Menangkan Tim Pantura untuk DM2 : Urusan Saya, Kata Hero

IMG 20180109 WA0077
destinasiaNews - Nuansa gebyar deklarasi yang sekaligus proses pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur 2018 ke KPU Jawa Barat, menjadikan nuansa Kota Bandung, Selasa (9/1/2018), tampak semarak. Sejak pagi hingga sore kemeriahan pesta demokrasi muncul di setiap sudut kota Bandung.
 
Nuansa kemeriahan pesta politik itu sangat terasa, utamanya saat dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, resmi mendaftar ke KPU Jabar di Jln Garut Bandung. "Seperti hajatan di kota," kata Eman (35) pemotor di dekat gedung KPU Jabar. Eman dan rekannya, malah sejenak berhenti dari sepeda motor, semata menyaksikan arak-arakan di pesta demokrasi ini.
 
SBY & Airlangga Beri Nasehat
 
Menariknya, saat deklarasi hari itu di Gedung Sabuga ITB itu, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi (DM2) beroleh nasehat khusus. Nasehat itu datangnya dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).  Menurut banyak hadirin, kejadian ini dianggap langka dan menarik, khususnya dalam konteks politik di negeri ini.
 
Yang unik lainnya, kedua ketua umum parpol pengusung DM2 itu menghitung tanggal deklarasi dan pendaftaran pada angka 9. Katanya, angka itu bagi SBY memiliki sejarah kemenangan dirinya pada Pilpres dua periode. 
 
Dalam pidatonya Airlangga meminta DM2 mencintai rakyat Jawa Barat secara tulus. Menurut Airlangga DM2 harus punya niat bekerja demi warga Jawa Barat. Sedangkan SBY mengamanatkan DM2 agar berakhlak seperti nabi Muhammad SAW, yakni Sidik, Amanah, Fathonah dan Tablig.   
 
Menariknya, hadir dalam deklarasi ini ribuan kader dari partai pengusung, Demokrat dan Golkar. Dari Partai Demokrat ada Dede Yusuf, Ibas, dan tokoh-tokoh besar lainnya. Sementara dari Partai Golkar selain ketua umum juga ada MS Hidayat, mantan menteri perdagangan era SBY. Lainnya, sederet tokoh Golkar pun, tampak akrab berkomunikasi dengan tokoh partai koalisinya.
 
Tampak menonjol, salah satu kader Demokrat asal daerah pemilihan Pantura, Dr. E. Herman Khaeron (Hero). Ia representasi dapil pantura, tampaknya ia menyambut dengan sukacita pasangan DM2. Di matanya, dua pemimpin ini diprediksi bisa menjangkau keseimbangan rasa adil - pembangunan Jabar di selatan, tengah, maupun utara. 
 
"Berharap pembangunan di pantura bisa lebih baik. Porsinya pun akan lebih besar dan berkualitas," papar Herman Khaeron yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, sambil menambahkan -"Urusan saya."
 
Pantura Membangun
 
Prediksinya, bila keduanya terpilih memimpin Jabar, Hero bersama rakyat akan membangun pantura secara komprehensif. "Rakyat pantura siap memenangkan pasangan DM2 menjadi gubernur dan wakil gubernur Jabar 2018," tutur Hero ke sejumlah pewarta di Gedung Sabuga Bandung.
 
Atas nama kader Demokrat asal dapil Jabar itu, Hero mengaku senang dan punya kepercayaan tinggi.  Menurutnya, komitmen berupa kontribusi untuk kemajuan Jabar - di tangan dua Dedi (DM2) pasti terwujud. 
 
"Yakin akan terwujud. Karena dua kali pernah bertemu Deddy Mizwar dalam konteks kerjasama parlemen dan eksekutif, membangun Jabar. Pun dengan Dedi Mulyadi dalam konteks pembangunan di wilayahnya," kata Hero.
 
Satu hal yang menjadi catatan Hero, jika dua Dedi itu terpilih, rasa sayangnya pada rakyat, haruslah dijadikan modal dasar untuk menyerap aspirasi, dan harapan rakyat. "Muaranya, program pembangunan itu harus lebih efektif."
 
