Terbentuk Pengurus Gerakan Hejo Kabupaten Sumedang – Manfaatkan Lahan Terlantar demi Masyarakat

DTN GH SUMEDANG 1 Copy

DestinasiaNews – Eka Santosa, Ketua Umum Gerakan Hejo di  kantor sekertariatnya di Pasir Impun Atas  No 5A Kabupaten Bandung, hari Kamis (13/10/2016) menerima rombongan pengurus Gerakan Hejo dari Kabupaten Sumedang.  “Sudah lama kami amati kiprah Gerakan Hejo ini yang  kental ativitasnya dengan Rakgantang dari Mang Ihin (Solihin GP – red). Gerakan semacam ini yang kami butuhkan. Menghijaukan lahan terlantar yang ada di sekitar kami, juga memberdayakan warga”, kata Gaya Surya Santika, Ketua Gerakan Hejo Kabupaten Sumedang, usai Ia dan jajaran pengurusnya menerima SK pengangkatan dari Eka Santosa.

Eka Santosa dalam kesempatan itu menyambut baik kehadiran jajaran pengurus yang dibawa Gaya sapaan akrab Gaya Surya Santika:”Mereka ini datang sendiri ke Pasir Impun. Ini ketiga kalinya. Kami dari DPP sempat mengamati keseriusan dulu dari rengrengan Kang Gaya. Ternyata, mereka serius, dan siap menerima tantangan. Yang mengejutkan, beberapa program penghijauan di Kecamatan Jatinunggal, walaupun masih skala kecil sudah mereka laksanakan secara mandiri”.  

DTN GH SUMEDANG 2 Copy

Sementara itu Wahyu Hidayat, Penasihat Gerakan Hejo DP yang hadir dalam kesempatan ini, merasakan ada yang baru dalam pergerakannya untuk memberdayakan warga Sumedang. “Tinggal pengukuhan pengurus saja kami agendakan di tempat kami. Ini sudah banyak diminta oleh rekan-rekan di Sumedang”.

Agus Warsito, Sekjen DPP Gerakan Hejo dalam kesempatan ini mengutarakan kepada awak media bahwa kepengurusan Gerakan Hejo sejak diinisiasi oleh Solihin GP pada November 2015: “Yang paling nyata sudah terbentuk  beberapa kota dan kabupatendi seperti di Tasikmalaya, Garut, Karawang. Menyusul lainnya aan terbentuk di Bogor, Sukabumi, Kuningan, dan lainnya”.

Info lainnya sedikit di luar pembentukan kepengurusan Gerakan Hejo di Jawa Barat, kepada Eka ketika dikonfirmasi perihal rencana Pilkada Gubernur Jabar 2018:”Ada benarnya rencana ini saya lakukan. Tujuannya menghijaukan Jabar. Bersama Mang Ihin sudah dideklarasikan sebagai Jabar Darurat Lingkungan”, demikian tutupnya sambil menujukkan sejumlah dokumen mutakhir yang memuat kerusakan alam di Jabar dan khususnya di area Sumedang. (HS/SA/dtn)

Add a comment

Metropolitan Mall Cileungsi gelar Program 50% Shopping Cashback Is Back

Mall Cileungsi2

 

DestinasiaNews - Pengunjung setia Metropolitan Mall Cileungsi bersiap untuk menikmati program cashback is back ! Metropolitan Mall Cileungsi kembali menghadirkan program Shopping Cashback. Program yang pernah dilakukan dan mendapatkan respon yang cukup positif dari pengunjung saat opening pada bulan Mei 2016 lalu pun hadir kembali dengan tema “Cashback is Back !”.  Tentunya program ini dapat memberikan banyak kemudahan dalam berbelanja bagi pengunjung setia Metropolitan Mall Cileungsi.

