Rakor “Aliansi Masyarakat Perikanan Jabar”, Dukung Kebijakan Menteri KKP Terkait Permen No 1 dan 2 Tahun 2015 – Ada yang Menunggangi ?

HRSNI 1

DestinasiaNews – Riuh-rendah alias pro kontra implementasi Permen KP No 1 dan 2 Tahun 2015 tentang Larangan Penggunaan Alat Penangkapan Ikan Pukat Hela dan Pukat Tarik, rupanya masih gaduh dalam implementasinya di lapangan. Menyikapi hal ini “Aliansi Masyarakat Perikanan Jawa Barat” yang terdiri atas para pegiat Puskoneli (Pusat Koperasi Nelayan Indonesia – DPD Jabar), HNSI DPD Jabar, Gerakan Hejo, dan Formikan (Forum Masyarakat Ikan) Jabar, hari Jumat, 23 September 2016 di Little White Restro Jl. Lodaya No 11 A Bandung, menyelenggaraan rapat koordinasi.

“Yang terjadi kini ada institusi baru nelayan yang diprakarsai oknum mantan pejabat KKP. Lucunya, mereka mengatasnamakan nelayan. Padahal mereka ini, justru pada saat menjabat gagal membina nelayan yang seharusnya mereka bina. Lainnya diduga kuat penolakan ini datang dari para pemodal, bukan nelayan sebenarnya”, kata Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo yang aktivitasnya diinisiasi sesepuh Jabar Solihin GP (91) mantan Gubernur Jabar era 1970 – 1974.

Sementara Nandang Permana, Ketua DPD HNSI Jabar dalam kesempatan ini usai rakor menyatakan:”Melalui Permen ini sejatinya, nelayan kita ditingkatkan kesejahteraannya. Kesinambungan sumber daya alam ini, justru dipikirkan oleh yang berwenang. Selama ini fenomena over fishing, tak ada yang mengawasinya. Permen ini diakui dunia malah. Justru aneh, kita ini malah menentang dengan membabi buta. Coba telaah, permen ini, malah banyak yang menguntungkan

Secara terpisah Dadan Syarifudin, Sekertaris Puskoneli DPD Jabar amat menyayangkan adanya penentangan yang tak masuk diakalnya:”Bertahun-tahun nasib nelayan, tak diperhatian, sekali diperhatikan sumber dayanya, malah disalah-tafsiran. Inilah banyak yang bermain di lingkungan nelayan adalah para pemodal, bukan nelayan sebenarnya. Pantauan saya ke lapangan, para nelayan justru banyak yang paham akan makna Permen ini”, ujarnya yang didampingi peserta rakor ini di antaranya Moh. Husen dari Formikan, yang popular disebut sebagai Husen Lauk.

Husen dalam kesempatan ini bersiap untuk mengimplementasikan budidaya ikan di Jawa Barat. “Bersama Gerakan Hejo kami siap menjadikan Jabar sebagai lumbung ikan. Potensi Jabar itu sangat besar, selama ini terbengkalai”.

Kelanjutannya hasil rakor ini sesegera mungkin butir-butirnya akan disampaikan ke Menteri KKP Susi Pudjiastuti di Jakarta katanya baru pulang dari kunjungannya ke Amerika Serikat setelah memperoleh penghargaan Leaders for a Living Planet Award dari WWF International di  Washington DC (16/9/2016 – red). “Besok setelah disusun butir-butirnya secara rinci (24/9/2016) secepatnya dikirim ke Ibu Susi”, tutup Nandang Permana yang didampingi Sekjennya Agus Warsito - Ia tak bersedia menjelasan siapa penentang Permen ini.”Soal ini Anda sendiri tahulah, jangan pura-puralah”, lanjutnya sambil tersenyum. (HS/SA/dtn)   

Add a comment

Partai Demokrat Masih Membuka Peluang Bagi Koalisi di Tiap Daerah Jelang Pemilukada 2017'

DestinasiaNews - Jadwal pendaftaran calon gubernur DKI Jakarta tinggal beberapa hari lagi, Aldi Politisi DemokratPrastianto Politisi muda partai Demokrat yang juga Pengusaha, serta Aktif di HIPMI Jaya, sekaligus Menjabat Wakil Ketua KNPI DKI Jakarta.  Selain menjadi Pengusaha, juga aktif di Koordinator Bidang Pekerjaan Umum DPP Partai Demokrat, mengatakan, partainya akan segera mengumumkan sikap dalam Pilkada DKI Jakarta, jelas Aldi di sela-sela menghadiri acara repsesi pernikahan Anak Dewi Arimbi Soeharto Gelar Pesta Pernikahan Putra Kedua Abi Alamsjah Di Anjungan TMII Jaktim, Sabtu (17/9/2016)


Selain itu, Aldi menjelaskan bahwa, partai Demokrat akan melakukan Rakernas menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 9 Oktober mendatang, di Sentul, Bogor.
Dalam Rakernas nanti, sejumlah isu akan dibahas di antaranya Pilkada 2017 dan evaluasi kinerja pemerintah. “Ada beberapa agenda yang akan dibahas dalam rakernas tersebut.Antara lain Biasanya membahas rencana strategis menghadapi pilkada serentak 2017, pemilu legislatif dan pilpres pada 2019,” jelas Aldi.


