Eka Santosa Saksi Nikah Kepsek SMAN 9 Bandung - Dizalimi, lawanlah Secara Hukum

DTN NIKAH CopydestinasiaNews – Rupanya, tidak ada kata terlambat bagi Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga mantan Ketua DPRD Jabar (1999 -2004) dan Ketua Komisi ll DPR RI (2004 – 2009). Pasalnya, seusai Ia menjadi saksi di akad pernikahan Agus Setya Mulyadi, Kepala Sekolah SMAN 9 Bandung dengan Popi Rofiqoh (11/2/2017) di Bale Gede Alam Santosa, Pasir Impun Kabupaten Bandung. “Ke mempelai pria, saya bersimpati atas persoalannya. Solusinya, lakukanllah perlawanan secara hukum demi tercapai keadilan”, ujarnya disela-sela bersilaturahmi dengan ratusan tamu dari keluarga kedua mempelai.

Rasa simpati Eka ini terkait persoalan yang menimpa 19 kepala sekolah dari Pemkot Bandung (20/10/2016). Kala itu Walikota Bandung, Ridwan Kamil mengeluarkan sanksi skorsing tiga bulan, dan penundaan kenaikan pangkat untuk 7 kepala sekolah SDN. Begitu pun kepada 9 kepala sekolah SDN dan SMPN, mereka diberhentikan dari jabatannya. Selanjutnya, memberikan tindakan tegas kepada 5 kepala sekolah SMAN favorit, termasuk di dalamnya kepada SMAN 9.

“Nah, saya disebut kepala sekolah pungli. Ini menyakitkan secara pribadi maupun keluarga besar SMAN 9 lahir bathin.  Tuduhan itu, tidak benar. Sejak awal saya lakukan perlawanan. Ini selaras dengan anjuran Kang Eka …”, kata Agus sembari memperkenalkan istri yang baru dinikahinya Popi yang berprofesi sebagai pengelola sebuah Taman Kanak-kanak di kota Bandung -  “Penentuannya tanggal 15 Februari 2017 ini, setelah dilimpahkan ke Pemprov Jabar lembaga SMA, posisi saya akan seperti apa?”

Dukungan Gerakan Hejo

Terkait acara pernikahan Agus dengan Popi setelah duka lara wafat istri pertamanya Nani Taufiq Nuroni pada 31 Oktober 2016 lalu di Bandung, Eka memberikan perhatian khusus.”Secara pribadi keutuhan keluarga Kang Agus bisa terbina kembali secara utuh. Termasuk, persoalan yang mengganjal karirnya sebagai kepala sekolah bisa dipulihkan secara terhormat”, jelas Eka yang diketahui melalui Gerakan Hejo kerap memberikan dukungan dan advokasi hukum kepada kalangan pencari keadilan. 

Iwan Hermawan, Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Kota Bandung, yang juga sebagai kakak kandung dari mempelai wanita, pun selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana di SMAN 9 Bandung, tatkala dimintai keterangan terkait pernyataan Agus yang menunggu keputusan tanggal 15 Februari 2017:”Kita tunggulah keputusan itu. Disesalkan sejak lama oknum di lingkungan Disdik yang menitipkan ratusan calon peserta didik pada PPDB Kota Bandung 2016, kenapa tidak ditindak?”

Alhasil, pernikahan yang terjadi di Alam Santosa yang menurut Eka terbilang unik, memunculkan banyak harapan:”Semoga Kang Agus setelah mampu menyelesaikan persoalan pribadi dan keluarganya, memiliki kekuatan untuk menghadapi persoalan ini”.