 

Terlebih lagi bagi pemegang kartu Metland Card E-Money.  Pengunjung Metropolitan Mall Cileungsi dapat dengan mudah memiliki Metland Card E-Money hanya dengan uang tunai sebesar Rp 15.000,- dan KTP di Metland Gallery yang berlokasi dilantai 1 Metropolitan Mall Cileungsi. Program cashback is back ini  memiliki beberapa persyaratan dan ketentuan seperti, berlaku hanya untuk member Metland Card E-Money, Setiap member yang melakukan pembelian voucher belanja mendapatkan cashback sebesar 50%. Bagi member Metland Card E-Money yang membeli voucher sebesar Rp 100.000,- mendapatkan voucher Rp 150.000,- dan yang membeli Rp 200.000 mendapatkan voucher Rp 300.000.

 

Pembelian voucher cashback is back ini berlaku hanya pada hari senin-jumat dimulai pada tanggal 10 sampai 28 Oktober 2016, yang pembeliannya dapat dilakukan hanya 1 kali untuk setiap harinya. Periode penggunaan voucher hanya berlaku pada hari senin sampai jumat dimulai pada tanggal 10 Oktober sampai 30 November 2016.

 

Mall Cileungsi1

 

Voucher cashback ini tidak berlaku di hari sabtu, Minggu dan tanggal merah atau di hari libur nasional. Voucher cashback is back ini berlaku untuk berbelanja di setiap tenant yang ada di Metropolitan Mall Cileungsi kecuali : supermarket, toko emas, money changer, tour & travel, tenant sementara, dan pameran. Program ini di harapkan tidak hanya dapat menjadi program yang dapat memanjakan pengunjung Metropolitan Mall Cileungsi dalam berbelanja tetapi juga dapat meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke Metropolitan Mall Cileungsi khususnya pada weekdays.  

 

Selain program cashback is back, di bulan Oktober ini Metropolitan Mall Cileungsi menghadirkan serangkaian acara menarik dengan tema Festival Oktober. Di mulai dengan Lomba Fashion Show pada tanggal 2 Oktober 2016, Lomba Mewarnai Gramedia pada tanggal 9 Oktober 2016, Meet and Greet dan penampilan spesial dari artis dan juga pemain sinetron Nikita Willy di tanggal 16 Oktober, di susul juga dengan penampilan dari penyanyi solo pria Indonesia yaitu Calvin Jeremy sebagai penutup rangkaian acara Festival Oktober Metropolitan Mall Cileungsi 2016,ujar   Tiffany Media Relation Metropolitan Mall Cileungsi

 

Sukses dengan Meet and Greet Anak Jalanan yang pertama pada tanggal 24 Agustus 2016 lalu di Parkir Timur Metropolitan Mall Cileungsi, RCTI bekerjasama dengan Metropolitan Mall Cileungsi pun kembali menggelar acara sinetron Anak Jalanan yang kali ini sekaligus perayaan ulang tahun sinetron Anak Jalanan yang pertama bertajuk #HappyAJday. Acara kedua ini telah terselenggara dengan sukses dan di hadiri kurang lebih 2000 pengunjung yang memenuhi parkir timur Metropolitan Mall Cileungsi. Selain para pemain sinetron Anak Jalanan seperti, Stefan Wiliam, Natasha Wilona, Cut Meyriska, Immanuel Hito, Cemal Faruk, Raya Kitty, Gerald Yo, Hana Saraswati, Fathir Muchtar, Kathy Indera, dan Angga Putra, acara kali ini pun turut di meriahkan oleh artis ibu kota yaitu trio macan dan republik. Acara yang di pandu oleh Denny Cagur ini pun mendapat banyak respon positif khususnya dari para fans sinetron Anak Jalanan dan warga cileungsi. (BS/dtn).

Add a comment

78 PolTar SMKN 12 Bandung, Dibina Menwa Yon XI UPI – “Baret biru tak mudah didapat…”

Poltar smkn12 1

DestinasiaNews– Menwa Yon XI UPI yang punya misi sebagai pelopor Resimen Pendidikan, untuk kesekian kalinya kembali membina adik-adiknya. Terakhir, membina 78 siswa SMKN 12 Bandung. Kegiatannya berlangsung selama tiga hari (7-9/10/2016), lokasinya di lingkungan Kampus UPI Jl. Dr. Setiabudhi 229 Bandung.