Mengenai Rakernas di Sentul, acaranya garis besarnya membahas sejumlah isu penting baik itu menyangkut Pilkada 2017 dan evaluasi kinerja pemerintah.


Pada Rakernas nanti, Demokrat juga akan memberi masukan konstruktif agar jalannya roda pemerintahan semakin baik Serta mengevaluasi kinerja pemerintah.
Sementara itu, Menyinggung masalah pilihan bagi warga DKI dalam Pilkada pada 15 Februari 2017. Calon yang akan dipilih berdasarkan suara rakyat. ”Kami memilih calon yang memiliki elektabilitas yang tinggi,” papar Aldi.


Partai Demokrat masih membuka peluang bagi koalisi dalam setiap pergelaran pilkada di tiap daerah.


Sementara itu di diKota Bekasi  Jawa Barat Partai Demokrat sudah mendeklarasikan dukungannnya ke pada pasangan balon Bupati Sa'duddin  dan  Wabup Ahmad  Dhani pada pemilukada Feb 2017 nanti bersama Parpol pengusung lainnya  Gerindra,PKS dan Hanura ,ujar Aldi.


Menjawab pertanyaan dari rekan media mengenai Saya terjun kedunia politik, sah-sah saja Pengusaha terjun ke Dunia Politik selama tidak terjerumus dalam Korupsi, Kolusi, Nepotisme dan KKN, karena Politik di era demokrasi sekarang tidak hanya Politik Etis, namun Politik Praktis dimana setiap WNI apapun latar belakang nya berhak menduduki atau berpolitik, tutup Aldi. (BS/dtn)

Add a comment

Uu Ruzhanul Ulum “Balon Gubernur Jabar 2018” Bersilaturahmi di Masjid Kaum Purwakarta

UU di purwakarta 1

DestinasiaNews- Plt. Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum  kembali untuk kesekian kalinya menyapa warga kabupaten Purwakarta. Yang berbeda kali ini, Uu yang kini sebagai bupati Tasikmalaya itu berkhidmat di Masjid Kaum (18/9/2016). Kehadiran Uu yang kini sedang diperbincangkan dalam konteks sebagai “Balon Gubernur Jabar 2018", tak pelak suasananya kental dengan nuansa silaturahim antar tokoh agama, dan ribuan santri Purwakarta - “Kita butuh pemimpin Jabar berlatar-belakang pesantrenfull”, kata beberapa tokoh agama.

Lainnya yang khas dalam silaturahmi yang digelar di Mesjid Kaum Alun-alun Purwakarta, hadir bakal calon Bupati Purwakarta yang santer akan maju lewat jalur independen Zaenal Arifin, juga Mantan Calon Bupati 2013 Burhan Fuad.  Intinya, ratusan tokoh agama, alim-ulama dari sejumlah pesantren yang ada di Purwakarta, Karawang, Subang, Bekasi dan   Jakarta, berbaur dengan nuansa khas.

Menurut Kang Uu sapaan akrab Uu Ruzhanul Ulum: "Ini memenuhi undangan silaturahmi dari KH. Abdul Wahid, pimpinan pesantren Minathul Huda, bersilaturahmi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat
,,di,sini”.

UU di purwakarta 2Lanjutannya menurut Kang Uu, disela-sela silaturahmi ini dianggapnya penting bagi kaum muslim: “Agar saya tidak dihinakan hidupnya, saya bersilaturahmi dengan siapa pun, apalagi ini undangan dari para inohong Purwakarta. Berat bagi saya kalau sampai tidak bisa menghadirinya,".