Hari itu, usai deklarasi di gedung Sabuga Bandung, kedua calon pemimpin Jabar itu diarak menuju sekretariat KPU Jawa Barat di Jln Garut, Kota Bandung. Yang unik lagi, DM2 itu sama-sama menunggangi kuda sebagai lambang keseimbangan dan kegagahan.(HS)
Add a comment

Prof. Sidik Sarankan Sutrisno Dampingi RK di Pilgub Jabar - Dari Diskusi Bersama Ari 'Parameter Konsultindo'

KPU Jbr

destinasiaNews – Masa pendaftaran bagi bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat masuk di injuy time (8 -10 Januari 2018). Terbilang beberapa jam sebelum masa pendaftaran ditutup, belum ada kepastian dari partai atau koalisinya - pasangan siapa yang akan diusung? Tak heran, banyak yang masih sport jantung !

Partai terbesar di Jawa Barat, PDIP, yang punya opsi mengusung pasangan gubernur dan wakil gubernurnya, secara mandiri karena punya modal 20 kursi di DPRD Jabar, naga-naganya akan meminang Ridwan Kamil (RK). Padahal Walikota Bandung yang sudah lama dikenal sebagai celebgram itu, telah diusung koalisi partai PPP, PKB dan Nasdem.

Bisa ditebak, kebijakan dari PDIP ini akan berdampak pada konstelasi politik di Jabar. Gossip politik cukup santer, salah satunya figur H Sutrisno kader internal PDIP yang kini masih menjabat Bupati Majalengka, dianggap pas mendampingi RK. Wacana ini muncul tatkala ada pewarta yang menggulirkan ide di forum diskusi kecil bersama DR. Agus Ariwibowo yang akrab disapa Ari. Selama ini Ari adalah Direktur Utama PT Parameter Konsultindo. Kiprahnya bergerak di bidang konsultan politik sejak 2006.

Diskusi kecil yang berlangsung secara intensif, terjadi pada Jumat malam (5/1/2018) di Hotel Dafam Rio Jl. L.L.R.E Martadinata Kota Bandung.


"Ada baiknya, silahkan para wartawan kontak langsung saja ke Profesor Sidik tentang hal ini," papar Ari yang selama ini tampak terbuka soal perpolitikan di Jabar khususnya.

“H Sutrisno bila dijadikan wakil gubernur mendampingi RK, ada kemungkinan bisa meraup suara di wilayah Pantura. Saat ini RK personal branding-nya ada di wilayah sentral Jawa Barat,” Imbuh Ari.


Apa Kata Prof. Sidik ?


Usai mengikuti diskusi kecil tadi, beberapa awak media melakukan semacam 'tele confrence' dengan Prof. Dr. H.M Sidik Priadna, Direktur Pasca Sarjana Program Doktor Manajemen Universitas Pasundan. Ini cuplikannya:
“Sutrisno sangat pas bila mendampingi Ridwan Kamil, karena beberapa hal, pertama, Sutrisno berpengalaman sebagai pejabat pemerintahan. Kedua, menguasai aspek keuangan daerah, disertasinya mengenai keuangan daerah ini lulus dengan hasil cum laude.


Ketiga, ia punya pemikiran kreatif dan inovatif dalam percepatan pembangunan. Tentunya, ia pun punya akses kuat dengan pemerintahan pusat dan dunia usaha,” paparnya saat ditelisik - Siapa kader PDIP yang pas, mendampingi RK? Utamanya, demi mendulang suara di wilayah utara Jabar yang diduga sebagai 'titik lemah' RK ?

Sekedar info, Sutrisno sendiri sudah menjabat dua periode sebagai Bupati Majalengka. Pada gelaran Pilbup di tahun 2013, ia yang berpasangan dengan Karna Sobahi, menang mutlak dengan meraup pemilih di Majalengka sebesar 56,34 %. (HS/dtn
)

Add a comment

Hendra Guntara Kibarkan 'Pemuda Berkualitas' - Menyongsong Ketua (Baru) KNPI Kota Bandung

IMG 20180106 124109
destinasiaNews – Angkat bicara dan curah ide bernas dari calon ketua KNPI Kota Bandung (2018-2021), Hendra Guntara, saat dihelat deklarasi dan pemenangan di Hotel Moxy, Jl Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jumat (5/1/2018) malam, berlangsung menarik.
 
Hadir pada helatan ini jajaran pengurus KNPI Kota Bandung, plus 92 perwakilan dan pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kota Bandung.
 
Sosok Hendra Guntara pemuda kelahiran 1988 yang pernah menjabat ketua PMII, memaparkan gagasan di helatan ini - sebagai bakal calon ketua KNPI Kota Bandung. 
 