Diketahi SMKN 12 Bandung sejak lama dikenal sebagai STMN Penerbangan Bandung, yang memiliki reputasi baik. Ia satu-satunya sekolah menengah di bidang manufaktur penerbangan di Indonesia. Tak heran, kedisiplinan guru dan siswa di sekolah ini, menjadi tuntutan utama. Malah, institusi ini sering dijadikan model oleh sekolah sejenis lainnya.   

Harapannya, ke-78 siswa peserta ini, kelak dapat berperan optimal sebagai mitra dari antar siswa, guru, dan insan sekolah lainnya. Tugasnya, menjaga dan meningkatkan suasana kondusif belajar di sekolahnya. “Biar tambah giat dan betah belajar di sekolah. Terus dijauhkanlah dari hal-hal negatif.  Yang nakal dan yang tidak-tidak pokoknya, hilang ajah …”, begitu kata salah satu siswa Poltar ketika pada hari ke dua, ditanya - manfaat yang didapat dari kegiatan ini ?

Tularkan Semangat

Poltar smkn 12 2

Kepala Unit Bina Masyarakat Polisi Sektor Cicendo, AKP Christine Mudinar, selaku Inspektur Upacara pada pembukaan pembaretan menyampaikan, “Saya bangga dengan tekad dan  semangat yang dimiliki adik-adik PolisiTaruna ini. Semoga  tidak putus begitu saja, melainkan tularkan semangat juang ini kepada rekan lainnya. Saya titip adik-adik ini, silahkan dibina dan dibimbing oleh para pelatih dari Menwa Yon XI UPI. Saya percaya, hasilnya akan baik bagi kita semua”.

Inti kegiatan ini di antaranya, long march dari sekolah pada malam hari, rutenya menuju kampus UPI. Selanjutnya, jajaran pelatih memberikan aneka program yang membangkitkan daya juang dan bela negara, pengenalan medan operasi (PMO), wawasan sekolah, termasuk pembinaan fisik senam bersama, dan aneka quiz yang menyegarkan suasana.    

Tampak dalam pembinaan Polisi Taruna ini, pelatih dari Menwa Yon XI UPI, terjun memberikan materi khusus. CMI (Cara Memberikan Instruksi) dibimbing oleh Eva Yuliana.  Materi PBB (Peraturan Baris Berbaris) oleh Rifal Ahmad Mantopani. Dan, materi  Tikpur (Taktik Pertempuran) oleh Aris Rismansah.  

Poltar smkn12 4

Selanjutnya, Caraka Malamoleh Reza Adriantika Suntara.  TUM (Tata Upacara Militer) oleh Amalia Agustin, yang ini pun dilengapi Senam Senjata dan outbond  dalam formasi Halang Rintang.”Ini banyak serunya, pengen lagi tuh”, kata seorang siswa Poltar usai Ia berguling-guling di lapangan rumput yang luas.

Uniknya, kegiatan pembaretan Polisi Taruna ini (9/10/2016) ditutup dengan Tradisi Pembaretan yang biasa dilakukan dari tahun ke tahun. Praktiknya diawali dengan baret biru yang disembunyikan oleh setiap pelatih dan disebar ke tiap penjuru Lapang Pamor. Para siswa diharuskan mencari baretnya masing-masing. Tugas menghadang bagi siswa – harus mampu menjawab pertanyaan seputar materi yang telah merekka terima.  Bonusnya, semua siswa menerima metode 5 M Merangkak, Merayap, Mengguling, Menjungkir, dan Membalik.