Tercuat pula dalam forum ini harapan Kang Uu, di antaranya untuk mempererat rasa saling mengenal antar para tokoh agama dan tokoh masyarakat: Purwakarta itu unik, warganya luar biasa, rugi kalau saya tidak bersilaturahmi dan mengenal lebih jauh warga Purwakarta," tambahnya.  Usai berkunjung ke Purwakarta, Kang Uu hari itu bersilaturahmi ke para sahabatnya di Kab. Cianjur. (SA/dtn)

Add a comment

Jamaluddin Junaedi, Aktivis Sosial dan Lingkungan dari Cianjur Curhat di Gerakan Hejo

Jamaludin cianjur

DesinasiaNews – Dalam satu hari itu (14/9/2016) di Sekertariat Gerakan Hejo di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung yang biasanya bersuasana damai, karena kehijauan alamnya ada nuansa baru. Sejak pagi  hingga siang hadir sekitar 30-an pembudidaya ikan dan petani asal Kabupatan Bandung meluahan “curhat” – dalam waktu cukup lama merasa dianaktirikan oleh pemerintah setempat:”Beruntung, kami sudah bermental mandiri sejak lama. Kala merasa dianaktirian kami sudah agak kebal. Namun ketika keluhan kami didengar oleh jajaran Gerakan Hejo, obsesi yang terpendam dulu, muncul kembali”, kata Tatang Supriyatna, Ketua Gerpari (Gerakan Pakan Mandiri).

Singkat kisah, luahan Tatang dan rekan-rekannya dari Kabupaten Bandung setelah didengar dan diidentifikasi permasalahannya oleh Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo dan tim, ini berada dalam penanganan. “Sejumlah solusi nyata berada dalam guliran”, ujar Agus Warsito, Sekjen Gerakan Hejo yang diamini rekannya Husen Lauk

Jamaluddin Junaedi 

Masih di hari yang sama di Sekertariat Gerakan Hejo di Alam Santosa Pasir Impun Kabupaten Bandung, sore hingga malam harinya kedatangan warga Cianjur Jamaluddin Junaedi dan rekannya. “Bertahun-tahun saya memperjuangkan banyak, utamanya menentang perusakan lingkungan di daerah saya. Para pembuat keputusan, saya gugah dan ingatakan, jangan lakukan ini”, begitu ujarnya sambil menyebut beberapa perbaikan lingkungan – “Di Citampele, Cikalong IPAL dan AMDAL sudah mulai ada perbaikan”.

Lainnya, menurut  Jamaluddin yang ditemani rekannya Evul dan Liu, kerusakan lingkungan massif  masih terjadi di pantai Selatan Cianjur, ini diakibatkan oleh penambangan pasir besi yang dilakukan selama bertahun-tahun. “Penguasa dan pengusaha setali tiga uang menggerogoti warisan alam dan efeknya merusak unsur  sosial-budaya kita. Sangat memperihatinkan …”, jelasnya yang diamini kedua rekannya.

Satu hal yang mengesalan Jamaluddin lainnya, dalam dua tahun terakhir, marak industrialisasi di sepanjang jalan Cianjur – Bandung. “Sejumlah pabrik besar, mengambil-alih tata guna lahan sawah di sana. Bolehlah, silahan dicek dan tanyalah apa dampaknya bagi penduduk setempat. Kami bukan anti pembangunan atau industrialisasi, tetapi an bisa memakai tanah atau lahan yang tak begitu produtif. Yang terjadi, penguasa di daerah kami seperti calo saja cara kerjanya. Harus ada perubahan dan manusiawi, tak merusak lingkungan lagian”.

Respon Eka Santosa atas generalisasi keluhan Jamaluddin dan rekannya:”Untuk tahap pertama, menandakan ada masalah akut di Cianjur. Kita sudah sering mendengar dan melihatnya selama ini. Sekarang ada yang datang ke sini, semakin membuktikan ada yang tak beres di sana. Ini mengingatkan pada keluhan yang sama dari Pak Solihin GP sesepuh kita – ada yang tak beres dalam kepemimpinan di Jabar!”.

Simpulnya, Agus Warsito, Sekjen Gerakan Hejo menanggapi keluhan ini akan melakuan kajian menyeluruh dan serius. “Simpatisan Gerakan Hejo  di daerah Cianjur akan dihubungi secepatnya demi mengkaji permasalahan ini”.

Bagi Jamaluddin sendiri kehadirannya ke sekertariat Gerakan Hejo di Pasir Impun Kabupaten Bandung , semata terpanggil karena kiprah Gerakan Hejo sudah diketahui terbukti nyata untu beberapa daerah. “Penghijauan adalah solusi yang masuk akal, ketimbang yang dilakukan banyak birokrat dan pemegang kekuasaan yang salah kaprah, buktinya di daerah saya ini”, pungkasnya yang akan mengkaji masalah ini lebih mendalam. (HS/SA/dtn).      