"Kami punya visi menjadikan KNPI Kota Bandung sebagai katalisator organisasi kepemudaan yang kompeten, aspiratif, egaliter, dan progresif. Akan diusung platform competent generation of imagined city. Ini gagasan yang bisa membentuk generasi muda, tidak hanya berintegritas secara sosial dan budaya, namun berkualitas dalam segi politik dan ekonomi,” papar Hendra yang selama satu periode duduk di kepengurusan KNPI Kota Bandung.
 
Ditambahkan oleh Hendra, melalui KNPI ia berkeinginan mengusung konsep ke depan menyelenggarakan Pemuda Siaga Bencana, Pemuda Pelopor, Pemuda Kreatif, Pemimpin Muda, Wirausahawan Muda, Festival Pemuda Urban, Pemuda Religius, dan Pemuda Berbudaya. "Semua dikemas dengan terpadu dan berdaya-guna."
 
Sedikit melihat ke belakang, kiprah Hendra demi progresivitas pemuda Kota Bandung, sudah teruji. Wujudnya, antara lain ia pernag menjadi salah seorang inisiator Kota Layak Pemuda di Bandung (2015), dan pada era 2016 menjadi Ketua Pelaksana Inisiasi Kota layak Pemuda di Gedung Merdeka Bandung. 
IMG 20180106 124049 
“Kota Layak Pemuda dicetuskan Kemenpora, setelahmelalui proses yang panjang. Kota Bandung menjadi salah satu Kota Layak Pemuda dengan kualifikasi utama,” tegas Hendra dengan menambahkan -"Pemerintah Kota Bandung memberi perhatian khusus bagi penhembangan kepemudaan, melalui Perda, dan infrastruktur."
 
Terkait dengan 2018 sebagai tahun politik, termasuk di Pilwalkot Bandung, menurut Hendra: “Ingat, KNPI bukanlah organisasi politik, kami tidak berpihak pada salah satu bakal calon Walikota maupun Wakil Walikota. Yang saya inginkan, semua pemuda di kota ini terlibat. Pentingnya, untuk mengawal cita-cita bersama, demi kemajuan dan kesejahteraan  masyarakat Kota Bandung."
 
Menakar misi Hendra, bila niatannya tercapai - menjadikan organisasi KNPI Kota Bandung sebagai wadah pengembangan potensi pemuda yang handal. "Mewujudkan KNPI Kota Bandung sebagai organisasi yang harus melahirkan pemuda yang paham, dan mawas budaya."
 
Malam itu di helatan ini, tampak kandidat kuat Ketua KNPI Kota Bandung, dalam paparannya:"Ia punya grand strategy pembangunan kepemudaan. Melaksanakan prioritas kepemudaan, menjangkau dan merangkul seluruh pemuda, dan menempatkan proyeksi organisasi kepemudaan. Serta menempatkan pembangunan kepemudaan sebagai tanggung jawab bersama," komentar  salah satu utusan OKP yang mengaku bernama Yudi, sambil menambahkan -"Ini penting calon pemimpin punya gagasan dan semangat seperti ini. Soal pilih dia nanti? Mari kita kaji dengan yang lainnya." (HS/St).
Add a comment

Ari ‘Parameter Konsultindo,’Tiga Figur Kuat di Pilgub Jabar 2018 – Padukan Personal Branded & Mesin Partai  

IMG 20180106 083901
destinasiaNews -  Sepakat, hari ini Jumat malam (5/12/2017) sudah masuk tahap injury time, menuju pendaftaran Pilgub Jabar 2018. KPU menetapkan tanggal 8 – 10 Januari 2018, rentang waktu pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakilnya. “Hasil penelitian kami pada Oktober 2017 lalu, Ridwan Kamil (43,60%), masihlah yang terkuat dalam hal popularitas. Disusul Dedi Mizwar (20,70%), Dedi Mulyadi (7,30%). Sisanya Sutrisno (5,20%), Aa Gym (4,80%), Dede Yusuf (4,30%), dan sisianya (14% ),” papar DR. Agus Aribowo,M.M, Direktur Utama PT Parameter Konsultindo, di salah satu hotel di Jl. L.L.R.E Martadinata Kota Bandung.
 