“Saya bangga pernah dididik dan dibina oleh kakak-kakak pelatih Menwa Yon XI UPI. Ternyata baret biru itu tak mudah didapat. Banyak sekali rintangannya. Tetapi menjadi Polisi Taruna itu, memang haruslah demikian perjuangannya”,

 Disini saya belajar bahwa mendapatkan baret biru itu tidaklah mudah. Banyak sekali tantangan yang harus dilalui. Tapi setelah melewati pembaretan ini, ujar salah satu siswa terbaik, Muhammad Fikri H. Fradika dengan wajah penuh kebanggaan. (‘Azmi/dtn)

Poltar smkn12 3

Add a comment

Solihin GP Mengajak BOMA Jabar : “Munculkan Segera Calon Pemimpin yang Clean & Capable”

DPKLTS 1

DestinasiaNews – Pertemuan yang terbilang langka sempat terendus tak sengaja oleh awak media. Ini terendus dari kejadian pada hari Minggu (9/10/2016) di Sekretariat DPKLTS Jl. Riau No. 189 A Bandung. Saat itu sesepuh Jabar Solihin GP (91), Gubernur Jabar 1970 – 1974 kedatangan Ugis Suganda Amas (65). Tamunya ini mewakili tiga kasepuhan masyarakat adat Sirna Resmi, Cipta Mulya, dan Ciptagelar di Kabupaten Sukabumi.

Yang khas Ugis Suganda Amas yang akrab disapa Wa Ugis hari itu hadir mewakili salah satu person dari “baris olot” (tetua adat – red) BOMA (Baresan Olot Masyarakat Adat) Jabar. Ia diantar Eka Santosa, Duta Sawala atau Sekertaris  Jenderal BOMA Jabar.

Dalam pertemuan ini, Wa Ugis kepada Solihin GP memperbincangkan banyak hal tentang nasib masyarakat adat di daerahnya dalam lingkup Sabaki – Sa Banten Kidul – area perbatasan provinsi Jabar dan provinsi Banten bagian timur. “Perjuangan kami atas hak ulayat di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS, luas 113.357 hektar – red) dari total klaim 40.000 hektar, masih belum selesai terutama sejak terbit SK Menhut No 175/Kpts II/2003”.

Menyikapi hal ini, Mang Ihin yang paham betul akan nilai kearifan lokal masyarakat adat atas keberadaan hutan titipan, tutupan, dan garapan di daerah perbatasan Jabar dan Banten, mengungkapan rasa prihatin yang mendalam:”Cing atuh pamingpin di Jabar bereskeun pasualan ieu gancang. Ulah nyangsarakeun rakyat leutik– Cobalah pemimpin di Jabar bereskan segera persoalan ini. Janganlah menyengsarakan rakyat kecil”.

Diketahui sejak terbitnya SK Menhut No 175/Kpts ll/2003 tentang Penunjukan Kawasan TNGHS dan Perubahan Fungsi Kawasan Hutan Lindung, Hutan Produksi Tetap, dan Hutan Produksi Terbatas pada Kelompok Kawasan TNGHS di Provinsi Jabar dan Banten, muncul perbedaan perhitungan antara batas hutan yang bisa diolah dan dilindungi kedua belah pihak. Masyarakat adat di tiga kasepuhan, di atas, mengklaim total hutan adat di Gunung Halimun dan Salak sekitar 40.000 hektar – galibnya terdiri atas hutan titipan, tutupan, dan garapan.”Kami sudah eksis ratusan tahun sebelum RI diproklamirkan. Sejak era kolonial Belanda dan pendudukan Jepang, tak pernah diusik. Pasalnya, sejak dulu kami pantang merusak hutan. Aneh, sejak 2003  utamanya, kami diusik, malah terusir”, tambah Wa Ugis dengan gesture memendam amarah mewakili ribuan kaumnya.

“Terus terang, kenapa kami bergabung ke BOMA Jabar dan kesekian kali hadir di DPKLTS? Tak lain karena hak ulayat kami itu turut diperjuangan. Kang Eka Santosa selaku langlayangan (layang-layang – red.) kami, ingin pula ada kepastiannya untuk memimpin di tanah Jabar”, jelas Wa Ugis yang merasa puas atas kelangsungan pertemuan ini.    

