Buyung Lalana “Kang Buana” – Eka Santosa di Pilgub Jabar 2018: Maju Lagi?

BUYUNG 2destinasiaNews – Ibarat lamo tak basuo, mantan Komandan Korps Marinir (30/3/2015 – 15/6/2016), yang kini berkiprah sebagai Staf Khusus Menteri Perhubungan, yakni Buyung Lalana  yang akrab disapa Kang Buana. Pria kelahiran Bandung 59 tahun lalu, lulusan  Akademi Angkatan Laut 1983, pernah menghiasi mass media pada Februari 2017 lalu.

Sekedar info, Kang Buana pernah disandingkan oleh sesepuh Jabar Mang Ihin atau Solihin GP (92), berpasangan dengan tokoh Jabar Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo – dalam kaitan pasangan cagub dan cawagub Jabar 2018 – 2023.

“Tampaknya Kang Buana ini cocok dipasangkan sama Eka. Biarlah Eka selaku tukang beberes-nya. Soal kecocockan mereka berdua, hanya waktulah yang berbicara,” komentar Solihin GP kala dimintai komentarnya pada bulan Februari 2017.

Saat itu Solihin GP di kediamannya, secara simbolis kepada pasangan ini menyerahkan sapu lidi sambil berujar:“Bereskan Jabar sama ini. Tuh korupsi dan kerusakan lingkungan di Jabar, sapu bersih sama ini. Sesudahnya kalian adu panco, unjuk kekuatan, biar semua pada  tahu power kalian….”  

DTN BUYUNG 3 CopyTentu saja gesture simbolisasi ala Mang Ihin ini, ketika itu tak pelak mengundang derai tawa dari para hadirin. Siapa yang tak kenal dengan Mang Ihin, mantan Gubernur Jabar (1970 – 1974) dan  mantan Sesdalopbang (Sekertaris Pengendalian Logistik dan Pembangunan) pada era Orde Baru, beliau selain sohor dengan sikap tegasnya, pun punya sense of humor yang tinggi.  

Eh, Ketemu Lagi …

Seakan di luar dugaan pada Minggu, 28 Mei 2017 di sebuah rumah di kompleks perumahan area Buah Batu, Kota Bandung, Kang Buana menerima kehadiran rekan-rekannya. Belakangan lokasi ini menjadi “Posko Pemenangan” maju ke Pilgub Jabar 2018 – “Eh, ketemu lagi…”, demikian ujarnya kala perjumpaan kali ini di Buah Batu.

“Diakui popularitas, dan elektabilitas saya masih perlu diupayakan lebih intensif. Bersama rekan, kami menggodok strategi memenangkannya”, aku pegiat lingkungan dan budaya yang kini menjabat sebagai Ketua Umum PB POSSI (Persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia), dan pembina olah raga off road di Jabar.

Disinggung tentang “perjodohan pasangannya” oleh Mang Ihin dengan Eka Santosa beberapa waktu lalu, ia jelaskan setiap saat masih melakukan kontak ke berbagai kalangan.”Dalam waktu dekat akan berkunjung lagi ke Pak Solihin, juga ke Kang Eka. Sapu lidinya selalu saya bawa kemana pun…,” begitu ujarnya sambil menjelaskan rincian program Jabar ke depan –“Tiga program utama itu tata wayah (waktu), tatalampah (gerak), dan tata wilayah.”     

Perihal kapan ia akan menjelaskan ke warga Jabar perihal, pasangan, jenis kendaraan apakah melalui partai atau independen? “Mungkin, sekitar bulan Agustus ini akan diputuskan,” begitu kilahnya yang juga menerangkan kesiapannya bila menghadapi berbagai cobaan – “Tentu siaplah dengan segala cobaan itu, bahkan dengan badai sekali pun.”

