrong” Jl. Situ Cileunca No 17 Cijagra Kota Bandung, puluhan aktivis yang tergabung pada Jurnalis...

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

Fox Harris Hotels Rayakan Hari Kolase Dunia

destinasiaNews – Salah satu hotel besutan Tauziah Hotel management yaitu Fox Harris Hotels Bandung, dalam upaya mewujudkan pengenalan lebih mendalam...

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

Kasus Pembongkaran SPBU Kebon Kawung oleh PT KAI Daop 2 Bandung, Masuk ke Pengadilan & Ombudsman

destinasiaNews – Kasus “alot” pembongkaran SPBU No. 34 – 40109 (Kebon Kawung) di lahan “panas” PT KAI Daop 2 Bandung,...

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

Gebyar Hotel Lodaya Bandung, Menggelar Khitanan Masal Gratis

destinasiaNews  –  Pelataran Hotel Lodaya di Jl. Lodaya No 83 Lingkar Selatan Kota Bandung, pada Minggu pagi 13 Mei 2018, ada...

Pengunjung

02089349
Hari ini
Kemarin
2554
4565