Yang lebih utama menurut Eka dari permasalahan di dunia pendidikan ini, para pembuat keputusan di kedinasan khususnya, perlu kehati-hatian ekstra. “Jangan terkesan menindak gejala penyimpangan dengan serampangan. Apalagi tindakan bagi para guru, yang lazim dijadikan sebagai obyek. Bukan subyek seperti yang kita inginkan”. (HS/SA/dtn)

Add a comment

Serah Terima Jabatan Komando Garnisun Tetap (Kasgar) II / Bandung

DTN GARNISUN 1 Copydestinasianews – Acara serah terima jabatan Komando Garnisun Tetap (Kasgar) II/Bdg beralih kepemimpinan dari Marsma TNI Sun Sudharta kepada Kolonel (Pas) Taspin Hasan dilakukan di Makogar Tap II/Bdg Jalan Nias no.3 Kota Bandung, Jumat (10/2/2017). Acara berlangsung dengan suasana kebathinan khidmat dan lancar hingga pelepasan Kasgar lama ke tempat tugasnya yang baru.

Komando Garnisun yang baru dijabat oleh Taspin Hasan. Beliau merupakan Pamen TNI AU yang besar di lingkungan Pasukan Khusus Matra Udara, Korpaskhas. Pria kelahiran Way Kanan Lampung menyelesaikan pendidikan Akademi Angkatan Udara (AAU) di Jogjakarta dan lulus pada tahun 1989.

Dalam acara tersebut, Taspin mengatakan,”Sesuai dengan tugas pokok garnisun, yaitu mengkordinir kegiatan  angkatan serta yang terpenting bagi  kami mempunyai tugas untuk melaksanakan menjaga ketertiban,  menjaga keamanan, dan hal lain  juga membangun jiwa kualitas disiplin prajurit TNI tetap terjaga  agar selalu dapat melaksanakan tugas sesuai perintah dan komando dari atas,” ujarnya.

DTN GARNISUN 2 CopySementara itu, Marsma TNI Sun Sudharta yang akan menjabat sebagai Pa Sahli Kasau di Mabes TNI AU dalam rangka memasuki masa pensiun juga mengatakan, “Status tentara pensiun itu normal dan biasa walau dari tugas  militer sudah selesai namun esok dapat beraktivitas dan melakukan pengabdian di tempat lain, harapan saya terhadap garnisun kedepannya harus selalu menjaga stabilitas keamanan yang kondusif pada wilayah Jawa barat sebagai pendukung ibu kota negara yaitu jakarta maka itu Jawa barat harus tetap aman dan terkendali,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Kasgar Tap II/Bdg adalah salah satu Badan pelaksana pusat atau Balakpus Mabes TNI yg mempunyai 4 fungsi yaitu Kepolisian Militer, Pengamanan Khusus, Protokoler dan Pemakaman. Tugas yg diemban Kogartap II/Bdg adalah mengembalikan prajurit TNI ke norma krprajuritan dan melaksanakan tugas lain sesuai kebijakan Panglima TNI.

Kogartap II/Bandung sebagai kepanjangan tangan dari Panglima TNI memiliki fungsi tugas penegakan disiplin di lingkungan Tri Matra ; AD, AL dan AU. Untuk wilayah hukum selain Bandung – Cimahi juga meliputi keseluruhan Jawa Barat. Dalam melaksanakan tugasnya Kogartap II/Bdg harus bekoordinasi dgn satuan setempat dan berkolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat untuk melaksanakan dan meningkatkan keteriban serta disiplin prajurit TNI. (SA)

DTN GARNISUN 3 Copy

Add a comment

Polsek Cisolok Kab. Sukabumi Usai Diserang Ribuan Warga, Ramai-ramai Dibenahi

DTN PERBAIKAN CISOLOK 1 CopydestinasiaNews - Dua hari setelah diserang ribuan massa, bangunan Polsek Cisolok Kabupaten Sukabumi, Minggu, 5 Februari 2017 dibenahi puluhan warga desa Cikahuripan, Cisolok, dan Pasir Baru Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi. Mereka secara gotong-royong membenahi bangunan yang dihancurkan massa dua hari lalu (Jumat, 3/2/2017). "Benar, kami kerahkan hari ini penduduk desa Cikahuripan utamanya, sedikitnya ada12 orang. Mereka memperbaiki bangunan ini walaupun tak ikut-ikutan peristiwa Jumat lalu", papar Yopi Koswara yang mengkoodinir aksi sukarela ini.