Eka Santosa  & Ade Supandi

Dikonfirmasi perihal pertemuan kembali dengan Kang Buana yang “majut jalan kembali”, Eka Santosa beberapa saat kemudian ditemui di kediamannya di Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung:”Ya, bagus Kang Buana kini makin mantap. Baru saja kami kontak-kontakan melalui telepon, termasuk saya beritahu ke KSAL, Kang Ade Supandi selaku koleganya.”

Menariknya menurut Eka Santosa kabar Kang Buana yang “majut jalankembali” saat itu juga diteruskan ke Kang Ade di Jakarta. “Saya sambut gembira kembalinya Kang Buana. Semoga saja lancer adanya,” pungkasnya menirukan komentar Kang Ade. (HS/SA/dtn)

                                                

Add a comment

Sowan ke Mang Ubed, Eka Santosa Makin Mantap Maju ke Pilgub Jabar 2018

KH UbeddeatinasiaNews – Ketua Umum Gerakan Hejo, Eka Santosa ditemui  (27/5/2017) di kediamannya di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa Pasir Impun, Kabupaten Bandung Jawa Barat, kembali mengungkap penajaman program dalam kaitan niatan maju ke Pilgub Jabar 2018:”Utamanya dukungan dari Mang Ihin (Solihin GP), sejak 2 tahun lalu. Tugasnya, jadi tukang beberes di bidang lingkungan hidup dan penataan birokrasi …,”ungkapnya sepulang menghadiri pemakaman ayah mertuanya H Endang Gani (83) di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Disamping mengkaji dukungan dari sesepuh Jabar Mang Ihin, Eka dalam kesempatan itu kembali mensitir  dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Yang menkung itu, katanya datang dari Komunitas Masyarakat Pulau Nias di Jawa Barat, Komunitas Masyarakat asal Sumut di Jabar, serta dari ribuan Tenaga Harian Lepas – Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) se Jawa Barat, juga beberapa elemen masyarakat lainnya.

“Sebelum ke Singaparna Tasikmalaya kemarin, ada dukungan khusus dari Kang Mugi Sujana, Ketua Umum Ormas BBC (19/5/2017 di Hotel Horison Bandung – red), dan paling baru (26/5/2017) dari Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Jawa Barat, K.H. Ubaidillah Ruhiyat, yang biasa saya sapa Mang Ubed,” sembari menunjukkan foto pertemuannya beberapa menit lalu bersama tokoh pemuda Budi Dalton, El Presidente Brother Hood –“Nah, selain dari Kang Budi, dan seniman Doel Sumbang rata-rata mereka mendujung saya baik sebagai gubernur maupun  wakilnya.”

Boleh dikata, Eka malam itu di kediamannya, yang ditemui sedang berdiskusi dengan tim-nya, kala ditanya lebih lanjut - kemungkinan berpasangan dengan calon lain, serta kemungkinan menggunakan “kendaraan partai” atau malah melalui jalur independen?

“Hal utama ini, saya kaji secara cermat. Ini sarat unsur politik, punya dinamisasi khusus. Terpenting, maju ke Pilgub Jabar 2018, ini kan semata sebagai alat saja. Tujuannya, bagaimana memperbaiki kondisi lingkungan dan kepemimpinan di Jabar, menjadikan warga lebih sejahtera. Itu tujuan utamanya. Bukan demi kekuasaan.”  

Terakhir kata Eka, hal yang paling membesarkan dirinya, kala sowan (26/5/2017) ke Bani Gofur yakni Keluarga Besar Pondok Pesantren Cipasung, Kab. Tasikmlaya, ia diterima oleh Mang Ubed dan K.H Oko. Secara bersamaan pula, di sana ia memperoleh dorongan kuat dari keluarga besar Ade Irwan. Yang terakhir ini dikenal luas sebagai Ade Batara. Ia adalah bagian dari keluarga besar Irawan Sarpingi perintis armada 4848.