           

Add a comment

Gerakan Hejo & Penabulu Alliance Dampingi Kepala Desa di Kab. Garut – Terapkan SIAP Desa, dan Kembangan Potensi Desa

PENABULU 1

DestinasiaNews – Gerakan Hejo sebagai organisasi kemasyaraatan peduli lingkungan yang berdiri sejak 2015, atas inisiasi sesepuh Jabar Solihin GP (91), dan kini dipimpin oleh Eka Santosa, salah satu tujuannya - mengembalikan tata nilai warga Jabar – menghutankan kembali sumber air di tatar Sunda. Di aula BPMPD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa) Jl. Otista No 175 Tarogong Garut, pada Sabtu, 17 September 2016 mengadakan diskusi bersama bertemakan – Meningkatan Peran dan Kapasitas Pemerintahan Desa.“Kami sambut baik prakarsa Kang Eka Santosa (Ketua Gerakan Hejo – red) untuk mendampingi desa di bidang lingkungan hidup dan tata kelola keuangan melalui Penabulu Alliance”, sambut Teddi Iskandar, Kepala BPMD Kab. Garut mewakili pemerintah setempat.

 Sementara Aji Sekarmaji, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut yang juga mengikuti pemaparan serta berdialog dengan sejumlah kepala desa, membuka kesemputan kepada Gerakan Hejo untuk ikut memberdayakan bank sampah, misalnya:”Sampah plastik dan semacamnya di berbagai pelosok Garut, sudah menjadi persoalan krusial. Bersyukur bila Gerakan Hejo bersedia membantu mencari solusinya. Bukankah SDM-nya tersedia?”.

SIAP Desa  

PENABULU 2

Inti forum ini pemaparan dari Penabulu Alliance hari itu membedah salah satunya aplikasi SIAP Desa, yakni pengelolaan dan penyusunan pelaporan Pendapatan Asli Desa (PAD), Dana Perimbangan, Alokasi Dana Desa (ADD), juga mencakup sumber penerimaan baru bagi desa, Dana Desa bersumber APBN sesuai UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa.

“Aplikasi yang kami tawaran sepenuhnya diserahkan kepada kepentingan kepala desa. Kami adalah relawan, dan tak pernah memaksanan penggunaan aplikasi ini. Yang  jelas hal ini sudah diterapkan secara luas di berbagai provinsi di Indonesia. Karenanya, mari kita kaji bersama dalam forum ini”, jelas Sardi, salah satu pemapar dari jajaran Penabulu Alliance.

Bagi Retno Suratno, Ketua Gerakan Hejo Kabupaten Garut, kegiatan ini merupakan lanjutan dari beberapa aktivitas menghijauan Jabar .”Kehadiran Penabulu Alliance untuk pendampingan para kepala desa, sepintas tak berkaitan dengan penghijauan. Namun demikian, melalui desa yang kuat dalam artian bagus tata kelola keuangannya, otomatis program penghijauan pun akan sinergi di dalamnya”.

PENABULU 3

Beberapa kepala desa yang ikut dalam forum ini rata-rata berkomentar positif:” Ada kelebihan tersendiri dalam penjelasan aplikasi ini. Kang Eka Santosa memberi keterbukaan dan kebebasan untuk menggunakan aplikasi SIAP Desa. Uniknya, prakarsa desa untuk berinovasi dalam pengembangan potensi desa diwadahi Gerakan Hejo”. (HS/SA/dtn)     

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Kontroversi PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung – Pura-pura Tak Tahu …

Kontroversi PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung – Pura-pura Tak Tahu …

destinasiaNews – Ternyata, masih alot bagai keong, bisa dikatakan demikian soal ini.  Dari ruang sidang di PTUN Bandung (23/8/2017) Ketua Majelis...

Kaukus Muda Unisba untuk Kota Bandung Dukung Kang Deny Menuju Bandung Satu

Kaukus Muda Unisba untuk Kota Bandung Dukung Kang Deny Menuju Bandung Satu

destinasiaNews - Penataan ruang bagaimana membuat ruang terbatas menjadi ruang yang hidup dan menyejahterakan masyarakat itulah konsep dasar kang Deni...

Imunisasi Rubella, Selamatkan Generasi Bangsa

Imunisasi Rubella, Selamatkan Generasi Bangsa

DestinasiaNews - Anak-anak merupakan aset terbaik dalam keluarga maupun sebagai penerus bangsa. Sehingga, kondisi kesehatan anak-anak haruslah menjadi prioritas utama....

Pemandian Cipanas Nagrak, Lembang Nan Virgin!

Pemandian Cipanas Nagrak, Lembang Nan Virgin!

Destinasianews – Destiners, apa yang baru di sekitaran daerah Lembang? Ada pemandian air panas alami disana. Tepatnya berada di perbatasan...

Susi Pudjiastuti, Menteri KKP di Unpad – Histeria Massa & Mafia Tenggelamkan …

Susi Pudjiastuti, Menteri KKP di Unpad – Histeria Massa & Mafia Tenggelamkan …

  destinasiNews  -  Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, pada Jumat (18/8/2017) hadir di dua acara di Bandung. Paginya, ia...

Pengunjung

01564237
Hari ini
Kemarin
855
1328