Sementara itu Waka Polres Sukabumi, Kompol H. Ricky Wisma Muharam, didampingi Kapolsek Cisolok, AKP Hotmen Situmorang, menyambut gembira upaya yang dimotori tokoh masyarakat dan warga Cisolok dalam.

“Yang kita ketengahkan selain penegakan hukum, juga pembinaan ke depan agar kehidupan nelayan dan warga umumnya lebih harmonis",  ujarnya.

DTN PERBAIKAN CISOLOK 2 CopyDitengah aksi sukarela dari warga Cisolok, hari itu di Polsek Cisolok yang menderita kerugian sekitar Rp 250 juta, hadir para tokoh masyarakat. Ada diantaranya Ketua DPD HNSI Jabar, H. Nandang Permana yang didampingi Chevy Epi Sutisna, Biro Hukum DPD HNSI Jabar.

Intnya Nandang setelah berbincang intensif di Polsek Cisolok dengan Kapolsek Cisolok dan Waka Polres Sukabumi, menitipkan bimbingan khusus. Ini terkait pada hari itu tersiar kabar ada 8 warga Desa Cikahuripan yang dimintai keterangan oleh polisi sehubungan peristiwa hari Jumat lalu:"Tadi sudah diutarakan munculnya peristiwa ini, tak mungkin ada asap bila tak ada api. Semoga semua pihak bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari peristiwa ini.kini musim paceklik, pikirkankah nasib perut rakyat".

Lainnya, Dede Ola, Ketua DPC HNSI Kab. Sukabumi yang didampingi Sekertaris nya, Ujang SB, mendukung upaya atau pendekatan khusus dari Ketua DPD HNSI Jabar ke pihak kepolisian. "Doakan persoalan ini bisa selesai secara musyawarah mufakat"

DTN PERBAIKAN CISOLOK 3 CopyNandang Permana masih dihari yang sama usai kunjungan kei Polsek Cisolok, mengadakan pertemuan dengan ratusan warga Desa Cikahuripan di Jl. PPI Pajagan Rt.02 Rw.07. Pertemuan ini dipenuhi warga yang juga dihadiri Badri Suhendi, anggota DPRD Kab. Sukabumi.

Dalam pertemuan di Pajagan, Nandang menjelaskan status beberapa warga Desa Cikahuripan yang hari itu dimintai keterangan oleh polisi."jangan khawatir, ini hanya meminta keterangan. Jangan kita terprovokasi oleh pihak lain", ujarnya sambil berjanji akan memberikan bantuan hukum dari DPD HNSI Jabar bila persoalan ini berlanjut. "Yakinlah, tadi Waka Polres dan Kapolres Cisolok akan mencari jalan keluar sebaik-baiknya dari peristiwa ini". (HS/SA/dtn)

Add a comment

Nelayan Karawang Sambangi HNSI Jabar: Organisasi Nelayan, untuk Siapa?

DTN NELAYAN KERAWANG 1 CopydestinasiaNews – “Yang kami tahu bapaknya nelayan kata orang tua saya sejak dulu, ya HNSI. Sayang, di RN (Rukun Nelayan) kami, semua itu tak ada artinya sejak 2013 sampai sekarang. Kami ke sini, mengadukan banyak keluhan yang sudah bertahun-tahun…”, papar Sudi Adang Sudrajat (45) nelayan asal Pasir Putih Desa Sukajaya Kecamatan Cilamaya Kulon Kab. Karawang. Hari itu (4/2/2017) Ia ditemani rekan sekampungnya Sukenda (49), Sahidin (34), dan Evi Zulkifli (54) yang akrab disapa Yopi (54), menyambangi Sekertariat DPD HNSI Jabar jalan Dago Pakar Barat No.9b Bandung.