“Semakin mantaplah ketetapan hati, mengemban amanah maju ke Pilgub Jabar 2018. Mohon dicatat ya, ini tidak semata untuk kekuasaan. Bila pun jadi gubernur , mungkin nanti paling sedikit berkantor di Gedung Sate. Inginnya, berbaur bersama rakyat di lapangan”, begitu pungkasnya sambil menunjukkan aneka program yang katanya makin dipertajam usai sowan ke tokoh besar yang ia sebut dengan sapaan akrab khusus Mang Ubed itu.  (HS/SA/dtn)

Add a comment

Ayah Mertua Eka Santosa, H Endang Gani Berpulang - Luar Biasa, Ada Donor Darah & Sumbangan Kornea Mata

Mertua Eka 1destinasiaNews -  Kabar duka datang dari tokoh Jabar Eka Santosa, Ketua DPRD Jabar 1999 – 2004 dan DPR RI 2004 – 2009. “Benar Ayah Mertua saya H. Endang Gani (83) meninggal tadi pagi pada pukul 04.30 WIB Sabtu, 27 Mei 2017 di kediamannya di Jl. Perikanan Darat Kongsi Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya,” jelas Eka melalui hubungan telepon kepada redaksi di Bandung.

Menurut Eka, almarhum meninggalkan kita tanpa mengalami sakit terlebih dahulu:“Karena faktor usia saja, 3 hari tak sadarkan diri. Beliau sebelumnya bersikeras tak mau dibawa ke rumah sakit. Sekeluarga memaklumi permintaan ini. Isteri, anak. menantu, cucu, dan keluarga besar lainnya malah mendoakan dan menungguinya secara bergiliran.”

Semasa hidup H Endang Gani dikenal sebagai pedagang, dan petani, pun sebagai penyedia jasa angkutan sebagaimana warga Tasikmalayan pada umumnya. Almarhum selama ini oleh warga setempat dikenal sebagai “warga kongsi” (kata lain – saudagar). Dalam kehidupan sehari-harinya, ia dikenal sebagai panutan dalam beribadah, termasuk dalam upaya menumbuhkan toleransi bagi kehidupan warga pada umumnya.

Kepeduliannya pada kegiatan kemanusiaan sering ia terapkan secara konsisten semasa hidupnya – rajin mendonorkan darah, dan kerap mengajak berbagai kalangan untuk menerapkannya secara langsung. .”Kerukunan antar umat beragama, kerap ia tunjukkan. Ini luar biasa, untuk setingkat pedesaan,” tambah beberapa kerabatnya.  

Almarhum yang dikenal sebagai kakak sepupu dari K.H. Ilyas Ruhiat, Pimpinan Pondok Pesantren Cipasung - Singaparna Kab. Tasikmalaya, konsisten membantu bagi sesamanya “Himbauan mendonorkan kornea mata bagi yang memerlukannya, kerap ia utarakan. Pengambilan kornea mata, tadi ditangani tim dokter dari RS Mata Cicendo Bandung,” jelas salah satu kerabatnya kepada redaksi  -“Juga tadi sebelum dimakamkan, dilakukan kegiatan donor darah. Ini luar biasa …”

Mertua Eka 2Almarhum meningalkan seorang isteri bernama Tjitjih Raynaningsih (74). Isterinya sendiri berasal dari daerah Panyingkiran Indihiang Kab. Tasikmalaya. Daerah ini kondang sebagai asal-muasal keluarga besar pembuat payung kertas yang sempat sohor di tingkat nasional hingga era 1980-an – Payung Tasikmalaya.  

Almarhum meninggalkan empat putra, tiga perempuan. Eka sendiri telah menikahi putri kedua bernama Rina Ningsih. Tadi siang (27/5/2017) almarhum telah dimakamkan di pemakaman keluarga besar yang letaknya bersebelahan dengan Pondok Pesatren Cipasung. “Tepatnya di Babakan Sindang di atas bukit Kompleks Mesjid Baetul Rohman”, papar Eka.