Clean & Capable

DPKLTS 2

Materi lain yang terungkap dalam pertemuan langka ini yang juga disaksikan Ketua Dewan Pakar DPKLTS  (Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda) Sobirin Supardiyono, dan Ketua DPKLTS Mubiar Purwasasmita, mengerucut pada pentingnya memunculan calon pemimpin Jabar yang clean dan capable. “Kata siapa susah mencari calon pemimpin di Jabar yang bersih dan cekatan. Masalahnya, justru yang kebalikannya yang sering muncul. Bila suasana ini dibiarkan, kondisi Jabar di masa depan akan berbahaya”,  tutur Mang Ihin yang terendus pada hari itu di pagi harinya, sempat menjodohkan Eka Santosa dengan seorang tokoh Jabar lain – menuju Pilgub Jabar 2018.

Tatkala ditelisik lebih jauh ke Mang Ihin – Siapakah calon pasangan Eka Santosa untuk Pilgub Jabar 2018? “Nah, soal siapa orangnya buat Pak Eka, nanti sajalah ya dijelaskan. Anda tadi terlambat sih datangnya…”, kata Mang Ihin yang merasa senang didatangi Wa Ugis danrengrengannya.  

“Paling senang justru dari diskusi hari ini, selain membahas kriteria pemimpin Jabar di masa depan, kami diskusikan dan tentukan langkah-langkah strategis dari situasi awut-awutan  di Jabar. Paling dasar, situasi bencana banjir bandang Garut, jadi kekhawatiran kami. Soal ini sebenarnya sudah kami wanti-wanti ke pemimpin daeerah setempat”, jelas Mang Ihin yang dalam sebulan sebelumnya kembali Ia luncurkan program Rakgantang (Gerakan Gantung Tatangkalan) jilid baru di Ciporeat Kabupaten Bandung.

Menurut Sobirin dan Mubiar selaku pegiat inti di lingkungan DPKLTS, inti sari pertemuan ini yang diawali perbincangan Mang Ihin dan Wa Ugis tentang perjuangan hak ulayat masyarakat adat: ”Sudah kami temukanchemistry pasangan Kang Eka kelak. Nah, soal siapa pasangannya? Untuk saat ini belumlah bisa kami kemukakan. Tadi Wa Ugis, salah satu pemantiknya. Insya Alloh pasangan ini clean and capable”,  tutup keduanya dengan senyum. (HS/SA/dtn) 

Add a comment

Tahlil dan Doa Memperingati Gugurnya Pahlawan Revolusi di Monumen Lubang Buaya, Jakarta Timur

Doa HapsakDestinasiaNews - Tahlil dan Doa Bersama   dilaksanakan dalam rangka mengenang gugurnya para pahlawan revolusi, wajar dan harus kita lakukan sebagai bentuk menghormati jasa jasa para pahlawan revolusi yang telah mempertaruhkan jiwa raga dan kita memperingatinya sebagai wujud kerja nyata demi kemajuan bangsa dan pengamalan Pancasila. Demikian yang disampaikan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana usai melaksanakan Tahlilan dan do’a bersama di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Jumat petang (30/9/16).


Kegiatan Tahlil dan Doa bersama ini dipimpin oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono ,hadir juga  perwakilan Gubernur DKI Jakarta dan beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi, Majelis Taklim, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat serta para purnawirawan dan veteran di peringatan gugurnya 7pahlawan revolusi ini.

Kepala Staf  TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono menyatakan tidak boleh ada pemutarbalikan fakta atas sejarah pembunuhan enam jenderal dan seorang perwira TNI AD pada 1 Oktober 1965, dini hari usai para jenderal itu dibawa dari kediaman mereka pada 30 September 1965.


Dia mengatakan, penyiksaan tujuh pahlawan revolusi merupakan fakta sejarah sebagaimana gambaran diorama yang dipajang di Museum Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur.


"Jangan ada lagi pembelokan sejarah. Jangan ada lagi pemutabalikkan fakta. Tidak boleh. Kita tidak boleh mengandai-andai. Itulah kejadian nyatanya seperti itu," ujar Jenderal TNI Mulyono di depan Museum Pengkhianatan PKI, Lubang Buaya,Jumat sore.