Ari demikian panggilan akrab Dirut PT Parameter Konsultindo, yang sehari-hari berkiprah sebagai dosen Pasca Sarjana Universitas Kristen Maranatha (Bandung).dengan spesialisasi kajian pemasaran politik:”Hasil penelitian terakhir ini, hanya sekedar contoh untuk betapa:”Emil (sapaan Ridwan Kamil) tak jauh dari taksiran, disusul dua kandidat lainnya, Saran untuk Emil, kalau boleh nih, demi memperkuat personal branding-nya, carilah mesin partai yang solid. Pasti dia unggul.”
 
Setahu Ari yang jasa perusahaannya telah digunakan oleh banyak calon kepala daerah di berbagai provinsi sejak 2006, saat ini hanya ada dua partai yang mesin partainya cukup handal, “PDIP dan PKS”. Berbicara soal  kans kemenangan untuk Emil:”Dalam satu dua hari menuju tanggal 8 hingga 10 Januari itu, naga-naganya mau ke PDIP yang mesin partainya sampai ke kecamatan dan desa.”
 
Wanti-wanti Ari soal ini:”Beda lho, antara mesin partai dengan relawan. Tetap yang unggul untuk raihan suara, ya mesin partai.”
 
Menunggu PDIP ?
 
Menarik kata Ari, bila kita mengkaji – Hingga hari ini PDIP, apa mau sendirian atau koalisi? “Andaikan pilihan telah dijatuhkan oleh PDIP, jaminannya konstalasi politik akan sedikit berubah. Apa menjadi tiga pasangan atau justru dua pasangan?”
 
Diketahui Emil telah berkunjung keJl Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018). Kala itu Emil disambut Ketua DPP PDIP Andreas Hugo. Sesudahnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto telah ‘mengocok’ nama-nama bakal calon Gubernur Jabar, Emil termasuk di dalamnya.
 
Masih soal Emil, diketahui rencana ia maju ke Pilgub Jabar 2018, telah didukung tiga partai koalisi, yakni NasDem, PPP, dan PKB. Pun, DPD Hanura Jabar telah memberikan surat tugas (ST) kepadanya. Tak kurang akan ada yang “ketar-ketir” atau malah masygul – PPP katanya akan melihat, kemana Emil berpaling menggandeng wakilnya, bila pilihan ke PDIP. “Ini sangat menarik,” papar Ari yang berencana lembaganya membuat quick count untuk Pilpres 2019.
 
Bongkaran rahasia oleh Ari yang sangat instens mengamatinya hingga ke “dapurnya”, mengapa Emil begitu unggul dibanding bakal calon gubernur lainnya? “Sejak jadi walikota Bandung 2013 lalu, sudah menjadicelebgram. Ini yang tidak dimiliki oleh pesainnya. Tim darat dan udaranya, bekerja sampai sekarang.”
 
Andai terjadi persaingan sengit kelak antara Emil dan pasangannya, dengan pasangan Demiz dan Demul yang hari-hari terakhir sudah diakomodir oleh Golkar.”Jangan dikira, Demiz juga awalnya personal branded-nya adalah celebrity endorsement. Jadi saran untuk Demiz, tinggal memasukan juga dengan mesin partai yang handal.”
 
Intinya, berdiskusi dengan Ari yang punya segudang pengalaman dengan para pemenang Pilkada di berbagai daerah, terkait dengan garapan kerjanya: “Ini sama dengan membangun demokrasi dengan biaya terjangkau. Bolehlah belajar merasionalisai politik secara saintifik, agar lebih akurat, terkontrol, dan berdaya guna,” begitu ujarnya sambil memungkas pertemuan di malam itu. (HS/dtn)  
 
Add a comment

Partai Berkarya Jabar Panen ‘MS’ dari Verifikasi Faktual KPU

IMG 20180104 WA0238
destinasiaNews – Guncangan paling besar ke partai baru besutan Tommy Soeharto menurut Edy Subagja, Ketua DPD Partai Berkarya Kab. Sumedang:”Utamanya, saat 14 Desember 2017 langsung merebak berita verifikasi ke partai ini katanya tak lolos, dari segi dokumen administrasi calon peserta Pemilu 2019. Berkat mediasi Bawaslu, akhirnya beberapa hari kemudian bisa melaju ke tahap verifikasi lanjutan.”
 