Mertua Eka 3

Mertua Eka 4Hadir dalam pemakaman almarhum, ratusan handai taulan dan serta Keluarga Besar Bani Gofur. Yang terakhir ini dikenal sebagai nama leluhur Keluarga Besar Pondok Pesantren Cipasung. Hadir mewakili pondok Pesantren Cipasung K.H. Oko. Yang terakhir ini adalah adik kandung dari Alm K.H. Ilyas Ruhiat atau kakak dari K.H. Ubadillah, Ketua Umum Pagar Nusa Jawa Barat yang berada di bawah binaan Nahdatul ulama.

Eka dalam paparan terakhirnya, ia atas nama keluarga besar memohon maaf kepada semua pihak yang mengenal almarhum semasa hidupnya:“Kami selaku keluarga besar, merelakan kepergiannya.” (HS/SA/dtn)

Mertua Eka 5

Add a comment

Emil – Agung, Saling Dukung ke Pilgub Jabar 2018 di Sekolah Politik Perindo

SEKOLAH POLITIK PERINDOdestinasiaNews – Fenomena saling dukung menuju Pilgub Jabar 2018, terjadi di Sekolah Partai Politik Perindo DPW Jawa Barat. Kegiatan ini digelar pada selasa, 23 Mei 2017 di Jl. Setiabudi No. 15 Kota Bandung. Hadir pada Sekolah Partai Politik ini dua bintang - Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Hari itu, secara bergantian mereka memaparkan materi politik bagi kader partai Perindo.

Hari itu Sekolah politik  ini digelar dengan tema “Strategi Pembangunan Jawa Barat Menjadi Provinsi Termaju dan Mitra Ibu kota Terdepan Tahun 2025.”

Usai gelaran ini, Agung kepada para jurnalis sempat memaparkan posisi dirinya dalam konteks Pilgub Jabar 2018. Menurutnya, ia telah melakukan komunikasi dengan  beberapa partai. “Jika dipercaya oleh  semua lapisan masyarakat, mengapa tidak? Tentu bagi saya harus pula memperhitungkan banyak hal, utamanya restu dari warga Jabar sendiri. Jabatan gubernur itu kan amanah. Bila pun berniat tentu harus serius mempersiapkannya.”

Lainnya, masih di tempat yang sama, Ridwan Kamil menuturkan, intinya sosok Agung punya nilai kepemimpinan yang baik. Menurutnya, sangat masuk akal:”Kang Agung kan berhasil memimpin Kadin Jawa Barat selama dua periode. Ini tidak gampang.Saya pun pernah sebagai pengurus Kadin, di bidang ekonomi kreatif.”  

Galibnya dalam pertemuan yang terbilang istimewa ini, tak sungkan Emil menyatakan bahwa dirinya memiliki chemistry dengan Agung. Maknanya, kendati ada perbedaan di antara keduanya, banyak pula kesamaannya.

“Saya sama kang Agung sama-sama bukan anggota partai. Jadi saat ini kami berdua masih dalam komunikasi dengan partai. Tidak bisa menentukan sendiri seperti apa ( kedepannya ). Tapi kalau dianggap ternyata ( kami ) pasangan yang baik, mudah – mudahan partai – partai yang melihat potensi ini bisa lebih serius menjajaki. Saya kira politik itu intinya komunikasi, nantilah kita komunikasikan. Mudah – mudahan pihak-pihak pengambil keputusan bisa melihat lebih jernih dari peluang dari kami berdua ini, ” lanjut Emil.