Beruntung, para nelayan itu diterima oleh jajaran pengurus DPD HNSI Jabar mulai Ketua H. Nandang Permana, Sekertaris Chevy Epi Sutisna, Bendahara Agus Warsito, serta Wakil Ketua Bidang IT Sutisna. “Persoalan soliditas kepengurusan di Karawang, mungkin saja terjadi akibat historis yang belum tuntas. Ini tantangan saya dan jajaran untuk merapikannya”, jelas Nandang Permana.    

 Nelayan Kalimantan Barat

Uniknya, diantara rombongan ini terselip nelayan yang akrab disapa Yopi. Ia, ternyata menjabat sebagai Sekertaris DPC HNSI Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat – hubungannya dengan nelayan Kabupaten Karawang, apa?“Di sini hadir, semata tergerak mengantar saudara kita yang menjadi nelayan andon (pendatang-red.) asal Karawang di Kalimantan Barat. Nelayan ini meninggal di rumahnya di Ketapang Kalbar. Namun, urusannya menjadi rumit”, papar Yopi yang atas inisiatifnya mengantar jenazah nelayan atas nama Udin Samsudin (52) asal Jl. Cilempung RT 016 RW 005 Desa/Kel Pasir Jaya Cilamaya Kulon Kab. Karawang. Ia meninggal karena sakit pada Minggu, 29 Januari Pukul 01.00 di rumahnya di Kabupaten Ketapang, Kalbar.

DTN NELAYAN KERAWANG 2 CopyMelanjut inisiatif Yopi yang mengurus administrasi kematian, hingga  kepulangan almarhum Udin dari Ketapang Kalbar melalui pesawat udara,  dan mendarat di Bandara Soekarno Hatta pada 30 Januari 2017. Selanjutnya jenazah diterima isterinya Iyoh Umaeroh dan keluarga besarnya di Kecamatan Cilamaya Kulon.

”Ironinya, kepedulian DPC HNSI Kab. Karawang atas musibah ini boleh dikata nihil. Masih beruntung pihak DKP Kabupaten Karawang membantu angkutan ambulan dari bandara ke Cilamaya Kulon”, kata Yopi yang diamini oleh rekan-rekan nelayan asal Pasir Jaya Kab. Karawang.

Menurut Sudi Adang, kehadiran mereka ke HNSI Jabar yang diterima jajaran pengurus DPP HNSI Jabar, selain melaporkan kondisi dan kiprah DPC HNSI Kab. Karawang yang selama ini tak berpihak kepada kepentingan nelayan, juga menyerahkan laporan ini secara tertulis. “Kami merasa plong, diterima di sini. Keinginan kami, para pengurus DPC HNSI semoga rukun-rukun saja. Yang di lapangan sangatlah butuh pengurus yang solid”.

“Tergerak atas inisiatif Pak Yopi dan rekan nelayan di Karawang, atas nama DPD HNSI Jabar, prihatin atas meninggalnya nelayan Udin Samsudin yang menurut kami tak seharusnya seperti ini”, tutup Nandang Permana yang hari itu memberikan bantuan dana untuk keluarga almarhum.”Sekaligus semua keluhan ini akan ditindaklanjuti pada minggu depan. Saya dan pengurus akan ke Karawang - membereskan kekisruhan yang sudah menahun”. (HS/SA/dtn)

DTN NELAYAN KERAWANG 3 Copy

Add a comment

Nandang Permana, Ketua DPD HNSI Jabar Terkait Perusakan Mapolsek Cisolok Sukabumi – “Dinginkan segera dengan Musyawarah …”