Semuanya diperuntukkan untuk menegaskan kembali tentang komitmen anak bangsa saat ini, agar sepakat dan tidak akan pernah berkeinginan, apalagi mengulangi sejarah kelam bangsa kita, tentunya dengan tetap setia terhadap Pancasila,”ujar Pangdam Jaya.


Pangdam Jaya juga menambahkan, kegiatan ini sangat positif dan harus terus dilakukan, agar nilai-nilai luhur dari Pancasila dapat tertanam dengan baik sehingga generasi penerus bangsa dapat memiliki persamaan persepsi, visi dan misi dalam setiap pembangunan di Negeri ini pada hari-hari berikutnya. Jika hal-hal baik yang telah dicontohkan oleh para pahlawan revolusi tersebut dapat kita estafetkan, niscaya bangsa Indinesia akan mampu seribu langkah lebih maju dibandingkan bangsa lain, terutama apabila seluruh komponen bangsa menyadari dan mau berupaya keras untuk tidak mengulangi peristiwa kelam.

 

“Marilah, kita isi setiap ruang kemerdekaan yang ada, dengan berbagai prestasi dan kerja nyata untuk kemajuan bangsa Indonesia sebagai wujud pengamalan Pancasila”,ujarnya.


Menurutnya, sebagai generasi penerus bangsa, masyarakat harus bisa memahami perisitiwa G30S/PKI. Pasalnya, sebagai fakta sejarah, peristiwa tersebut tidak terbantahkan. “Meski ini menjadi sejarah kelam, namun ini tak bisa terbantahkan,”ucapnya.


Selain kegiatan ibadah, penampilan kelompok marawis dari Kodam Jaya juga tampak mengisi acara, semakin menambah haru suasana dan menghanyutkan.
Dalam acara doa dan renungan bersama itu, beberapa pejabat juga ikut hadir Kapolri Jenderal Tito Karnavian hingga keluarga tujuh pahlawan revolusi melakukan doa bersama untuk para pahlawan. Kegiatan Tahlil dan Doa Bersama ini dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Mulyono .

 

Tampak larut dalam kegiatan diantaranya, ibu MT Haryono dan para keluarga dari Alm Anumerta A.H Nasution, Alm Anumerta Achmad Yani, Alm Anumerta Suprapto, Alm Anumerta D.I Panjaitan, Alm. Anumerta Sutoyo, Alm. Anumerta Katamso, Alm. Anumerta Tendean dan keluarga Alm. Anumerta Karel Sasuit Tubun serta para saksi ataupun pelaku sejarah. (BS/dtn)

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

Aktivis HAM Bandung di Taman Cikapayang, Pasang Aksi – “Dari Gulita Terbitlah Pelita …”

destinasiaNews – Ibaratnya, jalan terang itu masih sebatas angan-angan. Padahal, reformasi di negeri ini telah muncul sejak 1998. Sempat kala...

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

Eka Santosa Beri Materi Kebangsaan ke Generasi Muda – Berguru, ke Rambo & Super Hero?!

destinasiaNews – Suasana Kawasan Ekowisata dan Budaya Alam Santosa, hutan buatan seluas 4,5 ha, yang kini melebat kembali sejak ditanami...

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

Kasus Pembebasan Lahan PLPR Palabuhanratu di PTUN Bandung, Hadirkan Saksi dari Tergugat

  destinasiaNews -  Lanjutan sidang “pembebasan lahan” PLPR Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi di PTUN Bandung Jl. Diponegoro Bandung, nama resmi perkara...

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

Rahasia Kulit Cerah Bercahaya Dengan Wardah White Secret Pure Treatment Essence

DestinasiaNews – Hi Destiners, ada rahasia baru dari Wardah untuk kulitmu! Kali ini, Wardah meluncurkan inovasi terbarunya yaitu Wardah White...

Bandung Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

Bandung  Photo Studio Digital & Lab - Ifan Chandra "Sekali Berarti"

destinasiaNews - Wow, urusan foto diri yang keren berharga terjangkau, di Bandung rasanya hanya satu. Ini dia  bidang usahanya, namanya...

Pengunjung

01607783
Hari ini
Kemarin
336
1318