Kala disinggung kesiapan berpasangan dengan Agung, Emil menyatakan: “Siap saja jika dipasangkan.Melanjut pernyataan ini:“Lihat saja nanti prosesnya seperti apa? Ini kan, bukan Idol-idolan, kami berdua hanya ingin masyarakat menilai yang sesungguhnya, ” pungkas Emil. (HS/SA/dtn)

Add a comment

Upacara Harkitnas ala Masyarakat Adat di Alam Santosa

UPACARA BENDERA ADAT 6destinasianews -  Suatu peristiwa  unik, terjadi Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung Jawa Barat. Hari itu (20/5/2017) digelar peringatan hari kebangkitan nasional ke- 106. “Pesertanya sekitar 200 masyarakat adat, pegiat lingkungan Gerakan Hejo,  pegiat Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, dan elemen masyarakat lainnya,” kata Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo.

 

“Upacara unik penaikan bendera Sang Saka, dilakukan secara apa adanya. Gayanya, gaya masyarakat adat. Bertelanjang kaki, keterampilan baris berbaris pun apa adanya. Yang penting makna peringatan cinta NKRI, itu yang utama. Masyarakat adat itu kan tulus mencintai Pancasila,” papar Ozenk yang didaulat panitia menangani seksi acara.

 

UPACARA BENDERA ADAT 1Menurut Eka yang juga Ketua F DAS Citarum, peringatan kali ini tadinya akan dihadiri sesepuh Jabar Solihin GP (92) dan Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Tokoh yang terakhir ini, kini sedang digadang-gadang disandinglkan dengan Eka selaku peserta Pilgub Jabar 2018:”Sayang Mang Ihin (Solihin GP) tiba-tiba berhalangan, terkendala kesehatannya. Kang Emil (Ridwan Kamil) pun harus ke Jakarta hari ini. Gantinya, kejutan hadir Agung Suryamal, Ketua KADIN Jabar yang juga Cagub Jabar.”

 

UPACARA BENDERA ADAT 4Perihal kehadiran Agung yang terkesan tiba-tiba:”Bagus saja, justru pada peringatan kali ini kita harus beri contoh tentang kerukunan. Siapa pun  boleh hadir. Biar tahu apa dan siapa mereka,” lagi papar Eka yang selama kegiatan berlangsung sempat memaparkan program dirinya bila menjadi gubernur Jabar –“Kita harus songsong siapa pun pemimpin Jabar masa depan. Perlu mendengar visi dan misi mereka, ini bagus kan?” (HS/dtn) 

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

Maman Cawabup KBB no 1 Bertemu Jamaah Pengajian, Ini Keluhan jamaah Kepada Paslon EMAS

destinasiaNews - Sudah dua pekan berlalu Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) paket Paslon EMAS (Elin - Maman) blusukan,...

Maman Cawabup KBB no 1 Tatap Muka Bersama Warga Desa Kertajaya

Maman Cawabup KBB no 1 Tatap Muka Bersama Warga Desa Kertajaya

destinasiaNews - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Maman S Sunjaya yang saat ini sebagai Bakal Calon Wakil...

The Boxes Tempat “Hang Out”di Bandung ala Agnez Mo...

The Boxes Tempat “Hang Out”di Bandung ala Agnez Mo...

  destinasiaNerws – Kota Bandung yang akrab dengan julukan Paris van Java atau kota Paris yang ada di Pulau Jawa...

Maman Cawabup nomor 1 Blusukan Sapa Warga Dan Pengurus PDIP

Maman Cawabup nomor 1  Blusukan Sapa Warga Dan Pengurus PDIP

destinasiaNews - Calon wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat (KBB) nomor urut 1 Maman S Sunjaya  mengajak warga KBB khususnya Cimerang ...

Di Balik Nobar Undian Nomor Urut Partai Jelang Pemilu 2019 - Berkarya Beroleh Angka 7 James Bond !

Di Balik Nobar Undian Nomor Urut Partai Jelang Pemilu 2019 - Berkarya Beroleh Angka 7 James Bond !

destinasiaNews – Nonton bareng alias nobar yang berlangsung Minggu (18/2/2018) malam di  Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir...

Pengunjung

01843212
Hari ini
Kemarin
1035
1317