Guncangan lain masih menurut Edi yang ditemani rekannya Rudi Rahayu, Sekertaris DPD Kota Bandung kala ditemui sedang berbincang di kediaman Eka Santosa, Ketua DPW Partai Berkarya Jabar di Kawasan Eko Wisata dan Budaya Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung (4/1/2018):”Pada 1 Januari 2018 muncul lagi kabar partai ini terganjal. Tak lolos verifikasi faktual. Penyebabnya, Bendahara Umum DPP Partai tidak ada di tempat karena sakit” jelas Rudi.
 
Lalu, dua hari kemudiaan, muncul berita gembira:“Tanggal 3 Januari 2018, setelah KPU dan Bawaslu hadir di RS Abdi Waluyo Menteng Jakpus, meninjau ke lapangan. DPP Partai ini dinyatakan lolos verifikasi faktual. Tinggal yang di DPW dan DPD seluruh Indonesia, bagaimana?” tambah Rudi Rahayu yang punya sapaan khas “Rudi Rambo” sambil diiyakan rekannya Edi.
 
PanenMStelah Tiba  
 
Rupanya, arah nasib Partai Berkarya yang lahir “seumur jagung” sejak 15 Juli 2016, kali ini bolehlah diteropong, musababnya ada fenomena baru dari pantauan Eka Santosa dan jajarannya:”Sampai hari ini (5/1/2018) ada 19 dari 26 DPD Partai Berkarya di Jawa Barat yang telah memperoleh status ‘MS’ (memenuhi syarat), dari verifikasi factual KPU. Ini menggembirakan,” terang Eka sembari mengingatkan –“Sejatinya, masih banyak tantangan yang akan dihadapi di masa depan. Ini partai baru, wajarlah banyak penjegalan dalam perjalanannya. Namanya juga politik …”
 
Berdasarkan pantauan redaksi hingga Jumat sore 5 Januari 2018, ada 19 DPD Partai Berkarya yang lolos verifikasi faktual KPU, di antaranya: 1. Kota Bandung 2. Kabupaten Tasikmalaya 3. Kabupaten Pangandaran 4. Kabupaten Indramayu 5. Kota Cirebon 6. Kota Sukabumi 7. Kota Bogor 8 Kabupaten Purwakarta 9. Kabupaten Sumedang 10. Kota Depok 11. Kabupaten Karawang 12. Kabupaten Ciamis 13. Kabupaten Kuningan 14. Kabupaten Garut 15 Kota Sukabumi 16. Kabupaten Cirebon 17. Kabupaten Bogor 18. Kabupaten Bandung Barat, dan 19 Kabupaten Bandung.
 
“Delapan belas DPD yang lolos ini sudah melebihi target minimal dari 27 DPD, minus Kota Cimahi. Bolehlah ini disebut panen MS (memenuhi syarat) bagi Partai Berkarya Jabar hari ini,” terang Eka yang mengingatkan betapa sulit sebenarnya membangun DPD di Jabar –“Beberapa di antaranya, banyak yang tiba-tiba eksis hanya 2 minggu sebelum verifikasi adinistrasi. Utamanya di Priangan Timur.”
 
Kondisi DPW se-Nusantara?
 
Sedangkan untuk tingkat DPW se Indonesia, menurut kaabar TjeTjep Saefulloh, Sang Pemantau berita up date di Alam Santosa (Pasir Impun):”Ada 25 DPW dari 34 yang ada. Yang 25 ini telah memenuhi predikat ‘MS’ alias memenuhi syarat. Ya termasuk DPW Partai Berkarya Jabar.”
 
Secara terpisah redaksi mengontak Ketua Umum Partai Berkarya, Neneng A Tutty, menurutnya:”Berkat dorongan dari seluruh kader partainya di Indonesia, arah menuju lolosnya verifikasi faktual, sudah mulai terlihat. Tentu disana-sini masih ada kekuranga. Karena kita kompak dan bersatu, mari kita perbaiki bersama,” ujarnya sambil mengatakan di sampingnya kala di telepon hadir Sekjen partainya Badarudin Andi Picunang –“Ya, terima kasih juga ini dari Pak Sekjen ada di DPP saat ini. Mari kita jaga kekompakan yang sudah baik ini. Jalannya masih panjang …”
 
Sukacita MS
 
Kembali ke Rekaman sukacita kader Partai Berkarya Jabar, masih dalam konteks verifikasi faktual. Di sini ada beberapa cuplikan. Ambil contoh laporan dari DPD Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Ketua DPD Partai Berkarya Kab. Tasikmalaya, Deni Tudirahayu yang biasa disapa Ozenk: “Spontan, kader di saya menyambut proses verfak (verifikasi faktual) dengan sesuatu yang berbeda, unik, dan berkesan.”
 