HNSI MAPOLSEK 1 CopydestinasiaNews – Peristiwa penyerangan sekitar 2000-an massa ke Kantor Polsek Cisolok Resor Sukabumi Jawa Barat, pada Jumat sore pukul 16.30 WIB (3/2/2017), yang diduga melibatkan pertentangan oknum nelayan dan polisi setempat, mengejutkan Nandang Permana, Ketua  DPD HNSI Jabar. Ia pada malam itu sekitar pukul 20.00  WIB (3/2/2017) dilapori Sekertaris DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, Ujang SB. “Sangat mengejutkan, perihal benur lobster ini dua bulan lalu sempat dibahas hingga ke DPRD Kab. Sukabumi. Belum tuntas memang, semua pihak malah sedang menindaklanjutinya di lapangan. Sekarang ada letupan, dinginkan segera dengan musyawarah dan mufakat”.

Redaksi mengkonfirmasi muasal persoalan ini melalui Ujang SB dan Dede Ola, Ketua DPC HNSI Kabupaten Sukabumi, keduanya menyesalkan peristiwa ini, karena merugikan banyak kalangan.”Sampai malam ini semua kalangan sedang berunding, mencari titik temu. Soal sweeping benur ini diduga melibatkan oknum polisi yang melakukan operasinya di luar kewajaran. Kebetulan, sekarang nelayan sedang mengalami masa paceklik hingga Maret 2017”.

HNSI MAPOLSEK 2 CopyTerkait hal ini Nandang Permana melalui Dede Ola dan jajarannya, meminta untuk segera membuat laporan tertulis asal-muasal terjadinya peristiwa ini:”Agar permasalahan ini tuntas. Bila penyelesaiannya setengah-setengah, tak mustahil bisa terulang”.

Dalam papran lanjutannya Nandang Permana akan membuat terobosan menuntaskan peristiwa ini dengan melibatkan pihak terkait di tingkat yang lebih tinggi seperti ke Polda Jabar, DPRD Jabar, Dinas kelautan dan Perikanan Provinsi Jabar, dan instansi terkait lainnya .”Yang lebih penting, semua pihak mulai tingkat terbawah di Kabupaten Sukabumi, mau menerapkan prinsip kearifan lokal secara konsekuen”, pungkasnya disela-sela melakukan evaluasi bersama jajarannya, setelah sehari sebelumnya  (2/2/2017) hadir di acara sosialisai pembangunan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Rancabuaya Kabupaten Garut . (HS/SA/dtn)  

Add a comment


emgz2

Artikel lain...

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa  

Pangdam lll  Ajak F DAS Citarum & GH Sukseskan Citarum Harum: Bukan Mendukung, Siap Terdepan Malah, Kata Eka Santosa   

destinasiaNews – Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Doni Monardo yang secara fenomenal telah meluncurkan revitalisasi sungai Citarum di antaranya kala...

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa  

Tatang Suratis, Ketua DPD LPM Jabar: Pemberdayaan itu Tiang Membangun Desa   

destinasiaNews – Aktivis pergerakan masyarakat Tatang Suratis, Ketua DPD (Dewan Perwakilan Daerah) LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Provinsi Jawa Barat, ditemui...

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta  

F DAS Citarum & Gerakan Hejo ‘Dikucilkan’ Urus Citarum – “Tak Mengapa Kata Eka di Radio Elshinta   

destinasiaNews – Tak biasanya Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo dan Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum kala...

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

F DAS Citarum Tak Lagi Dilibatkan Urus Sungai Terkotor Sedunia, Eka Santosa:”Ada yang Aneh …”

destinasiaNews – “Lho koq tidak diundang Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum. Besok Kang Eka datang saja ikut rapat di...

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

Eka Santosa Terima Cawagub Jabar Anton Charliyan - Bahas Kedalaman Adat & Masa Depan Jabar

destinasiaNews -- Eka Santosa, Ketua Umum DPP Gerakan Hejo yang juga Ketua Forum DAS (Daerah Aliran Sungai) Citarum, serta Sekjen...

Pengunjung

01797243
Hari ini
Kemarin
261
1366