Tiada lain yang dimaksud proses verfak di Kab. Tasikmalaya (4/1/2018), tatkala Ketua KPU setempat H Deden Nurul Hidayat, dan rombongan terdiri atas Ketua Panwaslu Kab. Tasikmalaya, Dodi Juanda, penataan di area sekertariat yang luasnya sekitar 1 hektare di Jl. Raya Pemda Desa Singasari Kecamatan Singaparna Kab, Tasikmalaya, diambut meriah bak tamu istimewa.
 
“Ini yang bikin orang berduyun-duyun datang di seberang Kantor Pemkab Tasikmalaya. Lebih dari 100 orang hadir di tempat kami. Ada kader partai, ada juga masyarakat umum. Karena tempat kami memang semarak hari itu, ada tenda segala,” tutur Ozenk yang sedari dulu memang sudah sohor dengan ke-eksentikannya sebagai seniman perkusi yang bertahun-tahun telah melanglang buana.
 
Sukacita alias panen ‘MS’ diperoleh kabar gembira dari Ketua DPD Kota Depok H Acep. Tak pelak pernak-pernik kepartaian, termasuk gelas cantik, dibagi-bagikan ke segenap pengunjung yang datang ke kantor partai. “Ini tanda kami memang suka cita dengan status MS itu. Semoga ini bisa tertular ke seluruh pelosok Nusantara, partai kami lolos verfak seutuhnya,” kata H Acep.
 
Sukacita lain datang dari Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Indramayu, Tati Suhartati:”Hari ini sudah diselesaikan lebih dulu verfak keanggotaan di DPC. Ada 129 orang dari 1290 KTA telah dapat MS, memenuhi kuota  per 10 % dari jumlah itu,” ujarnya sambil mengutarakan –“Kami untuk verfak DPD Partai Berkarya Kab. Indramayu, baru akan dilakukan 6 Januari 2018. Ya besok. Yakin kami dapat MS, karena semua sudah lengkap.”
 
Alhasil, perjuangan kader Partai Berkarya, ternyata harus diraih dengan penuh perjuangan.”Kami yang ada di Jawa Barat dengan infrastruktur relatif lengkap, mendorong semoga rekan-rekan di Indonesia Timur, dengan segala keterbatasannya mampu menuntaskan verfak kali ini, juga panen MS” kata Khanti Isyana Dewi, Sekertaris DPD Partai Berkarya Kota Bandung yang sehari-hari akrab disapa Nonoy.
 
Itu jawaban yang sekaligus doa memotivasi rekan separtainya di Indonesia Timur, kala ditanya kepada Nonoy saat ditemui sedang berada di Alam Santosa. (HS/dtn). 
 
Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

Apa Kata Walhi Jabar: 58 Tahun Hari Tani, Nasib Petani & Reforma Agraria Jalan di Tempat !

destinasiaNews - Hari ini 24 September 2018, adalah 58 tahun perayaan hari tani di negeri kita. Landasanya,  ini terhitung lahir...

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

Bandung Music Council KasihTabik ke Orkestra Bandung Philharmonic – Gelar Repertoir ‘Legenda

destinasiaNews  – Terkait rencana gebyar gelaran musik klasik musim ke-4 dari Bandung Philharmonic pada Minggu, 23 September 2018, Erlan Effendy Ketua...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca (2)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Siap Tingkatkan Minat Baca  (2)

destinasiaNews – Secara administratif letak lapak buku bekas ‘ Destik, menurut Andri selaku Koordinator pelapak buku bekas di sini, masuk...

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

Lapak Buku Bekas ‘Destik’ – Era Digital Datang, Surutlah Minat Baca ! (1)

destinasiaNews – Pertengahan September 2018 kala itu masih di musim kemarau. Kebetulan penulis sedang mengurus sebuah keperluan di pusat Kota...

Rayakan Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

Rayakan  Ultah Kota Bandung ke 208 Tran Studio Gelar Konser Ari Lasso

destinasiaNews - Kawasan Terpadu  TSB (Trans Studio Bandung) dalam menyambut ulang tahun Kota Bandung ke -208,  menawarkan aneka promo dan...

Pengunjung

02550221
Hari ini
Kemarin
4700
5907